Teilen

Bab 892

Hazel
Shinta berujar dengan ekspresi tegas dan penuh percaya diri, "Nggak apa-apa. Selama bisa jadi lebih besar, jangankan geli, bahkan kalau sakit pun aku sanggup menahannya!"

Mendengar itu, Tirta tidak lagi ragu. Jarum perak mulai ditancapkan satu per satu di beberapa titik akupunktur di dekat area dada Shinta.

Ketika jarum pertama menancap, Shinta masih merasa baik-baik saja. Rasanya agak hangat dan geli, tetapi masih dalam batas yang bisa ditahannya.

Namun begitu jarum kedua masuk, ekspresinya lan
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel
Kommentare (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** Lanjut
ALLE KOMMENTARE ANZEIGEN

Aktuellstes Kapitel

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3222

    Binatang iblis yang jumlahnya tak terhitung itu berdesakan begitu rapat hingga seolah memenuhi seluruh cakrawala.Di belakang satu binatang iblis, masih ada binatang iblis lain yang lebih kuat. Pemandangan yang begitu mengguncang ini membuat Tirta sulit percaya bahwa semua itu benar-benar nyata.Kalaupun seluruh kultivator di dunia awani dikumpulkan di sini, mereka tetap tidak akan mampu menandingi para binatang iblis ini.Terlebih lagi, sekarang Pedang Penumpas Dewa tampaknya sudah kehilangan efeknya. Bahkan Tirta pun mulai merasakan kepanikan dan kegelisahan seolah tidak ada lagi tempat untuk meminta pertolongan."Sebenarnya mati bersama suamiku juga bukan hal yang buruk. Tapi di kehidupan berikutnya, tolong jangan gunakan peta hartamu itu lagi ya? Aku belum puas hidup, tapi sudah harus mati seperti ini. Sayang sekali."Irena menatap langit dengan mata kosong, merasakan keputusasaan yang mendalam."Aku juga nggak nyangka akan diteleportasi ke tempat seperti ini. Mungkin memang sudah

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3221

    Di dalam Paviliun Ufuk, selain Bahadir, semua murid bergelimpangan di tangga panjang yang berlumuran darah. Tidak ada satu pun yang masih hidup."Ayah, aku nggak bisa pergi begitu saja .... Aku ... aku punya banyak obat suci penyembuh luka ....""Aku akan menyelamatkanmu ... lalu membalas dendam kepada Sodam!"Priya terkejut sekaligus murka. Dia hendak mengeluarkan obat-obatan penyembuh luka dari cincin penyimpanannya.Namun tepat pada saat itu, Sodam memegang pedang panjang yang masih meneteskan darah sambil berjalan mendekat dari belakang Priya dengan senyum dingin di wajahnya. Di belakang pria itu, sekelompok ahli Sekte Bulan Berdarah berpakaian hitam mengikuti."Hehe. Priya, aku memperlakukanmu dengan tulus selama ini, tapi kamu berkali-kali menginjak harga diriku!""Kamu lebih memilih dekat dengan si pecundang itu daripada mengucapkan sepatah kata pun kepadaku. Aku pasti akan bikin kamu merasakan akibat dari mengkhianatiku!""Pengawal! Cincang pemimpin Paviliun Ufuk di depan mata

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3220

    "Kamu memang bukan laki-laki! Aku benar-benar nyesal tidur sama kamu. Kalau dulu aku tahu, aku nggak akan percaya omong kosongmu!"Hati Tirta langsung kacau. Dia bahkan tidak sempat membedakan apakah ini kenyataan atau bukan. Dengan cepat, dia berlari menghampiri suara itu."Nabila, jangan marah dulu. Aku datang! Cepat buka kakimu, biar aku bantu!"...."Irena, sebenarnya kamu pergi ke mana? Selama kamu hilang, Ketua Muda Sekte Bulan Berdarah sudah datang berkali-kali ke Dinasti Pembunuh untuk menuntut penjelasan. Aku sampai pusing dibuatnya.""Sekarang karena kamu sudah pulang, kamu harus menikah dengan dia secepatnya."Di dalam aula yang gelap gulita, tergantung tengkorak-tengkorak putih yang tampak begitu menyeramkan dan seorang lelaki tua bertubuh tinggi dengan jubah hitam. Dia adalah Tsabit, kakek Irena sekaligus pemimpin Dinasti Pembunuh."Nggak, Kakek Buyut. Aku nggak suka Ketua Muda Sekte Bulan Berdarah itu. Aku sudah punya orang yang kusukai. Jangan paksa aku! Aku nggak mau ni

