Share

Chapter 23

Author: Nananailalala
last update publish date: 2026-03-21 15:34:41
Waktu berlalu begitu ringan dan cepat. Beberapa hari sudah berlalu dan Salsa kembali ke kehidupan monotonnya yang terkurung di dalam rumah besar itu. Ia tidak melihat jejak Henry pulang sekalipun dan tiba tiba terbiasa dengan itu. Lagipula memang biasanya seperti ini.

Hingga pada suatu hari, karena lapar dan waktu makan malam akan segera tiba. Salsa berniat untuk turun dan pergi ke ruang makan untuk makan malam. Mungkin ia hanya sekali lagi mendapatkan keheningan dan kesunyian namun hidup harus
Nananailalala

Di akhir bab ini, saya mengucapkan Minal Aidzin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin untuk seluruh pembaca buku saya ini. Terimakasih untuk dukungannya selama ini, dan terus dukung penulis kedepannya.

| Like
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
dinaningtyasna
MET lebaran Thor, semangat berkarya yah... yg kaisar jangan lupa dilanjut doooongggg
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 74

    "Audrey aku akan bertanya padamu, bagaimana jika kamu yang menyebut dan menyebarkan kabar bahwa ibuku adalah simpanan terdengar sampai pada telinga ayah? Menurutmu, bagaimana ia akan bertindak?" Salsa berjalan mendekat sambil berbisik dengan suara yang hanya ia dan Audrey dengar.Mendengar kata jata Salsa, ekspresi wajah Audrey seketika memucat. Baik ibunya atau dirinya tahu dengan jelas bahwa mendiang istri Hendry adalah sosok yang sangat tabu di rumah. Bagi Hendry, mendiang istrinya adalah sosok yang sangat berharga dan tak tergantikan. Jika Hendry mendengar bahwa ia menjelekkan citra mendiang istrinya di luar, sudah pasti hasilnya sangat jelas. Dia dan ibunya akan di usir.Sudah lama dia dan ibunya bergaul dengan Hendry, namun mereka sama sekali tidak mampu benar benar menyatu sebagai keluarga. Hendry selalu tertahan oleh sosok mendiang istrinya. Karena mendiang istrinya itulah, baik dia atau ibunya tidak benar benar mampu memasuki dunia Hendry. "Aku peringatkan dirimu! Aku sudah

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 73

    Karena masalah sapu tangan tersebut, Salsa bahkan melupakan fakta mengapa Audrey bisa ada di kelas yang sama dengannya. Sepanjang masa orientasi, Salsa begitu pendiam dengan aura murung yang terasa di seluruh tubuhnya. Sehingga banyak teman sekelas tidak berani mendekatinya.Satu satunya adalah seorang gadis muda yang ceria, ia duduk di samping Salsa tanpa memperdulikan pandangan orang lain. Melihat Salsa yang murung, membuatnya penasaran. "Mengapa kamu sangat murung? Apa kamu baik baik saja? Kudengar di kantin makanannya sangat enak, mengapa kita tidak pergi ketika jam istirahat tiba? Aku jamin perasaan murung mu akan hilang!" Ucap gadis itu. Namanya Rosa, gadis dengan suara manis yang sangat ceria. Ia begitu berisik hingga membuat Salsa merasa kesal namun tak bisa berkata kata. Ini adalah kali pertamanya ia melihat seseorang yang sudah melihat orang lain sedang murung namun justru berceloteh panjang lebar di sampingnya. Apa apaan dengan pergi ke kantin? Apakah pihak lain juga mania

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 72

    Entah mengapa dan sejak kapan, air matanya telah menetes membasahi pipinya. Matanya yang berkaca kaca membuat pandangannya menjadi kabur. Salsa menggenggam pulpen tersebut lembut dan mendekapnya di dadanya.Mengapa baru saat ini? Mengapa? Salsa ingin bertanya namun seakan akan seluruh suaranya tersangkut dalam tenggorokannya. Salsa hanya bisa menangis dalam diam, menundukkan kepalanya dan membiarkan air mata itu membasahi jasnya yang rapi.Salsa meraih sapu tangan yang sebelumnya dijadikan alas untuk bolpoin tersebut dari dalam kotak. Menggunakan sapu tangan tersebut menyapu lembut air matanya, pandangan Salsa menjadi sedikit lebih jelas. Tiba tiba Salsa menyadari terdapat jejak jahitan di tepi sapu tangan tersebut. Kata kata di ujung sapu tangan tersebut sedikit sulit dibaca, namun ia masih bisa membacanya dengan jelas. 'To my daughter and my princess, Salsa putri kesayangan ayah.' Kalimat tersebut dijahit sedikit berantakan. Sama sekali tidak indah, namun Salsa memiliki firasat bah

