เข้าสู่ระบบBara Sena tersenyum lalu menganggukkan kepala. "Kekuatan yang dimiliki oleh Nara Soka memang tidak dapat dipungkiri sangat luar biasa dan mengesankan. Dia adalah salah satu pengikutku yang paling kuat dan tangguh selain tiga dewa lainnya yang juga dikenal memiliki kemampuan dahsyat," ujar Bara dengan nada penuh keyakinan dan kebanggaan, membuat semua orang yang berada di sekelilingnya terkejut dan terdiam sejenak, kecuali Batara Geni yang tampaknya sudah mengetahui dan memahami seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh Nara Soka sehingga tidak menunjukkan reaksi yang serupa."Jadi, ada tiga dewa lagi pengikutmu yang sudah berada di Ranah Alam Nirwana? Siapa saja mereka bocah!" seru Anoman penasaran dengan nada suara yang dipenuhi rasa ingin tahu yang membara dan ketidakpuasan. Keingintahuan ini bukan hanya miliknya, melainkan juga mencerminkan perasaan seluruh orang yang hadir di tempat tersebut, yang sama-sama diliputi pertanyaan dan kekaguman terhadap keajaiban yang mereka saksika
Kahyangan Barat geger setelah terjadi ledakan yang menghancurkan gerbang Dunia harta. Setelah para dewa menyelidiki tempat tersebut, mereka mendapatkan petunjuk bahwa disana telah terjadi pertempuran hebat yang tak diketahui oleh Istana Olimpus. Apolo dan Artemis yang bertugas untuk menyiapkan formasi ikut menyelidiki tempat tersebut.Setelah penyelidikan itu selesai, disimpulkan bahwa pertarungan itu terjadi antara Pasukan Pemburu Dari Neraka milik Hades dan Hefaistos melawan sesuatu yang masih menjadi misteri. Namun dari kehancuran yang terjadi disana, Apolo dan Artemis yakin, lawan Pemburu dari Neraka sangatlah kuat.Bahkan setelah Apolo dan Artemis melapor kepada Zeus mengenai yang terjadi di tempat kejadian, hampir tak ada yang bisa percaya."Pasukan Pemburu Dari Neraka milik Hades terkenal sangat kuat, bahkan mungkin sulit untuk di kalahkan oleh para dewa sekalipun. Tapi, kau mendapat laporan bahwa jumlah yang tewas dari pasukan itu berjumlah lebih dari sembilan puluh!? Bagaiman
Sosok pemuda berambut merah keluar dari dalam Busur Matahari milik Bara Sena. Sukma Geni, Gandi, Yao Ling dan Raksa Geni menatap tak berkedip kearah sosok tersebut.Tekanan kekuatan saat Nara Soka muncul membuat semua yang ada disana langsung berlutut saat itu juga kecuali Bara Sena seorang."Sungguh kekuatan yang mengerikan...Siapa orang ini...?" batin Sukma Geni sambil berusaha bertahan agar tidak sampai bersujud. Gandi dan yang lainnya pun sama-sama bertahan sekuat tenaga. Raksa Geni yang hampir saja tumbang segera menggunakan Pedang Maharaja miliknya untuk menahan tubuhnya dari tekanan kuat tersebut."Kekuatan ini...Sepertinya bukan Ranah Alam Semesta...!" batin Gandi."Memang bukan! Itu adalah Ranah Alam Nirwana bocah! Kekuatannya sampai masuk ke dalam Alam Jiwa milikmu ini!" sahut Ki Ageng Samudra Biru di dalam tubuh Gandi. "Kekuatan jiwa yang sangat mengerikan seperti ini, bagaimana bisa bocah Iblis itu memilikinya?" tanya Empu Jagat Martapura.Namun tak ada jawaban karena Gan
Dewi Saros tertegun setelah lima jarinya yang berniat menjebol tubuh Sukma Geni malah hancur berantakan setelah menghantam tubuh wanita bergelar Ratu Jagat tersebut. Matanya menatap nanar kearah lima jarinya yang patah berantakan."Apa yang terjadi...? Seranganku...Tidak mempan pada tubuhnya? Mustahil..." batinnya.Hanya itu yang sempat terpikir olehnya. Karena sedetik kemudian, tinju kanan Sukma Geni telah menghajar dagunya dengan keras hingga membuat tubuh wanita itu mencelat dan menghantam pilar raksasa.Dum!Setelah menghantam pilar raksasa tersebut, tubuh Saros melayang jatuh ke lantai dengan keras. Bruk!Darah mengucur dari luka parah yang menghancurkan dagunya. Bara dan tiga orang lainnya menatap takjub kearah Sukma Geni."Wah...Kekuatanmu sangat mengerikan Sukma..." ucap Bara tak menyangka putri Batara Geni itu bisa membuat Dewi Saros sekarat hanya dengan sekali pukulan.Sukma Geni tak menyahut. Kedua matanya masih menatap kearah Dewi Saros yang telungkup dilantai dengan waja
