Share

Bab 2745

Auteur: Hazel
Tentu saja Tirta tahu teknik ini. Dia berbicara dengan tenang, "Pria tua, dengarkan baik-baik. Aku berani bertanggung jawab atas perbuatanku. Aku Mr.P. Muridmu merebut kekasihku, jadi aku punya dendam kesumat dengannya."

Tirta menambahkan, "Kalau kamu gurunya, aku akan sekalian membunuhmu setelah menemukanmu. Jadi, aku bisa membalas dendam karena kekasihku direbut!"

Selesai bicara, Tirta melayangkan serangan telapak tangan yang mengandung kekuatan spiritual melimpah. Dia langsung melenyapkan wuj
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2748

    Namun, Tirta tetap tidak panik. Dia sedang memikirkan cara untuk menghadapi mereka.Sementara itu, Kamala yang berada di samping Tirta tidak merasakan apa pun. Sebenarnya Kamala ingin membantu Tirta membujuk Neoma. Namun, dia tidak berani bicara saat melihat Razin dan Neoma mengamuk.Melihat Tirta tidak bisa bergerak, Razin langsung mengeluarkan sebuah artefak yang merupakan pagoda kecil perunggu. Artefak ini bisa memurnikan inti emas kultivator dan mencabut jiwanya.Razin berbicara dengan geram, "Neoma, sekarang kamu sudah bisa menyelamatkan piutmu. Aku mau siksa bocah ini, menghancurkan inti emasnya, dan melenyapkan jiwanya. Kalau nggak, aku nggak bisa melampiaskan kebencianku!""Oke," sahut Neoma. Dia terbang ke depan dan hendak membawa Kamala ke sisinya.Razin juga sudah mengeluarkan pagoda kecil perunggu dan memasukkan kekuatan spiritual melimpah ke dalamnya. Pagoda yang melayang di atas Tirta terus membesar dan mengeluarkan daya isap yang kuat untuk mengisap Tirta.Kamala melirik

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2747

    Kamala bertanya, "Mereka ada di mana? Kenapa aku nggak melihat mereka? Selain itu, sebenarnya berapa umurmu? Aku belum pernah lihat kultivator tingkat inti emas semuda kamu. Jangan-jangan kamu itu pria tua yang hidup kembali dengan merebut tubuh orang lain?"Tirta tetap memandang ke depan dan membalas dengan datar, "Kamu terlalu cerewet."Kamala mengomel di dalam hati, 'Huh, tadi dia bilang mau melecehkanku. Sekarang dia malah sok cuek. Aku benar-benar nggak memahami pemikiran orang ini.'Tiba-tiba, terdengar bentakan seseorang dari kejauhan. Orangnya belum terlihat, tetapi suaranya sudah terdengar. Sepertinya orang itu mengamuk. "Bocah nggak tahu diri, cepat lepaskan muridku dan siap-siap untuk mati!"Kata-kata terakhir orang itu terus bergema hingga membuat awan di sekitar buyar.Mata Kamala berbinar-binar. Dia berseru, "Ah, itu suara guruku!"Kemudian, terdengar suara wanita paruh baya yang dingin. "Kamala, penjahat itu nggak menyakitimu, 'kan? Jangan panik, aku akan segera menyelam

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2746

    Mendengar perkataan Tirta, Kamala makin tidak berani berdiri. Dia memandang Tirta dengan tatapan takut dan berujar, "Kamu sendiri yang bilang omongan pria nggak bisa dipercaya. Bagaimana kalau kamu membohongiku setelah aku bawa kamu masuk ke dunia misterius? Takutnya kamu berubah pikiran dan membunuhku."Kamala meneruskan, "Aku juga nggak mampu melawanmu dan nggak bisa kabur. Sudahlah, aku nggak mau berdiri lagi. Lagi pula, aku juga nggak ingin hidup. Lebih baik kamu bunuh aku saja."Selesai bicara, Kamala menangis tersedu-sedu.Tirta tiba-tiba tertawa.Kamala yang merasa tidak tenang bertanya, "Kenapa kamu tertawa?"Tirta menyahut dengan ekspresi nakal, "Aku tertawa karena berpikir sayang kalau wanita cantik sepertimu langsung dibunuh. Sebelum membunuhmu, lebih baik aku tiduri kamu dulu biar nggak sayang."Kemudian, Tirta melepaskan bajunya.Kamala ketakutan setengah mati. Dia tampak lebih takut dibandingkan saat menghadapi naga tingkat pembentukan fondasi tahap akhir di pelatihan sek

