Short
Hubungan Terlarang Berkedok Belajar Berkemudi

Hubungan Terlarang Berkedok Belajar Berkemudi

By:  StarlaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
9Chapters
152views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Saat belajar menyetir dengan ayah sahabatku, dia memintaku duduk di atas pangkuannya. Jalannya bergelombang sehingga aku terombang-ambing di atasnya. Aku bisa merasakan dengan jelas di balik bokongku, ada sesuatu yang keras dan panas, yang menekan bagian bawah tubuhku setiap kali aku bergerak. Ayah sahabatku terus mengelus tubuhku, dengan alasan untuk melatih konsentrasiku. Ketika tangannya masuk ke pakaianku, aku merasakan dengan jelas sensasi basah di bawah sana. Detik itu juga, aku tahu segalanya menjadi di luar kendali.

View More

Chapter 1

Bab 1

Saat belajar menyetir dengan ayah sahabatku, dia memintaku duduk di atas pangkuannya. Jalannya bergelombang sehingga aku terombang-ambing di atasnya.

Aku bisa merasakan dengan jelas di balik bokongku, ada sesuatu yang keras dan panas, yang menekan bagian bawah tubuhku setiap kali aku bergerak.

Ayah sahabatku terus mengelus tubuhku, dengan alasan untuk melatih konsentrasiku. Ketika tangannya masuk ke pakaianku, aku merasakan dengan jelas sensasi basah di bawah sana.

Detik itu juga, aku tahu segalanya menjadi di luar kendali.

....

Di dalam MRT sangat ramai. Pria di belakangku terus menempel ke tubuhku, entah disengaja atau tidak.

Tubuh pria itu cukup kekar. Otot-ototnya terus mengenai punggungku. Bau keringat yang menyengat pun memenuhi hidungku. Aroma maskulin seperti itu membuatku sangat terangsang.

Seiring bunyi penanda keberangkatan, kereta bawah tanah mulai melaju dan pria di belakangku tiba-tiba menempelkan tubuhnya dengan keras ke punggungku. Bukan hanya itu, dia bahkan mendorong sedikit, membuat kemaluannya menghantam bokongku.

Seketika, rangsangan yang begitu kuat membuat wajahku memerah.

Merasakan pria itu memiliki niat terhadapku, bukannya merasa malu, aku justru merasakan sensasi menyenangkan yang samar di hatiku.

Aku tanpa sadar bersandar ke belakang, ingin lebih dekat dengan tubuhnya itu. Perasaan digesek oleh pria asing membuat bulu kudukkku meremang dan sekujur tubuhku melemas.

Mungkin karena aku tidak menolak saat ditekan oleh kemaluannya, bahkan menyambut, membuat pria itu semakin berani terhadapku.

Kedua tangan besarnya meraih tiang MRT, sementara tubuhnya semakin menempel kepadaku. Saat berikutnya, dia kembali menekanku.

Hari ini, aku memakai terusan bertali yang pendek dan stoking putih. Memang sangat minim. Ketika menempel padaku, rasanya seperti menempel langsung dengan kulitku yang lembut, membuat stimulasi yang ada bertambah berkali-kali lipat. Tubuhku seolah-olah kehabisan energi.

Hari ini, aku memang sedang kesal karena tidak dipuaskan oleh pacarku. Makanya, aku melarangnya mengikutiku dan menyuruhnya berdiri di sisi lain MRT bersama sahabatku.

Sekarang, aku merasa celana dalamku sudah basah karena terus ditekan oleh pria di belakangku. Niat nakalku semakin kuat. Aku refleks memandang ke sekeliling, memeriksa apakah ada yang memperhatikan kami.

Nyaliku semakin besar. Aku menggigit pelan bibirku, lalu menunggingkan bokongku sedikit untuk menyambut sentuhan dari belakang. Karena belum puas bermain dengan pacarku, bokongku yang bulat itu pun mulai bergoyang.

"Benar-benar nakal." Tiba-tiba, terdengar suara pria di belakangku.

Pria itu pun tidak berpura-pura lagi. Dia mendekatkan kepalanya ke kepalaku, lalu satu tangan besarnya meraih terusan pendekku dari belakang.

Seketika, aku merasa agak panik. Pria itu telah mengetahui rahasia memalukanku. Namun, rasa malu itu segera sirna setelah dia mencubitku beberapa kali.

Tubuhku benar-benar panas. Aku tidak sempat memedulikan hal lain lagi dan menggoyangkan bokongku dengan semakin hebat.

Tiba-tiba, aku menyadari satu hal. Kenapa suara pria ini begitu familier? Saat berikutnya, aku melirik ke belakang.

Aku sontak tertegun. Ternyata pria di belakangku dari kursus mengemudi sekaligus adalah teman sahabatku, Om Maxim!

Hari ini, aku, sahabatku, dan pacarku hendak pergi ke kursus mengemudi Om Maxim, makanya kami naik MRT ini.

Karena takut ketahuan, aku buru-buru memalingkan wajahku. Lagi-lagi aku merasakan rangsangan yang aneh. Aku pun tak kuasa melirik ke arah pacarku.

Ketika melihat pacarku sedang mengobrol dengan sahabatku, hatiku semakin gelisah. MRT ini begitu ramai. Seharusnya tidak ada yang memperhatikan kami.

Aku merasa aku seharusnya meminta pertolongan, tetapi sensasi menyenangkan ini membuat kata-kata yang ingin kulontarkan hancur, hanya menyisakan desahan dan napas yang memburu.

Om Maxim menyadari pemikiranku. Satu tangannya langsung meluncur ke bawah terusanku dan hendak mengangkatnya.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status