Share

95. BAYANGAN KELAM

Author: Mystique
last update publish date: 2026-09-15 21:53:47

Bunga-bunga mawar impor berwarna merah jambu dan kelopak hydrangea ungu yang dua hari lalu mekar sempurna di dalam vas kristal, kini terkulai layu di sudut ruangan. Kelopaknya mengering, berubah warna menjadi cokelat kehitaman, lalu gugur satu per satu menimpa meja kayu.

Dengan jemari yang bergetar menahan dada yang sesak, Kirana mengangkat batang-batang bunga yang tak lagi berharga itu, lalu melemparnya ke dalam kantong sampah hitam di bawah meja. Ini adalah kantong sampah ketiga yang ia isi s
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   95. BAYANGAN KELAM

    Bunga-bunga mawar impor berwarna merah jambu dan kelopak hydrangea ungu yang dua hari lalu mekar sempurna di dalam vas kristal, kini terkulai layu di sudut ruangan. Kelopaknya mengering, berubah warna menjadi cokelat kehitaman, lalu gugur satu per satu menimpa meja kayu.Dengan jemari yang bergetar menahan dada yang sesak, Kirana mengangkat batang-batang bunga yang tak lagi berharga itu, lalu melemparnya ke dalam kantong sampah hitam di bawah meja. Ini adalah kantong sampah ketiga yang ia isi sejak pagi tadi.Toko Kirana Flower yang biasanya dikelilingi wewangian segar dan celoteh ramah para pelanggan VIP, kini mendadak senyap bak kuburan. Udara di dalam toko terasa amat berat, dingin, dan menghimpit paru-paru Kirana hingga ia merasa kesulitan untuk sekadar menarik napas panjang.Dalam hitungan hari, pemberitaan miring yang beredar masif di berbagai portal majalah bisnis online dan ulasan palsu di media sosial telah mematahkan kepercayaan publik. Puluhan pesanan dekorasi untuk acara p

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   94. PERSEKUTUAN IBLIS

    Kepergian Zayn dari penthouse-nya malam itu tidak memadamkan api yang membakar dada Valerie Suwandi. Justru, helaan napas dingin dan kalimat penutup dari pria itu terasa seperti bensin yang disiramkan tepat ke dalam kobaran dendamnya. Pintu yang terhempas keras meninggalkan Valerie dalam kesendirian yang menyesakkan.Gelas anggur di meja kristal ia banting hingga hancur berkeping-keping di atas lantai. Suara pecahan kaca memecah keheningan, memantulkan bayangan wajah sang supermodel yang kini tak lagi menampakkan keanggunan, melainkan kegilaan murni yang dipicu oleh patah hati dan harga diri yang terinjak-injak."Kalau aku tidak bisa mendapatkan Zayn... maka siapa pun wanita yang berdiri di sampingnya tidak akan pernah kubiarkan bahagia!" jerit Valerie, suaranya melengking parau memenuhi ruangan. "Aku akan hancurkan kamu sampai di titik paling bawah, Kirana!"Dendam itu langsung menjelmakan Valerie menjadi sosok yang amat dingin dan manipulatif. Ia sadar, menyerang Zayn secara langsun

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   93. CANTIK DARI HATI

    Langkah kaki Valerie yang menghentak kaku di atas lantai pualam kediaman Nugraha menjadi saksi betapa hancur harga dirinya sebagai supermodel. Rasa malu dan tamparan kata-kata Nyonya Sofia masih menggema jelas di telinganya.Alih-alih sadar, dendam yang membakar justru melumpuhkan akal sehatnya. Bagi Valerie, menerima kekalahan dari wanita yang ia anggap "janda tak berharga" adalah kehinaan terbesar dalam hidupnya.Jika cara halus di depan keluarga gagal, maka cara kotor di ruang publik dan psikologis adalah jalan terakhir.Hanya dalam hitungan jam setelah keluar dari kediaman Nugraha, Valerie melakukan langkah selanjutnya. Ia membayar sebuah portal berita hiburan dan akun-akun gosip besar untuk menerbitkan artikel provokatif. Dalam sekejap, jagat maya dihebohkan oleh berita bertajuk Kisah Cinta Masa Lalu Zayn Nugraha dan Supermodel Valerie Suwandi.[GOSSIP HOT] Cinta Lama Belum Selesai? Zayn Nugraha Kedapatan 'Reuni' Bareng Supermodel Valerie Suwandi, Nasib Pemilik Kirana Flower Dipe

