Share

Bab 200

Author: Musim Gugur
Sonia langsung membalikkan tubuhnya, lalu bertanya, “Apa Pak Kevin berubah pikiran?”

Raut wajah Kevin seketika berubah muram. “Berhubung kalian itu junior, aku terpaksa mengalah. Kalau kalian bersedia untuk nginap di sini, silakan saja. Tapi … jangan cuma pacaran saja, ingat kumpulkan serbuk sari.”

Langsung terlihat senyuman di wajah Sonia. “Siap, aku pasti akan mengumpulkan serbuk sari.”

“Farel!” panggil Kevin.

Lelaki tua yang membawa mereka ke ruang tamu tadi berjalan memasuki ruangan. “Tuan, ada perintah apa?”

“Bawa mereka ke kamar belakang untuk beristirahat. Nanti malam ingat bawa mereka ke taman bungaku,” pesan Kevin. Kemudian dia berpesan kepada Reza dan Sonia, “Kalian ikut Indra. Kalau tidak ada urusan lain, jangan ganggu aku.”

Reza langsung membalas, “Terima kasih, Pak!”

Kevin dengan tidak senang mengiakan, lalu kembali ke kolam untuk memancing. Saat tirai jendela ruangan tertutup semua, Kevin yang awalnya terlihat muram langsung tersenyum. Dia terlihat sangat gembira sambil m
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2650

    “Emm,” balas Morgan, lalu menyerahkan kotak kepada Theresia.Theresia mengambil kotak dengan kedua tangannya. Matanya seketika berkilauan. Jam itu sangat indah, permukaan jamnya terbuat dari emas murni, di dalamnya ada sebuah perahu layar kecil, dengan jarum jam dan menit dibuat menyerupai layar kapal.“Cantik sekali!” ujar Theresia.“Buat kamu,” kata Morgan.Theresia segera menggeleng, lalu mengembalikan jam kepadanya. “Aku nggak boleh terima hadiah darimu lagi!”Morgan mengambilnya, lalu melihat jam di dalam kotak. Dia pun berkata dengan suara rendah dan pelan, “Saat aku berusia sekitar lima tahun, ayahku ke luar negeri dan menghadiri sebuah acara lelang. Dia menghabiskan uang banyak untuk membeli jam ini untuk ibuku. Hanya saja, aku merusaknya saat kami liburan di sini.”Theresia berkata dengan tersenyum, “Jam ini terlalu berharga. Aku nggak boleh mengambilnya!”Tatapan Morgan tertuju pada diri Theresia. Dia membuka laci terdalam, lalu meletakkan jam ke dalam.Theresia merasa Morgan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2649

    Saat Theresia berjalan ke depan pintu, tiba-tiba terdengar suara pelan musik. Suara itu berasal dari gudang.Langkah kaki Theresia langsung berhenti. Dia kepikiran kemunculan mendadak Morgan tadi, ternyata dia sedang berada di sana.Theresia melangkahkan kakinya untuk berjalan keluar. Tatapannya spontan melirik ke luar jendela, lalu kembali menghentikan langkahnya. Dia berjalan ke depan jendela, lalu melihat Lovin masih belum berpisah dengan Jane.Mereka berdua baru saja mengungkapkan isi hati mereka. Sekarang, mereka masih begitu antusias. Saat ini, mereka berhenti lagi di lantai bawah dan berciuman dengan bersandar di pagar.Theresia menghela napas ringan. Dia sungguh tidak enak hati untuk mengganggu pasangan yang sedang dilanda kasmaran itu. Jadi, dia pun membalikkan tubuhnya pergi ke gudang.Morgan sedang duduk di lantai untuk memperbaiki sesuatu. Kali ini, dia sedang memperbaiki sebuah jam kuno. Jam itu kelihatannya sudah berumur, tetapi bagian permukaan jam yang terbuat dari emas

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2648

    Morgan mengepalkan telapak tangannya dengan erat. Bibir tipisnya menempel di telinga Theresia. Dia berkata dengan suara yang sangat rendah, “Tiba-tiba aku merasa apa yang dikatakan Lovin sangat benar!”Napas hangat menyentuh bagian sensitif Theresia, seolah-olah ada aliran listrik yang menyambar saja. Setengah tubuhnya mulai merasa merinding, alhasil dia tertegun di tempat.“Emm?” balas Theresia dengan perlahan, tetapi terdengar sedikit suara gemetar. Dapat diketahui bahwa Theresia sedang berusaha untuk menahannya, entah sedang menahan suaranya lantaran takut ketahuan oleh orang lain atau menahan detak jantung yang tidak bisa dikendalikannya.“Kalau tidak bersedia, aku akan cium sampai kamu bersedia!”Suara pria itu terdengar rendah, serak, dan magnetis. Setiap ucapan yang dilontarkan bagai sedang mengetuk hatinya saja, kemudian bibirnya kembali ditekan kembali.Semua yang dihirup Morgan saat ini adalah aroma wangi sang wanita. Mereka berdua bagai sedang terisolasi dari dunia luar saja

