Share

Bab 1081

Author: Musim Gugur
Di dalam mobil polisi, Gavin menghubungi atasannya. “Pak Patrick, tolong datang ke kantor polisi di Jalan Yellow. Aku dipukul dan juga diancam. Sekarang aku lagi di perjalanan ke kantor polisi.”

Panggilan diakhiri. Gavin pun duduk dengan tenang.

Istri dan putranya juga tidak menangis lagi. Tansri bertanya dengan suara kecil, “Suamiku, aku rasa lelaki itu bukan orang biasa. Apa kita akan baik-baik saja?”

Gavin menunjukkan senyuman menyeringai. “Dia duluan yang memukulku. Memangnya kita bisa kenap
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Lhadalah ?!? kok malah nyuruhnya Habisin saja ?!? Wkwkwkwk...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2832

    Julia berusaha menahan air matanya, tetapi malah menetes. “Morgan, apa aku masih bisa menemukan Jeje?”Pada saat ini, Julia seolah-olah kembali ke masa Jeje baru saja menghilang dari sisinya. Morgan yang berusia belasan tahun itu datang ke Kota Jembara. Julia yang menangis dengan tersedu-sedu itu bertanya padanya dengan putus asa, “Morgan, apa aku masih bisa menemukan Jeje?”“Bisa!”Hari ini, Morgan juga memberinya jawaban yang sama. Tatapannya kelihatan tegas. “Kita lakukan tes DNA sekali lagi, ya?”Julia menatap Morgan dengan kaget. “Apa?”Aska juga seolah-olah menemukan harapan saja. Dia segera bertanya, “Apa ada kelalaian dengan tes DNA itu, apa hasilnya akan lebih akurat setelah melakukan tes ulang?”“Bukan!” Morgan menoleh melihat Theresia. Dia meraih pergelangan tangannya, lalu membawa Theresia berjalan keluar bayangan gelap. Dia berjalan ke hadapan Julia. “Bibi Julia, kali ini kamu lakukan tes DNA dengan Theresia.”Begitu Morgan menyelesaikan omongannya, semua orang pun terbeng

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2831

    “Untung saja kamu sendirian hari ini!” kata Morgan dengan nada tidak hangat dan juga tidak dingin.Theresia pun terdiam.Sementara itu, Morgan juga tidak bermaksud untuk berbasa-basi. Dia langsung meraih pergelangan tangan Theresia, lalu memasuki mobil.Theresia berlari untuk mengejar langkahnya. “Ke mana?”Begitu datang langsung masuk ke topik utama? Apa waktu itu dia sudah beri sinyal yang salah kepada Morgan? Atau Tuan Morgan merasa bisnis ini sangat menguntungkan, jadi dia ingin mencari uang yang lebih banyak lagi?Seandainya transaksi akan lunas seperti itu, Theresia juga … bisa mempertimbangkannya ….Tentu saja Morgan tidak tahu imajinasi di dalam benak Theresia. Dia membuka pintu mobil samping pengemudi mempersilakan Theresia masuk ke dalam, lalu berkata dengan nada datar, “Ketemuan sama Bibi Julia!”Imajinasi Theresia langsung berhenti sampai di situ. Mata indahnya sedikit terbelalak. “Bukannya Bibi Julia … sudah kembali ke Kota Jembara?”“Emm,” jawab Morgan dengan singkat, lal

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2830

    Sonia dan Rose sama-sama memapah Julia ke lantai atas, membiarkannya untuk istirahat sejenak. Reza pun menghubungi dokter. Dokter segera kemari.Aska yang berada di lantai bawah juga merasa syok ketika melihat Julia jatuh pingsan. Untung saja ada Jemmy yang menemani, dia pun merasa lebih tenang.…Di lantai atas, Vanz sedang berdiri di depan ranjang dengan kening berkerut. Terlihat ekspresi penuh rasa khawatir di atas wajahnya. “Julia, kamu jangan begini. Aku akan bantu kamu untuk cari putrimu. Aku pasti akan menemukannya.”Julia memejamkan matanya dan berkata dengan nada rendah, “Kamu keluar dulu. Aku mau tenangkan diri sebentar.”Sonia menyuruh semuanya untuk keluar. Dia menuangkan segelas air untuk Julia, lalu duduk di samping ranjang. Kelopak matanya diturunkan. Dia pun berkata, “Maaf, Bibi Julia.”Julia kelihatannya tidak peduli dengan Hallie. Sikapnya sangatlah dingin. Hanya saja, mana mungkin Julia tidak peduli dengan putrinya sendiri? Julia hanya tidak berani mengekspresikannya

