“Enak ya jadi Nabila, bisa deket-deket terus sama dokter Fahmi,” ujar salah satu perawat di ruang jaga.“Bagi tipsnya dong, Bu Bidan Nabila,” sahut perawat lain.Nabila, gadis yang tengah memakai scrub dan kerudung berwarna merah muda itu hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kikuk. Ia hanyalah seorang bidan yang kebetulan menjadi asisten Fahmi, dokter obgyn yang terkenal ramah, lembut, gagah, dan tampan, di poli kandungan.“Hus kalian ini,” ujar Nabila sambil memberi isyarat kepada rekannya untuk tidak melanjutkan obrolan itu.“Nab, tanyain dong sama dokter Fahmi, beliau pakai parfum merk apa, kok wanginya bisa bikin semua orang jatuh cinta,” sahut Isti, salah satu rekan bidan Nabila.“Eh, nggak berani aku, itu kan privasi. Gak ada urusannya sama pekerjaan,” tolak Nabila sambil menggelengkan kepalanya.“Ayolah, Nab. Cuma kamu nih yang paling dekat sama dokter Fahmi,” pinta Isti lagi, ia bahkan memasang wajah memelas. “K
Last Updated : 2026-06-02 Read more