Teilen

CLEARA HAMIL?!

last update Veröffentlichungsdatum: 28.07.2026 12:35:19

 "Oh, pantas saja!" Aleandra menimpali dari ambang pintu dengan senyum sinis yang semakin memperkeruh suasana. "Pantas saja kau mendadak membatalkan niatmu untuk menjadi biarawati! Padahal dulu kau sampai memohon-mohon, merengek, dan mengemis kepada Ayah agar diizinkan menjadi biarawati. Ternyata... kau sengaja mengubur keinginanmu itu karena kau tengah hamil! Dasar pelacur sok suci!”

Tuan Steven menarik rambut Cleara yang hanya diam. “Ayah membesarkanmu untuk tidak menjadi seorang pelacur, Cleara! Katakan anak siapa itu! Anak siapa yang sedang kau kandung?!”

Cleara tidak mungkin memberitahukan kepada ayahnya bahwa pria yang menghamilinya adalah Kheland, kekasih Aleandra. Jika rahasia itu terbongkar sekarang, hidupnya pasti akan benar-benar dihancurkan oleh keluarganya sendiri.

Cleara menggelengkan kepalanya kuat-kuat. "Tidak, Ayah... Aku sungguh tidak tahu," ucapnya di sela tangis yang kian terisak-isak.

Nyonya Lidya langsung mengambil alih situasi. Ia melangkah maju dan tanpa aba-aba melayangkan tamparan keras ke pipi Cleara.

Plak!

"Apa belum cukup selama ini kau mempermalukan ayahmu, hah?!" bentak Nyonya Lidya berang. "Sekarang kau malah mencoba membunuhnya pelan-pelan dengan kehamilan harammu ini?! Selama ini kau terlihat seperti anak yang baik dan penurut, tetapi ternyata kau tidak ada bedanya dengan seorang pelacur yang menjajahkan tubuhnya, bahkan saking rendahnya, kau tidak tau siapa pria yang menghamilimu itu! Apa kau sengaja ingin menghancurkan ayahmu dan membuatnya mati perlahan karena kelakuan bejatmu? Apa kata orang-orang nanti kalau mereka sampai tahu kau hamil?! Dasar anak tidak berguna!"

Plak!

Satu tamparan mendarat lagi di pipi Cleara yang mulai memerah.

"Kau memang sama saja seperti ibumu yang pelacur itu!" maki Nyonya Lidya penuh kebencian.

Mata Cleara langsung mendelik lebar mendengar ucapan ibu tirinya yang tega menghina mendiang ibu kandungnya.

"Ibuku bukan pelacur! Berani sekali kau menghina Ibukuuuu! Apa kau tidak tau siapa pelacur sebenarnya?” tanyanya dengan mata yang melotot di balik kacamatnya. “Kau! Kau yang pelacur! Kau memiliki anak dengan suami sahabatmu sendiri! Kau yang pelacurrrrr!” teriak Cleara histeris.

Selama ini, Cleara selalu diam. Ia akan menerima dengan pasrah apa pun cacian, makian, ataupun pukulan yang dilayangkan oleh ayah dan ibu tirinya kepada dirinya sendiri. Namun, ia tidak akan pernah tinggal diam jika kehormatan ibu kandungnya yang diusik.

"Beraninya dirimu mengataiku seperti itu?!" Nyonya Lidya yang tidak terima langsung maju. Wanita itu dengan brutal menghajar dan mencakar wajah serta lengan Cleara.

Namun, Tuan Steven tidak melerai istrinya. Pria itu justru ikut melangkah maju dan melayangkan tendangan kasar ke tubuh Cleara yang sudah tak berdaya. Mereka mengeroyoknya tanpa ampun, menyalurkan rasa malu dan amarah yang membakar dada.

Hari itu benar-benar menjadi hari terburuk sepanjang hidup Cleara. Raganya sakit, tetapi jiwanya jauh lebih hancur. Di atas lantai kamarnya yang kini berserakan, Cleara meratapi nasibnya yang telah luluh lantak.

***

Sementara itu, di kediaman mewah keluarga Davies.

"Kheland, kalau kau memang serius dengan kekasihmu yang bernama Aleandra itu, segeralah menikah dan berikan aku seorang cicit! Meskipun Kakek tidak menyukainya karena dia tidak sopan, tapi mau bagaimana lagi!" ucap sang Kakek tegas dari kursi kebesarannya.

"Ayolah, Kakek. Usiaku baru 26 tahun," keluh Kheland sembari mengembuskan napas pendek. "Aku baru berencana membina rumah tangga saat usiaku sudah 35 tahun nanti, saat aku benar-benar merasa matang dalam segala hal. Untuk sekarang, aku masih ingin fokus bekerja dan menikmati masa mudaku."

"Apa yang dikatakan oleh kakekmu itu benar, Kheland," timpal Tuan Louis, menyela ucapan putranya. "Kau adalah anak tunggal di keluarga ini. Kakekmu juga sudah semakin berumur, wajar saja kalau dia ingin sekali melihatmu menikah dan menimang pewaris keluarga Davies."

