Share

Bab 53

Penulis: Norwinda
last update Tanggal publikasi: 2026-01-18 19:02:56

Anya mengusap wajahnya, ia memandangi luar jendela yang sudah tampak gelap di sana. Tidak terasa sudah dua jam ia mengurung diri dalam kamar ini.

Ia bangkit dari kasurnya dan melangkah keluar. Begitu melangkah ke dapur, suasana dalam rumah itu terasa sangat sepi sekali. Apa anak-anak sudah makan malam dan tidur?

Namun, Anya mendengar samar-samar orang yang tengah mengobrol di ruang tengah. Karna penasaran Anya melangkah ke sana, ia mengintip dari balik tembok.

Pupil matanya melebar melihat Rayd
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Norwinda
Masih update kok
goodnovel comment avatar
Raya Hafiyya
kak ga update lagi kah ?
goodnovel comment avatar
Dinar kasih 1205
pilihan macam apa itu wahai orang tua egois , rayden berilan anya status yang jelas jangan cuma abu2 , lagian anya gampang banget luluhnya
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 61

    Suara bel yang berbunyi keras membuat seorang perempuan yang tengah sibuk menghias wajahnya langsung menoleh ke sumber suara.Senyuman terbit di wajahnya. Ia segera bangkit dari kursi, namun sebelumnya ia membenarkan piyama yang ia kenakan. Memastikan dirinya benar-benar seperti orang sakit.Ia melangkah cepat menuju pintu, begitu dibuka. Senyuman terukir di bibir Elsa begitu melihat sosok Rayden. Laki-laki itu benar-benar datang ke sini. Sesuai keyakinannya, Rayden takkan bisa mengabaikannya dalam waktu yang lama.Elsa langsung memasang raut wajah yang menahan sakit.”Maaf membuat kamu repot datang ke sini, Rayden. Aku sakit jadi…”Perkataan Elsa terjeda begitu seorang perempuan muncul di belakang Rayden. Melihat arah pandang Elsa, Rayden melirik Anya di sampingnya.“Aku lupa memberitahumu, aku datang bersama dia. Kenalkan dia Anya,” ucap Rayden.Anya mengulurkan tangannya, namun tidak di sambut oleh Elsa yang justru menelisik penampilannya dari ujung kaki sampai rambut. Hingga membu

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 60

    Melihat wajah tegang Anya, Rayden tiba-tiba terkekeh, membuat perempuan itu memasang wajah bingungnya.“Aku bercanda,” ucapnya.Raut wajah Anya yang tegang kini sedikit melunak, tapi tidak sepenuhnya menenangkan detak jantungnya yang berdebar tak karuan.Melihat Anya masih diam mematung, Rayden mengalihkan topik.“Anya, bisa buatkan kopi?”Anya yang sebelumnya diam kaku, kini mulai bergerak dan menganggukkan kepalanya. Tanpa mengatakan apapun ia beranjak dari tempat itu, melangkah menuju dapur.Begitu tiba di sana, bi Jumi langsung memberikan godaan pada Anya.“Gelangnya bagus, Mbak,” ucapnya sambil melirik gelang yang Anya kenakan.”Sepertinya Pak Rayden tahu gelang yang cocok untuk Mbak Anya.”Anya tidak menjawab. Ia tetap fokus meracik kopi untuk Rayden, seakan setiap gerakan tangannya adalah cara untuk menghindari percakapan . Namun, ucapan Bi Jumi berikutnya membuat gerakan tangannya seketika terhenti.“Sepertinya Pak Rayden sangat mencintai Mbak Anya. Saya bisa lihat dari gerak-g

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 59

    Dalam masalah belanja bulanan, Rayden selalu menyerahkan semuanya pada bi Jumi. Karna hanya wanita paruh baya itu yang tahu bahan makanan apa saja yang habis.Namun, saat bi Jumi akan pergi dari apartemen tanpa diduga Anya keluar dari kamar, berjalan dengan tergesa menghampirinya.“Mbak Anya jangan lari, nanti jatuh,” tegurnya sambil meringis ngilu.Sementara Anya hanya tersenyum kecil seakan menganggap hal itu terlalu berlebihan. Lagipula ia hanya lari ringan, tak akan membuat kandungannya kenapa-kenapa.“Bibi mau ke pasar?” tanya Anya yang terlihat mengenakan pakaian rapi serta tas selempangan kecil.“Iya, Mbak Anya. Apa mau menitip sesuatu?”“Tidak. Justru aku ingin ikut dengan Bibi ke pasar.” Anya tersenyum sumringah mengatakan hal tersebut.Mendengar itu justru bi Jumi merasa ragu sekaligus takut. Karna majikannya, pak Rayden, justru memintanya agar mengawasi Anya agar tidak keluar dari apartemen ini kecuali setelah majikannya itu pulang.“Aduh, kalau untuk itu saya tidak bisa, M

