Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 387 Kak Rita Terpancing

Share

Bab 387 Kak Rita Terpancing

Author: Tristar
last update publish date: 2026-04-18 23:32:18
"Bentar yah, aku mau kirim dulu video ke Rita!" ucap Kak Gisel dengan ada genit.

"Kamu benar-benar mau kirim video itu? Aku kira kamu cuma bercanda," ujar Erfan dengan nada main-main.

"Buat apa aku bercanda," balas Kak Gisel.

Dia dengan cepat mencari nomor Kak Rita. Setelah menemukannya, dia langsung mengirimkan video itu.

Karena video cukup panjang, jadi butuh sedikit waktu untuk mengunggahnya. Setelah berhasil terkirim, Kak Gisel meletakkan kembali ponselnya.

"Adik ipar sayang, ayo k
Tristar

Teman-teman, author punya buku baru berjudul "Pemuda Pemikat Gadis Desa". Jangan lupa mampir dan baca, ya!

| Like
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 394 Ketiganya Lemas

    Setelah puas berciuman, Erfan melepaskan bibir wanita itu, lalu ia menegakkan tubuhnya dan mengeksekusi gempuran keras. "Ahh... ahh, enak banget, Tuan Muda... ayo terus, Tuan! Gerakan lebih keras!" ucap Mona dengan nada menikmati. Sesuai dengan keinginan wanita itu, Erfan terus meningkatkan kecepatan gerakannya, sampai suara benturan pahanya dan paha wanita itu menimbulkan suara yang sangat keras. "Ahh... enak banget, ahh... ahh... kalau gini, aku bisa gila Tuan!" racau Mona dengan suara lantang. Erfan mengangkat tangan Mona, lalu ia mendaratkan jilatan ganas di ketiak wanita itu ~ membuat wanita itu semakin gila. "Ohh... sial, Tuan... ahh, kamu sangat hebat!" racau Mona. Tak lama kemudian, Erfan merasakan jika puncaknya akan tiba. "Aku mau keluar!" ucap Erfan dengan suara berat. "Keluarin, Tuan! Ayo... ahh..." balas Mona. Erfan menggempur lebih keras lagi, sampai tubuh wanita itu berguncang hebat. "Ahh... ahh... semakin dekat, ahh... sa-sampai! teriak Erfan, sambil menarik

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 393 Di Mulut Aja!

    Sesaat kemudian, Erfan menarik bibirnya dari ciuman itu, lalu ia mulai bergerak perlahan. Terlihat, batang besar itu, maju mundur di apem wanita itu. "Ahhh... ahh... enak Tuan, ahh..." desahan penuh kenikmatan keluar dari mulut wanita itu. Ratih memejamkan matanya, memasang ekspresi yang tampak sangat menikmati. Gerakan Erfan semakin lama semakin keras, yang membuat desahan wanita itu terdengar semakin keras. "Ahh... ahh, enak, ahh.. terus Tuan, jangan berhenti!" racau Ratih. "Sial! ini enak banget, ahh... Tuan, kamu sangat hebat, ahh.." Erfan meremas keras kedua payudara Ratih. Mendapatkan serangan lain di area sensitifnya, membuat Ratih semakin menggila. "Oh.. Tuan, enak... ahh... lebih keras, Tuan!" racau Ratih. Wanita itu membuka mata yang tadi tertutup, memandang Erfan dengan sorot mata panas penuh gairah. "Tuan, isap payudaraku! Aku mau di isap, ahh.." pintanya. Erfan menunduk, laku dia melahap puting payudara itu dan mengisapnya dengan keras. Ratih menegang se

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 392 Semua Pasti Dapat Bagian

    Erfan melirik Ratih dan Sulis secara bergantian. "Siapa dulu yang mau aku tusuk?" tanya Erfan dengan nada main-main. "Tuan Muda saja yang memutuskan!" balas Ratih sambil tersenyum indah. "Kalau gitu... kamu saja!" tunjuk Erfan kepada Sulis. "Kamu yang pertama kali keluar, jadi kamu yang harus jadi yang pertama di tusuk!" lanjutnya Erfan. "Baiklah... ayo, Tuan Muda!" Sulis setuju dengan senang hati. Dia bersandar di Sofa, sambil membuka kakinya lebar-lebar. "Tuan, Sulis udah dapet cairanmu yang pertama... masa dia juga dapet cairanmu yang kedua," Mona keberatan. "Tenang aja! Aku sangat kuat! Kalian semua pasti dapet bagian!" tegas Erfan. "Benarkan? Apa Tuan Muda sekuat itu?" Mona ragu. "Hey... kamu bisa buktikan nanti!" balas Erfan dengan nada main-main. "Kalau aku sama Ratih sampai gak dapet bagian, Tuan Muda harus traktir kami minum nanti malam! Gimana?" tantang Mona. "Oke. Aku setuju! Tapi kalau sampai aku berhasil... bahkan sampai membuat kalian semua lemas... ka

