Share

IMPULSIF

Penulis: VIGIANI NURIKE
last update Tanggal publikasi: 2023-08-22 13:59:34

Aku menyusul Andrew yang berlari lebih dulu dengan tak sabaran menghampiri Henry yang saat itu tengah ada tamu wanita yang berkunjung. Entah tak tahu siapa wanita itu, yang pasti wanita itu tampak cantik dan berkelas. Hanya dengan melihat wajahnya saja orang akan dapat menilai jika wanita itu adalah wanita yang cerdas, mandiri dan berpendidikan.

Meskipun aku belum tahu siapa wanita itu, namun aku dapat sedikit menebak jika teman wanita Henry ini tampak istimewa karena ia mengenal Arthur Campbe
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Sumarni Marni
seru..tapi cerita selanjutnya terlalu lama dipostingnya..
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   EXTRA PART 2

    Hari ini, taman belakang kediaman Campbell didekorasi dengan lampu-lampu gantung kecil yang berpijar seperti kunang-kunang di bawah langit senja yang lembayung. Malam semakin larut, namun taman kediaman Campbell justru terasa semakin hidup. Lampu-lampu gantung yang melilit dahan pohon ek tua itu bergoyang pelan, memantulkan cahaya keemasan pada gelas-gelas kristal dan tawa yang belum juga usai. Ini adalah perayaan ulang tahun pernikahan kami yang ke-15, sekaligus peresmian "Campbell-Hart Memorial", sebuah sayap rumah sakit baru untuk anak-anak trauma yang kami bangun bersama Henry sebagai bentuk dedikasi kami pada masa lalu. Aku berdiri di beranda, memandangi kerumunan kecil orang-orang terkasih. Andrew. Di usianya yang remaja, ia memiliki wajah dan bahu tegap seperti Henry, namun cara ia mendengarkan lawan bicaranya dengan kepala sedikit miring dan tatapan tajam yang penuh empati adalah replika sempurna dari Axel. Ia adalah jembatan hidup antara dua pria hebat di hidupku. ​Saat

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   EXTRA PART

    Tiga tahun telah berlalu sejak malam berdarah di griya tawang itu. Kini, aku berdiri di lobi utama Campbell Tower yang baru, menatap dinding marmer putih yang bersih dan logo keluarga yang kini bersinar lebih terang dari sebelumnya. Kami tidak hanya membangun kembali gedung... kami membangun kembali kepercayaan yang sempat hancur. ​"Semua laporan audit kuartal ketiga sudah bersih, Mrs. Campbell," suara asisten pribadiku memecah lamunanku. "Dan perwakilan dari yayasan pendidikan sudah menunggu di ruang rapat." ​Aku mengangguk, tersenyum tipis. "Terima kasih. Aku akan segera ke sana." ​Langkah kakiku bergema di koridor yang luas, namun langkah itu terhenti saat aku melihat siluet yang sangat kukenal keluar dari lift eksekutif. Axel. Ia mengenakan setelan jas navy yang pas di tubuh tegapnya, rambutnya tertata rapi, dan wajahnya memancarkan aura pemimpin yang tenang namun tegas. ​ ​Dulu, Axel adalah "hantu" yang bergerak di balik bayang-bayang. Sekarang, ia adalah Chief Operatin

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   KEMBALI BERSAMA

    Cahaya matahari pagi yang hangat menerobos masuk melalui celah gorden sutra di kediaman Campbell, membasuh lantai kayu ek dengan warna keemasan. Tidak ada lagi pecahan kaca, tidak ada lagi bau mesiu yang menyesakkan, dan yang paling penting, tidak ada lagi bayang-bayang ketakutan yang mengintai di balik setiap pintu yang terkunci.​Aku menyesap kopi pahitku, menatap ke arah taman belakang di mana tawa riuh rendah mulai terdengar.​Di sana, di atas rumput hijau yang dipangkas rapi, Axel sedang berlutut, membantu Andrew dan Damian merakit sebuah pesawat model yang rumit. Tangan Axel yang dulu hanya mengenal dinginnya logam senjata, kini bergerak dengan ketelatenan yang luar biasa, membimbing jemari kecil putra-putranya. Luka parut di punggung tangannya akibat gesekan kabel baja malam itu masih ada, sebuah tanda permanen tentang pengorbanannya, namun matanya tak lagi menyimpan kegelapan "sang hantu".​Ia telah kembali. Benar-benar kembali.​​Suara bel pintu mengalihkan perhatianku. Saat

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   PERLAWANAN DI AMBANG BATAS

