Antara janji dan cinta yang tertinggal

Antara janji dan cinta yang tertinggal

last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-08-26
โดย:  Alfa24อัปเดตเมื่อครู่นี้
ภาษา: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
คะแนนไม่เพียงพอ
8บท
10views
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

Suci dan Putra pernah saling mencintai dalam diam bertahun-tahun lalu. Namun sebelum sempat mengaku, Dina — sahabat Suci — lebih dulu mendekati Putra. Demi persahabatan, Suci mengubur perasaannya dan mundur perlahan. Kini, lima tahun kemudian, Suci kembali ke kota yang sama. Dina dan Putra sudah menikah, namun rumah tangga mereka retak. Suci berjanji menjaga jarak, tapi takdir terus mempertemukan mereka. Saat hati yang tak pernah benar-benar lepas bertemu kembali, mana yang harus dipilih: kesetiaan pada persahabatan, atau cinta yang sempat terputus?

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

BAB 1: Bayang Masa Lalu

Suci menarik napas panjang saat melangkah masuk ke gedung kantor itu. Lima tahun. Sudah lima tahun ia meninggalkan kota ini, dan kini ia kembali, karena pekerjaan dan ibunya yang sedang sakit.

Ia menatap nama di papan petunjuk: Putra Pratama — Manajer Divisi Keuangan.

Jantungnya berdegup kencang. Nama itu sudah ia coba hapus dari ingatannya selama bertahun-tahun, tetapi kenyataannya, ia hanya menyembunyikannya lebih dalam.

Pintu ruangan terbuka. Dan di sana, berdiri pria itu.

Putra menoleh. Langkahnya terhenti. Tatapan mata mereka bertemu, dan seketika itu juga, ruangan yang luas itu terasa sempit. Waktu seakan berhenti berputar.

"Suci..." Nama itu keluar dari bibir Putra, pelan dan tak percaya.

"Selamat siang, Mas Putra," jawab Suci, berusaha sekuat tenaga agar suaranya terdengar tenang. "Saya Suci, pegawai baru yang ditempatkan di bawah Bapak."

Putra mendekat. Wajahnya masih sama, tegas, rahang yang kuat, namun matanya kini tampak lebih lelah dari yang ia ingat. "Kau... kembali."

"Iya. Ada keperluan keluarga." Suci menunduk, tak berani menatap mata itu lebih lama. "Saya berjanji akan bersikap profesional. Saya tahu... Kau sudah menikah dengan Dina. Saya tak akan mengganggu kehidupan kalian."

Suasana hening. Hanya suara napas mereka yang terdengar.

"Apakah kau pikir kehadiranmu sekadar mengganggu?" tanya Putra pelan.

Suci tak menjawab. Ia tahu alasannya pergi dulu. Dulu, sebelum sempat ada kata terucap di antara mereka, Dina, sahabatnya sendiri lebih dulu menyatakan perasaannya kepada Putra.

Dan Putra, karena tak ingin menyakiti siapa pun, akhirnya menerima. Suci memilih diam. Ia pergi tanpa pamit, membiarkan dua orang yang ia sayangi bahagia tanpa dirinya.

"Aku pergi dulu karena aku pikir itu yang terbaik," kata Suci lirih. "Aku tak ingin persahabatan kita hancur. Dan aku tak ingin salah satu dari kalian terluka."

"Kau pikir dengan pergi, tak ada yang terluka?" Putra mendekat selangkah. Suci bisa merasakan kehangatan tubuhnya, jarak yang dulu begitu ia rindukan, namun kini menjadi batas yang tak boleh ia lintasi. "Kau salah, Suci. Yang terluka justru kita berdua."

Pintu terbuka lagi. Suara tawa yang ia kenal sangat baik terdengar ceria.

"Sayang, aku bawa makan siang kesukaanmu!"

Dina melangkah masuk, lalu berhenti seketika saat melihat sosok di hadapan suaminya. Senyum di bibirnya perlahan memudar, namun tak lama kemudian kembali terpasang, meski kali ini tak sampai ke matanya.

"Suci?" Dina mendekat, menyunggingkan senyum yang terasa dingin. "Wah, sungguh tak terduga. Kau kembali ke kota ini?"

"Iya, Dina. Kebetulan ada pekerjaan," jawab Suci, berusaha tetap tenang.

"Senang sekali mendengarnya," ucap Dina sambil merangkul lengan Putra erat, seolah ingin menegaskan sesuatu. "Sekarang kita bisa bertiga berkumpul lagi seperti dulu, kan? Dulu kita selalu bersama, tak terpisahkan."

Suci mengangguk pelan. "Tentu. Aku harap kalian bahagia."

"Kami bahagia," potong Dina cepat. "Sangat bahagia. Dan aku senang kau akhirnya kembali. Sekarang tak ada rahasia apa-apa di antara kita lagi."

Suci menunduk. Rasanya seperti ditusuk perlahan. Dina tahu. Dina selalu tahu apa yang ada di hati Suci dan Putra dulu. Dan kini, kalimat itu bagaikan peringatan halus: jangan coba-coba mengulanginya lagi.

"Saya izin kembali bekerja," pamit Suci, berbalik secepat mungkin sebelum air matanya jatuh di tempat yang salah.

Saat ia melangkah keluar, ia masih bisa mendengar suara Dina di belakangnya. "Dia terlihat berbeda, bukan? Seperti ada yang berubah..."

Dan suara Putra, singkat dan datar. "Dia tetap Suci. Sama seperti yang kau kenal."

Sore itu terasa berjalan sangat lambat. Setiap kali Suci mengangkat kepala, ia mendapati tatapan Putra yang tak kunjung beranjak darinya. Tatapan yang penuh pertanyaan yang tak berani diucapkan. Tatapan yang mengingatkannya pada malam-malam yang ia habiskan meratapi kepergian yang ia pilih sendiri.

Ia berusaha meyakinkan diri sendiri. Aku sudah melakukannya demi kebaikan semua. Aku tak akan mengulangi kesalahan itu. Dia milik Dina. Dan itu tak akan pernah berubah.

Malam tiba. Suci sampai di rumah kontrakan kecilnya. Ia meletakkan tas di meja, duduk lemas di tepi tempat tidur. Kelelahan fisik tak sebanding dengan beban di dadanya.

Ponsel di atas meja bergetar satu kali. Pesan masuk.

Suci melirik layarnya. Tak ada nama kontak. Namun, nomor itu... ia hapus dari daftar bertahun-tahun lalu, tetapi ia tetap hafal setiap angkanya.

Jantungnya seakan berhenti berdetak. Ia mengangkat ponsel itu dengan tangan gemetar, membuka pesan itu perlahan.

Aku tak pernah berhenti memikirkanmu.

Suci menatap layar itu lama sekali. Air mata akhirnya jatuh, membasahi pipinya yang dingin. Ia tahu satu hal dengan pasti: kepulangannya bukan sekadar tentang pekerjaan.

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

ไม่มีความคิดเห็น
8
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status