Home / Romansa / ISTRI CULUN SANG MILIARDER / PEWARIS KELUARGA DAVIES

Share

PEWARIS KELUARGA DAVIES

last update publish date: 2026-07-28 12:35:52

"S-si culun itu... hamil?!" ulang Kheland, mencoba memastikan pendengarannya baru saja tidak salah. 

"Ya, dia hamil! Kau pasti sangat terkejut, apalagi aku,” ucap Aleandra. “Itu sebabnya kenapa kemarin saat keluarga kita makan malam, dia tiba-tiba mual dan muntah saat di meja makan. Ternyata itu semua karena efek dari kehamilannya!" cerocos Aleandra berapi-api.

Kheland benar-benar syok. Apa mungkin Cleara hamil karena perbuatanku? batinnya bertanya-tanya dengan panik. Namun, egonya langsung menolak keras. Tapi mana mungkin? Aku hanya melakukannya satu kali malam itu! Sementara dulu, aku pernah meniduri beberapa mantan kekasihku berulang kali, tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang berujung hamil. Jadi, mana mungkin sekali coba langsung menghamili si culun itu?

Benak Kheland terus membantah dan mencari pembenaran. Gadis culun itu pasti bermain gila dengan pria lain di luar sana, pikirnya, mendadak merasa sangat yakin.

"Pantas saja dia mendadak membatalkan niatnya menjadi biarawati! Padahal sebelumnya dia sudah bersusah payah merengek meminta izin dari Ayah," lanjut Aleandra, mendengus sinis.

Kheland menatap kekasihnya dengan kening berkerut. "Si culun itu sempat ingin menjadi biarawati?" tanyanya terkejut. Hubungan mereka yang instan dan rahasia malam itu membuat Kheland memang sama sekali tidak tahu-menahu tentang latar belakang atau impian Cleara, karena selama ini, mendengar nama wanita itu saja, ia tidak tertarik.

"Ya, itu cita-citanya sejak kecil. Dia dari dulu memaksa ingin menjadi biarawati, tetapi Ayah melarangnya. Dia melakukan segala cara untuk bisa mendapatkan izin dari Ayah. Tapi anehnya, setelah mendapat izin dengan susah payah, tepat setelah pesta ulang tahunku, dia tiba-tiba mengatakan kepada Ayahku bahwa dia membatalkan keinginannya menjadi biarawati begitu saja, sampai aku dan orang tuaku bertanya-tanya apa alasannya. Dan sekarang, kehamilannya cukup menjawab semuanya. Aku benar-benar tidak menyangka kalau dia ternyata sehina itu!" ketus Aleandra dengan raut jijik.

Mendengar kronologi itu, pertahanan ego Kheland runtuh seketika. Ingatannya langsung terlempar pada malam itu. Malam di mana ia ingat betul bahwa dialah yang telah merenggut paksa kesucian Cleara, yang saat itu ia kira sebagai Aleandra. Ia benar-benar kehilangan sebagian kesadarannya akibat pengaruh alkohol.

Apa karena perbuatanku malam itu... Si Culun itu terpaksa mengubur dalam-dalam impian sucinya menjadi biarawati? Hati Kheland mendadak terusik, ada rasa sesak yang perlahan merayap di dadanya.

"Lalu... bagaimana keadaan dia sekarang?" tanya Kheland, berusaha menetralkan getar di suaranya.

Aleandra mengernyit bingung. "Maksudmu?"

"Katamu dia hamil, lalu siapa pria yang menghamilinya? Bukankah kau bilang dia tidak memiliki kekasih?" Kheland mencecar, berpura-pura penasaran demi menutupi kepanikannya sendiri.

"Ya, benar. Dia memang tidak punya kekasih dan tidak pernah dekat dengan pria mana pun selama hidupnya. Jadi, aku juga tidak tahu dia hamil dengan siapa. Sampai sekarang dia tetap bungkam dan tidak mau mengaku kepada Ayah siapa pria yang menghamilinya. Ayah bahkan memukulinya habis-habisan supaya dia mengaku, tapi dia tetap saja mengunci mulutnya rapat-rapat."

"Si culun itu... dipukuli oleh ayahmu?" tanya Kheland terkesiap. Bagaimana ia tidak terkejut, ia membayangkan wanita yang telah ia noda itu kini harus menanggung siksaan fisik demi melindungi identitas dirinya.

"Ya, begitulah. Ayahku sangat membenci Cleara karena dia menjadi penyebab mendiang istri pertamanya dan juga anaknya meninggal. Dan setelah tau kabar kehamilan yang mencoreng nama keluarga kami, tentu saja Ayahku sangat murka. Jika Ibuku tidak melerai, mungkin Cleara sudah mati di tangan Ayahku!" sahut Aleandra enteng.

"Lalu bagaimana selanjutnya? Apa yang akan dilakukan oleh ayahmu?" tanya Kheland penasaran. Ia berusaha memancing informasi sedetail mungkin soal Cleara.