    ​Aku meronta sekuat tenaga, memutar tubuhku untuk melepaskan diri dari himpitan tubuhnya. "Lepaskan aku, bajingan! Kau pengecut, Jeremy! Kau hanya bisa menggunakan kekerasan karena kau tahu kau tidak akan pernah memilikiku dengan cara lain!"​Satu tamparan keras mendarat di pipiku, membuat pandanganku berkunang-kunang dan rasa anyir darah memenuhi mulutku. Namun, rasa sakit itu justru membakar sisa keberanianku. Saat ia mencoba menyatukan tubuhnya denganku, tanganku yang sempat terhimpit berhasil meraih benda yang kucari sejak tadi, pembuka surat perak yang tajam.​Jemariku mencengkeram gagang dinginnya. Aku menunggu. Aku membiarkan dia merasa menang, membiarkan dia mengira aku telah menyerah saat ia membenamkan wajahnya di leherku dengan rakus.​"Matilah kau," desisku.​Dengan seluruh tenaga yang tersisa, aku menghujamkan ujung perak itu ke arah bahunya. Jeremy melolong kesakitan saat logam itu menembus jas mahalnya. Cengkeramannya mengendur seketika, memberiku ruang untuk menendang

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   OBSESI YANG MENGHANCURKAN

    Mansion Campbell kacau balau. Henry berteriak pada kepala keamanannya di lantai bawah, tapi Axel tidak peduli dengan ego Henry yang terluka. Axel berada di kamar Angelina, matanya memindai setiap jengkal ruangan yang kini terasa hampa.​Semuanya tampak bersih. Terlalu bersih. Unit Alpha Jeremy adalah profesional. Namun, Angelina mengenal Axel lebih baik dari siapa pun. Angelina tahu Axel tidak mencari jejak kaki, tapi mencari pesan.​Axel berlutut di samping tempat tidur Andrew. Di sana, di atas karpet bulu, Axel melihatnya. Sebuah pemandangan yang tak kasat mata bagi mata awam: tata letak mainan blok kayu Andrew.​Andrew tidak pernah menyusun baloknya secara vertikal saat tidur. Tapi sekarang, tiga balok merah berdiri tegak, diikuti oleh satu balok biru yang miring ke arah barat laut.Tiga balok merah: Kode darurat Axel dan Angelina untuk "Tiga penculik".Balok biru miring : menunjuk ke arah sektor koordinat yang pernah Axel dan Angelina diskusikan saat mempelajari peta kota.​Axel m

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   JERATAN JEREMY OLLANDS

    Cahaya kemerahan dari kebakaran di Gudang 44 terpantul di lensa kacamata Jeremy Ollands yang berdiri di balkon griya tawangnya. Ponselnya bergetar hebat—laporan kekalahan, kerugian jutaan dolar, dan yang paling fatal: hancurnya server data yang ia gunakan untuk memeras Henry. ​Jeremy meremukkan gelas kristal di tangannya hingga pecah. Darah segar menetes dari telapak tangannya, namun ia tidak meringis. Matanya hanya terpaku pada satu titik di kegelapan kota. ​"Axel... kau pikir kau bisa bermain catur denganku?" bisik Jeremy dengan suara yang bergetar karena amarah yang dingin. ​ ​Dezan melangkah masuk, kepalanya tertunduk. Ia tahu tuannya sedang berada di puncak kegilaan yang tenang. "Tuan, gudang itu habis. Henry Campbell sudah mengirim tim taktisnya ke sana setelah menerima pesan anonim. Mereka menemukan sisa-sisa logo Campbell di monitor yang terbakar. Henry sekarang mengira Anda sedang menyabotase asetnya sendiri." ​"Henry itu bodoh, tapi dia punya otot. Axel itu cerdas,

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   Penyiksaan

    Mata Andrew terbuka, dia sama sekali tidak melihat apa-apa dan kepalanya terasa pusing saat dia berusaha untuk mengingat-ingat kembali apa yang terjadi. Kedua tangannya masih terluka dan saat ini Andrew berusaha keras untuk melihat sesuatu karena seisi ruangan saat itu sangat gelap. Andrew memaksaka

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   PENCARIAN, PART 2

    Sebuah mobil di temukan di tengah-tengah gedung besar, dan mobil itu telah dihancurkan tapi salah satu orang Axel tahu betul bahwa mobil itu adalah yang mereka cari. "Katakan pada Tuan Axel Campbell bahwa kita menemukan mobil pria itu tapi tidak penumpangnya, dan sama sekali tidak ada tanda-tanda se

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   KEMARAHAN

    "Kau akan melakukannya malam ini ‘kan, Emilio?" Tanya seorang wanita elegan, dengan satu tangannya terdapat gelas berisi wine tua yang mahal. Dia duduk di sofa mewahnya, menatap pria yang siap untuk melakukan tugasnya. "Ya sayang, tentu. Kau tenang saja. Semuanya akan tuntas malam ini," kata Emilio

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   SERANGAN

    Kepalanya terasa pusing, pria itu memijat leher bagian belakangannya dan kini ia merasakan bahwa tubuhnya terasa sakit. Dia mengingat apa yang terjadi sebelumnya. Emilio Ricardo, pria itu sesaat pingsan setelah menerima pukulan benda keras dari sanderanya yang bernama Angelina."Jalang dan bocah sial

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status