Share

196. Kejutan

Author: Lucyofheart
last update Last Updated: 2026-01-26 20:03:48
“Aku tak terima dengan yang terjadi malam ini. Aku akan datang lagi dan akan berjuang. Tuan akan menyesal sudah melakukan hal ini padaku. Tuan tidak akan mendapatkan wanita seperti aku lagi. Hanya aku yang bisa mencintai Tuan sebesar ini,” kata Mauryn masih saja tak terima dengan Dion serta Diana.

Setelah itu Mauryn keluar dari sana dengan membawa barangnya yang sudah dibawanya itu. Mauryn menutup pintu dengan keras sehingga meninggalkan dentuman yang begitu keras. Dion sampai harus memejamkan m
Lucyofheart

Halloha, maaf kalau aku baru hadir. Ada hal yang membuatku tak bisa melanjutkannya dengan Cepat. doakan supaya aku bisa menyelesaikannya, aku juga ingin ini segers berakhir. Happy reading, bantu supportnya ya.

| 8
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Anita Nouval
klu cerita nya Ada masalah Lg sma Alan mendingan Gk usah ada Cerita LG,sya LG trtarik sma Dion dan Diana diawal brengsek tpi udh pendirian sma satu Cewek dan udh sadar
goodnovel comment avatar
Cuma Iseng
terima kasih sudah update kk.. semoga kk nya sehat selalu
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Gairah Liar Sahabat Suamiku   198. Keputusan

    Sesampainya di apartement, Alan masuk berjalan dengan lesu. Zwetta yang berada di dalam mendengar suara pintu terbuka langsung saja berjalan dan melihat wajah Alan tampak kacau.“Dari mana aja? Aku telepon tak diangkat,” kata Zwetta membuat Alan terkejut.Alan segera mengambil handphonenya di dalam sakunya dan melihat banyak pesan serta panggilan tak terjawab dari Zwetta. Bahkan Alan takt ahu jika begitu banyak panggilan dari sang istri. Ia tak mendengar bahkan tak merasakan hal tersebut karena pikirannya yang sangat kacau itu.“Aku tak sadar,” lirih Alan.“Titipanku mana?” tanya Zwetta lagi saat sadar Alan tak membawa kantong belanjaan.Alan bingung dan mengernyitkan keningnya.“Tadi aku minta

  • Gairah Liar Sahabat Suamiku   197. Permintaan Terakhir

    “Apa maksudmu mengirimkan itu?” tanya Alan langsung sekaligus marah begitu pintu apartement Clarabelle terbuka.“Elara lagi tidur, jangan teriak-teriak. Ayo kita bicara di dalam dengan tenang,” ajak Clarabelle membuat Alan menghela napasnya kasar.Alan masuk ke dalam dengan kesal, Clarabelle mengikuti Alan dari belakang dan duduk di seberang Alan. Rahang Alan mengeras menatap Clarabelle.“Apa benar kau hamil?” tanya Alan kesal.“Ya, aku hamil. Saat itu memang masa suburku dan kita tidak menggunakan pengaman. Aku tak tahu akan jadi seperti ini. Aku tak pernah melakukannya dengan siapapun, bahkan aku tak memiliki kekasih. Aku hanya melakukannya denganmu, sudah pasti aku hamil anakmu,” tegas Clarabelle.“Tapi bagaimana bisa?” tanya Alan masih tak percaya. “Aku pikir kita hanya tidur bersama saja tanpa melakukan apapun pada malam itu,” tegas Alan.“Kau mabuk dan kau tak sadar apa yang sudah kau lakukan. Kau memaksaku untuk melakukannya, bahkan dulu saat kita masih berpacaran kita sering m

