Accueil / Romansa / Gairah Sahabat Suamiku / 223. Perbedaan Mencolok

Share

223. Perbedaan Mencolok

Auteur: NARA
last update Dernière mise à jour: 2025-10-09 20:29:31

"Kak, Aku tidak salah lihat, kan. Dia benar Wilona?" tanya Devi tanpa mengalihkan tatapannya.

"Iya benar, itu dia." jawab Rama. Lalu mengeluarkan ponselnya, dan langsung mengambil foto Wilona dan juga pria yang sedang bersamanya, bukan hanya foto, tapi juga video.

Devi kini langsung mengalihkan tatapannya, ketika Wilona menyadari keberadaannya dengan Rama.

Alhasil Wilona urung lebih dalam masuk ke dalam restoran tersebut, yang ada segera meninggalkan restoran tersebut.

"Siapa pria yang bersamanya? Kenapa mereka terlihat begitu dekat?" Devi bertanya-tanya. Karena ia tahu, sang suami telah berselingkuh dengannya.

"Sudah, jangan di bahas lagi," kata Rama, yang sangat muak dengan Wilona. "Aku pesan menu yang sama ya," ujar Rama, dan langsung memanggil pelayan untuk memesan makanan.

Sedangkan Devi masih memikirkan Wilona, perempuan yang begitu sangat Romi cintai.

"Vi, apa kamu akan membiarkan makanan yang ada di hadapan kamu dingin?" tanya Rama, karena Devi belum sama sekali menyentuh maka
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (5)
goodnovel comment avatar
Bundanya Khaliza
Iya kak karna di awal gak kelihatan klo wilona main guna"
goodnovel comment avatar
NARA
hehehe dia perlu sinta kak
goodnovel comment avatar
NARA
semoga ya kak
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Gairah Sahabat Suamiku   288. Buah Simalakama

    Jam menunjukkan pukul sebelas malam, tapi Damian belum kunjung pulang. Hal itu membuat Leo merasa cemas, karena suaminya itu tidak memberitahu akan pulang terlambat seperti biasanya."Kenapa Damian belum pulang ya?" tanya Leo sambil menatap layar ponselnya yang ada ditangannya. Tidak ada pesan masuk, atau panggilan dari Damian seperti biasa.Meskipun begitu, Leo tidak ingin menghubungi sang suami lebih dulu. Karena ia ingin memberi kejutan pada Damian.Dari sore Leo sibuk mempelajari beberapa resep masakan, sampai akhirnya ia memanggil salah satu asisten rumah tangga orang tuanya untuk datang ke rumah, dan mengajarinya memasak.Hingga akhirnya beberapa menu masakan yang menggugah selera tersaji di atas meja makan. Itulah kejutan yang akan ia persembahan untuk sang suami, memasak sendiri menu makan malam.Dalam kecemasan, Leo kembali menatap makanan yang ada di atas meja makan. "Aku yakin, Damian akan menyukai semua ini." ucapnya, dan tersenyum untuk menetralisir rasa cemas yang melan

  • Gairah Sahabat Suamiku   287. Balas Budi

    "Apa dengan kamu menghabisi dirimu sendiri, kamu bisa menyelamatkan mereka, tidak!" Luna tersenyum mengejek ketika Damian mengarahkan pisau pada lehernya sendiri. Damian terdiam mendengar apa yang Luna katakan, kemudian ia melempar pisau yang ada ditangannya, benar apa yang Luna katakan. Percuma ia mengakhiri diri sendiri, toh semua akan sama saja, sang istri tercinta dalam bahaya."Dan aku ingatkan padamu, jangan pernah katakan semua ini pada kedua mertua kamu, paham!" ujar Luna.Membuat Damian segera menatap wanita yang ia kira baik, karena telah menjadikannya seperti sekarang. Tapi ternyata wanita tersebut begitu jahat. Dan Damian merasa menjadi orang yang paling bodoh karena pernah mengiyakan keinginan Luna."Dengar, aku Damian! Kamu tidak boleh mengatakan semua pada orang tua Isrti kamu." Luna mengingatkan Damian kembali.Namun, Damian memilih diam. Ia yang dulu hanya di suruh menghabisi Leo tanpa ada penjelasan. Jadi penasaran kenapa Luna menginginkan Leo mati. "Berikan alasan

