Share

Bab 1234

Author: Musim Gugur
Sony berkata, "Begini, beberapa hari lalu pamannya Wilona sakit dan dirawat di Rumah Sakit Maris. Kudengar Rumah Sakit Maris sekarang punya kebijakan untuk menggratiskan biaya bangsal bagi keluarga miskin, biaya lainnya juga diberi potongan hingga menjadi sangat murah. Apa kamu bisa meminta suamimu mengatur bangsal gratis untuk paman Wilona?"

Suami? Ekspresi Kelly sontak berubah. Dia ingin mengambil ponselnya, tetapi Jason langsung menepis tangannya dan memberinya tatapan dingin.

Kelly terpaksa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2996

    Mereka berdua mengobrol beberapa saat, lalu masing-masing kembali bekerja. Kelly menerima panggilan dari Edwin untuk menetapkan waktu dan tempat ketemuan. Setelah itu, Kelly membereskan barangnya dan bergegas ke sana. Mereka masih berkunjung ke proyek perumahan milik Kempinski. Proyek tersebut sudah memasuki tahap akhir. Berhubung pembangunan masih berlangsung, area proyek dipenuhi berbagai pekerja dan cukup berantakan. Edwin meminta Kelly untuk tetap berada di sisinya dan jangan berjalan-jalan sembarangan.Edwin pergi menemui seorang penanggung jawab proyek dan meminta gambar konstruksi untuk diberikan kepada Kelly, agar dia dapat melihat sendiri.Cuaca di bulan Juni sangat panas. Matahari terasa sangat terik. Hanya berdiri di bawah sinar matahari selama beberapa saat saja, sudah membuat seseorang seolah-olah merasa tubuhnya akan terpanggang hingga kering saja.Kelly mencari tempat yang teduh untuk duduk, lalu mempelajari tata letak kawasan perumahan dengan serius.Setengah jam kemud

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2995

    Kelly langsung datang untuk bersandar. Dia menggenggam jari tangan berlekuk itu, lalu mengangkat bola matanya dan berkata, “Tebak apa yang baru aku pikirkan tadi?”Jason mengangkat alisnya. “Apa kamu merasa suamimu ganteng sekali?”Kelly membenamkan wajahnya ke bagian pinggang Jason sembari menahan tawanya. “Tuan Jason, sejak kapan kamu nggak narsis lagi?”Jason membalas dengan tenang, “Aku memang ada persyaratan.”Suara tawa Kelly semakin kuat lagi.Jason mencubit pipi Kelly. “Kamu masih belum kasih tahu aku, apa yang kamu pikirkan?”Kelly memalingkan kepalanya untuk melihat kemari. Sepertinya karena tertawa terlalu kuat, air matanya pun membasahi bagian bulu matanya. Matanya tampak berkilauan. Pipinya juga sedikit merona. “Aku lagi berpikir, aku benar-benar beruntung bisa bertemu dengan Jason.”Tatapan hangat Jason semakin mendalam. Dia membungkuk untuk mencium ujung mata Kelly, lalu beralih mencium pipi lembut sang wanita. “Sayang, kamu masih bisa lebih beruntung lagi, contohnya sur

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2994

    Laporan ditulis dengan sangat cepat. Kelly menyelesaikannya dalam waktu tak sampai setengah jam. Setelah memeriksa sekali lagi, Kelly pun mengirimkannya ke alamat e-mail Meagan.Kelly meregangkan tubuhnya, kemudian mengirim pesan kepada Jason. [ Kak Jason, aku sudah selesai. Aku tunggu kamu, ya. ]Jason membalas dengan cepat. [ Segera. ]Selagi menunggu Jason, Kelly membuat catatan terpisah mengenai pemikirannya setelah melakukan survei lapangan. Setelah Jason tiba di bawah gedung, dia menghubungi Kelly. Kelly mematikan komputernya, mengambil tas, lalu berlari dengan langkah kecil untuk memasuki lift.Saat memasuki mobil, wajah bulat Kelly kelihatan memerah. Mata besarnya juga semakin hitam dan berkilauan. “Tiga menit. Cukup cepat, ‘kan!”Jason melihat wajah imut Kelly, lalu spontan ingin mengangkat tangannya untuk mencubit Kelly sejenak. “Apa kamu merasa capek? Aku sudah suruh Bi Linda untuk bujukin Yana makan. Sekarang, aku bawa kamu pergi makan enak.”Kelly menggeleng. “Akhir pekan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2993