  • Gairah Liar Sahabat Suamiku   196. Kejutan

    “Aku tak terima dengan yang terjadi malam ini. Aku akan datang lagi dan akan berjuang. Tuan akan menyesal sudah melakukan hal ini padaku. Tuan tidak akan mendapatkan wanita seperti aku lagi. Hanya aku yang bisa mencintai Tuan sebesar ini,” kata Mauryn masih saja tak terima dengan Dion serta Diana.Setelah itu Mauryn keluar dari sana dengan membawa barangnya yang sudah dibawanya itu. Mauryn menutup pintu dengan keras sehingga meninggalkan dentuman yang begitu keras. Dion sampai harus memejamkan matanya karena itu.“Bagaimana? Apa kau masih belum percaya padaku? Aku sudah mengakhiri hubunganku dengannya, tak ada wanita lain lagi. Aku ingin kau kembali padaku, tolong percaya padaku. Aku benar-benar menyesal, kasih aku kesempatan sekali lagi. Kalau kesempatan ini masih saja tak bisa ku pakai dengan baik, aku janji tak akan mengejarmu lagi. Kau bisa melakukan apapun yang kau mau termasuk meninggalkanku,” tegas Dion sambil menatap Diana dengan lekat.“Kau yakin dengan itu?” tanya Diana untuk

  • Gairah Liar Sahabat Suamiku   195. Tak Mau Berakhir

    “Apa maksud Tuan? Tuan bercanda bukan? Tuan bahkan sudah menunjukkan semuanya padaku dan aku menyukainya. Aku menyetujui apapun yang Tuan inginkan. Hubungan ini bahkan baru saja terjadi. Kenapa begitu cepat? Kenapa Tuan tak membutuhkanku lagi? Apakah Tuan bosan padaku?” tanya Mauryn yang tak terima.“Aku sudah tak membutuhkanmu lagi. Kau jelas tahu aku melakukannya hanya untuk mau bersenang-senang saja tak lebih. Aku hanya menjadikanmu sebagai tempat pelampiasan saja tak lebih. Jadi saat aku tak menginginkanmu lagi itu hakku,” tegas Dion.“Sebelumnya Tuan tak mengatakan hal ini padaku. Kenapa Tuan tiba-tiba seperti ini? Apa karena wanita ini?” tanya Mauryn tak suka menunjuk Diana.Hal itu membuat Diana tertawa mengejek.“Dia punya nama dan namanya Diana. Dia adalah wa

  • Gairah Liar Sahabat Suamiku   194. Mengakhiri Hubungan Part 2

    Pada sore harinya Dion menjemput Diana ke kantornya supaya keduanya bisa pulang bersama. Sebelum pulang mereka memutuskan untuk makan malam di luar. Namun saat makan malam, Diana meminta sesuatu hal pada Dion sehingga membuat pria itu terkejut.“Aku ingin ketemu dengan wanita itu malam ini. Di mana dia?” tanya Diana dengan serius.“Kau yakin mau bertemu dengannya hari ini?” tanya Dion memastikan.“Ya, kenapa? Kau tak mau mempertemukan kami?” tanya Diana kesal.“Bukan begitu sayang, kau sangat terburu-buru sekali. Aku pikir kau ak…”“Aku tak mau membuang waktu. Supaya kau tak memakai waktu yang ada untuk bermain api lagi. Aku mau semua permainan ini berakhir, lebih cepat lebih baik supaya tak memberikan wanita itu

  • Gairah Liar Sahabat Suamiku   193. Mengakhiri Hubungan Part 1

    “Dion ada di ruangannya?” tanya Diana pada Kimberly membuat wanita itu terkejut dengan kehadiran kekasih Dion.“Ada di dalam,” jawab Kimberly.Diana menganggukkan kepalanya dan segera berjalan. Namun tiba-tiba Diana menghentikan langkahnya dan segera berbalik. Diana menghampiri Kimberly kembali membuat wanita itu terkejut. Kimberly dari tadi memang melihat Diana yang hendak masuk ke dalam ruangan Dion itu.“Ada apa?” tanya Kimberly sopan.Diana melipat tangannya di depan dada, mengangkat wajahnya dan terlihat dingin. Matanya menyorotkan ketajaman dan ketegasan. Aura Diana terlihat sangat berbeda dari pada biasanya, membuat Kimberly sedikit takut.“Aku tahu hubunganmu dengan Dion, jadi segera akhiri. Jangan pernah menggodanya lagi a

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status