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 58

    Anya buru-buru menjauh dari Rayden, ia segera turun dari ranjang. Namun, karna tak hati-hati ia langsung terjatuh ke bawah. Rayden refleks langsung bangun dari kasur. Ia segera membantu Anya yang memegangi perutnya. “Kamu tidak apa-apa?” tanya Rayden begitu khawatir. “Aku… aku tidak apa-apa,” jawab Anya sambil berdiri itu pun dibantu oleh Rayden. “Lain kali lebih hati-hati saat turun dari ranjang, kamu sedang hamil besar, Anya.” Perempuan itu hanya mengangguk. Ia melirik kedua tangan Rayden masih memegang pinggangnya. “Bisa dilepaskan?” Rayden langsung melepaskan rengkuhannya. “Bapak bisa kembali ke kamar Anda sendiri.” Ucapan Anya yang tersirat sendirian halus membuat Rayden langsung tersadar. “Maafkan aku, Anya. Aku sampai tidak sadar tidur di sini.” Anya hanya mengangguk kecil, dan setelahnya melangkah masuk ke dalam kamar mandi. Pun saat Anya sudah di dalam terdengar suara Zico di sana. “Hati-hati di dalam sana, jangan sampai terpeleset.” Setelahnya terdenga

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 57

    Awalnya Anya ingin langsung istirahat. Tapi ia urungkan ketika ingin memakan buah-buahan yang disediakan oleh Rayden.Suasana ruang makan sunyi, hanya terdengar bunyi kecil garpu yang menyentuh piring. Anya menyuap potongan buah ke dalam mulutnya perlahan. Tatapannya melayang ke arah balkon yang sengaja dibiarkan terbuka. Angin malam menyusup masuk, membawa hawa sejuk.Langkah kaki terdengar mendekat.Anya tidak menoleh. Ia sudah tahu siapa yang datang. Hanya mereka berdua di unit apartemen ini.Rayden muncul, tanpa banyak suara ia menarik kursi dan duduk tepat di seberang Anya. Wajahnya tampak lebih segar dari sebelumnya, rambutnya masih basah, jelas baru saja selesai mandi. Tak ada sapaan. Hanya tatapan yang mulai saling menyadari keberadaan satu sama lain.“Suka dengan buahnya?” tanya Rayden sekadar basa basi.Anya hanya mengangguk kecil, ia menundukkan kepalanya sambil kembali memakan buah itu.“Aku membelikan sesuatu untukmu.”Perempuan itu mendongak begitu Rayden kembali bicara

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 56

    Setelah terdiam karna terkejut, kini Kevin membuka suara.”Ada hubungan apa Bapak dengan dia?” tanyanya.Rayden semakin menarik Anya hingga masuk ke dalam dekapannya, membuat dua orang di depannya semakin terkejut dengan tindakannya.“Saya rasa kamu bisa menilai sendiri,” jawab Rayden dingin.Kevin mengulum pipi dalamnya. Melihat sikap posesif laki-laki di hadapannya, sulit baginya untuk tetap berpikir jernih. Namun, mustahil Rayden menjalin hubungan istimewa dengan Anya. Tidak mungkin. Kevin berusaha menepis segala dugaan yang berputar di kepalanya.“Ajari dia untuk menjaga sikapnya,” lanjut Rayden dengan nada peringatan. “Saya tidak akan ragu membawa masalah ini ke kantor polisi jika Anya sampai disakiti.”Keduanya terdiam. Tidak ada lagi kata yang terucap. Rayden perlahan melepaskan lingkaran lengannya dari pinggang Anya.“Ayo kita duduk.”Anya menuruti tanpa bantahan. Ia segera mengambil tempat duduknya, berusaha mengabaikan kehadiran mantan suaminya, yang meski dari sudut matanya,

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 22

    Alis Rayden menukik tajam melihat keadaan dapur yang sangat berantakan. Ia tidak menyukai ini. Ia menoleh dan menatap tajam pada Anya yang baru memasuki dapur. Perempuan itu tersenyum canggung sambil menutup kembali panci presto yang telah menyemburkan banyak air hingga mengotori lantai. Serta bau

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 21

    “Anda kenapa?” tegur David, yang membuat Anya tersentak.Dengan cepat perempuan itu menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis.”Aku tidak apa-apa. Oh ya, aku bisa langsung minum susunya?”“Tentu saja. Bagus lagi bila diminum setelah Anda selesai makan.”Anya mengangguk dan hendak beranjak, namu

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 20

    Anya memejamkan matanya sambil berpegang erat pada sisi wastafel. Ia berusaha mengatur deru napasnya dan berusaha menahan rasa mual yang ia rasakan kembali datang.Sungguh, mual dan pusing tiba-tiba seperti ini cukup menyiksa untuknya. Dan ini pengalaman pertamanya sebagai perempuan yang tengah men

  • Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu   Bab 19

    “Bagaimana? Sudah kamu urus dia?” tanya Rayden sambil melangkah memasuki perusahaan.“Anda tenang saja, Tuan. Dia sudah saya bawa ke tempat yang sudah Anda perintahkan,” balas David diseberang sana.“Baguslah. Katakan padanya untuk tidak pergi ke manapun, ini peraturan dari saya.”David mengiakan d

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status