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   92. HATI YANG TULUS

    Gelas kristal di genggaman Valerie retak dalam diam, seiring mobil mewahnya yang melaju membelah malam Jakarta usai kekalahan telaknya di Gala Amal Outdoor. Rasa malu dan amarah yang membakar dada tak lantas membuat wanita itu kehabisan akal. Justru, reputasinya yang tercoreng di depan para tamu elit memicu insting liciknya untuk melancarkan serangan dari pintu yang jauh lebih menentukan: Keluarga Nugraha.Dalam benak Valerie, Kirana hanyalah orang luar yang tidak akan pernah punya panggung jika tak didukung oleh Nugraha Group. Dan kunci utama dari benteng pertahanan itu ada pada Nyonya Sofia, ibu kandung Zayn sekaligus ibu kandung Reyhan.Valerie tahu betul betapa Nyonya Sofia dahulunya sangat memanjakan dirinya. Bagi Valerie, wanita paruh baya itu masih memandangnya sebagai calon menantu idaman yang tak tergantikan. Valerie sangat yakin Nyonya Sofia belum mengetahui hubungan asmara antara Zayn dan Kirana, apalagi menyetujui seorang janda dari kakak kandung Zayn untuk bersanding deng

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   91. NILAI DIRI

    Langkah kaki Kirana menjauh dari tempat sampah dekoratif itu tanpa sedikit pun keraguan. Rasa puas mengalir hangat di dadanya saat melihat Valerie terpaku membisu di balik pilar ballroom. Keesokan harinya, berkat keberhasilan spektakuler Kirana mengubah krisis menjadi mahakarya Rustic Modern Elegance, reputasinya melambung tinggi. Pihak penyelenggara utama tidak hanya memberi bonus, tetapi juga secara khusus meminta Kirana Flower untuk menangani ulang seluruh dekorasi Gala Amal Outdoor yang digelar esok malamnya di taman eksklusif area perumahan elit Jakarta Selatan.Malam acara Gala Amal Outdoor pun tiba. Suasana taman bernuansa eksklusif itu disulap menjadi panggung megah berbalut cahaya lampu temaram yang hangat. Rangkaian bunga karya Kirana, perpaduan eksotis antara mawar segar berwarna soft blush dan untaian bunga kering keemasan yang menjuntai artistik menjadi pusat perhatian utama para tamu VIP, pengusaha papan atas, hingga awak media sosialita.Kirana hadir mendampingi Zayn N

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   90. KELUAR DARI JEBAKAN

    "Mbak Kirana! Ada pesanan masuk lewat pesan resmi! Jumlahnya besar sekali untuk acara gala dinner nanti malam!"Teriakan gembira Sisi memecah konsentrasi Kirana yang sedang merapikan vas di meja utama. Kirana melangkah mendekat, memperhatikan lembar rincian pesanan yang baru saja dicetak. Sebuah perusahaan atas nama PT Magenta Pratama meminta puluhan rangkaian bunga segar mewah untuk diantar sore ini ke ballroom hotel bintang lima di pusat kota. Pembayarannya bahkan sudah dilunasi secara penuh di depan tanpa menawar."Wah, nama Kirana Flower benar-benar makin melambung setelah masuk majalah bisnis ya, Mbak," puji Sisi dengan mata berbinar.Kirana tersenyum, meski ada sedikit getaran asing di hatinya. Pesanan mendadak dengan jumlah fantastis dan batas waktu yang sangat mepet selalu menyimpan risiko tinggi. Tetapi, sebagai pebisnis profesional, Kirana tak ingin membuang kesempatan emas ini. Tanpa menyadari bahwa di balik nama PT Magenta Pratama ada tangan dingin Valerie Suwandi yang sia

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status