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2829

    Aska berkata, “Selama ini aku merasa aku tidak bersalah. Semua yang aku lakukan kepadamu juga demi kebaikanmu. Tapi setelah dipikir-pikir kembali, apa selama beberapa tahun ini kamu benar-benar melewati hari-harimu dengan baik? Aku memang pantas dimarah olehmu. Aku selalu bersikap egois dan dominan. Kelak, aku tidak akan ikut campur dengan apa yang kamu lakukan, yang penting kamu merasa gembira saja.”Ketika Julia mendengar ucapan ayahnya, tiba-tiba air matanya mengalir. Dia spontan memalingkan kepalanya.…Waktu ketika menunggu memang sangat menderita, tapi waktu empat jam juga sudah berlalu dengan sangat cepat. Morgan sudah mengendarai mobil pergi ke lembaga forensik. Setelah mendapatkan laporan hasil tes DNA, Morgan langsung memotretnya untuk Julia.Hasil tes DNA menunjukkan bahwa Julia dan Hallie tidak memiliki hubungan darah sama sekali. Julia bukanlah ibu kandung Hallie.Setelah mengambil laporan, Morgan pun mengendarai mobil meninggalkan tempat.Di rumah Aska.Semua orang sedang

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2828

    Hallie tersenyum dan berjalan maju. “Nggak secepat itu. Mesti empat jam baru bisa ada hasilnya. Kakek, kamu jangan buru-buru!”“Perlu selama itu!” Aska duduk, lalu melihat jam sekilas. Setiap detik terasa tersiksa baginya.Vanz bertanya pada Julia dengan perhatian, “Apa sakit ketika diambil darah?”Julia tersenyum datar. “Sedikit saja, tidak sakit.”Jemmy berkata, “Selagi menunggu, ada yang ingin aku katakan.”Semua orang langsung terdiam melihat ke sisi Jemmy.Jemmy berkata dengan perlahan, “Hasilnya cuma dua saja, kemungkinannya setengah-setengah. Kita semua mesti persiapkan mental. Seandainya Hallie adalah anggota keluarganya Aska, semua pun akan ikut berbahagia, tidak ada yang perlu dikatakan lagi. Seandainya bukan, Julia, kamu juga jangan kecewa dan jangan salahkan Aska. Selama bertahun-tahun ini, dia tidak pernah melepaskan Jeje. Saat Jeje hilang waktu itu, dia tidak makan dan tidak minum, hampir saja ikut pergi. Kamu juga melihatnya.”Hidung Julia terasa tidak nyaman. Dia mengan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2827

    Hallie merenung sejenak, lalu mengangguk dengan linglung. “Aku tahu, tapi … aku tetap saja merasa sedikit takut ….”Sonia menatap mata Hallie, lalu langsung bertanya, “Kamu takut kehilangan keluargamu atau takut kehilangan persyaratan mewah dari keluarga Kakek Aska?”Hallie terbengong sejenak, lalu segera menjawab, “Tentu saja nggak merelakan Kakek. Dia memperlakukanku dengan sangat baik. Selama beberapa bulan ini, aku pun sudah menganggapnya sebagai kakek kandungku sendiri!”Sonia berkata, “Kata Pak Guru, meskipun kamu bukan anak kandungnya Bibi Julia, dia juga akan menjagamu seperti dulu, makanya kamu nggak perlu khawatir.”Hallie memaksa dirinya untuk tersenyum. Dia menunduk dan berbisik, “Beda, dong.”Sonia mengerutkan sedikit keningnya. “Hallie, coba kamu pikir saat kamu berada di Hondura, kamu sedang berada di kondisi yang sangat membahayakan dan nggak memiliki apa pun, apa kondisi sekarang jauh lebih buruk daripada waktu itu?”Hallie menatap Sonia dengan terbengong dan tidak ber

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 231

    Lewis tertawa dan bertanya, “Gimana kalau dia nggak mau datang?”Senyuman Melvin lenyap secara perlahan. Sorot matanya berubah dingin dan dengan perlahan berkata, “Kalau gitu kamu berlutut di depan dia!”Yanuar tercenung karena tidak tahu apakah Melvin sedang bercanda dengannya atau tidak. Akan tetapi

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 225

    Jason juga ikut tertawa kecil dan berkata, “Sonia, kamu jangan pergi! Kalau kamu pergi, Reza akan mengusirku untuk memberimu tempat.”Sonia hanya melirik Reza sekilas dan mengangguk sambil berkata, “Baiklah, kalau gitu aku akan merepotkanmu dulu."Setelah itu barulah Reza berjalan keluar dan tidak lup

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 177

    Riko mengeluh, “Ibu, kenapa Ibu nggak beri tahu aku kalau Paman Reza ke sini?”Widya pun tersenyum. “Aku sibuk sekali. Lagi pula aku saja nggak ketemu kamu, bagaimana caranya aku beri tahu kamu?”Riko berkata, “Aku baru pulang. Ini aku mau bantu-bantu di dapur.”“Cepat pergi sana!” Widya berkata, “Jang

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 283

    “Tasya!” Yoko berteriak di belakang Tasya, “Bagaimanapun, aku benar-benar mencintai kamu. Sungguh!”Tasya bahkan tidak menoleh ke belakang. Dia terus berjalan menuju halaman belakang tanpa menghiraukan teriakan pria itu.Pesta ulang tahun Tasya diadakan di halaman belakang. Di bawah payung teduh besar

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status