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2647

    Ibunya Jane segera berkata, “Tidak usah, tidak usah. Kamu cukup bantu aku untuk jaga Jane saja. Bibi tunggu kepulangan kalian.”“Oke.” Lovin tersenyum lembut. “Bibi, sampai jumpa.”Setelah Lovin mengakhiri panggilan, Jane mengulurkan tangannya untuk merebut ponselnya kembali. Dia melangkah mundur beberapa langkah sembari menatap Lovin dengan terengah-engah. “Kenapa kamu ngomong seperti itu sama ibuku?”Lovin memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana. Senyumannya masih kelihatan cerah. “Aku rasa kamu memang tidak berniat untuk kencan buta, makanya aku membantumu. Jangan tidak tahu diuntung!”Tiba-tiba hati Jane terasa sakit. Air matanya seketika menimbun di dalam matanya. Dia berkata dengan kesal, “Siapa juga yang butuh bantuanmu! Dia itu orangnya tinggi dan tampan. Aku suka sekali. Aku memang mau pulang untuk menikah!” Jane melirik Lovin sekilas, lalu berjalan pergi. “Dasar gila!”Terdengar suara datar dari belakang. “Memang gila. Kalau tidak gila, aku juga tidak mungkin akan men

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2646

    Theresia menyadari Morgan terlalu tinggi. Kemungkinan dapat terlihat kepala Morgan dari luar sana. Dia pun menarik kerah pakaian Morgan lagi, menyuruh Morgan untuk menunduk.Morgan membungkukkan tubuhnya, menunduk, dan mengembuskan napas panas. Embusan napas itu mengenai telinga Theresia. Bibir Morgan hanya berjarak sekitar satu sentimeter dari telinga Theresia.…Tiba-tiba Jane berkata, “Apa maksud ucapanmu tadi?”Lovin tidak menemukan apa-apa, lalu memalingkan kepalanya dan kembali menunjukkan sikap acuh tak acuhnya. “Tidak bermaksud apa-apa. Cuma asal bicara saja.”Raut wajah Jane menjadi muram. Dia tidak bisa mendeskripsikan betapa kecewanya dia saat ini. Tiba-tiba ponsel Jane berdering. Dia melirik sekilas, lalu mengangkatnya, “Ibu!”Ibunya Jane berkata, “Jane, kapan kamu pulangnya?”“Beberapa hari lagi,” balas Jane dengan menunduk.“Cepat pulang. Kebetulan Vans ada waktu dalam dua hari ini. Kalian bisa ketemuan!” ucap ibunya Jane dengan gembira, “Aku sudah perlihatkan fotomu kepa

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2645

    Theresia menunjukkan ekspresi syok.Julia berkata dengan tersenyum, “Ayo, pergi. Aku bikin kopi buat kamu.”Theresia melihat waktu sekilas, tetapi dia berkata dengan tersenyum, “Aku nggak minum dulu hari ini, masih ada yang harus aku lakukan saat ini.”…Setelah meninggalkan vila Julia, Theresia mengirim pesan singkat kepada Lovin. [ Lovin, aku lagi di perpustakaan lantai dua. Apa kamu bisa bantu petikkan beberapa bunga kacapiring dan antarkan kemari? ]Lovin segera membalas. [ Oke, segera. ]Theresia menyimpan ponselnya, lalu berjalan ke perpustakaan.…Lovin keluar rumah dengan memegang payung. Dia pergi memetik beberapa tangkai bunga kacapiring, baru pergi ke perpustakaan lantai dua.Hari ini anak-anak tidak ada kelas. Seluruh perpustakaan terasa sangat hening, terutama lantai dua. Rak buku tersusun rapi. Gerimis turun rintik-rintik. Aroma buku memenuhi udara. Suasana begitu hening hingga bunyi jarum jam begitu terdengar.Baru saja Lovin hendak keluar untuk mencari Theresia, terdeng

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status