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 71

    Keesokan harinya, masih bubur yang sama. Rasa familiar yang sama, samar samar Salsa mencoba mengingat berasal dari mana rasa bubur ini terasa begitu familiar. Ia ingat ingat lagi, tak ada satupun restoran yang mungkin memiliki keterampilan ini. Mungkin, ini benar benar dibuat pribadi oleh Novi. Jadi, Salsa memberikan pujian tambahan untuk Novi hari itu."Buburnya sangat enak, terima kasih atas kerja kerasmu. Aku Harap besok aku bisa memakannya lagi." Ungkap Salsa. Namun gagasan tersebut langsung dihancurkan keesokan harinya.Salsa baru saja bangun dari tidurnya dan belum sepenuhnya sadar. Ia berjalan menuju ambang jendela hanya untuk menyaksikan di persimpangan yang jauh. Mobil yang sangat familiar itu berhenti sedikit lebih jauh dari rumahnya berada. Mata Salsa melebar, bagaimana mungkin ia tidak mengenali mobil tersebut? Salsa menyaksikan dengan ekspresi terkejut, Novi berjalan dengan langkah cepat menghampiri mobil tersebut. Pemilik mobil tidak turun, namun setelah beberapa saat N

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 70

    Hari hari berlalu begitu saja, Salsa sedikit terkejut karena ia menjalani hari harinya dengan tenang selama beberapa hari berikutnya. Sienna dan Audrey tampak sibuk, pergi pagi dan pulang sore hari sambil membawa lebih dari lusinan bingkisan di tangan kanan dan kirinya. Nampaknya mereka bersenang senang menggunakan uang keluarganya.Hari ini, kepala pelayan baru telah dipekerjakan. Salsa duduk di sofa menatap kepala pelayan baru yang berdiri di depannya bersikap sangat profesional dengan tatapan tenang. Tanpa diketahui Salsa, kepala pelayan tersebut juga menatap Salsa, dari atas sampai bawah. Lagi Pula pihak lain adalah nona muda yang akan dia layani mulai saat ini. Bukan hanya karena dia putri dari Hendry, namun juga karena Salsa adalah putri angkat dari bos nya yang sebenarnya."Nona muda, karena hari masih pagi, saya sudah menyiapkan bibir seafood, susu dan roti sandwich untuk sarapan anda. Apakah ini memenuhi persyaratan anda?" Ucap kepala pelayan bernama Novi tersebut dengan prof

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 69

    "Kamu dipecat! Jangan muncul lagi di hadapan putriku!" Ucap Hendry menunjuk Lisa yang tersungkur di lantai. Beberapa bodyguard juga bergegas, meraih lengan Lisa dan hendak menariknya pergi. Lisa putus asa, ia melirik Sienna yang menjadi harapan terakhirnya. Bukankah ia berkata bahwa ia adalah nyonya rumah ini? Jika pihak lain bisa menolongnya, maka itu keberuntungannya. Bahkan jika pihak lain tidak menolongnya, Lisa akan menyeretnya ikut ke ke bawah. Lagipula Lisa bisa berada disini hari ini adalah berkat bantuan dan dukungan dari Sienna. Terutama karena Sienna ingin menindas nona muda asli rumah ini, jadi ia mengutus Lisa untuk mengurus makanan Salsa.Siapa yang tahu pada hari pertamanya bekerja, Lisa tidak pernah menyangka bahwa nona muda ini begitu sulit diatasi. Bukankah Sienna berkata bahwa pihak lain hanya gadis bodoh yang hanya bisa menerima orang lain menindasnya tanpa bisa melawan balik.Ia hanya menjadi lelucon! Menjadi umpan meriam! Dipecat pada hari pertamanya bekerja! S

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 25

    Dalam perjalanan pulang, Dimas yang sedang menyetir juga berbicara dengan nada sedikit ragu dalam suaranya."Tuan, aku dengar Tuan Henry memarin pulang membawa seorang wanita yang memiliki anak perempuan. Anak perempuan utu umurnya mungkin hampir sama dengan nona Salsa." Ucap Dimas. Ketika Akas men

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 22

    Ketika Salsa sedang sibuk bermain dengan cat minyak dan canvasnya. Suara notifikasi handphone mengganggunya. Salsa mengerutkan keningnya dan sedikit mencondongkan tubuhnya. Melihat pesan siapa yang tiba di handphonenya. Lagipula Crystal sudah pergi ke luar negeri, seharusnya Salsa tidak memiliki te

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 20

    Di dalam ruang kerja dengan cahaya remang remang. Akas duduk bersandar di sofa yang ada di ruang kerjanya. Meskipun ia memegang laptop di tangannya, pikirannya sama sekali tidak dapat fokus pada pekerjaan yang harus dikerjakan sama sekali.Akas meraih handphone nya, dan melihat pesan terakhir Salsa

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 19

    "Terimakasih paman, untuk makanannya." Ucap Salsa begitu ia turun dari mobil. Akas menganggukkan kepalanya ringan. Setelah makan siang bersama, Akas tidak membawa Salsa pergi kemanapun lagi dan segera membawanya pulang. Sementara itu ia kembali ke perusahaannya. Karena ia memutuskan untuk memindahk

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status