"Entahlah. Mungkin Ayah akan mengusirnya, membuangnya, atau menyuruhnya untuk menggugurkan anak haram itu. Ayah pasti akan melakukan apa saja demi menjaga kehormatan namanya," jawab Aleandra dingin. Ia kemudian menatap Kheland lekat-lekat. "Kheland, aku memberitahumu soal ini karena kau kekasihku. Tolong jangan menyebarkan berita buruk tentang Cleara ini kepada siapa pun, ya? Aku sangat percaya kepadamu, Kheland."

"Ya, kau tenang saja," ucap Kheland dengan senyum simpul yang dipaksakan—senyuman yang langsung lenyap begitu Aleandra memalingkan wajah.

Kheland mencoba membuang pikiran buruk itu jauh-jauh. Ia ingin bersikap tidak peduli soal kehamilan Cleara, karena egonya tetap bersikeras menganggap bahwa janin itu bukan darah dagingnya. Ia ingin sekali merasa yakin, tetapi sialnya, ia tidak bisa. Hatinya benar-benar terusik hebat.

Jika memang benar Cleara mengandung anaknya, bukankah itu artinya bayi di dalam kandungan gadis culun itu adalah penerus sekaligus pewaris sah dari garis keturunan murni keluarga Davies?

Selama ini, Kheland diam-diam menyimpan rasa tidak percaya diri yang besar, karena selama ini ia tidak pernah bisa menghamili wanita mana pun, tak peduli seberapa sering ia berhubungan intim dengan para mantan kekasihnya dulu. Tidak ada satu pun dari mereka yang berujung mengandung anaknya, hingga ia sempat mengira dirinya mandul. Makanya kenapa ia enggan sekali jika dipaksa menikah oleh Kakek dan orangtuanya, karena takut mereka kecewa. 

Dan sekarang, mendengar kabar Cleara hamil, ia merasa antara percaya dan tidak percaya. Namun, ia bingung harus bagaimana sekarang. Tidak mungkin ia memberitahu kepada Aleandra kalau  kemungkinan anak yang Cleara kandung itu ialah anaknya, karena ia dan Cleara pernah tidur bersama.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Imas Atiah
ayo ngaku kheland kshn cleara menanggung kesakitan sendiri
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   PIKIRAN KHELAND YANG KACAU

    Tak berapa lama, Cleara kembali dari arah toilet. Wajahnya tampak sedikit lebih segar meski binar kelelahan masih menghiasi matanya.“Suster Anne, maafkan aku karena sudah membuatmu menunggu,” ucap Cleara seraya mengambil tempat di samping sang suster.“Tidak apa-apa, Sayang. Kemarilah, dan duduk,” sahut Suster Anne lembut.Cleara kemudian larut dalam perbincangan hangat bersama Suster Anne. Ia menceritakan beberapa hal ringan dengan senyuman kecil yang beberapa kali terukir di bibirnya—sebuah binar kebahagiaan sederhana yang tak pernah ia tunjukkan saat berada di kediaman Davies.Di sisi lain, Kheland hanya membisu. Pria itu diam-diam mengamati setiap gerak-gerik Cleara dengan tatapan dalam yang sangat sulit diartikan. Rupanya, Cleara sangat dekat dengan suster Anne.Bayangan cerita Suster Anne tentang penderitaan Cleara di masa lalu—bagaimana wanita itu dijadikan pelayan tanpa gaji di rumahnya sendiri, diisolasi dari dunia luar oleh ayah kandungnya, dan tertekan hingga menjadikan ge

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   CLEARA YANG MALANG

    Setelah prosesi pengucapan ikrar biarawati di depan altar usai, Suster Anne melangkah pelan menghampiri barisan belakang.Mendengar langkah kaki mendekat, Cleara refleks menoleh ke belakang. Betapa terkejutnya ia saat menyadari sosok Kheland berdiri tak jauh di belakangnya. Pria itu menatapnya kaku—tahu betul bahwa baru saja memergokinya menangis.Namun, Cleara tak lagi peduli. Ia tak berniat menjelaskan apa pun atau memohon simpati dari pria itu. Dengan gerakan cepat, Cleara menyeka sisa air mata di pipinya, lalu kembali memalingkan wajah ke depan. Ukiran senyum hangat nan lembut seketika terbit di bibirnya begitu melihat Suster Anne berjalan mendekat ke arahnya.“Cleara, anakku... kau datang kemari, Sayang?” sapa Suster Anne dengan raut wajah teduh dan penuh kasih.“Suster Anne...” sahut Cleara pelan, menyambut uluran tangan sang suster dan mengusapnya penuh hormat, lalu suster Anne memeluknya sejenak, kemudian melepasnya.Suster Anne menatap lekat wajah Cleara, menyadari binar kese