  • Gairah Sahabat Suamiku   286. Biar Aku Yang Mati

    Damian terdiam cukup lama setelah mendengar usulan Diana. Otaknya bekerja keras, menimbang risiko dari setiap keputusan yang akan ia ambil. Wajahnya terlihat tegang, rahangnya mengeras, sementara jemarinya mengepal di sisi tubuh."Sebelum semuanya terlambat, cepat temui kedua orang tua Leo, Damian," pinta Diana lagi, suaranya terdengar lebih mendesak. Ia mengenal sepupunya itu dengan baik. Jika Damian sudah seperti ini, berarti masalahnya jauh lebih besar dari yang terlihat."Tidak sekarang," jawab Damian akhirnya, datar namun tegas. Keputusan itu keluar begitu saja dari mulutnya, meski hatinya sendiri bergejolak."Damian, jangan bercanda. Ini masalah besar," Diana memperingatkan. Ia melangkah mendekat, mencoba menatap mata Damian agar sepupunya itu sadar.Damian menoleh perlahan. Tatapannya penuh konflik dan penyesalan. "Diana, ini bukan saatnya mereka tahu. Kamu tidak mengerti, sebelum aku mencintai Leo seperti sekarang, aku pernah berniat menghabisinya." Suaranya melemah di akhir

  • Gairah Sahabat Suamiku   285. Usulan

    Damian sama sekali tidak mampu memusatkan perhatiannya pada layar laptop di hadapannya, semua pekerjaannya begitu kacau.Kedatangan Luna secara tiba-tiba ke kantornya tadi, membuat pikirannya kacau, dadanya terasa sesak, dan kepalanya berdenyut nyeri.Bayangan wajah Luna yang dingin dan penuh ancaman kembali terlintas jelas di benaknya. Wanita itu tidak datang untuk berbasa-basi. Ia datang menagih janji keji yang pernah Damian sepakati dalam kondisi terdesak. Janji untuk menghabisi Leo, istrinya sendiri, sesuai kesepakatan awal mereka."Arghhhh!" Damian bangkit dari kursinya dan memukul meja kerja sekuat tenaga hingga beberapa berkas berhamburan ke lantai. Napasnya memburu, rahangnya mengeras menahan amarah dan putus asa. Ia merasa seperti binatang yang terjebak dalam perangkapnya sendiri."Tidak, aku tidak akan menghabisi istriku. Tidak!" teriak Damian dengan suara parau. Tangannya gemetar, dadanya naik turun dengan cepat. Leo adalah cahaya dalam hidupnya, satu-satunya alasan ia

  • Gairah Sahabat Suamiku   284. Buronan

    "Siapa Anda?" tanya Leo dengan nada waspada ketika membuka pintu. Jantungnya berdegup lebih cepat saat melihat seorang wanita berpenampilan elegan berdiri di depan pintu rumahnya.Tatapan wanita itu tajam, seolah sedang memastikan sesuatu, atau seseorang.Lalu wanita itu tersenyum tipis. "Apa aku boleh masuk?" tanyanya lembut.Leo tidak menimpali ucapannya, yang ada langsung mengernyit. Ia yakin belum pernah melihat wanita tersebut sebelumnya. Tangannya refleks menggenggam daun pintu lebih erat. "Maaf, tidak bisa." jawab Leo akhirnya. "Anda siapa?" tanya lagi. Ada rasa tidak nyaman yang tiba-tiba menjalar di benak Leo, seolah instingnya memperingatkan sesuatu."Aku akan memberi tahu, tapi aku ingin masuk." pinta wanita tersebut. Yang tidak lain dan tidak bukan adalah Luna, yang akhirnya bisa menemukan rumah tinggal Damian dan juga Leo.Belum sempat Leo menutup pintu sepenuhnya, langkah kaki cepat terdengar dari belakang. Seorang perempuan lain muncul, ekspresinya dingin dan tegas. "T

  • Gairah Sahabat Suamiku   283. Menarik Ucapanku

    Malam yang dingin seolah tidak terasa bagi dua anak manusia yang sedang berada di dalam sebuah kamar. Udara kamar terasa hangat oleh napas mereka yang memburu, oleh dua hati yang baru saja saling mendekat setelah sekian lama menjaga jarak. Peluh membasahi tubuh keduanya, bukan hanya karena aktivitas yang sejak tadi terjadi, melainkan juga karena gejolak perasaan yang tidak lagi bisa dibendung.Hampir tiga puluh menit mereka larut dalam kebersamaan di atas ranjang, hingga akhirnya kesadaran perlahan kembali menyapa, setelah keduanya sama-sama mencapai puncak kenikmatan.Ada keheningan yang menggantung, bukan canggung, melainkan penuh makna. Leo berbaring memejamkan mata, dadanya naik turun tidak beraturan, masih merasakan sisa kenikmatan yang terjadi.Ia sendiri terkejut pada dirinya, pada kenyataan bahwa ia telah menikmati setiap sentuhan Damian, sesuatu yang sebelumnya selalu ia hindari.Ia ingat bagaimana ia menjaga jarak dengan sang suami, membangun dinding dingin antara dirinya

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status