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 391 Kita Bersih Kok

    Dua jari tangan Erfan membuka celah di lingerie yang menutupi apem Ratih, lalu menyentuh apem dan yang sudah tampak basah itu secara langsung.Ratih refleks mendesah keras, dengan tubuh yang tampak membusung indah."Ahhh... Tuan Muda!"Erfan menggesek apem wanita itu sebentar, lalu menusukkan dua jarinya ke dalam."Ahhh...."Ratih mengeluarkan desahan panjang sambil mendongakkan kepalanya.Erfan mulai membandingkan seberapa sempit apem Ratih dengan apem Sulis. Namun, keduanya terasa hampir sama, yang berbeda Apem Sulis lebih menggigit di banding milik Ratih.Tanpa memberi jeda, Erfan langsung mengocok apem wanita itu dengan keras. "Ahhh... ahhh... enak banget, ahh... Tuan Muda, kamu sangat hebat, ahh... terus, jangan berhenti!" racau Ratih.Sulis yang sudah selesai menikmati puncaknya tampak turun ke bawah ~ mendekati Mona."Giliran aku yang ngulum! Kamu juga mau di sentuh juga, kan?" ucap Sulis kepada

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 390 Di Manja Tiga Wanita

    "Tuan Muda... kamu baik banget, sih..." ucap Sulis dengan nada genit sambil mendekatkan payudara besarnya itu ke wajah Erfan. Aroma harum tubuh wanita itu, bisa tercium jelas di hidung Erfan ~ membuat hasratnya semakin menggelora. Dia membenamkan wajahnya di belahan payudara Sulis, lalu mendaratkan jilatan di sana. "Ahhh..." desahan menggoda keluar dari mulut Sulis dengan ekspresi wajah yang tampak menikmati. Telapak tangan Erfan mendarat di payudara Mona dan Ratih, lalu memberikan remasan di sana. "Ahh.... ahh..." Pada akhirnya, ketiga wanita itu pun mengeluarkan suara desahan indah mereka. "Ahh... ahh... enak Tuan Muda, remas lebih keras, Tuan!" pinta Mona. "Tuan... remasanmu enak banget, sih..." ucap Ratih. "Kalau si isap... pasti lebih, enak... ahh..." ucap Sulis. Sesaat kemudian, Erfan menarik wajahnya dari belahan dada Sulis. "Tuan, pakaiannya di buka dulu, yah! Biar lebih leluasa!" ucap Sulis dengan nada genit. Erfan mengangguk setuju. Ketiga wanita itu membuka paka

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 389 Tiga Wanita Penghibur

    "Kalau soal pasangan... mungkin aku gak akan mencarinya. Aku lebih gembira hidup seperti ini!" balas Nindy. "Eh, apa kamu gak mau punya keturunan?" tanya Erfan dengan nada heran. "Gimana, kalau aku mengandung keturunan dari Tuan Muda saja?" tanya Nindy dengan nada menggoda. "Hey, kalau mau mau mengandung keturunanku... harus jadi wanitaku. Syarat jadi wanitaku... gak boleh ada hubungan sama pria lain... kalau ada... pasti ada akibat buruk yang harus kamu tanggung!" tegas Erfan. Nindy terdiam. Jelas, dia masih ragu ~ apakah dia bisa melakukan itu. Karena sesekali, dia masih suka tergoda oleh pria lain selain Erfan. Apalagi, nanti dia akan di tempatkan di Club besar yang pasti banyak orang berpengaruh datang. Melihat ekspresi itu, Erfan menyunggingkan senyum penuh arti. Dia seperti telah mengetahui apa yang sedang di pikirkan Nindy. "Kalau aku bisa meneguhkan hati cuma buat Tuan Muda, apa Tuan Muda serius mau nerima aku? Lagipula, aku bekas pelacur... banyak pria yang sudah m

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 211 Rencana Erfan Dan Para Wanita

    Erfan berpikir, lalu berkata. "Sebaiknya jangan hubungi secara langsung!" Erfan merubah ide untuk menghubungi Rido. "Ehh, kenapa sayang?" tanya Dosen Erika dengan bingung. Wanita lainnya pun menatap Erfan kebingungan. Erfan melanjutkan perkataannya. "Jika kita menghubunginya langsung dia akan

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 215 Diva Sangat Tangguh++

    Tidak lama Diva kembali. Saat Erfan menatap penampilan wanita itu, api hasrat di tubuhnya semakin membara.Diva mengenakan lingerie seksi berlubang berwarna hitam, yang yang menempel erat di tubuh menggodanya itu."Sayang, apakah indah?" tanya Diva sambil berpose menggoda.Erfan menelan ludah, lalu

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 205 Dosen Erika ++

    Dosen Erika melepaskan bibirnya dari bibir Erfan lalu mendorong Erfan sampai terlentang di atas kasur. Dosen Erika melepaskan pakaiannya dengan gerakan menggoda, tatapan panas itu terus menatap Erfan. Dalam sekejap tubuh yang dilapisi pakaian seksi tipis berongga itu terpampang jelas di

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 194 Dosen Cantik

    Shara menatap Erfan lalu berkata."Sayang, aku ke Dosen Erika dulu yah! siapa tahu, dia mau berangkat pake mobil kita," Shara tidak menunggu jawaban Erfan, dia menarik Yesi lalu pergi ke arah Dosen Erika.Erfan menggelengkan kepalanya tanpa daya. Wanitanya itu sepertinya sangat antusias mencarikan

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status