    Pada akhirnya, pria itu berkata, “Semua ini bukan hasil bualanku sendiri. Sepengetahuanku, bos dari Kempinski juga sangat mementingkan soal fengsui. Lebih tepatnya, setiap bos properti pasti akan mementingkannya.”Kelly menunjukkan ekspresi merenung, lalu bertanya dengan tersenyum, “Kamu begitu memahaminya, jangan-jangan dulu kamu juga pernah melakukan desain bangunan?”“Apa kamu menyadarinya?” Pria itu tersenyum lantang. “Aku sudah bekerja selama 20 tahun. Aku sudah mendesain ratusan proyek perumahan, dari yang besar maupun kecil. Tapi lucunya, aku sendiri bahkan tidak mampu membeli satu rumah pun di Kota Jembara.”“Kemudian, aku memutuskan berhenti kerja dan terjun ke dunia bisnis. Sekarang, hanya dengan mengerjakan beberapa proyek saja, aku sudah bisa menghasilkan uang sebanyak yang dulu harus kuperjuangkan selama 10 tahun. Sekarang, aku sudah mampu menyiapkan uang untuk anak laki-lakiku menikah nanti.”Kelly memang belum memiliki banyak pengalaman dalam mendesain proyek perumahan.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2992

    Kelly sedang bertelepon. Dia tidak memperhatikan gerak-gerik Laura. Mereka berdua hanya menyapa sesaat, lalu sibuk dengan urusan masing-masing.Laura kembali ke meja kerjanya. Dia berlagak sibuk dengan urusan lain. Beberapa saat kemudian, dia baru melirik sekeliling, lalu membuka kertas gambar yang diberikan Meagan kepadanya.Satu per satu halaman dibuka. Laura diam-diam merasa kaget. Desain Kelly tidak memiliki masalah sama sekali. Padahal dia sudah menyelesaikannya dalam waktu singkat, dia tetap mendesain dengan cermat dan detail, sangatlah sesuai dengan keinginan pihak Kempinski, juga sudah menambahkan ide kreatifnya.Jujur saja, jangankan waktu dua hari, meskipun dua minggu, Laura juga belum pasti bisa menyelesaikan desain seperti ini.Hasil ini sebenarnya sudah bisa diserahkan ke tangan penanggung jawab Kempinski, apalagi hanya draf awal saja. Kenapa Meagan malah memperlakukan Kelly seperti itu?Laura berpikir dengan saksama, akhirnya dia mengerti. Sebelum Meagan bergabung ke peru

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2991

    Meagan masih saja tersenyum tenang. “Desainer kami memang sangat ketat dalam soal hasil desainnya. Tuan Levin pasti akan puas dengan hasil desain selama sepuluh hari. Seandainya Tuan Levin mencari studio lain, sepertinya waktu yang dibutuhkan akan lebih lama lagi. Aku rasa kamu juga bisa memahaminya.”Levin berpikir sejenak, lalu mengangguk dengan tidak berdaya. “Baiklah. Kalau begitu, sepuluh hari saja. Aku harap aku bisa melihat hasil desain setelah sepuluh hari.”“Pasti!” Meagan mengantar kepergian Levin. Kemudian, dia menyuruh asistennya untuk memanggil Laura ke ruangannya. Dia berbicara dengan raut gembira, “Laura!”Laura segera menyahut, “Bu Meagan!”“Duduklah!” Nada bicara Meagan terdengar lembut. Dia bertanya dengan asal-asalan, “Hari ini, aku sudah mengomeli Kelly di ruang rapat. Bagaimana pendapatmu?”Tatapan Laura berkilauan. Dia berkata dengan terbata-bata, “Kelly … sebenarnya dia sangat berkompeten. Kali ini, batas waktunya memang terlalu singkat.”Meagan menghela napas.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 216

    Sesaat setelah Reza dan Sonia meninggalkan kediaman keluarga Bina, kabar mengenai mereka mendapatkan batu giok sudah terdengar di telinga Rendi. Dia yang masih dalam masa pemulihan dan terbaring di kasur langsung terduduk dan memasang raut tidak percaya.“Bagaimana mungkin?!”Kemarin dia dan Vivian da

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 252

    Lapisan keringat dingin seketika membasahi kening Yoko. Dia pun berkata dengan lantang, “Restoran ini dekat dengan perusahaan. Kadang-kadang setelah pulang kerja, aku makan di sini.”Tasya tidak mengatakan apa-apa lagi. Dia tahu selera Sonia, karena itu dia memsan dua jenis hidangan dan menyerahkan m

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 171

    “Cantik, nggak? Saat aku melihatnya, aku pun merasa gelas ini sangat cocok sama kamu,” ucap Tasya sambil memiringkan kepalanya.“Suka!” Sonia meraba corak bunga di atas gelas. “Terima kasih!”“Nggak usah sungkan!”Mereka berdua mengobrol beberapa saat. Ketika mereka membahas masalah keluarga Tasya, Son

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 190

    Setelah Sonia meninggalkan acara, Vivian dan Mellisa melanjutkan obrolan mereka. Tak lama kemudian, Mellisa pun sudah hampir kehilangan kesadarannya.Maxwell datang memeluk Mellisa ke dalam pelukannya, lalu berbicara dengan suara lembut, “Istriku sudah lama nggak mabuk. Kurasa dia pasti sangat gembir

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status