Compartir

Di bentak

Autor: Pulungan
last update Fecha de publicación: 2026-01-23 21:58:28

"What?"

Alia kaget namun Fras sudah meninggalkannya membuat Alia menghela nafas panjang.

Tidak lama kemudian masakannya sudah selesai, Alia langsung menghidangkannya di depan Fras

"Ini Pak,"

[Ya sudah kalo begitu saya kesana sekarang] ucap Fras yang sedang telponan lalu ia bangkit dari duduknya.

"Pak ini?"

"Saya mau keluar dulu ada urusan mendadak," ucapnya membuat Alia menghela nafas panjang lalu ia mengangguk.

"Yah gak dimakan, mubazir ah mending aku aja yang makan," gumamnya lalu ia menari
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Persidangan

    Selama persidangan Alex, benar-benar membantu Lidya agar tidak begitu berat menjalani hukuman di penjara.Dia membawa bukti yang sangat banyak dari anak buahnya yang selama ini mengikuti Lidya. Lidya yang melihat perjuangan Alex tidak henti-hentinya selama beberapa hari sidang, seketika terdiam membisu.Ia bahkan tidak bisa mengatakan apa-apa di depan para hakim dan memilih menyetujui apa yang dikatakan oleh Alex."Begitu pak ..." ujar Alex membuat para hakim mengangguk lalu berunding sesama mereka di depan. Dari awal persidangan hingga sekarang hampir di penghujung persidangan mata Lia tidak pernah lepas dari Alex, ia benar-benar tidak menyangka hal ini terjadi bahkan orang tuanya saja tidak membelanya. "Bi ... Menurut kamu Alex melakukan itu serius nggak sih? Atau dia cuman nyusun strategi buat balas dendam sama anak kita, Aku sebenarnya takut banget tahu sama dia," ucap umi."Hustt ... Jangan mikir aneh-aneh, Lidya dipenjara 2 sampai 3 tahun aja udah syukur tapi kalau misalnya b

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Ke kantor polisi

    Dua hari dirawat di rumah sakit, hari ini Alex meminta agar fras mengurus administrasi supaya ia keluar dari rumah sakit itu."Papa mau ke mana sih buru-buru? Ini kata dokter kalau Papa sabar masih ada pengobatan loh dua hari lagi,""Udah ... Papa udah sembuh, kamu mau bantuin Papa nggak?" tanya Alex membuat Fras menghela nafas panjang."Papa tuh ya, entah apa yang Papa pikirin, bukannya kesehatan papa malah ada aja projectnya," kesal Fras."Sedikit aja, temenin Papa ke kantor polisi,""Hah? Buat apa? Papa bururusan apa lagi sama polisi?" tanya Fras "Udah, nanti juga di sana kamu tahu sendiri apa yang bakal Papa lakuin. Sekarang temenin Papa ke sana, kita pakai kursi roda aja soalnya kalau jalan papa nggak bisa," ucapnya membuat Fras diam sejenak lalu ia melihat ke arah istrinya itu."Kamu mau ikut?" tanya Fras "Boleh mas," jawab Alia.Tanpa membuang waktu mereka bertiga langsung menuju ke kantor polisi sesuai dengan kemauan Alex."Papa yakin kan nggak ada keributan ini?" tanya Fras

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Kecelakaan

    Bukannya kasihan melihat Rifki Lidya malah membabi buta membuat siapapun tidak ada yang berani mendekat karena dia ancam."Kalian coba mendekat, awas ..." ucapnya sambil menodongkan pisau ke arah orang-orang. "Ya ampun kasihan banget itu harus ditolongin,""Telepon ambulans telepon ambulans ...""Jahat banget ya ampun padahal perempuan lo itu,""Justru karena perempuan, otaknya nggak dipakai,""DIAM! KALIAN NGGAK PERNAH TAHU YA RASANYA JADI SAYA, ASAL KALIAN TAHU ... ORANG YANG JAHAT ITU BERASAL DARI ORANG YANG BAIK. KAMU TANYA SAMA LAKI-LAKI YANG BERLUMURAN DARAH INI, KURANG BAIK APA SAYA SAMA DIA, TANYA! DARI SAYA YANG KAYA RAYA, SAMPAI GEMBEL SAYA MASIH TETAP BAIK SAMA DIA.JADI KE DEPANNYA SAYA TIDAK INGIN MENDENGAR ADA MULUT YANG MENGATAKAN DIA JAHAT BANGET, SEBELUM KALIA NGEJUDGE SESEORANG ITU JAHAT COBA CARI TAHU DULU, RASA SAKIT APA YANG PERNAH IA DAPAT SEBELUMNYA," ucap Lidya dengan mata yang penuh amarah membuat semuanya langsung terdiam. "Lidya ... Maaf," ucap Rifki mem