Nyonya Bella ikut mengangguk setuju, menatap putra semata wayangnya itu dengan lembut. "Kheland, Ayah dan Ibu dulu baru menikah saat Ibu berusia 35 tahun dan ayahmu 37  tahun karena kami terlalu sibuk mengejar pekerjaan. Akibatnya, Ibu kesulitan memberikanmu saudara karena faktor usia. Kami tidak ingin kau mengulangi penyesalan yang sama. Jadi, tidak ada salahnya menikah di usia muda. Kami semua hanya mengkhawatirkan masa depanmu."

Kheland hendak menjawab, tetapi ponsel di saku celananya mendadak bergetar. Sebuah notifikasi pesan masuk dari Aleandra, mengajaknya untuk bertemu di salah satu kafe sekarang juga.

"Sudahlah, aku bosan mendengar keinginan kalian ini setiap hari. Aku harus pergi menemui Aleandra sekarang," ucap Kheland lekas berdiri, menggunakan alasan itu untuk menghindar dari desakan keluarganya.

Tidak butuh waktu lama bagi Kheland untuk sampai di tempat tujuan. Kini, ia dan Aleandra sudah duduk berhadapan di sebuah kafe yang cukup tenang.

"Ada apa kau mendadak mengajakku bertemu, Sayang?" tanya Kheland lembut sembari menatap kekasihnya. "Apa kau sedang ada masalah?"

Aleandra mengembuskan napas panjang dengan raut wajah kesal. "Ya! Kepalaku rasanya mau pecah karena keributan yang dibuat oleh Cleara di rumah pagi ini. Gara-gara dia, Ayah jadi terus-menerus marah!"

"Masalah apa lagi yang dibuat oleh si culun itu?" tanya Kheland santai sambil mengangkat cangkir dan menyesap kopi panas miliknya.

"Cleara hamil!"

Mendengar kata itu, Kheland yang sedang menelan kopinya langsung tersedak hebat. Ia terbatuk-batuk dengan wajah yang mendadak memerah, sementara jantungnya seakan merosot jatuh ke lambung.

Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen

Aktuellstes Kapitel

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   MASUK KANDANG SINGA

    "Tidak mungkin!" teriak Aleandra tidak terima, suaranya melengking tinggi penuh penolakan. Wajahnya memerah murka dan tidak percaya mendengar ucapan Tuan Davies, bahwa saudara perempuannya mengandung anak Kheland. Kekasihnya sendiri.Tuan Steven yang mulai diserang kepanikan pun langsung melangkah mendekat, mencoba menengahi dengan senyum kaku yang dipaksakan."Tuan Davies, sepertinya ada kesalahpahaman di sini,” potong Tuan Steven cepat, suaranya sedikit bergetar. "Cleara sama sekali tidak memiliki hubungan apa pun dengan Kheland. Mereka bahkan tidak saling mengenal dengan baik! Jadi, mana mungkin dia mengandung anak Kheland?""Iya, Kakek! Mana mungkin Cleara mengandung anak Kheland?!" sahut Aleandra berapi-api, menatap Mr. Davies dengan napas memburu. "Aku adalah calon menantu sah keluarga Davies! Aku kekasih Kheland! Bukan saudaraku yang culun sialan ini!""Tapi pada kenyataannya, Cleara memang sedang mengandung anak Kheland," balas Mr. Davies Senior. Suaranya tidak tinggi, namun s

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   MENJEMPUT CLEARA

    Saat itu juga, ruang kerja Kheland berubah menjadi ruang sidang yang mencekam. Kheland didudukkan di bawah tatapan mengintimidasi dari Kakek serta kedua orang tuanya yang langsung menuntut penjelasan. Kheland semakin bingung karena masalahnya akan menjadi runyam jika keluarganya tahu dan ikut turun tangan."Apa benar yang didengar oleh Kakekmu tadi, Kheland? Kau menghamili Cleara, kakak Aleandra?!" tanya Tuan Louis dengan suara bergetar, menatap putranya antara tidak percaya dan murka."Itu tidak benar, Ayah," bantah Kheland cepat, mencoba memasang wajah setenang mungkin walau keringat dingin mulai membasahi pelipisnya. "Kakek pasti salah dengar,” ucapnya. Ia tidak menduga kakeknya tadi langsung berteriak begitu heboh memanggil kedua orangtuanya untuk memberitahu apa yang mereka dengar."Kau pikir kakekmu ini sudah tuli, hah?!" seru Mr. Davies tidak terima. Pria tua itu memukul tongkatnya ke lantai dengan keras karena kesal dengan cucu semata wayangnya. "Meskipun Kakek sudah tua, teta