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2745

    Tentu saja Tirta tahu teknik ini. Dia berbicara dengan tenang, "Pria tua, dengarkan baik-baik. Aku berani bertanggung jawab atas perbuatanku. Aku Mr.P. Muridmu merebut kekasihku, jadi aku punya dendam kesumat dengannya."Tirta menambahkan, "Kalau kamu gurunya, aku akan sekalian membunuhmu setelah menemukanmu. Jadi, aku bisa membalas dendam karena kekasihku direbut!"Selesai bicara, Tirta melayangkan serangan telapak tangan yang mengandung kekuatan spiritual melimpah. Dia langsung melenyapkan wujud kesadaran spiritual itu.....Pada saat yang sama, di gua yang terletak di dunia misterius. Pria tua yang wujud kesadaran spiritualnya dilenyapkan Tirta tadi memuntahkan darah karena kesadaran spiritualnya diserang.Ekspresi pria tua itu juga menjadi muram. Dia bergumam, "Orang itu juga kultivator tingkat inti emas ... ternyata ada pemurni energi di dunia fana Negara Darsia. Hanya saja, dia bisa mencapai tingkat inti emas di usia semuda itu. Jangan-jangan di dunia fana masih ada warisan ajara

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2744

    Orang yang berbicara adalah Tirta. Gumilar dan Kamala memandang ke arah suara.Gumilar sangat ketakutan sampai-sampai menjatuhkan jimat. Ternyata Tirta berdiri pada jarak sepuluh meter di belakang mereka. Dia memandangi Gumilar dan Kamala dengan ekspresi sinis. Dengan jarak sedekat ini, mereka berdua tidak mungkin bisa kabur lagi."Kak ... kapan kamu datang?" tanya Gumilar dengan suara bergetar. Dia makin ketakutan, entah Tirta mendengar percakapan mereka atau tidak.Kamala langsung menangis. Dia bersembunyi di belakang Gumilar dan berujar, "Kak Gumilar, tolong aku! Aku nggak mau mati!"Tirta tertawa dan berbicara dengan ekspresi tenang, "Haha .... Aku sudah datang dari tadi. Jimat Teleportasi memang hebat, tapi aku tetap bisa menemukan keberadaan kalian dengan perkiraanku yang akurat. Bahkan aku sampai terlebih dulu dibandingkan kalian."Sebenarnya Tirta hanya membual. Genta bangun dan memprediksi keberadaan mereka berdasarkan gejolak spasial. Itulah sebabnya Tirta baru bisa menemukan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2743

    Gumilar memandang permukaan laut yang luas. Hatinya tetap tidak tenang, bahkan dia merasa tertekan.Gumilar berkata, "Kamala, kita masih punya waktu setengah hari. Formasi Teleportasi di pulau akan diaktifkan. Dalam waktu setengah hari, kita harus memikirkan cara untuk menemukan pulau. Kalau nggak, kemungkinan kita akan mati di dunia fana."Kamala membalas, "Kak Gumilar, kita sudah kabur sejauh 25 kilometer. Seharusnya dia nggak bisa menemukan kita dalam waktu singkat, 'kan? Selain itu, aku nggak paham. Kita nggak menyinggung orang itu, kenapa dia mau membunuh kita?"Tubuh Kamala berkeringat dan napasnya tersengal-sengal. Hal ini karena Kamala menghancurkan Jimat Teleportasi yang mengandung kekuatan spasial. Saat mengaktifkan jimat ini, kekuatan spiritual dalam jumlah besar di tubuh pengguna akan terkuras.Kamala juga tidak tahan biarpun sudah mencapai tingkat pembentukan fondasi. Itulah sebabnya Tirta malas membuat jimat seperti ini.Gumilar menyipitkan matanya. Biasanya dia sangat me

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status