author-banner
Norwinda
Norwinda
Author

Novels by Norwinda

Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu

Istri Mandulmu, Hamil Anak Bosmu

Anya hancur saat mengetahui suaminya berselingkuh. Bukannya minta maaf pada istrinya, lelaki itu justru menyalahkan Anya karna tak kunjung hamil dan menganggapnya mandul. Terluka dan tak tahu harus mengadu pada siapa, Anya melarikan diri ke sebuah club dan mabuk sampai kehilangan kendali, dan tanpa pernah dia rencanakan, dia menghabiskan malam dengan pria asing di sana. Sebulan kemudian, dua kenyataan menghantamnya sekaligus, dia dinyatakan hamil. Dan suaminya menggugat cerai demi selingkuhannya. Yang lebih mengejutkan Anya, anak yang dia kandung bukan milik suaminya, melainkan pria asing yang ternyata adalah bos dari mantan suaminya. “Jangan sembunyikan kehamilanmu. Anak itu darah daging saya.”
Read
Chapter: Bab 61
Suara bel yang berbunyi keras membuat seorang perempuan yang tengah sibuk menghias wajahnya langsung menoleh ke sumber suara.Senyuman terbit di wajahnya. Ia segera bangkit dari kursi, namun sebelumnya ia membenarkan piyama yang ia kenakan. Memastikan dirinya benar-benar seperti orang sakit.Ia melangkah cepat menuju pintu, begitu dibuka. Senyuman terukir di bibir Elsa begitu melihat sosok Rayden. Laki-laki itu benar-benar datang ke sini. Sesuai keyakinannya, Rayden takkan bisa mengabaikannya dalam waktu yang lama.Elsa langsung memasang raut wajah yang menahan sakit.”Maaf membuat kamu repot datang ke sini, Rayden. Aku sakit jadi…”Perkataan Elsa terjeda begitu seorang perempuan muncul di belakang Rayden. Melihat arah pandang Elsa, Rayden melirik Anya di sampingnya.“Aku lupa memberitahumu, aku datang bersama dia. Kenalkan dia Anya,” ucap Rayden.Anya mengulurkan tangannya, namun tidak di sambut oleh Elsa yang justru menelisik penampilannya dari ujung kaki sampai rambut. Hingga membu
Last Updated: 2026-04-10
Chapter: Bab 60
Melihat wajah tegang Anya, Rayden tiba-tiba terkekeh, membuat perempuan itu memasang wajah bingungnya.“Aku bercanda,” ucapnya.Raut wajah Anya yang tegang kini sedikit melunak, tapi tidak sepenuhnya menenangkan detak jantungnya yang berdebar tak karuan.Melihat Anya masih diam mematung, Rayden mengalihkan topik.“Anya, bisa buatkan kopi?”Anya yang sebelumnya diam kaku, kini mulai bergerak dan menganggukkan kepalanya. Tanpa mengatakan apapun ia beranjak dari tempat itu, melangkah menuju dapur.Begitu tiba di sana, bi Jumi langsung memberikan godaan pada Anya.“Gelangnya bagus, Mbak,” ucapnya sambil melirik gelang yang Anya kenakan.”Sepertinya Pak Rayden tahu gelang yang cocok untuk Mbak Anya.”Anya tidak menjawab. Ia tetap fokus meracik kopi untuk Rayden, seakan setiap gerakan tangannya adalah cara untuk menghindari percakapan . Namun, ucapan Bi Jumi berikutnya membuat gerakan tangannya seketika terhenti.“Sepertinya Pak Rayden sangat mencintai Mbak Anya. Saya bisa lihat dari gerak-g
Last Updated: 2026-03-25
Chapter: Bab 59
Dalam masalah belanja bulanan, Rayden selalu menyerahkan semuanya pada bi Jumi. Karna hanya wanita paruh baya itu yang tahu bahan makanan apa saja yang habis.Namun, saat bi Jumi akan pergi dari apartemen tanpa diduga Anya keluar dari kamar, berjalan dengan tergesa menghampirinya.“Mbak Anya jangan lari, nanti jatuh,” tegurnya sambil meringis ngilu.Sementara Anya hanya tersenyum kecil seakan menganggap hal itu terlalu berlebihan. Lagipula ia hanya lari ringan, tak akan membuat kandungannya kenapa-kenapa.“Bibi mau ke pasar?” tanya Anya yang terlihat mengenakan pakaian rapi serta tas selempangan kecil.“Iya, Mbak Anya. Apa mau menitip sesuatu?”“Tidak. Justru aku ingin ikut dengan Bibi ke pasar.” Anya tersenyum sumringah mengatakan hal tersebut.Mendengar itu justru bi Jumi merasa ragu sekaligus takut. Karna majikannya, pak Rayden, justru memintanya agar mengawasi Anya agar tidak keluar dari apartemen ini kecuali setelah majikannya itu pulang.“Aduh, kalau untuk itu saya tidak bisa, M
Last Updated: 2026-03-15
Chapter: Bab 58
