공유

Bab 157 - Rey Cemburu

작가: Eladzaky
last update 최신 업데이트: 2026-03-04 09:00:44

Setelah pertemuan malam itu, Alina dan Rey semakin dekat. Semakin banyak bahan yang mereka bicarakan tiap kali bertemu, karena secara kebetulan mereka berada dalam circle keluarga yang sama. Rey tidak lagi menunjukkan sikap juteknya, dia bahkan bersikap lebih sopan ketika bertemu dengan Alina, terlebih Alina adalah asisten dosen di kampusnya.

Sejak saat itu, interaksi mereka menjadi lebih akrab. Mereka sering beradu argumen tentang teori-teori di kampus, b

이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 163 - Undangan Untuk Alya

    Setelah acara lamaran, Azam dan Laras mulai disibukkan dengan acara persiapan pernikahan Azam dan Ayu. Meski mereka telah sepakat untuk menggelar pernikahan secara sederhana, tapi tetap saja tidak sedikit hal yang harus dipersiapkan."Mas" Panggil Laras ketika mereka memilah-milah undangan yang akan mereka sebar ke kerabat dekat."Kenapa, Ras?""Mas Azam gak ada niat ngundang Mbak Alya?"Tanya Laras hati-hati, khawatir pertanyaannya menyinggung kakaknya.Azam teridam, berpikir."Memangnya dia mau datang? Ketemu Mas aja mungkin sudah muak" lirihnya."Ya itu kan karena Mas Azam mengganggu dia. Kali ini kan Mas Azam sekedar mohon doa dari dia untuk kehidupan Mas Azam selanjutnya. Siapa tau hubungan kalian bisa membaik. Mantan gak perlu jadi musuh kan?""Memangnya kamu mau, berhubungan baik lagi dengan Ryo?" Azam balik bertanya, yang membuat wajah Laras seketika merengut."Ka

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 162 - Azam Melamar Ayu

    Hari-hari setelah pernyataan cinta Azam, Ayu merasakan seperti roller coaster emosional. Ia merasa senang, namun ketakutan dan keraguan juga tak kalah besar. Azam tak menuntut jawaban, namun setiap tatapannya, setiap kebaikannya, seolah mengingatkan Ayu bahwa ia harus membuat keputusan.Hubungan mereka tidak berubah drastis. Azam tetap datang ke kedai, tetap duduk di kursi favoritnya, tetap membawakan es kopi favorit Ayu, dan tak jarang membantunya merapikan kursi saat pelanggan ramai.Tapi kini, ada sesuatu yang berbeda. Ada kehangatan yang menggantung di udara, ada tatapan penuh makna, ada harapan yang diam-diam hidup di mata Azam setiap kali memandang Ayu.Sore itu, Ayu duduk di salah satu kursi kedai yang berada dipaling depan, menatap langit senja yang mulai menghangus. Laras sedang libur, Bang Erwin sedang ada urusan diluar, pengunjung kedaipun sedang sepi, menyisakan dirinya sendiri dalam ketenangan yang langka.

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 161 - Ungkapan Cinta Azam Ke Ayu

    Sejak mengetahui kekurangan dirinya Ayu menjadi lebih tertutup. Hanya Azam yang setia mendampinginya meski Ayu kadang bersikeras tak ingin ditemani, tapi Azam tetap selalu ada untuknya. Bahkan pada saat Ayu melakukan tindakan histerektomi, Azam ada untuk mendampinginya.Sejak operasi itu, Ayu semakin menutup diri. Ia membatasi pergaulan, jarang keluar rumah kecuali untuk bekerja dan keperluan penting lainnya, selebihnya Ayu lebih banyak menghabiskan waktu dalam kesendiriannya.Ia mulai menjaga jarak dari banyak orang, takut akan pandangan kasihan atau bisikan simpati yang tak ia butuhkan. Namun, ada satu orang yang tetap setia di sisinya—Azam.Tidak peduli seberapa sering Ayu menolaknya, Azam selalu menemukan cara untuk tetap ada. Ia tidak memaksa, tidak bertanya hal-hal yang menyakitkan, hanya diam di dekatnya, menjadi tempat yang aman bagi Ayu untuk beristirahat dari dunia yang terasa semakin berat.Hari i

