Beranda / Romansa / GELORA RANJANG PANAS MANTAN SUAMI / Bab 10. Aku Akan Tau Diri.

Share

Bab 10. Aku Akan Tau Diri.

Penulis: Lee Lizbet 88
last update Terakhir Diperbarui: 2024-07-29 14:30:16
“Seharusnya akulah yang bertanya, siapa kau sebenarnya?” balas Juan menatap tidak percaya dan sedikit merasakan sensasi pusing di kepalanya.

Jessica kembali tertegun, ia tidak yakin untuk menjawab pertanyaannya Juan. Dirinya lalu berdiri dan segera berbalik, langkahnya tampak angkuh saat ia menuju ke kamar mandi.

“Dengarkan aku, Juan. Aku hanyalah mantan istimu. Wanita menyedihkan yang tidak pernah kau anggap ada selama ini, pertahankan saja kenyataan tersebut.”

“Kau, tidak perlu kembali bertanya, siapa aku dan ini atau itu. Karena sejatinya, semua ini sudah tidak penting lagi untuk kita berdua,”

“Bukankah, seharusnya percakapan ini terjadi beberapa tahun yang lalu? Pulanglah, anggap saja tidak terjadi apapun di antara kita,”

“Semuanya hanyalah kesalahan, kalau pun kau sampai bisa masuk ke dalam apartemenku ini. Maka aku pun akan menganggapnya kalau yang bersalah adalah aku. Aku tidak mengganti kode pintu masuk unitku,”

“Jadi, semuanya sudah clear yah, Juan,” tutup Jessica
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • GELORA RANJANG PANAS MANTAN SUAMI   Bab 70. Akankah Bertahan?

    "Ba-baik, Nyonya!" Mona langsung menghubungi ambulans.Para pelayan semua langsung berdatangan, penyesalan tampak di wajah mereka. Bagaimana mungkin sejak tadi mereka justru sibuk dengan urusan mereka dan membiarnya nyonya mudanya menyiapkan hidangan untuk keluarganya. Meski itu semua atas permintaan Jessica.Kepala pelayan yang bernama Lusi langsung menghubungi Sally dan Marco. Sedangkan Don, sang supir pribadi lanngsung menggendong dan menenangkan Alvaro yang menangis ketakutan sejak tadi.Datanglah dua mobil ambulans bersamaan dengan kedatangan Sally dan Marco. Tak lupa ada Prill dan suaminya Rodrigo. Mereka datang tampak panik dan terkejut melihat tragedy yang dialami oleh anak dan menantunya."TUHAN! OH TUHAN! Apa yang terjadi?! Tolong, tolong selamatkan anak dan menantuku!" Sally tampak shock, ia histeris dan tepat saat Jessica mulai memejamkan mata.Spontan saja ia datang dan menampar Jessica. Bukan karna marah, tapi karna dia sayang dan tak

  • GELORA RANJANG PANAS MANTAN SUAMI   Bab 69. Cepatlah

    Bukan hanya Arabella yang terkejut dengan pertanyaannya Xairus. Sang komisaris perusahaan pun sama terkejutnya, saat ia mendengar suaranya sendiri.Buat apa dia bertanya seperti itu, karna di Perusahaan Xairus, mereka tidak pernah mempermasalahkan status perkawinan. Asal dapat bekerja dengan baik, mencapai target, maka semua sudah cukup."Saya, belum menikah Tuan," jawab Arabella menahan kecanggungannya."Oh, pantas kau memiliki banyak waktu di kantor." Akhirnya Xairus memiliki alasan yang tepat, saat ia melihat jam kerjanya Arabella.Wajah Bella yang tadi tampak canggung, sejenak menghela nafas pelan. "Iya benar, Tuan. Saya memiliki waktu lebih banyak di kantor ini.""Ditambah lagi, saya memang harus memperbaiki sistem managemen yang sedikit kurang baik, akibat beberapa kebijakan para CEO sebelumnya yang menurut saya kurang tepat," terangnya.Xairus mengangguk setuju. "Benar, baguslah kalau begitu. Aku sangat menghargai loyalitasmu, kalau b

