Home / Romansa / Gairah Cinta Terlarang dengan Kakak Tiri / 6. “Menjadi Saudara, bukan Kekasih”

Share

6. “Menjadi Saudara, bukan Kekasih”

Author: Dea Saputri
last update Last Updated: 2025-10-17 11:40:32

Sejak pertemuan Elle dan Elvandra di apartemen, mereka sesekali mengirim pesan. Namun, Elle selalu membatasi diri dan tak peduli dengan pesan dan telpon dari Elvandra.

Yang di tau, Elvandra sibuk mengurus pekerjaan, dan dirinya sibuk membantu Mama Miranda mengurus pernikahan dengan calon suaminya.

“Elle, mama mau ketemu keluar Om Alief malam ini. Karna pernikahan mama 3 hari lagi, kita akan meeting sebentar dan... kamu ikut ya?” Miranda masuk ke dalam kamar Elle yang selalu rapi dan harum.

”Ma, apa harus ikut?” tanya Elle sejak keputusan Miranda izin menikah lagi, ia semakin pendiam dan banyak pikiran

“Harus, karna kamu anak mama... kamu keluarga mama Elle.”

“Oke, Elle siap – siap sekarng mam.”

Akhirnya Elle, ikut ke acara keluarga besar Om Alief, sebenarnya sejak kemarin selalu ada pertemuan keluarga. Mulai dari lamaran singkat, hingga kebutuhan pernikahan yang akan dilakukan cukup mengundang banyak tamu. Karna Miranda salah satu wanita yang cerdas dan cukup dikenal di kalangan bisnis.

”Kenapa perasaan ku gak enak begini.” Jantung Elle berdebar, ia tak mungkin baik – baik saja.

Saat mengingat om Alief, dirinya mengingat Elvandra. Apa kabar pria itu, segera ia cek kembali ponselnya dan menemukan puluhan pesan chat masuk darinya Ia tak membalas, hanya melihat saja.

“Elvan sialan, dia langgar janji karna cium bibir gue terus” kesal Elle saat mengingat ciuman Elvandra terasa intens, dan lembut bahkan secara tak sadar di ikut membalas ciuman itu.

Ciuman penuh rasa rindu, dan hasrat yang selama ini mereka tahan. Mereka bukan remaja sekolah, wanita dan pria dewasa yang masih selalu berhubungan positif.

***

“Apa... kenapa kamu baru bilang ke mami, El” Jantung Natasya dan Kevin berdebar begitu cepat saat Elvandra marah emosi mendapatkan pesan dari Oma Jasmine untuk datang ke acara makan malam nanti.

”Aku gak tau harus berbuat gimana. Aku sudah kasih tegasan ke Alief untuk membatalkan pernikahan sialan itu, yang ada dia tak terima”

Elvandra akhirnya menceritakan semuanya ke Natasya, ibu kandung dan Kevin ayah tirinya.

Semua terasa kacau, dimana pernikahan tinggal menghitung hari. Dan Alief tidak bisa membatalkan pernikahan begitu saja.

“Daddy gak bisa berkomentar apapun El, kalian di posisi yang sulit. Papimu sudah lama sendiri, bahkan mami dan daddy sudah bahagia memiliki Lucian, ditambah sekarang Papi mencintai wanita lain, dan ternyata dunia terlalu sempit sekali.”

”Percaya dengan Daddy, kalau kamu dan Elle memang ditakdirkan bersama bukan sebagai kekasih, melainkan sebagai saudara.”

”Aku gak setuju, sampai kapanpun Elle wanitaku, cintaku!”

“El, jangan rusak kebahagiaan papimu” ucap Natasya sekolah membuat Elvandra semakin sakit hati.

Apa? Merusak kebahagiaan orang lain? Bahkan mereka tak memikirkan kebahagiaan Elvandra. Mereka orangtua egois sejak dulu, dengan lapang dada Elvandra menerima mereka dan memaafkan semua keputusan mereka.

Sekarang? Dia hanya ingin bahagia dengan wanita yang mencintainya, yang dia cintai. Lagi dan lagi, dia harus mengalah dengan orangtua.

“Merusak kebahagiaan papi, bahkan mami dan papi tidak pernah bertanya aku bahagia aku tidak.” ucapan dingin membuat Natasya gugup dan bingung

“Mami harus pisah dengan papi, bahkan mami ngurus aku sendiri tak lama mami menikah... baru aku menerima mami dan daddy, Lucian hadir dan aku harus mundur dari bayangan keluarga ini. Aku sendiri heran, kehadiranku apa tidak kalian inginkan?”

Ucapan dingin Elvandra membuat dada Natasya berdesir hebat, rasa sakit. Natasya akui, selama ini dia orangtua egois bahkan mementingkan kebahagiaan sendiri, kebahagiaan yang ia cari dan bertemu dengan Kevin hingga memiliki putra kembali.

Bahkan Natasya sebagai ibu, cukup salut dan bangga dengan Elvandra selama ini menyembunyikan rasa sakit dan mengizinkan dirinya untuk bahagia kembali.