Anya buru-buru menjauh dari Rayden, ia segera turun dari ranjang. Namun, karna tak hati-hati ia langsung terjatuh ke bawah. Rayden refleks langsung bangun dari kasur. Ia segera membantu Anya yang memegangi perutnya. “Kamu tidak apa-apa?” tanya Rayden begitu khawatir. “Aku… aku tidak apa-apa,” jawab Anya sambil berdiri itu pun dibantu oleh Rayden. “Lain kali lebih hati-hati saat turun dari ranjang, kamu sedang hamil besar, Anya.” Perempuan itu hanya mengangguk. Ia melirik kedua tangan Rayden masih memegang pinggangnya. “Bisa dilepaskan?” Rayden langsung melepaskan rengkuhannya. “Bapak bisa kembali ke kamar Anda sendiri.” Ucapan Anya yang tersirat sendirian halus membuat Rayden langsung tersadar. “Maafkan aku, Anya. Aku sampai tidak sadar tidur di sini.” Anya hanya mengangguk kecil, dan setelahnya melangkah masuk ke dalam kamar mandi. Pun saat Anya sudah di dalam terdengar suara Zico di sana. “Hati-hati di dalam sana, jangan sampai terpeleset.” Setelahnya terdenga
Last Updated: 2026-02-26
Chapter: Bab 57
Awalnya Anya ingin langsung istirahat. Tapi ia urungkan ketika ingin memakan buah-buahan yang disediakan oleh Rayden.Suasana ruang makan sunyi, hanya terdengar bunyi kecil garpu yang menyentuh piring. Anya menyuap potongan buah ke dalam mulutnya perlahan. Tatapannya melayang ke arah balkon yang sengaja dibiarkan terbuka. Angin malam menyusup masuk, membawa hawa sejuk.Langkah kaki terdengar mendekat.Anya tidak menoleh. Ia sudah tahu siapa yang datang. Hanya mereka berdua di unit apartemen ini.Rayden muncul, tanpa banyak suara ia menarik kursi dan duduk tepat di seberang Anya. Wajahnya tampak lebih segar dari sebelumnya, rambutnya masih basah, jelas baru saja selesai mandi. Tak ada sapaan. Hanya tatapan yang mulai saling menyadari keberadaan satu sama lain.“Suka dengan buahnya?” tanya Rayden sekadar basa basi.Anya hanya mengangguk kecil, ia menundukkan kepalanya sambil kembali memakan buah itu.“Aku membelikan sesuatu untukmu.”Perempuan itu mendongak begitu Rayden kembali bicara
Last Updated: 2026-02-16
Chapter: Bab 56
Setelah terdiam karna terkejut, kini Kevin membuka suara.”Ada hubungan apa Bapak dengan dia?” tanyanya.Rayden semakin menarik Anya hingga masuk ke dalam dekapannya, membuat dua orang di depannya semakin terkejut dengan tindakannya.“Saya rasa kamu bisa menilai sendiri,” jawab Rayden dingin.Kevin mengulum pipi dalamnya. Melihat sikap posesif laki-laki di hadapannya, sulit baginya untuk tetap berpikir jernih. Namun, mustahil Rayden menjalin hubungan istimewa dengan Anya. Tidak mungkin. Kevin berusaha menepis segala dugaan yang berputar di kepalanya.“Ajari dia untuk menjaga sikapnya,” lanjut Rayden dengan nada peringatan. “Saya tidak akan ragu membawa masalah ini ke kantor polisi jika Anya sampai disakiti.”Keduanya terdiam. Tidak ada lagi kata yang terucap. Rayden perlahan melepaskan lingkaran lengannya dari pinggang Anya.“Ayo kita duduk.”Anya menuruti tanpa bantahan. Ia segera mengambil tempat duduknya, berusaha mengabaikan kehadiran mantan suaminya, yang meski dari sudut matanya,
Last Updated: 2026-02-08
Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

"Kamu milikku tapi aku tidak ingin ada status terikat diantara kita berdua." Argio _______ Berawal dari menawarkan dirinya pada seorang pria kaya raya untuk membiaya pengobatan sang ibu. Rela melakukan apapun untuk mendapatkan uang, membuat Naya terjebak dalam permasalahan yang membuat hidupnya yang awalnya tenang dan damai kini berubah penuh air mata dan bathin yang tersiksa karna keputusannya sendiri. Menjadi simpanan Argio Andreas tanpa ada status yang mengikat keduanya sampai membuat Naya mengandung anak dari Argio. Namun, tidak ada niatan dari pria itu untuk menikahi Naya sebagai pertanggungjawaban atas anak yang dikandung. Argio ingin Naya tetap bersamanya tanpa harus ada ikatan diantara keduanya.Apakah Argio akan terus menjadikan Naya wanita simpanannya yang kini mengandung anaknya? Atau Naya memilih melarikan diri dan menjauh dari kehidupan Argio yang hanya menganggap Naya kantong bayi dan pemuas hasrat pria itu?