  • GELORA RANJANG PANAS MANTAN SUAMI   Bab 68. Penyihir Berambut Merah

    "Jika kau mau bergabung dengan perusahaanku, maka kau akan tau semua rekan kerjaku. Sementara pelajarilah dulu dari mansion, nanti jika kau sudah melahirkan dan tubuhmu sudah mulai sehat, kau bisa sesekali datang ke kantorku."Alih-alih memberikan sebuah nama, Angello justru mengalihkan pertanyaan Jessica dengan memberikan syarat.Jessica menatap suaminya, ia curiga merasa ada sesuatu yang disembunyikan. Tapi, tatapan Ello terlalu polos. Jika dulu Juan tidak pernah menyembunyikan perasaan atau moodnya, mau itu baik atau buruk, Angello justru berbeda.Terkadang, meski merasa ada sesuatu yang tidak beres, Jessica tetap kesulitan membaca apa yang ada di benak suaminya. Maka, semenjak dia mendedikasikan hidupnya untuk Angello, Jessica selalu lebih aktiv untuk bertanya.Ia tidak mau lagi, gagal dalam rumah tangga. Jika dulu diam adalah maut bagi hubungannya dengan mantan suaminya. Maka sekarang, biarlah dia terdengar bawel dan posesif, juga untuk suaminy

  • GELORA RANJANG PANAS MANTAN SUAMI   Bab 67. Siapa Nama Rekan Kerjanya?

    Xairus menegang, tapi tetap menguasai diri. Dia lebih pandai mengontrol ekspresinya dari pada Angello. Hingga saat ia sengaja mencondongkan tubuhnya ke depan dan sengaja memicingkan kedua mata dengan tatapan serius, ia langsung menunjuk sesuatu."Bersama rekannya Maxton," tunjuk Xairus saat Maxton turun dari mobil dengan seorang pria yang diketahui oleh Xairus sebagai seorang notaris. Sedang Juan, justru tampak berjalan menjauhi loby gedung kantor dan menghilang di balik mobil.Sementara Jessica memasang kedua matanya serius melihat interaksi suaminya bersama Maxton, pintu lift pun terbuka dan Xairus langsung memecahkan kefokusannya terhadap sesuatu di seberang sana."Ayo, kita masuk ke ruanganku," interupsi Xairus langsung membuat Jessica menoleh dan segera mengikuti langkah Xairus."Kau lihat, pria yang tadi berjalan menuju ke mobil?" Jessica masih penasaran dan resah dengan apa yang dilihatnya.Xairus menoleh menatap pongah, tampak berpikir seje

  • GELORA RANJANG PANAS MANTAN SUAMI   Bab 66. Sesosok Pria Yang Dikenal.

    Nafas Ello seketika tercekat, ia spontan menggeleng dan kakinya mengejar wanitanya. Wajahnya panas, dan tampak gugup."Bu-buat apa?" Ia masih tidak percaya saat melihat Jessica sudah bersiap dan menggunakan mantel panasnya serta bergegas berjalan menuju ke meja makan."Yah sudah sini, aku bawa saja bekalnya. Xairus akan memastikan aku menghabiskan bekal dari istriku," tutur Ello dengan wajah bingung sekaligus gugup.Ia bahkan dengan kedua tangannya langsung menggenggam dan merebut kotak bekal dari tangan istrinya hati-hati.Namun, tatapan dingin dan dalam yang berasal dari manik hazel istrinya membuat dadanya berdebar. "Ayolah, Sayang. Kau harus tinggal dan menjaga kehamilanmu, aku tidak ingin kau kelelahan," bujuk Ello dengan wajah resahnya.Sayang, Jessica sudah membuat keputusannya sendiri dan ia tidak sedikit pun menunjukkan tanda-tanda untuk berubah pikiran."Tidak, aku akan ikut. Xairus, aku duluan. Aku tunggu kalian berdua di mobil!"

  • GELORA RANJANG PANAS MANTAN SUAMI   Bab 65. Ikut Ke mana pun.

    "Tommy, sudah kau siapkan semua surat perjanjiannya?" Juan memastikan tidak akan ada yang kurang untuk bekerja dengan Angello. Ini pertama kalinya Juan merasa ada beban sekaligus sedikit lega, kesempatan untuk mendengar penjelasan dari bibir Jessica langsung mengapa dulu dia meninggalkannya begitu saja semakin dekat. Tak hanya itu, jantung Juan bahkan berdebar, membayangkan akan bertemu dengan Jessica dan meminta maaf pada mantan istrinya. Dia tau, saat ini dirinya tidak bisa melewati batasan dan Juan tidak berniat untuk melewati batas ambang moral yang saat ini menjadi penunjuk jalan untuknya terus bisa hidup dengan jujur dan lebih tegas untuk tau apa yang dia inginkan. Baginya, waktu untuk dimanfaatkan oleh kakak dan ibunya sudah berakhir. Toh, Amber juga sudah kabur dengan ibunya. Dia jadi lebih bebas dan fokus pada dirinya sendiri. Asal mendengar langsung dari bibir Jessica jika dia bahagia. Itu saja sudah cukup! Juan tidak

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status