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Balas dendam

    Hari demi hari berlalu, Lidya benar-benar tidak merasa tenang di rumahnya ia terus dihantui dengan harta pemberian Alex yang habis tiba-tiba. Ia juga merasa dendam pada teman-temannya.Malam ini ia keluar diam-diam dari rumah.Disisi lain, Rifki dan teman-teman tongkrongannya sedang asyik ngobrol di tempat tongkrongan mereka yang baru. "Gimana kabar Lidya Bos? Ngeri juga lu ninggalin dia gitu aja,""Lu bisa diam aja nggak sih, lu nikmatin aja tuh uang yang udah gua kasih, nggak usah banyak ngomong," ucap Rifki."Kita kan cuma nanya kabar, apa salahnya sih," "Gua kan nggak ada hubungan apa-apa ya sama dia, lu berdua kalau mau sama dia ya tinggal pergi aja sana, teman-temannya aja nggak ada yang setia sama dia," jawab Rifki selalu menghisap rokoknya. "Elu udah tahu teman-teman yang nggak setia, terus kenapa lu ikut-ikutan nggak setia bro?""Cah hahah ... Lu pakai logika deh sekarang, menurutku emangnya gua wajar sama dia? Dia itu mantan istri orang bro, lebih bagus memilih gadis da

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Psikiater

    Sekarang Lidya sedang berdua dengan dokter Zira di kamar, ia sudah berniat untuk menutup diri dari dokter itu karena ia tahu orang tuanya pasti merencanakan hal yang tidak dia suka. "Dokter udah dibayar belum?" tanya Lidya."Belum,""Tapi dokter pasti nunggu bayaran kan setelah ini?" Tanya Lidya yang dibalas anggukan oleh dokter itu."Iya dong Mbak, saya datang ke sini buat bekerja,""Sama, saya datang ke sini juga bukan buat membebani Mbak. Saya nggak perlu cerita apa-apa, saya nggak gila ... Saya baik-baik aja Mbak, Mbak keluar aja setelah waktunya selesai. Mbak minta bayarannya tapi bagi sama saya setengah," ucapnya membuat dokter itu diam sejenak."Kok gitu mbak?""Nggak ada yang perlu saya ceritakan Mbak, cerita hidup saya nggak ada yang adil ... Semuanya jahat, bahkan orang tua saya juga. Jadi percuma saja kalau saya ceritakan juga, Mbak pasti bingung dan ngerasa heran kenapa ada alur seperti ini, ?" Ujarnya panjang lebar membuat dokter itu mengangguk paham."Oke, sekarang Mba

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Dibawa pulang

    Dua bulan kemudian jatah kontrakan Lidya sudah selesai, ia sudah diperingatkan oleh pemilik kontrakan beberapa kali untuk meninggalkan tempatnya jika tidak membayar iuran selanjutnya. Lidya benar-benar frustasi, sekarang ia sudah tidak punya tenaga dan keuangan untuk mencari teman-temannya."Huh ... Ini nasib gua beneran begini, kok sial banget ya? Perasaan selama ini belum pernah gua ngerasanya sebahagia itu, apa yang gua mau tuh lu nggak kasih Tuhan! Jahat ... Berhenti gue berharap sama Tuhan, gak percaya gua!" teriaknya di dalam kontrakan."Sekarang gua harus ke mana coba? Siapa yang mau nampung gua, gak ada ... Orang tua gua dari awal udah kecewa sama gua. Suami? Dia udah nggak tahu di mana keberadaannya," gumam Lidya sambil meringkuk di sofa.Setiap kali ia memejamkan matanya yang terlihat di pikirannya, Alex, Alia dan Fras membuatnya semakin frustasi. "Ini apalagi sih? Kalian nggak capek apa berbulan-bulan ngehantuin gue! Gua capek, gua bingung dan gua nggak tahu harus kayak g

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Lidya Datang

    "Hah?""Telinganya masih berfungsi kan?" tanya Fras membuat Alia cengengesan."Heheh bapak duduk aja, saya kalo di bantuin bisa salting," ucapnya ceplas-ceplos lalu detik kemudian ia tersadar."Hehe maaf pak, bercanda jangan di masukin ke hati," ucapnya lagi Drt ... Drt ... Drt Ponselnya kembali

    last updateÚltima actualización : 2026-03-19
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Trigger

    Melihat semua makanan berserakan di lantai, Alia mematung sejenak lalu detik kemudian ia mengusap dadanya."Gak apa-apa, tunggulah dulu semuanya tenang, setelah itu tanya Pak Fras kamu ini di sini sampai kapan," ucap Alia pelan lalu ia mengatur nafasnya pelan-pelan.Setelah ia merasa tenang, Alia m

    last updateÚltima actualización : 2026-03-19
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Siapa dia?

    Sesampainya di rumah, alangkah kagetnya Fras melihat ada mobil Alex di pekarangan rumahnya.'Ngapain lagi ke sini?' ucap Fras dalam hati, lalu ia mengurungkan niatnya untuk memarkirkan mobilnya ke dalam garasi."Kamu tunggu di sini ya, jangan keluar," ucap Fras membuat Alia terlihat tidak suka."Pa

    last updateÚltima actualización : 2026-03-18
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Keceplosan

    Sesampainya di ruangan dosen, Alia mengetuk pintu ruangan Fras."Masuk," terdengar suara dosen itu dari dalam ruangan membuat Alia menarik nafas dalam-dalam."Alia ..." Panggil seseorang membuat Alia menoleh. "Eh pak,"."Kamu dari mana saja? Bapak dapat laporan katanya kamu hilang, hampir aja hari

    last updateÚltima actualización : 2026-03-18
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status