/ Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 211 Rencana Erfan Dan Para Wanita

공유

Bab 211 Rencana Erfan Dan Para Wanita

작가: Tristar
last update 게시일: 2026-01-30 20:52:47

Erfan berpikir, lalu berkata.

"Sebaiknya jangan hubungi secara langsung!" Erfan merubah ide untuk menghubungi Rido.

"Ehh, kenapa sayang?" tanya Dosen Erika dengan bingung.

Wanita lainnya pun menatap Erfan kebingungan.

Erfan melanjutkan perkataannya.

"Jika kita menghubunginya langsung dia akan panik. Begini saja! cari mahasiswa pria yang kenal dengan Rido lalu suruh dia mengajak Rido ke sini!"

"Iya benar sekali! kita lakukan itu saja!" satu persatu wanita bersahutan menyetujui rencana itu
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 438 Riana Keenakan

    "Sayang... ahhh... coba lebih cepat!" pinta Riana. Dia sudah merasakan nikmat saat di gempur pelan, jadi dia penasaran gimana rasanya kalau gempuran itu lebih cepat."Oke... kalau itu yang kamu mau!" balas Erfan, sambil meningkatkan intensitas gempurannya.Meski begitu, Erfan tahu batasan. Riana baru saja di jebol olehnya, jadi dia tak bergerak terlalu keras ~ seperti yang biasa dia lakukan kepada wanitanya yang lain."Ahhh... ahh... sayang, enak... ahh... rasanya lebih jelas, hah... enak banget," Riana tampak sangat menikmati gempuran Erfan."Nikmati sayang... semakin lama, bakalan semakin nikmat," ucap Erfan.Tangan Erfan berpindah dari pinggang Riana ke payudaranya, lalu remasan keras dia lakukan di kedua payudara wanita itu.Mendapatkan serangan di payudaranya, sensasi nikmat yang di rasakan Riana ~ semakin hebat."Ahh... enak sayang... aku gak nyangka, bercinta bakalan seenak ini," racau Riana."Hei... kalau bercintanya sama aku... pasti enak! Kalau sama pria lain, belum tentu! A

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 437 Robek Segel

    Tak lama kemudian, kekakuan Riana berangsur-angsur menghilang. Jilatannya itu menjadi lincah, bahkan terkesan ganas. Rasa nikmat yang di rasakan Erfan, tentu saja semakin besar. "Ahh... ahh, sayang... iya bagus, benar.. kayak gitu... terus sayang, enak banget... ahh.." racau Erfan. Melihat dan mendengar Erfan yang menikmati, menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Riana. Karena hal itu, dia berusaha melakukan permainannya sebaik mungkin. Setelah puas menjilat, Riana memasukkan batang itu ke dalam mulutnya. Karena ukurannya yang besar, Riana pada awalnya merasa kesulitan, karena giginya terus bersentuhan dengan batang itu. Namun, setelah berusaha, dia berhasil menyesuaikan. "Ahhh... bagus sayang, kamu hebat banget!" Erfan melontarkan pujian, agar wanita itu lebih bersemangat dan tidak merasa kalau Erfan tidak menikmati permainannya. Riana mulai mengulum batang besar itu. Pada awalnya, kulumannya itu sangat lambat, tapi lama kelamaan ~ kulumannya menjadi cepat. "Ahhh... iya bagus

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 436 Ternyata Masih Segel

    Satu tangan Erfan turun ke paha bagian dalam Riana, masuk ke dalam CD nya, lalu dua jari menyentuh lubang apem wanita itu.Merasakan sentuhan itu, Riana seperti di sengat listrik. Tubuhnya menegang dan suara desahan keluar dari mulutnya ~ mengalun panjang. "Ahhh..."Erfan merasakan dengan jelas, kondisi apem wanita itu. Di sana, ternyata sudah sangat becek oleh cairan yang terasa licin.Erfan mengeluarkan puting wanita itu dari mulutnya, lalu dia berkata. "Sayang, kamu udah becek banget! Kami juga udah gak tahan, yah?" "Aku udah gak tahan dari tadi! Gara-gara kamu bercinta sama Jessy dan Anne di kolam," Riana akhirnya mengatakan apa yang di pendam di dalam hatinya."Hehe, tenang saja... aku bakalan tanggung jawab, kok," ucap Erfan dengan nada main-main.Dia mulai menggerakkan jarinya di lubang apem itu ~ memberikan gesekan naik turun dan memutar di sana.Namun, saat Erfan ingin memasukkan jarinya itu ke dalam apem Riana, keningnya seketika mengernyit. Karena dia merasakan, kalau lub

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 435 Gak Sabar Menikmati Riana

