Compartir

Bab 12 Pesan

Autor: Nisa Hikaru
last update Fecha de publicación: 2026-06-09 16:15:46

Pikiran Nabila berkelana mencari tahu dan mengingat-ingat, apakah sosok abdi negara di hadapannya ini pernah ia kenal.

Dari nama yang tercantum di baju seragamnya, Aldo Setiawan, Nabila merasa pernah mendengar nama itu.

“Pak Polisi, kok bisa kenal saya?” tanya Nabila pelan. Sebetulnya ia sudah lelah, ingin cepat sampai rumah.

Aldo tertawa kecil. “Kita ini satu SMP loh, masa kamu lupa? Pernah satu kelas juga,” jawabnya mencoba membantu Nabila untuk mengingat masa
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 31 Undangan

    “Gi–gimana cara ngasiinnya?” begitulah pertanyaan yang terlontar dari mulut Nabila saat melihat tumpukan undangan yang ditunjukkan Fahmi padanya. Nabila bingung bagaimana cara memberikannya pada rekan-rekan kerja di rumah sakit. Yang ia khawatirkan adalah bagaimana reaksi orang-orang saat melihat undangan tersebut. Sudah dapat dipastikan akan mengundang kehebohan. Ia belum siap dengan reaksi orang-orang terhadap pernikahannya itu. “Kasih sama orangnya langsung,” jawab Fahmi santai. Jawaban Fahmi malah membuat Nabila makin stres. “I–iya, maksudnya kita ngasih langsung gitu?” ia tahu maksud jawaban itu, tapi bagaimana saat melakukannya. Fahmi mengangguk. “Kenapa, kok kamu kayak gugup gitu?” Fahmi menelusuri wajah Nabila yang nampak tak baik saja. Nabila mundur setengah langkah. Ia menghela napas, lalu menatap Fahmi dengan ragu-ragu. “Nanti aku aja yang ngasih undangannya, ya,” ujar Fahmi mantap dan tenang. Tak ada r

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 30 Undangan

    Setelah beberapa hari menghilang, Aldo muncul saat Nabila berhenti di lampu merah. Kemunculannya pun mengagetkan gadis itu. Detak jantung Nabila berpacu cepat ditambah rasa takut. Nabila menarik napas dan mengeluarkannya perlahan. Mengatur emosi dan mentalnya. Saat ini ia masih takut dengan hal-hal yang datang dengan tiba-tiba dan mengejutkannya. Aldo tersenyum, kepalanya bertutup tudung jas hujan. Bulir air hujan menetes di pinggirannya. “Kaget banget ya, sorry, Nab,” ujar Aldo tangannya sudah tidak memegang kaca spion motor Nabila.Nabila menatap Aldo dengan sedikit kesal. “Bisa nggak sih, jangan muncul tiba-tiba. Jantungan aku,” balas Nabila menggerutu. “Maaf, maaf…” Aldo tersenyum cengengesan. “Oh iya, suami kamu, eh calon maksudnya, udah ngomong ke kamu belum?” Aldo bertanya lagi soal perkataannya pada Fahmi tempo hari. Nabila bingung, sebetulnya ia sudah bertanya pada Fahmi tentang apa yang dikatakan Aldo, namun calon

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 29 Lebih Ceria

    “How?” Fahmi melontarkan pertanyaan singkat, namun justru membuat Nabila agak kaget. Nabila sedikit memundurkan wajahnya dari tatapan Fahmi. “Menarik,” jawabnya singkat dan jujur. Terus terang saja, dekorasi pilihan Halimah cantik, elegan, dan mewah. Cocok sekali dengan karakter keluarga mereka yang kaya raya itu. Dekorasi seperti ini tentu akan terlihat menarik di mata kolega-kolega keluarga Fahmi. Namun, tidak cocok dengan gaun pilihan Nabila. Gaun itu sederhana sekali. Yang cocok adalah gaun pilihan Halimah dengan dekorasi tersebut. Nabila berpikir sejenak. Ia masih ingin mengenakan gaun pilihannya itu. “Menurut Mas, gimana?” Nabila balik bertanya. “Sama. Pilihan Mamah lebih berkelas daripada kita ternyata,” jawab Fahmi. Ia sendiri ingin konsep yang sederhana saja, namun keinginannya itu tak sejalan dengan orang tuanya. Nabila mengangguk. Ia setuju dengan perkataan Fahmi. “Jadi, kita mau pilih dekorasi yang mana?”

