LOGINAs a girl with dominant blood running through her body and a physique bigger and stronger than most wolves, Brianna is trusted to succeed her father as Alpha of the Crimson Pack, which is unusual in a wolf pack that is usually led by a male. The problem is she doesn't have a mate yet, which puts her position in jeopardy. At the request of the Elders, Brianna finally leaves the Pack to find her true mate. What happens if her destined mate turns out to be Rainer, a rogue with a weak physique and no strength at all? Should she reject him? - Born physically weak and without strength, Rainer is banished from the pack and lives on the run. To avoid werewolves, he hides among humans and has to find a new place to live each week. His unexpected encounter with Brianna adds to the chaos in his life. Brianna is a dominant who turns out to be his mate. As he flees from his mate, Rainer senses Brianna is on the verge of death, awakening something inside him.
View MoreDi puncak Gunung Taiyi, sebuah gunung suci di Benua Tengah, dunia Tian Yuan, Qin Yun, seorang kultivator ranah dewa yang perkasa, berdiri terhuyung-huyung. Wajahnya yang tadinya tampan dan penuh semangat kini pucat pasih seperti bulan terlupakan di tengah malam gelap.
Darah segar mengalir dari sudut bibirnya yang kini berwarna biru, membasahi jubah putihnya yang tadinya bersih dan suci. Di dadanya, sebuah pedang perak terlihat menembus jantungnya, memantulkan cahaya dingin yang menusuk tulang. Pedang itu terlihat seperti ular perak yang menggigit mangsanya, meninggalkan luka yang dalam dan tak terobati. "Kenapa?" tanya Qin Yun dengan suara lemah dan terengah-engah, matanya menatap nanar wanita cantik yang berdiri di hadapannya. Matanya yang tadinya berkilauan kini terlihat kusam dan sunyi, menatap Ling Xi dengan campuran keheranan dan kesakitan. Ling Xi, wanita yang pernah dicintainya, kini memegang gagang pedang perak yang menembus jantungnya, dengan tangan yang stabil dan tanpa getaran. Ekspresi wajahnya tidak menunjukkan sedikit pun penyesalan atau kesadaran akan kejahatan yang telah dilakukannya. Sudut bibir Ling Xi ditarik membentuk senyum dingin yang menusuk hati, matanya berkilauan dengan kekejaman yang tak tersembunyi. Dengan nada acuh tak acuh dan suara yang datar, dia berkata: "Kamu harus mati, Qin Yun. Ini adalah satu-satunya pilihan untukmu!" Setelah mengucapkan kata-kata kejam tersebut, Ling Xi menarik pedang perak dari tubuh Qin Yun dengan gerakan kasar, membuat darah segar menyemprot ke udara seperti pancuran merah yang menghujam langit. Darah itu membasahi tanah di sekitarnya, menciptakan lukisan kematian yang mengerikan di puncak gunung yang sunyi. Tubuh Qin Yun terguncang, napasnya semakin lemah, dan matanya mulai kehilangan cahaya. Sampai napas terakhirnya, Qin Yun tetap tercenung dalam kebingungan yang mendalam. Mengapa Ling Xi, cinta sejatinya, melakukan pengkhianatan yang kejam ini? Apa yang mendorongnya untuk menusuk hati yang pernah mencintainya dengan begitu tulus? Dia telah menyerahkan segalanya: hati, jiwa, dan kekuasaannya. Semua untuk Ling Xi. Namun, saat dia berdiri di ambang pintu keabadian sebagai Dewa Imortal Legendaris, Ling Xi memilih untuk menusuknya dari belakang. Air mata darah menetes dari mata Qin Yun, mencerminkan kesedihan dan kekecewaan yang tak terhingga. "Ling Xi... mengapa?" katanya dengan suara yang terengah-engah, napas terakhirnya berubah menjadi pertanyaan yang tak terjawab. .. Qin Yun terjebak dalam kegelapan abadi yang pekat dan sunyi, bagai jurang tak berdasar yang menelan cahaya dan harapan. Kesadaran akan kematiannya menyergapnya seperti badai yang menghantam jiwa. Dalam keheningan yang mencekam dan menggetarkan, dia menemukan keinginan yang membara dalam hatinya, seperti api yang menyala di tengah kegelapan, membangkitkan semangat balas dendam yang tak terpadamkan. "Jika aku diberi satu permintaan," katanya pada diri sendiri. Suaranya bergema dalam kekosongan. "Aku ingin kembali ke dunia orang hidup, bahkan jika hanya untuk sesaat!" Mata Qin Yun berkilauan dengan semangat balas dendam. "Aku ingin merenggut nyawa Ling Xi dengan tanganku sendiri, menghancurkannya menjadi ribuan keping, membuatnya merasakan sakit yang tak terhingga seperti yang aku rasakan!" Suara hatinya berteriak, meminta keadilan dan balas dendam. Pada saat itu, tiba-tiba, Qin Yun merasakan tubuhnya ditarik oleh energi misterius yang kuat dan tak terbayangkan. Energi itu memancar seperti ombak besar, menggetarkan seluruh wujudnya. Ruang gelap yang mengurungnya tiba-tiba terbelah, seperti tirai yang robek, dan cahaya putih terang menyinari sekitarnya. Cahaya itu begitu intens, membuat mata Qin Yun terasa terbakar. Dengan tubuh yang terangkat dari tanah, Qin Yun merasakan dirinya ditarik masuk ke dalam cahaya tersebut. Kesadarannya mulai memudar, dan dia merasakan dirinya terlempar ke dalam kekosongan yang tak terhingga. Semua yang terlihat hanya cahaya putih yang menyilaukan, dan kemudian... kegelapan. Qin Yun kehilangan kesadaran, meninggalkan kebingungan dan pertanyaan besar tentang nasibnya. .. Dua abad kemudian. Di sebuah kota terpencil