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   DIDENGAR KAKEK

    Kembali ke kediaman Tuan Steven.Cleara tak berhenti menangis di dalam kamarnya yang terkunci selama seharian ini. Tubuhnya terasa remuk dan sakit semua akibat dipukuli oleh ayah kandung serta dihajar habis-habisan oleh ibu tirinya. Sejak pagi ia bahkan tidak diberi makan. Di lengan, tangan, dan wajahnya terdapat luka cakar yang terasa perih dan mulai membiru. Ia benar-benar bingung harus berbuat apa sekarang. Kehamilan ini benar-benar menghancurkan seluruh dunianya.Cklek.Suara kunci pintu yang diputar mengejutkan Cleara. Tubuhnya refleks menyusut ke sudut ranjang. Ia gemetar ketakutan saat melihat Tuan Steven tiba-tiba kembali melangkah masuk ke dalam kamar dengan tatapan mata yang masih murka."Gugurkan anak itu!" bentak Tuan Steven tanpa belas kasihan sedikit pun, langsung mengintimidasi putri tirinya yang sudah tak berdaya.Cleara terkejut mendengar ucapan Ayahnya. "Tidak, Ayah... Aku tidak mau berdosa," ucap Cleara di sela tangisnya sembari mendekap erat perutnya yang masih ra

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   PEWARIS KELUARGA DAVIES

    "S-si culun itu... hamil?!" ulang Kheland, mencoba memastikan pendengarannya baru saja tidak salah. "Ya, dia hamil! Kau pasti sangat terkejut, apalagi aku,” ucap Aleandra. “Itu sebabnya kenapa kemarin saat keluarga kita makan malam, dia tiba-tiba mual dan muntah saat di meja makan. Ternyata itu semua karena efek dari kehamilannya!" cerocos Aleandra berapi-api.Kheland benar-benar syok. Apa mungkin Cleara hamil karena perbuatanku? batinnya bertanya-tanya dengan panik. Namun, egonya langsung menolak keras. Tapi mana mungkin? Aku hanya melakukannya satu kali malam itu! Sementara dulu, aku pernah meniduri beberapa mantan kekasihku berulang kali, tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang berujung hamil. Jadi, mana mungkin sekali coba langsung menghamili si culun itu?Benak Kheland terus membantah dan mencari pembenaran. Gadis culun itu pasti bermain gila dengan pria lain di luar sana, pikirnya, mendadak merasa sangat yakin."Pantas saja dia mendadak membatalkan niatnya menjadi biarawati!

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   CLEARA HAMIL?!

    "Oh, pantas saja!" Aleandra menimpali dari ambang pintu dengan senyum sinis yang semakin memperkeruh suasana. "Pantas saja kau mendadak membatalkan niatmu untuk menjadi biarawati! Padahal dulu kau sampai memohon-mohon, merengek, dan mengemis kepada Ayah agar diizinkan menjadi biarawati. Ternyata... kau sengaja mengubur keinginanmu itu karena kau tengah hamil! Dasar pelacur sok suci!”Tuan Steven menarik rambut Cleara yang hanya diam. “Ayah membesarkanmu untuk tidak menjadi seorang pelacur, Cleara! Katakan anak siapa itu! Anak siapa yang sedang kau kandung?!”Cleara tidak mungkin memberitahukan kepada ayahnya bahwa pria yang menghamilinya adalah Kheland, kekasih Aleandra. Jika rahasia itu terbongkar sekarang, hidupnya pasti akan benar-benar dihancurkan oleh keluarganya sendiri.Cleara menggelengkan kepalanya kuat-kuat. "Tidak, Ayah... Aku sungguh tidak tahu," ucapnya di sela tangis yang kian terisak-isak.Nyonya Lidya langsung mengambil alih situasi. Ia melangkah maju dan tanpa aba-ab

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   HAMIL?!

    Dan benar saja, begitu pintu rumah tertutup rapat setelah keluarga Kheland pulang, amarah Tuan Steven langsung meledak. Cleara diseret ke kamar, dimaki-maki, dan dipukul dengan kejam oleh ayahnya hingga gadis itu menangis histeris sembari tersungkur di atas lantai yang dingin."Kau benar-benar tidak tahu diri! Bisa-bisanya kau mempermalukan kami semua di depan tamu terhormat?!" bentak Tuan Steven dengan napas memburu.Nyonya Lidya melangkah maju, melipat kedua tangannya di dada sambil menatap sinis. "Kenapa kau tadi tiba-tiba bersikap mual seperti itu? Apa kau sengaja ingin menjatuhkan harga diri keluarga ini di depan keluarga Davies?!”"Tidak, Bu. Aku bersumpah sungguh tidak berniat seperti itu. Aku benar-benar sedang tidak enak badan!" bela Cleara di sela tangisnya, memegangi lengannya yang terasa sakit."Alasan!" timpal Aleandra berapi-api. "Aku tahu isi kepalamu, Cleara! Kau pasti iri setengah mati karena aku memiliki kekasih tampan dan kaya raya seperti Kheland, kan? Sementara s

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status