Share

Chapter 11

Author: Nananailalala
last update publish date: 2026-03-08 15:25:50

Pada akhirnya Salsa hanya membiarkan Crystal pergi begitu saja. Pihak lain tidak bisa tinggal terlalu lama dan bergegas kembali untuk mengurus kepergiannya. Meskipun Salsa merasa menyesal, ia tetap terus menerus mengingatkan Crystal dalam perjalanan mengantarnya keluar.

"Pokoknya kamu harus jaga diri di luar negeri, jangan menjadi orang yang terlalu patuh. Lawan saja jika kamu merasa dia berlebihan. Pokoknya aku tidak ingin kamu dirugikan. Kemudian, jika kamu tidak bisa menangani ya kamu bisa m
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 27

    "Aku datang untuk memberikan hadiah pada putri baptisku." Akas berkata dengan dingin. Namun ungkapannya sudah menyiratkan bahwa ia sangat mementingkan Salsa. Disisi lain, Salsa sedikit mengangkat kepalanya menatap Akas dengan ekspresi rumit. Jika sebelumnya ia akan merasa kesal, namun kini sebutan 'Putri Baptis' itu lebih terasa begitu berharga.Arus hangat lembut membuat tubuh Salsa hangat. Kasih sayang yang asing seakan menebus semua kasih sayang ayah yang hilang dari hidupnya. Ketika Salsa berfikir bahwa kasih sayang ayahnya cukup, ternyata kasih sayang ayahnya yang telah menemaninya selama 18 tahun hidupnya sama sekali tidak sebanding dengan kasih sayang ayah angkat yang baru ia temui beberapa hari.Namun ketika mengingat malam asing yang penuh dengan keintiman antara ia dengan Akas, rasanya sedikit rumit. Namun itu tidak mencegah jantung Salsa berdebar begitu kencang hanya karena bagaimana Akas melindunginya dan bahkan membalas mereka yang merundungnya."Ayah aku juga menginginka

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 26

    "Aku dengar dari paman Sam bahwa kamu suka melukis dan menggambar komik. Jadi aku membelikanmu alat lukis, ada juga tab yang bisa kamu gunakan untuk membuat komik, aku juga membelikan laptop dengan konfigurasi terbaik." Akas berkata dengan suara tenang, namun ada jejak kasih sayang dalam beberapa nada suaranya. Ia meletakkan bingkisan tab dan laptop di atas meja agar Salsa dapat melihatnya lebih jelas. Dua produk elektronik ini adalah yang paling mahal di antara hadiah Akas yang lainnya. Salsa nampak begitu bersemangat dan hendak angkat bicara ketika sebuah suara mengganggu seluruh suasana yang ada. "Wah, bonekanya besar sekali." Seorang gadis yang lincah namun penuh keanggunan datang dengan langkah sedikit cepat. Begitu ia datang, ia melihat boneka setinggi dua meter dalam pelukan Salsa dan dengan sedikit gerakan ia meraihnya dan merebutnya dari pelukan Salsa. Hal tersebut terjadi sangat cepat hingga membuat Salsa tertegun dan tidak bereaksi selama beberapa saat.Salsa menatap tanga

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 25

    Dalam perjalanan pulang, Dimas yang sedang menyetir juga berbicara dengan nada sedikit ragu dalam suaranya."Tuan, aku dengar Tuan Henry memarin pulang membawa seorang wanita yang memiliki anak perempuan. Anak perempuan utu umurnya mungkin hampir sama dengan nona Salsa." Ucap Dimas. Ketika Akas mendengar kabar tersebut, ia sedikit mengerutkan keningnya. Karena bagasi mobilnya tidak cukup, bahkan kursi penumpang di samping Akas kini dipenuhi oleh bingkisan hadiah."Maksudmu Henry memiliki hubungan romantis dengan wanita itu?" Akas bertanya dengan suara muram, untuk sejenak kemarahannya pada Henry meningkat dan niat baiknya sedikit menurun. "Sepertinya." Jawab Dimas dengan anggukan kepalanya. Bagaimana mungkin Akas tidak mengerti dengan kabar yang baru saja Dimas beritahukan padanya? Jika itu benar maka Salsa akan menanggung dampaknya.Dampak seperti apa yang Salsa akan alami, Akas tidak tahu tapi Akas yakin saat ini Salsa mungkin sudah bersedih bahkan menangis. Sebagai orang dewasa ya