    Setelah matahari terbenam sepenuhnya, Erfan dan semua wanitanya meninggalkan kolam berenang. Mereka pergi membersihkan diri, setelah itu kembali berkumpul di lantai bawah. Para wanita yang bertugas mengurus vila, langsung sibuk memasak hidangan untuk makan malam. Bahkan, ada beberapa wanita yang bukan tugasnya pun ikut membantu. Setelah hidangan siap, mereka semua pergi menyantap hidangan itu di ruang makan. Saat makan malam sedang berlangsung, para wanita Erfan terus saja melontarkan berbagai godaan kepada Riana. Namun, sekarang Riana berbeda dari sebelumnya. Dia menanggapi godaan itu dengan santai, tidak menujukan rasa malu sama sekali. "Saudari Dokter, kan kamu sekarang jadi wanita pria nakal itu, terus... tunanganmu itu gimana?" tanya Dewi. "Yah... aku putusin dia! Masa aku mau berhubungan sama dua pria... pasti Tuan Muda nakal itu bakalan marah besar," balas Riana dengan nada menyindir. Erfan hanya tersenyum, sambil menggelengkan kepalanya perlahan. "Emangnya, keluargamu

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 434 Riana Takluk?

    Melihat Erfan menuju ke arahnya, Riana merasa sedikit panik. Saat dia hendak berenang menjauh, para wanita Erfan yang berada di sekitarnya itu langsung menutup jalan. Langkah para wanita itu tampak sangat halus ~ seakan-akan itu adalah ke tidak sengaja an.Karena tak ada jalan, pada akhirnya Riana dengan patuh diam di tempatnya.Dalam sekejap, Erfan sampai di dekat para wanita itu. Dia mengusap wajahnya, dan membenarkan rambutnya dengan gaya santai."Sayang, kamu udah puas?" tanya Bu Sandra dengan nada genitnya."Masih belum, apa kamu mau melanjutkan?" tanya Erfan dengan nada santai, sambil melingkarkan tangannya di pinggang Bu Sandra."Enggak ah, aku mau berenang aja... aku lagi gak mau bercinta," balas Bu Sandra."Ya sudah kalau kamu gak mau," ucap Erfan.Bu Sandra melepaskan tangan Erfan, mata Bu Sandra tertuju ke arah para wanita yang lainnya, tatapan wanita itu seperti memberi sebuah kode. Setelah itu, Bu Sandra berenang menjauh dari sana.Beberapa wanita Erfan yang mendapatkan t

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 433 Gak Mungkin, Dia Sekuat Itu

    Riana mengira kalau Erfan dan Jessy sudah selesai. Namun, dia merasa sangat heran, saat melihat Erfan kembali memosisikan tubuh Jessy, dan menusukkan batangnya kembali ke apem wanita itu. "Ehh... mereka mulai lagi?" gumam Riana di dalam hati. "Emangnya... miliknya gak lemas? Bukannya milik pria suka lemas pas udah keluar?" Berbagai pertanyaan bersahutan di dalam benak Riana.Permainan panas Erfan dan Jessy di ronde kedua berlangsung selama beberapa menit yang cukup lama. Sampai pada akhirnya, mereka berdua kembali mendapatkan puncaknya.Riana kira, permainan itu telah selesai, karena dia melihat, Erfan dan Jessy berpisah. Namun, tebakannya itu salah. Setelah berpisah dengan Jessy, Erfan menarik wanita yang berada paling dekat dengannya. Wanita itu adalah Anne. Anne langsung paham, kalau Erfan ingin melakukannya dengan dirinya."Sayang, kenapa kamu gak lanjut sama Jessy aja?" tanya Anne dengan nada genit, sambil melingkarkan tangannya di leher Erfan."Aku mau main sama kamu, sudah l

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 320 Kak Gisel Ikut Pulang

    Kakak perempuan pertama Diva yang bernama, Gisel, tampak ingin berkata, namun dia tampak ragu.Diva menyadari itu, lalu dia bertanya kepada kakaknya itu. "Ada apa kak? kalau ada yang mau kakak katakan, katakan saja!" "Sebenarnya... aku kepikiran membuka bisnis di sana. Tapi...

    last update최신 업데이트 : 2026-04-05
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 301 Bu Sumi Sangat Mantap++

    Beberapa saat kemudian, Bu Sumi bangkit, lalu menghampiri Erfan. Dia bergerak naik ke atas pangkuan Erfan dengan posisi kaki yang di lebarkan. "Tuan muda... aku belum pernah merasa senikmat ini saat bercinta," ucap Bu Sumi dengan nada menggoda sambil melingkarkan tangannya di leher Erfa

    last update최신 업데이트 : 2026-04-04
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 270 Dosen Salwa Sangat Nakal

    Melihat Erfan yang sudah menikmati, Dosen Salwa mulai memberikan yang lebih panas pagi. Dia menjulurkan lidahnya, kemudian menjilati batang itu dengan jilatan yang tampak liar. "Ahh...enak terus ahh....jilatanmu sangat nikmat!" Erfan semakin merasa nikmat. Setelah puas menjila

    last update최신 업데이트 : 2026-04-02
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 12 Bu Evi

    Erfan menatap wanita dewasa itu, dengan mata panas. Karena wanita tersebut terlihat masih sangat muda dan segar, dia sangat penasaran dengan statusnya, yang akhirnya memutuskan untuk bertanya. "Apakah anda memiliki suami?" tanya Erfan. "Aku seorang janda," Jawab Bu Evi dengan nada genit. Erfan

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status