”Jangan halangi aku, karna tujuanku sejak awal Elle... jika Alief ingin menikahi ibunya terserah aku tidak peduli. Yang ku butuhkan Elle, bukan restu kalian.”

Setelah itu Elvandra kembali ke apartemen, mulai sekarang ia akan membatasi diri. Ternyata Mami dan daddy Kevin mendukung pernikahan papinya, dna menyuruhnya untuk mengerti.

“Elle... hanya kamu yang aku punya. Jangan pergi lagi, aku tidak peduli kamu jadi saudara atau apa... selamanya kamu hanya wanitaku dan cintaku” ucap Elvandra menahan emosi, bahkan dia sengaja datang ke acara makan malam untuk bertemu dengan Oma Jasmine.

Oma Jasmine yang selama ini tidak pernah bertemu dan bertegur sapa dengan Elvandra.

”Malam ini, semuanya dimulai. Aku tidak peduli dengan sudut pandang kalian, aku hanya mencari kebahagiaan ku.”

***

”Selamat datang Elle, selamat datang di keluarga Ibram” ucap Oma Jasmine yang masih cantik walaupun usianya sudah tidak muda.

”Terimakasih nyonya...”

”Panggil Oma, sebentar lagi kamu akan jadi cucuku” Oma Jasmine langsung jatuh hati melihat Elleanor. Sangat cantik dan sopan, bahkan ia tak menyangka jika Miranda memiliki putri.

“Baik Oma”

Mereka duduk di meja makan, bahkan Om Alief begitu memperhatikan Miranda dengan rasa cinta dan bahagia.

”Al, apa Aksara akan datang?” tanya Oma Jasmine menanyakan cucunya, ada rasa rindu di matanya berharap cucunya datang.

”Aksara datang, Mas?” tanya Miranda dengan Alief, mulai sekarang mereka membiasakan diri untuk memanggil nama.

”Aku tidak tau, mungkin dia...”

”Aku datang!"

Suara lantang, bahkan spontan mereka menoleh dan Elle, bahkan tak bisa berbicara lagi. Elvandra datang, dan Aksara adalah Elvandra?

Mantan kekasihnya, adalah anak dari calon ayahnya?

Elvandra dengan wajah angkuh dan tak suka duduk di depan Elle, bahkan mata mereka bertemu... seolah semua kerumitan dan masalah mulai muncul dari sekarang.

Bersambung....

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Gairah Cinta Terlarang dengan Kakak Tiri   72. Malam Pertama (21+)

    ItaliaElle dan Elvandra langsung menuju Italia, bahkan hanya istirahat di pesawat saja. Jangan tanya lagi, bagaimana paniknya Elvandra mengetahui Elle kembali sakit saat perjalanan ke luar negeri. Elvandra menjaga Elle bahkan ia tidak tidur sejak kemarin, didalam pesawat fokusnya untuk Elle. Istrinya yang tetep keras kepala untuk ke Italia. Hingga akhirnya mereka tiba di bandara, dan Elvandra sudah menyuruh orang untuk membawa koper mereka dan menjemputnya menuju hotel yang sudah dipesan Elvandra. Elvandra menggendong Elle tidak mengizinkan untuk berjalan kaki. Udara di Italia sangat sejuk karna memasuki musim semi, Elvandra sudah menyewa satu villa untuk dirinya dan Elle saja. Bahkan pemandangannya langsung menuju Lake Como yang begitu indah membuat Elle tak henti tersenyum senang. "Cakep banget pandangan, aku benar-benar bahagia. Makasih suamiku," gemes Elle memeluk manja suaminya yang masih ada di dekatnya. "Sesuai janjiku baby, aku akan membahagiakanmu. Disini, saat honeym

  • Gairah Cinta Terlarang dengan Kakak Tiri   71. Pernikahan yang Haru

    Elvandra merasa gugup setengah mati, dalam hidupnya dia tidak pernah segelisah dan segugup ini. Ia menatap pintu yang masih tertutup, beberapa tamu mulai mengambil foto Elvandra yang terlihat tampan dengan jas putih yang semakin membuatny tampan. “Tenanglah jangan gugup," bisik Kevin namun tidak direspon oleh Elvandra. Pikirannya bekelena kemana-mana mendengar Elle drop kembali, ia mengkhawatirkan kondisi kesehatan Elle. Tapi, dia juga tak sabar untuk menyelesaikan acara pernikahan ini. Tak lama, pintu gedung terbuka seorang wanita cantik yang berjalan dengan Papi Alief dibelakangnya ada Miranda yang membantu putrinya membawa gaun pengantin tersebut. Mata Elvandra langsung menuju ke Elle, satu kata untuk Elle bersinad. Mata Elvandra sudah memerah menahan tangisan saat melihat Elle semakin dekat. Elle diantarkan oleh Alief, dia maju lebih dekat untuk menerima Elle, calon istrinya yang akan menjadi istrinya beberapa menit lagi. "Elvandra, papi titip Elle. Sayangi Elle dan jangan