Read
Chapter: Bab 81
Empat tahun kemudian …Suara tawa dan teriakan anak kecil mengisi sebuah kamar yang memiliki tiga kasur di dalamnya. Dua bocah berusia empat tahunan tampak berlari-larian dalam sana, mereka saling mengejar membuat sang kakak yang tengah fokus mengerjakan PR terlihat sangat terganggu."Jeva, Javier! Jangan teriak-teriak, kakak sedang mengerjakan tugas," tegur Levin lembut.Meskipun begitu, dua bocah kembar itu tak menggubris bahkan semakin menjadi-jadi membuat Levin frustasi dibuatnya. Levin yang kini berusia sepuluh tahun, tampak menggelengkan kepalanya. Dua adik kembarnya bukan hanya lucu tapi juga nakal.Levin membawa buku-buku pelajarannya keluar dari kamar. Ia akan mengerjakan tugasnya di perpustakaan pribadi milik ayahnya. "Kamu mau ke mana, Sayang?" Suara sang mama membuat Levin berbalik badan. Tinggi badan Levin hampir menyamai Naya, dulu terlihat kecil kini dengan cepat tumbuh besar. Levin semakin menyerupai Argio."Levin mau ke perpustakaan, mau ngerjain tugas," balasnya."
Last Updated: 2024-05-19
Chapter: Bab 80
Saat semua tengah tertidur nyenyak, Naya terlihat gelisah dan tidak karuan berbaring di kasur. Beberapa kali ia berpindah-pindah posisi dari telentang, miring ke kanan dan ke kiri, namun tidak membuat rasa sakit di perutnya mereda.Argio yang berbaring di samping Naya, tampak terusik tidurnya. Perlahan ia membuka matanya dan mendapati Naya meringis kesakitan sambil memegangi perutnya."Kamu kenapa, Sayang?" "Perutku sakit, Mas. Perih."Argio segera bangun dari kasur lalu menyentuh perut Naya."Sebelumnya kamu makan apa? Tidak mungkin kamu akan melahirkan, usia kandunganmu belum sembilan bulan."Naya yang merintih kesakitan langsung terdiam. Ia mengingat-ingat sebelumnya makanan yang dikonsumsi dari pagi sampai malam."Sepertinya gara-gara makan mangga mentah. Soalnya sebelum tidur aku minta Merry mengupasnya mangga lagi."Argio geleng-geleng kepala mendengar jawaban Naya."Kan aku sudah bilang, jangan makan mangga kebanyakan, Sayang. Sekarang lihatlah sakit perut' kan.""Mas, marah?" M
Last Updated: 2024-05-19
Chapter: Bab 79
"Adek jangan nakal diperut Mama, kasihan Mama." Omelan lucu keluar dari bibir mungil Levin. Tangan mungilnya menepuk-nepuk perut Naya lembut. Meskipun kondisi Naya saat ini lemah, namun ia tidak bisa menahan tawanya mendengar omelan putranya. Dan tidak lama Argio masuk ke dalam kamar dengan membawa teh jahe hangat. "Minum dulu, Sayang. Kata Bunda ini bagus untuk perempuan hamil yang mual-mual."Dengan penuh perhatian Argio membantu Naya meminum teh jahe tersebut. Pria itu benar-benar menaruh seluruh perhatiannya pada Naya. Dengan dibantu oleh Argio, Naya meminum teh jahe yang diberikan. "Terima kasih.""Sama-sama, Sayang.""Itu apa, Yah?" Levin menatap penasaran pada air yang baru saja diminum oleh sang bunda."Ini teh jahe supaya Mama tidak mual-mual lagi, Nak. Levin mau coba?" tawar Argio.Dengan cepat Levin menggeleng. Melihat warna minuman itu saja sudah membuat bocah itu tidak berminat. "Hari ini aku ada urusan mendadak, Sayang. Mungkin sore baru pulang. Tidak apa-apa' kan j
Last Updated: 2024-05-12
Chapter: Bab 78
