Share

18. Sengit

Canggung.

Itulah yang Citta rasakan saat ini. Memang ini bukanlah kali pertama Citta menginjakkan kaki di rumah Johan, tapi datang ke rumah ini dengan sebuah koper juga tas jinjing serta ransel miliknya jelas saja membuat Citta rikuh. Citta memang tak ubahnya orang yang terusir dan sedang mencari naungan baru.

Ya, apa namanya jika bukan terusir. Citta harus meninggalkan rumah yang selama ini ditinggalinya menuju rumah milik orang lain. Meskipun ia yakin bahwa Johan menampungnya di sini dengan ikhlas.

Tepukan di bahu Citta membuat gadis itu sedikit tersentak. Citta kemudian menoleh ke arah Johan yang tengah tersenyum padanya.

"Ayo masuk!" Ajak Johan ramah. Seolah paham jika Citta tengah ragu untuk melanjutkan langkah. Citta tersenyum canggung, mencoba mengiyakan ajakan ramah si tuan rumah. Citta membawa kakinya melangkah, melewati beranda rumah Johan yang hanya diisi satu pasang kursi serta sebuah meja.

"Mulai hari ini kamu tinggal di sini." Ujar Johan seolah kembali mengingatkan Citt
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status