  • Gairah Cinta Terlarang dengan Kakak Tiri   70. Hari Pernikahan

    Hari Pernikahan Elvandra dan Elle, pernikahan yang dilakukan dengan megah namun intimite hanya mengundang orang terdekat dan keluarga mereka saja. Banyak kalangan bisnis yang mulai berasumsi jika mereka saudara, bahkan Kevin dan Natasya menjadi cacian beberapa oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Pernikahan Elle dan Elvandra disiapkan sebaik mungkin, tak lama pengacara hukum, firma hukum bahkan ahli psikologi pun ikut hadir yang melakukan klarifikasi tentang kaitan Elle dan Elvandra hanya saudara tiri. Tidak hanya itu saja mereka mengeluarkan bukti jika hubungan Elvandra dan Elle lebih dulu terjalin sebelum Alief dan Miranda menikah. Dunia maya sedang dihebohkan pernikahan Elvandra, bahkan pagi ini Elle sedang make-up tidak diizinkan untuk melihat ponsel sama sekali. "Kenapa tidak boleh ma?" tanya Elle kini ditemani oleh Natasya dan Miranda. "Gapapa sayang, nanti setelah pernikahan selesai. Kamu bicata bermain ponsel, sekarang fokus makeup lebih dulu!" ucap Miranda akhirny

  • Gairah Cinta Terlarang dengan Kakak Tiri   69. Rencana Honeymoon

    Elvandra menemani Elle hingga tertidur kembali, tak lama pintu ruang inap terbuka. Ada Miko membawa bunga, dan makanan kesukaan untuk Elle.“Ini makanan untukmu dan Elle, bunga sesuai yang kamu pesankan.”“Thanks, Miko. Temani aku makan, Elle baru saja tertidur.”Mereka berdua mulai makan, sejujurnya Miko senang karna Elvandra sekarang lebih banyak bicara dan tersenyum dengan orang lain. Pengaruh Elle membuat Elvandra kembali berubah menjadi manusia sedikit ramah daripada biasanya.“Semua jadwalmu sudah selesai, aku akan mengurusnya setelah kalian pergi honeymoon nanti. Tiket, hotel dan lainnya sudah aku siapkan dan kirim ke ponselmu.”“Ya, aku sudah melihatnya. Tapi, Elle malah sakit... kalau Elle masih masih sakit acaranya diundur saja, berapa kerugian yang mereka katakan atur. Aku tidak mau Elle tambah sakit nanti.”“El, Elle akan sembuh. Jangan khawatir,” Miko terkekeh melihat raut wajah khawatir Elvandra dengan Elle.“Aku sangat khawatir, apalagi kemarin aku sibuk Miko. Kau tau s

  • Gairah Cinta Terlarang dengan Kakak Tiri   68. Elle jatuh Sakit

    Tak terasa, hari pernikahan Elle dan Elvandra semakin dekat. Kurang lebih dalam 2 hari lagi mereka akan menikah. Elle yang semula baik – baik saja, mendadak jatuh sakit bahkan tak sadarkan diri hingga Alief membawanya ke rumah sakit.“Mas, gimana ini? Elle tadi baik – baik saja, dia hanya demam saja tapi pingsan,” Miranda begitu panik bahkan untuk masuk ke kantor saja dia tidak tega.“Sudah tenang Miranda, sekarang Elle sedang di periksa oleh dokter.”“Elvandra sudah aku kabari, sebentar lagi dia akan tiba,” ucap Alief kembali membuat hari Miranda sedikit tenang tapi masih khawatir dengan keaadan Elle.Benar saja, tak lama Elvandra datang dengan wajah datar dan dingin menyimpan kekhawatiran dengan Elle, calon istrinya.Dua hari belakangan ini mereka tidak bertemu, dengan alasan Elvanra sangat sibuk. Tapi, sekarang dia menyesal dan bersalah karna tak ada waktu untuk Elle hingga gadis itu tak sadarkan diri di dalam sana.“Elvandra, Elle sedang di priksa di dalam. Kita tidak tau kenapa El

  • Gairah Cinta Terlarang dengan Kakak Tiri   67. Cinta Membutakan Diri

    Elavndra ingin kembali pulang, Elle sudah menyruuh untuk menginap saja. namuan, pria itu menolak.“Aku pulang sayang, besok aku jemput.”“El, kamu gak mau ngobrol sama papi?” tanya Elle membuat Elvandra tersenyum kecil.“Nanti aku ngobrol, aku harus ngerjain beberapa berkas yang sudah menungguku. Miko selalu mengeluh dengan pekerjaan kantor, aku akan membantunya segera.”Elle tidak bisa menahan Elvandra lagi, akhirnya mengangguk dan menerima ciumana singkat di kening Elle baru dia benar – benar turun dari kamarnya dan segera pulang ke apartemen.Baru Elvandra ingin membuka pintu, suara laki – laki menghentikan tangannya.“Elvandra, papi ingin bicara denganmu. Sebentar saja, tidak apa!” ucap Alief membuat langkah Elvandra terhenti, jujur ia belum mau dekat dengan Alief.Kalau bukan semua karna Elle dia juga tak mau melakukan ini, akhirnya Elvandra kembali duduk di sofa ruang tamu. Agar pembicaraan mereka terasa santai tidak tegang seperti biasanya.“Bicara apa?” tanya Elvandra tanpa me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status