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3219

    Saat ini, demi menahan Tirta dan yang lainnya di tempat ini, lalu memanfaatkan binatang jurang raksasa untuk membunuh mereka, Sodam terpaksa menggunakan benda itu.Kalau tidak, kebencian akibat kehilangan satu lengan serta keputusasaan yang menggerogoti hatinya tidak akan pernah bisa dilampiaskan.Swush! Tanpa menimbulkan suara sedikit pun, Pasir Ilusi Seribu Wujud memancarkan cahaya indah nan memukau yang terus berjalin.Cahaya itu kadang berubah menjadi kupu-kupu yang menari dengan anggun, kadang menjadi burung foniks yang mengepakkan sayapnya, kadang berubah menjadi naga sejati yang menjelajah sembilan lapis langit. Benar-benar sesuai namanya, bisa berubah dalam ribuan wujud.Pada akhirnya, cahaya itu berubah menjadi jaring raksasa tipis yang menutupi langit. Dengan kecepatan luar biasa, jaring itu menyelimuti Tirta dan yang lainnya.Sodam sama sekali tidak peduli apakah serangannya berhasil atau tidak. Dia langsung menghancurkan sebuah Jimat Teleportasi yang telah disimpannya diam-

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3218

    Di belakang mereka yang sejak tadi sunyi, dari arah lautan hitam tak berujung, tiba-tiba terdengar raungan rendah yang menyerupai auman harimau dan lenguhan banteng.Suara-suara itu mengingatkan mereka pada binatang buas purba. Rasanya mereka seperti berada di dunia liar zaman kuno yang dipenuhi raungan bersahutan berbagai makhluk aneh."Auuuu ....""Roarrr!""Grrr!"Bukan hanya ratusan ekor, bukan pula ribuan ekor, melainkan puluhan ribu, ratusan ribu, bahkan tak terhitung jumlahnya monster iblis yang meraung bersamaan.Suara itu memiliki daya tembus yang luar biasa. Guncangannya membuat bumi dan langit bergetar. Deburan tsunami terdengar makin jelas dari kejauhan dan makin dahsyat. Itu adalah suara air laut hitam yang meluap dan menerjang daratan.Bau amis menyengat bercampur dengan aura-aura kuat yang mendekat dengan kecepatan tinggi.Hutan lebat yang sebelumnya dilalui Tirta dan yang lainnya sampai berguncang hebat akibat suara itu. Pepohonan bergetar, daun dan ranting berguguran t

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3217

    Setelah tiba di sisi Tirta, Priya tersenyum tipis. Senyumannya merekah bak bunga yang bermekaran."Santai saja, namaku Tirta. Cuma nama biasa," balas Tirta dengan sopan.Memang begitulah dirinya. Jika orang lain bersikap sopan padanya, dia akan membalasnya lebih sopan lagi."Tuan Tirta ya? Namaku Priya. Salam kenal. Kekuatanmu begitu luar biasa, tapi kamu tetap rendah hati. Aku belum pernah lihat orang sepertimu. Gimana kalau berkunjung ke Paviliun Ufuk kami dulu?" Priya membuka bibir merahnya dan sengaja melemparkan ajakan.Krek! Mendengar perkataan itu, Sodam yang sedang memimpin jalan di depan langsung mengepalkan tangannya erat-erat. Namun, dia tidak bisa berbuat apa-apa."Nggak perlu sampai begitu ...." Tirta baru saja hendak menolak ketika tiba-tiba teringat sesuatu. Kemudian, dia bertanya, "Oh ya, apa di sekte kalian ada formasi teleportasi yang bisa langsung menuju Istana Samara?""Kalau ada, aku bersedia menyediakan batu spiritual yang dibutuhkan untuk mengaktifkan formasi itu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1995

    Tirta tidak tahu semua yang terjadi di Desa Persik. Kalau tidak, dia pasti tidak berminat untuk bercinta dengan Althea yang cantik ini.Kala ini, Tirta juga bisa merasakan kebencian Althea kepadanya. Namun, Tirta tidak panik sedikit pun.Sebaliknya, Tirta menjelaskan dengan tenang, "Kak, kamu benar-

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1979

    Tirta mendengar Heidi membentaknya, "Bajingan mesum, minggir! Kamu nggak usah berpura-pura baik!"Sekarang Tirta benar-benar merasa canggung. Dia berdeham dan tangannya yang hendak mendorong kursi roda terhenti.Melihat situasi ini, Elisa merasa gugup. Dia membantu Tirta menjelaskan, "Guru ... Tirta

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2072

    Untung saja, banyak orang berkumpul di sini. Sekarang Tirta, Althea, dan Elisa sedang sibuk membunuh orang. Jadi, mereka tidak memperhatikan Juwita.Hal ini membuat Juwita merasa lega. Dia bergumam, "Aku masih punya kesempatan untuk meninggalkan tempat ini hidup-hidup. Hanya saja, ke depannya aku ng

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1971

    Para tetua takut Tirta marah setelah mendengar ucapan murid sekte. Nantinya para tetua malah terlibat. Jadi, mereka segera mengalihkan topik pembicaraan.Tirta bisa menebak pemikiran para tetua, tetapi dia tidak peduli. Tirta melambaikan tangannya sambil berujar, "Oke, kalian pergi saja. Jangan samp

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status