Kilat hitam terus menyambar ke arah Sukma Geni yang berkelit kesana kemari menghindari serangan. Sesekali wanita itu harus bertahan saat dirinya bergerak lebih lambat dari kilat hitam tersebut. Namun pertahanan yang dia ciptakan seolah tidak begitu berguna saat kilat hitam tersebut menyambarnya.Sukma Geni menjadi teringat pada Kaisar Iblis Hati yang ada di dalam Kerajaan Jiwa Batara Geni ayahnya. "Kekuatan petir hitam ini sangat mirip dengannya...Apakah mereka tahu kelemahanku?" batin Sukma Geni.Setelah cukup lama tak ada kemajuan karena serangan cepat dari dua sosok hitam itu, akhirnya Sukma Geni teringat dengan kemampuan baru yang dia dapatkan dari Tarak Sang Dewa Emas Sejati. Dia menjadi bersemangat untuk menjajal kemampuan baru miliknya.Kilat hitam kembali menyambar dengan ganas. Sukma Geni berteriak keras mengerahkan kekuatan Tinju Dewa Emas yang baru saja dia miliki. Cahaya terang menyilaukan mata disusul suara ledakan dahsyat yang menggelegar tercipta setelah tinju wanita i
Sukma Geni terkejut luar biasa ketika tiba-tiba merasakan sesuatu menyelinap ke dalam dirinya, cahaya terang yang menyeruak dengan cepat dan mengalir melalui permukaan dahinya. Dia meraba jidatnya sendiri dengan tangan gemetar, berusaha mencari tahu apa yang baru saja terjadi, seolah-olah mencari jejak dari fenomena aneh tersebut. Peristiwa ini membuatnya berpikir dalam-dalam, mencoba memahami arti dan dampak dari cahaya misterius yang baru saja dialaminya.. "Tak perlu khawatir, itu adalah kemampuan milikku yang sudah berpindah ke tubuhmu. Kau tak perlu mempelajarinya, karena semua yang ada di dalam gulungan emas telah masuk ke dalam dirimu, termasuk cara untuk menyalakan jurus Tinju Tiga Penjuru yang aku miliku," kata Tarak. "Oh, ternyata begitu. Bagaimana cara menggunakannya? Aku sendiri belum tahu, apa yang harus aku lakukan meski cahaya itu sudah masuk ke dalam tubuhku," Tanya Sukma Geni. "Kau cukup membayangkan kekuatan dari Tinju Emas. Kau bisa membayangkan wajahku, atau tinj
Gandi Wiratama mengerahkan kekuatan yang tidak sedikit saat akan menembus Inti Jiwa dari makhluk raksasa yang ada di hadapannya. Setelah mencari cukup lama, akhirnya dia menemukan juga, Inti Jiwa dari makhluk tersebut. Hanya saja, untuk menembus inti Jiwa itu, tidak sesederhana yang terlihat
Kahiyang Dewi menoleh kearah dimana tubuh Bara dan Gandi terhempas. Lian Xie dan Xue Ruo pun sama-sama menoleh kearah yang dituju oleh Dewi Naga tersebut."Apakah keduanya kalah?" batin Lian Xie sambil menatap kearah Devidas yang tengah berusaha mengendalikan dua senjata dewa di tangannya."Senjata
Gandi Wiratama merasakan kekuatan yang begitu melimpah saat Ki Ageng Samudra Biru mulai menghilang dan menyusut menjadi aura yang membungkus tubuhnya. Sosok gandi yang semula pria berambut hitam sebahu, kini menjadi sosok dengan rambut putih panjang. Wajahnya masih sama, namun Tanduk nya sedikit
Pedang Guntur Saketi nampak bersinar terang saat Gandi mengangkatnya. "Kalian menyingkarlah..." ucap Gandi kepada dua Naga yang masih bertarung melawan raksasa Argapura. Begitu mendengar perintah dari Gandi, kedua Naga jantan dan betina itu pun segera keluar dari dalam bola air raksasa meninggalka







