Share

Bab 31

Sejak subuh semua orang sibuk. Apalagi Bu Nuri. Wanita serba tahu dan serba bisa itu sepertinya hampir tidak tidur semalaman. Raka berkali-kali berpesan agar acara akad nikah kami sesuai dengan harapannya. Apakah Raka menikahiku karena keinginannya? Atau hanya karena ingin melindungi diriku atas permintaan orangtuanya?

"Non Shinta, para penata rias sudah datang. Ditunggu di kamar tamu." Seorang pelayan menghampiriku.

Sejak tadi aku hanya mondar mandir saja. Raka melarangku untuk membantu. Dia khawatir nanti aku kelelahan. Karena besok malam adalah acara resepsi kami.

Aku melangkah menuju kamar tamu. Disana sudah ada beberapa wanita yang akan meriasku.

"Silakan Nona!' Salah satu penata rias mempersilakan aku untuk duduk di depan cermin besar. Salah seorang dari mereka yang konon katanya adalah make up artis, begitu terampil merubah diriku menjadi sangat cantik bagaikan seorang putri.

Andai saja saat ini Ayah dan Bunda ada di sini, pasti mereka sangat bahagia melihatku tampil seca
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (24)
goodnovel comment avatar
Cep Toni
.tiap hari harus merogoh 100 koin kalau 1 bulan da 3000 koin ha ha ha
goodnovel comment avatar
Cep Toni
.menghaboskan banyak uang masa 100 koin hanya beberapa bab haaah .sangat menjengkelkan
goodnovel comment avatar
Ekandiyah Rahayu
kelamaan hrs buka koin mulu
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status