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 160 - Ikhlas

    Setelah mengantarkan Laras kembali ke kosannya, Azam langsung menuju rumah Ayu untuk mengembalikan tasnya. Malam semakin larut, tapi hatinya tak bisa tenang sebelum memastikan Ayu baik-baik saja. Saat tiba di depan rumah, ia mengetuk pintu pelan."Assalamu'alaikum" Ucap Azam.Tak lama kemudian terdengar jawaban dari dalam, sepertinya itu suara Bude Marni."Waalaikumsalam... siapa ya?""Bude, ini saya Azam," ucapnya.Tak lama, pintu terbuka dan Bude Marni menyambutnya dengan senyum hangat. "Oh, Nak Azam. Ayo masuk dulu, Ayu baru saja tertidur."Azam mengangguk dan menyerahkan tas Ayu. "Saya cuma ingin mengembalikan ini, Bude. Ayu bagaimana keadaannya?"Bude Marni menarik napas panjang. "Tadi sudah agak mendingan setelah minum obat. Tapi Bude khawatir, dia sering mengeluh sakit belakangan ini. Besok Bude mau ikut dia periksa ke dokter, biar tau apa sebenarnya yang terjadi"

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 159 - Kembali Ke Titik Nol

    Sekitar lima belas menit kemudian, mereka tiba di sebuah rumah sederhana di daerah pingiran kota. Tampak seorang wanita paruh baya membuka pintu saat mendengar mobil Azam berhenti tepat di depan rumah itu."Ayu? tumben kamu sudah pulang Nduk?" Tanya wanita itu."Iya Bude, ayu kurang enak badan" Sahut Ayu pelan. Iapun mengajak Azam dan Laras masuk dan memperkenalkan mereka dengan wanita yang ia panggil Bude tadi."Bude, kenalin ini Mbak Laras, teman kerja Ayu. Dan ini Mas Azam, Kakaknya Mbak Laras"Azam dan Laras bergantian menyalami wanita itu dengan sopan."Saya Marni, Budenya Ayu. Mari silakan masuk nak"Mereka mengekor sang pemilik rumah untuk masuk ke ruang tamu, kemudian duduk di kursi kayu tua namun terlihat sangat terawat, terbukti tak ada satu debupun menempel di benda itu.Laras dan Azam secara bergantian menceritakan kronologi kenapa akhirnya mereka mengantarkan Ayu pulang. Bude marni tampak terkejut dan khawatir mendengar semua penuturan mereka, karena menurutnya Ayu tak pe

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 158 - Benih Cinta baru Dihati Azam

    Sejak bertemu kembali dengan Laras dan bercerai dari Dina, Azam kerap muncul di rumah makan Selaras, tempat dimana Laras bekerja. Kadang untuk mampir makan disela-sela ia narik taksi online, atau sekedar main kalau pas kebetulan lewat.Baik Erwin maupun Ayu juga sudah biasa dengan kehadiran Azam, karena dia adalah Kakak kandung Laras jadi merekapun menyambut baik tiap kali Azam datang kesana.Bukan tanpa alasan Azam sering-sering mampir ke rumah makan itu, selain ingin menjenguk adiknya ada hal lain yang menarik perhatian Azam. Yaitu sosok gadis manis berhijab rekan kerja Laras, yaitu Ayu.Azam sadar usianya dengan Ayu terpaut sangat jauh, bahkan dengan Laraspun masih lebih muda Ayu. Tapi entah mengapa ada rasa berbeda tiap kali Azam memandang gadis itu, gadis berhijab yang begitu menenangkan hatinya tiap kali memandangnya.Suatu hari, Azam kembali mampir ke rumah makan selaras, saat itu ia hendak makan siang. Ayu

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status