Pada akhirnya, Argio mengalah dan memutuskan untuk menuruti apa yang diinginkan oleh istrinya. Meskipun ia merasa kebingungan sendiri karena tidak pernah menyentuh peralatan dapur, apalagi memasak nasi goreng sebelumnya.Argio membuka aplikasi YouTube di ponselnya dan mencari konten yang menunjukkan cara memasak nasi goreng. Sementara Naya duduk dengan tenang di kursi dapur, sambil memakan biskuit kesukaannya, menunggu nasi goreng yang akan dibuat oleh Argio.Awalnya Argio tampak bingung, namun dengan pelan-pelan ia membuat nasi goreng itu dan sekitar 30 menitan nasi goreng yang Argio buat sudah jadi. Aroma wangi dari masakan Argio, membuat Naya bangkit dari tempat duduknya."Sudah jadi?" Naya menatap nasi goreng yang tak karuan tampilannya, tetapi sangat menggoda baginya.Argio mengangguk ragu. Ia memindahkan nasi goreng itu ke dalam piring."Kalau nasi gorengnya tidak enak, tidak usah di makan ya?"Naya mengangguk mengiakan ucapan suaminya. Mata Naya berbinar-binar menatap nasi gore
Last Updated: 2024-05-05
Chapter: Bab 77
Setelah mengetahui bahwa Naya tengah mengandung. Tanpa berpikir panjang, Argio segera pergi dengan mobilnya entah ke mana. Beberapa jam kemudian, Argio kembali ke mansion dengan membawa begitu banyak belanjaan, termasuk rujak yang ia beli di pinggir jalan.Argio tahu betul bahwa wanita hamil seringkali memiliki selera makan yang berbeda, dan banyak yang menyukai makanan yang asam-asam. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk memanjakan Naya dengan makanan yang ia sukai, seperti rujak. Argio berharap dengan memberikan perhatian seperti ini, bisa membuat kehamilan kedua Naya menjadi lebih istimewa dan berbeda dari yang pertama.Anggap saja hal yang ia lakukan sekarang sebagai penebus atas kesalahan yang ia lakukan saat Naya hamil pertama dulu."Sayang, aku bawakan sesuatu untukmu!" seru Argio masuk ke dalam kamar dengan membawa piring berisi rujak.Naya duduk bersandar di bahu ranjang dengan wajah yang tampak pucat. Wanita itu merasa tubuhnya masih terasa lemah."Masih pusing?" Argio melet
Last Updated: 2024-05-01
Chapter: Bab 76
Argio keluar dari mobil dengan terburu-buru, saat mendapatkan kabar Naya pingsan. Ia segera pulang ke mansion tanpa memperdulikan pekerjaannya yang belum selesai. Wajah pria itu terlihat sangat panik bercampur khawatir."Bagaimana bisa dia pingsan?" bentak Argio yang tampak marah pada para pelayan."Saya tidak tahu Tuan, tiba-tiba Nona Naya sudah tergeletak di lantai. Awalnya Nona Naya mengeluh tidak enak badan," jawab Merry, sedangkan pelayan lain tertunduk ketakutan.Argio mendengus dengan perasaan campur aduk antara khawatir dan panik, ia melanjutkan langkahnya dengan tergesa-gesa menuju kamar, dan dengan kasar membuka pintu kamar. Langsung ia menghampiri Naya yang belum sadarkan diri di atas kasur.Saat melihat Naya yang lemah dan tidak sadarkan diri, Argio merasa hatinya teriris melihat wajah pucat Naya. Argio duduk di samping Naya dan memegang tangannya dengan lembut."Sayang, bangun," ucap Argio lembut. Ia mencium tangan Naya berkali-kali.Takut, itulah yang Argio rasakan saat
Last Updated: 2024-04-30
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status