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 28 Dekorasi

    Nabila sedikit menunduk, tangannya meremas ujung scrub. Sungguh ia tak suka saat nama itu kembali disebut. Ada apa sih sebenarnya dengan perempuan bernama Marsha itu? Kenapa orang-orang kenalan Fahmi begitu suka menyebutnya? Apakah sebetulnya Fahmi masih ada hal yang belum selesai dengan perempuan tersebut? Nabila melirik Fahmi, ia melihat lelakinya itu nampak biasa saja. Wajahnya tenang tanpa ada gangguan atau perubahan saat mendengar nama itu lagi. Dengan menghela napas, Nabila berusaha menenangkan dirinya agar tetap bersikap biasa saja. Sebetulnya ia juga penasaran, ingin bertanya tentang sosok tersebut. Namun, keberanian dalam dirinya terlalu kecil. Ia takut, mungkin dengan menanyakan hal itu, malah mengundang masalah. Ia tak tahu apa yang terjadi di masa lalunya Fahmi. “Maaf, Nabila, saya salah sebut nama,” ucap Khalid sopan. Nabila hanya mengangguk dengan sedikit senyum tipis. Khalid menepuk pundak Fahmi. “Sorry, Bro,

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 27 Siapa sih Dia?

    Mobil Fahmi sudah tiba di depan rumah Nabila. Sepanjang perjalanan keduanya hanya diam setelah Nabila menanyakan soal konsep akad dan resepsi. Mata Fahmi yang fokus ke jalan, membuat Nabila tak berani untuk bertanya hal lain. Padahal banyak pikirannya yang tidak paham akan pernikahannya sendiri. “Terima kasih, Mas,” ucap Nabila setelah melepas sabuk pengaman. Fahmi menoleh pada Nabila, ia tersenyum tulus dan mengangguk. “Salam buat Papa dan Mama, ya,” ucapnya halus. Nabila mengangguk. “Iya, Mas, nanti disampein salamnya.”Ia masih duduk di kursi sebelah kemudi, tampangnya seperti menunggu sesuatu. Dengan malu-malu, Nabila melirik Fahmi. “Oh,” Fahmi bangkit dari duduknya, keluar dari mobil. Dari wajahnya tersemat senyum jenaka. Ia berjalan menuju pintu samping kursi penumpang, lalu membukakannya untuk Nabila. Nabila tersenyum malu-malu melihat tindakan Fahmi. Kode-kodenya berhasil dilakukan, meskipun ia sendiri merasa malu, n

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 26 Masih Tentang Gaun

    Kebahagiaan saat mengenakan gaun pilihannya itu, seketika luntur. Ucapan yang keluar dari mulut Fatimah seperti membungkam hati Nabila yang tengah bersukacita. Kedua tangannya yang memegang bagian rok gaun itu, perlahan terlepas. Nabila menunduk, lalu menatap Fahmi. Lelaki di hadapannya itu memberi senyum tulus untuk menyemangati calon istrinya. “Tolong yang ini juga di-keep, ya, Tante,” ujar Fahmi. Ia tak mau berdebat atas pilihan siapa yang dipakai nanti. “Loh, kenapa begitu? Gaun yang ini,” Fatimah menunjuk gaun yang sedang dipakai Nabila. “Gaun yang sederhana banget, nggak cocok loh, imagenya sama keluarga kamu. Kalau pilihan Mamahmu itu baru pas banget, kelihatan mewahnya. Nggak malu apa nanti dilihat sama kolega-kolega orang tuamu?” cerocos Fatimah semakin membuat Nabila pening. Nabila baru mengerti. Memang gaun pilihan calon mertuanya itu terlihat mewah, dan mungkin juga tema pesta resepsinya tidak sederhana. Tapi, ia sendiri juga belum tahu bagaimana konsep resepsin

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 8 Bukan Hari yang Tenang

    Kaget bukan main. Kondisi Nabila saat ini membuatnya menjadi lebih sensitif. Sentuhan seperti tadi tentu membangkitkan rasa takutnya. Nabila menghela napas saat melihat sosok yang ia kenal berada di hadapannya. Kemudian, ia tersadar kunci kartu itu jatuh, lalu segera memungutnya.

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 7 Melawan Takut

    Bukan pertanyaan bodoh. Inilah yang ada di kepala Nabila. Ia ingin tahu apa yang menjadi alasan Fahmi menyelematkannya tadi. Fahmi masih menatap Nabila, lalu ia membuangnya pada arah lurus ke depan. “Karena harus ditolong,” jawabnya dengan logis dan tenang. Nabila mengembuskan

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 6 Tolong

    Suara Fahmi terdengar rendah dan sangat dingin, membuat semua orang di dalam lift seketika menoleh ke belakang dengan terkejut.Nabila langsung mencengkeram scrub pria itu erat-erat, jemarinya bergetar hebat. Jantungnya berdetak kacau sampai terasa sakit.Wajah Fahmi terlihat te

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 5 Insiden

    Fahmi bersandar di kursi kerjanya dengan kedua tangan yang terlipat di dada. Wajah tampannya nampak tenang sekali, tapi senyum tipisnya terasa mengintimidasi bagi Nabila. Nabila benar-benar menyesal telah mengeluarkan pertanyaan bodoh itu, namun mau bagaimana lagi, emosinya lebih dulu b

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status