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   MENDADAK MERASA BERSALAH

    Karena bosan Menemani suaminya yang berkencan dan enggan terus-terusan menyaksikan kemesraan pria itu bersama kekasihnya, Cleara akhirnya memutuskan untuk mengalihkan perhatiannya. Ia memanggil pelayan dan memesan berbagai varian es krim. Tak butuh waktu lama, meja tempat duduknya sudah dipenuhi oleh deretan gelas dan mangkuk es krim berbagai rasa. Dan Cleara melampiaskannya di sana hingga gelas-gelas dan mangkok itu kini kosong di atas meja. Kheland sejak tadi fokus kepada Aleandra, itu sebabnya ia tidak memedulikan apa yang dilakukan oleh Cleara. Selang berapa lama kemudian, Kheland akhirnya mengakhiri pertemuannya dengan Aleandra. Setelah mengantar Aleandra keluar lewat pintu samping agar tidak ketahuan oleh pengawal Ibunya, Kheland melangkah menghampiri meja Cleara. Namun, begitu matanya menangkap pemandangan belasan gelas es krim yang menumpuk di atas meja, langkahnya seketika terhenti. Matanya membelalak lebar, memancarkan rasa terkejut sekaligus kejengkelan yang mendalam.“Apa

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   DIAJAK BERKENCAN

    Mau tak mau, Kheland terpaksa mengajak Cleara ikut bersamanya. Sebenarnya Cleara sempat menolak ajakan itu—apalagi setelah tahu Kheland mengaku hendak bertemu dengan teman-temannya, Cleara takut jika nantinya akan dijadikan sebagai bahan ejekan di sana. Namun, karena Nyonya Bella bersikeras dan memaksa, Cleara pun terpaksa menurut. Toh, mereka diantar oleh seorang sopir yang sekaligus merupakan pengawal pribadi kepercayaan Nyonya Bella.Setidaknya, jika Kheland mencoba berbuat macam-macam di luar, Cleara merasa punya sosok yang bisa ia mintai perlindungan jika suaminya macam-macam.Di dalam mobil, Kheland dan Cleara duduk di kursi belakang seraya saling membuang muka. Tak ada obrolan sedikit pun di antara mereka. Sebenarnya Kheland sangat ingin mengancam Cleara agar tidak berulah, tetapi ia menahan diri—takut pengawal ibunya yang sedang mengemudi itu mendengar dan melapor pada sang ibu.Selang berapa lama, mobil mewah yang mereka tumpangi itu berhenti di depan sebuah kafe elit.“Kita

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   MENJADI MUSUH

    Saat terbangun di pagi hari, rasa nyeri menjalar hebat di sekitar pinggang Cleara. Bagaimana tidak sakit? Semalaman ia terpaksa tidur meringkuk dengan posisi tak nyaman di atas sofa sempit itu, demi menghindari perdebatan melelahkan dengan Kheland.Kheland yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk tersangkut di lehernya memergoki Cleara yang tengah meringis memegangi pinggang. Seringai puas seketika terukir di wajah pria itu.“Bagaimana rasanya tidur di sofa, hm?” sindir Kheland dengan nada mengejek. “Rasakan sendiri apa yang harus kurasakan selama berhari-hari kemarin!”Cleara sama sekali tak berniat meladeninya. Ia sengaja membuang pandangan, lalu memaksakan tubuhnya bangkit berdiri dan melangkah ke kamar mandi untuk bersiap menyambut pagi.Beberapa saat kemudian di meja makan, seluruh anggota keluarga berkumpul untuk menyantap sarapan. Sepanjang acara makan berlangsung, Cleara tak bisa menyembunyikan rasa tidak nyamannya. Beberapa kali jemarinya bergerak memijat dan meme

  • ISTRI CULUN SANG MILIARDER   MEMANAS-MANASI

    Dengan sisa kekuatan yang ada, Cleara mendorong sekuat tenaga dada bidang Kheland hingga tubuh pria itu terdorong mundur beberapa langkah dari pinggir ranjang.“Menjauh dariku!” seru Cleara dengan napas memburu dan mata yang menyalang tajam.Bukannya marah, Kheland justru menyunggingkan seringai dingin yang melecehkan. Pria itu menyapu dadanya yang baru saja didorong, menatap Cleara dengan sorot mata penuh kebencian.“Kau tenang saja,” ucap Kheland sinis. “Aku juga tidak sudi menyentuhmu. Jika bukan karena malam itu aku berada di bawah pengaruh alkohol... aku sama sekali tidak akan sudi menyentuh wanita seperti dirimu, dasar, culun!”Tanpa membuang waktu lagi, Kheland memutar tubuhnya, menyambar kaus santai dari dalam lemari, lalu melangkah lebar keluar dari kamar seraya membanting pintu rapat-rapat.Meninggalkan Cleara yang terduduk di atas ranjang, mencengkeram sprei erat-erat demi meredakan gemuruh amarah dan rasa hina yang kembali menggores hatinya.Tak lama kemudian, seluruh angg

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status