yang tersembunyi di balik pegunungan hijau, Wilayah Kekaisaran Tang. Seorang pemuda tampan berwajah pucat tersentak bangun dari tidurnya. Dia duduk di atas kasur sederhana, menatap sekeliling dengan ekspresi heran dan bingung. Mata pemuda itu terbuka lebar, mencari jawaban atas kebingungan yang memenuhi pikirannya. "Apa yang terjadi? Dimana aku? Bagaimana aku sampai di sini?" katanya dengan suara pelan dan penuh keheranan. Wajahnya yang pucat dan kulitnya yang pucat membuatnya terlihat seperti orang yang baru saja bangun dari tidur panjang. Rambutnya yang hitam dan panjang tergerai di bahu, menambahkan kesan misterius pada penampilannya. Pemuda itu menoleh ke sekeliling kamar, mencari petunjuk tentang identitas dan masa lalunya. Kamar itu sederhana, dengan dinding yang putih dan lantai yang terbuat dari kayu. Satu-satunya benda yang menarik perhatian adalah jendela kecil yang menghadap ke luar, membiaskan cahaya matahari pagi. Bersambung.... Jika kalian suka dengan cerita ini, tolong tinggalkan komentar dan ulasan kalian untuk membantu penulis. Terimakasih.Rainer didn't know how long he had been dragging his limp leg, but by the time he realized, he had gone further into the forest.Is that woman didn't chase him?Rainer looked back. There was no sign that she was pursuing. He exhaled before falling into a sitting position, trying to calm himself.The one thing he had never thought as a rogue, packless wolf with a weak physique was finding a mate. When his parents learned about his unusual physical condition, they said it would be difficult for him to find a mate. He wouldn't be able to smell his mate's presence even if his mate was standing right in front of him. It would also be difficult for his mate to find him because his wolf seed is undetectable. Even though he smells like other werewolves and can be recognised as a werewolf. Finding a mate still requires the power of wolfseed.Rainer had given up on finding his mate since learning about his condition. He even imagined that life would be easier without a mate. Who would have gues
"T-Thank you. I'll repay you if we meet again." The man in front of her looked at Brianna with a horrified gaze, as though wishing that the pleasantries he had just said would never happen.Brianna squinted in displeasure. However, she was then stunned. She looked at the man with a puzzled face. "Shouldn't you have realised something?""W-What?""Don't you feel anything about me?"The man shook his head. "I don't know what you're talking about."Brianna let out an exasperated groan. What the hell was this? Her mate didn't have any powers and couldn't even taste Brianna's wolf seed.I want him! He smells so good!Brianna growled at the wolf inside her. The creature was now starting to scratch her soul more vigorously, causing her pain. Even so, she agreed with her wolf, this guy smelled good.Would everyone smell like this on their mate?No, that was not the case right now. This guy was very weak and only a hindrance to her. If the Elders knew her mate was just a weak creature without
This isn't true.Rainer looked around. He was sure he had turned right in the direction indicated by the directions on his mobile phone. By now, he should have reached the guesthouse as shown on the map. However, as far as his eyes could see, all he found was a vast dark forest. And stupidly, he went in thinking that maybe there was a building inside and these tall trees were just the outside of the building.Come back! A forest like this is a dangerous place!Rainer turned around and prepared to leave when he suddenly hear some sounds in the distance. Like something running towards him at high speed.Damn it! This is still the edge of the forest, but they're already coming!He ran quickly out of the forest. However, just as his feet touched the tarmac of the street, something pulled his hoodie and threw him away.Rainer groaned in pain and tried to stand up. But the next second, a sharp pain shot through his calf. He turned his head to find a furry creature with a large body biting h
"Bring it on!"Brianna had shouted that many times. So many people tried to get close and attack her, but they ended in groans of pain as she punched straight away without giving the other party time to touch her."Crazy girl!" Sitting among the other Elders, Ducan cursed while shaking his head helplessly.Though Cashel, the Crimson Pack Beta, had only asked the girl to consider her decision to become the pack leader, letting Hendrick, her cousin, take over the Alpha position temporarily. It wasn't that they didn't abide by the tradition of hereditary succession of the Alpha position, it was just that... no one wanted to be led by a woman. Especially since Brianna didn't have a mate yet.However, instead of obeying and following Cashel's words, Brianna went to the training centre, venting her anger on the youngsters there. The reason was to see the results of their training, but whoever knew the girl was challenging Cashel indirectly. After all, it was her father who chose Cashel as h






Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.
reviews