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 24

    Sudah lama sekali Salsa tidak membalik pigura tersebut. Ia tidak pernah berani menatap foto di dalamnya, karena Salsa takut dia akan terlalu merindukannya. Namun kali ini Salsa tidak bisa menahannya. Di dalam pigura tersebut terdapat foto dua orang. Ya, hanya foto dua orang. Seorang wanita muda yang cantik dan seorang gadis kecil yang tingginya masih sepinggang wanita muda tersebut.Keduanya mengenakan gaun dengan warna dan corak yang sama, tersenyum lembut pada kamera. Salsa menyapu lembut foto tersebut. Sosok ibunya yang samar dalam ingatannya kini kembali menjadi jelas.Sosok wanita muda yang cantik dan lembut dengan rambut panjang bergelombang yang diikat setengah. Seperti bunga lily merah muda yang mekar penuh keindahan dan memancarkan kelembutan juga kasih sayang bersama cinta yang meluap."Ibu, ayah sudah memiliki keluarga lagi." Lirih Salsa ditengah tangis pilunya. Satu demi satu air mata jatuh di atas pigura tersebut. Kemudian Salsa memeluknya dengan putus asa, dan hampir ber

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 23

    Waktu berlalu begitu ringan dan cepat. Beberapa hari sudah berlalu dan Salsa kembali ke kehidupan monotonnya yang terkurung di dalam rumah besar itu. Ia tidak melihat jejak Henry pulang sekalipun dan tiba tiba terbiasa dengan itu. Lagipula memang biasanya seperti ini. Hingga pada suatu hari, karena lapar dan waktu makan malam akan segera tiba. Salsa berniat untuk turun dan pergi ke ruang makan untuk makan malam. Mungkin ia hanya sekali lagi mendapatkan keheningan dan kesunyian namun hidup harus terus berjalan bukan? Namun ketika ia keluar kamar setelah seharian mengurung diri. Ia melihat pemandangan yang membuat jantungnya hampir berhenti berdetak. Ekspresi bahagia seketika berubah dan jejak keterkejutan dan sakit hati terlihat di sudut matanya. Henry yang sedang berpelukan dengan seorang wanita yang nampak awet muda juga menyadari putrinya datang. Ia secara sontak melepaskan pelukannya. Tidak jauh dari keduanya, ada seorang gadis yang hampir seumuran dengan Salsa duduk dengan tenan

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 22

    Ketika Salsa sedang sibuk bermain dengan cat minyak dan canvasnya. Suara notifikasi handphone mengganggunya. Salsa mengerutkan keningnya dan sedikit mencondongkan tubuhnya. Melihat pesan siapa yang tiba di handphonenya. Lagipula Crystal sudah pergi ke luar negeri, seharusnya Salsa tidak memiliki teman lain, lagipula Sania dan Marty juga bukan teman yang baik. Namun yang tidak dia duga adalah pesan tersebut datang dari Akas."Aku akan menjemputmu malam ini." Kalimat tersebut dikirimkan oleh Akas beberapa detik yang lalu. Salsa meletakkan kuas di tangannya dan memiringkan kepalanya sejenak sebelum menyetujuinya. Lagipula dia sudah berjanji untuk membalas budi pihak lain.Jadi pada malam hari, Salsa mengenakan gaun merah muda yang cantik dan manis penuh nuansa anak muda. Berjalan keluar dari kamar sambil berkata pada Paman Sam. "Paman Sam, hari ini aku akan keluar untuk makan malam." Ucap Salsa."Nona Muda, mengapa anda tidak mengurungkan niat anda saja. Anda tahu bagaimana temperamen tu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status