Share

Bab 276

Author: Musim Gugur
Sesaat kemudian, Sonia baru berdiri. Wajahnya pucat pasi, tapi tetap tidak ada ekspresi di wajahnya. Bagaikan musim panas yang subur tiba-tiba memasuki musim dingin yang gersang.

Yandi duduk di kursi, lalu mengambil rokok yang jatuh di lantai dan mengisapnya, “Kamu pergi saja. Anggap saja kamu nggak lihat aku hari ini, atau anggap aku sudah mati. Kamu sudah jadi wanitanya Reza, kalau begitu nikmati saja kekayaan pria itu. Kamu seharusnya nggak datang ke sini hari ini. Cepat pergi.”

Sonia berkata
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Siti Widianingrum Dina
menarik.. ceritanya makin berkembang.. seru kayaknya..
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2898

    Ketika Roger melihat Hallie seperti ini, dia pun merasa tidak tega. Pada akhirnya, Roger berkata, “Rasa suka itu sejenis perasaan. Mungkin karena aku duluan bertemu dengan Theresia, makanya aku lebih memprioritaskannya.”Hallie mengangguk. Air mata pun ikut menetes. Dia mengangkat tangannya untuk menyeka air mata, lalu berdiri dan berkata, “Kalau begitu, Tuan Roger istirahat dengan baik. Aku pergi dulu.”Roger berkata, “Aku akan tepati ucapanku. Asalkan kamu memerlukanku, aku akan berusaha untuk menebus kesalahanku.”Hallie tersenyum getir. “Aku nggak kekurangan apa-apa dan juga nggak menginginkan apa-apa. Anggap saja nggak terjadi apa-apa waktu itu!”Selesai berbicara, Hallie pun membalikkan tubuhnya dan berjalan pergi.Roger sedang merasa pusing. Setelah mengatakan ucapan panjang lebar, kepalanya semakin kliyengan lagi. Hanya saja, dia merasa lebih lega setelah menjelaskan kepada Hallie.Hallie meninggalkan kamar pasien. Dia menyeka air mata di wajah dengan ekspresi muram. Dia tidak

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2897

    Suara Roger terdengar agak lemas. “Saat bangun tadi pagi, aku sudah merasa baikan. Tapi sekarang masih sedikit pusing. Aku tidak kenapa-napa.”Theresia berkata dengan suara berat, “Tadi aku baru saja menerima telepon dari pihak kepolisian. Katanya, orang yang menabrakmu itu karena mabuk, tapi aku merasa masalah nggak sesederhana ini. Kamu mesti lebih hati-hati, jaga keselamatanmu.”Roger terdiam sejenak, baru berkata, “Oke, aku sudah tahu. Terima kasih, There. Terima kasih sudah mengantarku ke rumah sakit semalam. Kata suster, kamu yang mengurus semua prosedurnya.”Theresia tersenyum datar. “Sebelumnya, kamu juga pernah membantuku. Kita itu teman, jadi nggak perlu terlalu perhitungan.”Roger bertanya, “Semalam ibuku kemari. Dia tidak persulit kamu, ‘kan?”Theresia membalas, “Nggak.”“Baguslah kalau begitu!”“Kamu rawat lukamu dengan baik. Kamu tidak usah berpikir kebanyakan.”“Oke.”…Baru saja Roger mengakhiri panggilan, Hallie pun berjalan ke dalam dengan memeluk sebuket bunga segar.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2896

    Saat mereka berdua sedang berbicara, Vans masuk dari pintu samping. Dia berkata dengan kaget, “Julia … kamu lagi main catur?”Jemmy berkata dengan tersenyum, “Julia sudah bisa main catur sejak kecil dulu. Saat di sekolah, dia juga pernah menang kompetisi catur. Dia hebat sekali!”Vans kelihatan sangat kaget, bahkan sangat mengaguminya. Dia pun duduk di samping. “Aku juga mau belajar!”Julia melirik Vans sekilas. “Lebih baik kamu belajar main gomoku saja!”Vans bertanya dengan kaget, “Kenapa?”Julia membalas dengan serius, “Gomoku lebih sulit, lebih cocok dengan IQ tinggimu!”Vans kelihatan gembira. “Terima kasih atas pujian Julia!”Jemmy yang berada di samping pun terus tertawa.…Beberapa hari ini, Hallie pulang sangat larut. Saat pukul sepuluh, dia baru memasuki rumah. Dia pun menyapa Jemmy dan Julia, lalu bertanya dengan perhatian, “Di mana Kakek Aska?”Julia membalas, “Di ruang baca!”Hallie berjalan ke ruang baca di samping ruang tamu. Pintu ruangan tidak tertutup rapat. Belum sem

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2895

    Setelah pulang ke rumah, Julia turun tangan sendiri untuk menghangatkan makanan di dapur.Ketika Aska melihat kepulangan Theresia, dia pun berkata dengan nada gembira, tetapi terlihat rasa kasihan di atas wajahnya, “Kenapa selalu lembur? Bukannya kamu sudah merekrut banyak karyawan, apa mereka semua nggak bekerja?”Julia berjalan kemari dan berkata, “Karyawan punya tugasnya masing-masing, bos juga punya tugasnya sendiri. Kamu jangan selalu ikut campur. Jeje bisa mengaturnya dengan baik.”Theresia menjelaskan dengan lembut, “Ada urusan di sore hari tadi, makanya aku pulang kerjanya agak malam. Aku akan lebih perhatikan lain kali.”“Kita pergi makan dulu.” Julia menarik tangan Theresia untuk berjalan ke dalam ruang makan.Aska ingin mengikuti langkah mereka, tetapi pada akhirnya dia menahan dirinya. Dia kembali ke ruang baca untuk lanjut minum teh bersama Jemmy.Di dalam ruang makan, Julia duduk berhadapan dengan Theresia. Pelayan menyuguhkan makanan ke atas meja. Setelah itu, pelayan pu

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2894

    Theresia menaiki taksi kembali ke restoran sebelumnya untuk mengambil mobilnya. Saat duduk di taksi, dia baru kepikiran bahwa dia memiliki janji dengan klien di siang hari tadi. Dia segera menghubungi klien untuk meminta maaf.Klien itu sudah klien lama. Sikapnya juga sangat ramah. “Nona Theresia tidak usah minta maaf. Kami semua juga tahu sudah terjadi kecelakaan di luar restoran. Tadi aku sempat telepon kamu, tapi kamu juga tidak diangkat. Kami sangat khawatir sama kamu. Apa kamu baik-baik saja?”“Nggak apa-apa. Terima kasih atas pengertianmu.”Setelah berbasa-basi beberapa saat, panggilan baru diakhiri.Theresia memeriksa ponselnya lagi. Ternyata ada begitu banyak panggilan tidak diangkat, termasuk panggilan dari Morgan.…Setelah mengambil mobilnya sendiri, Theresia pun duluan kembali ke perusahaan. Setelah tiba, juga sudah tiba pada jam pulang kerja.Saat duduk di dalam ruang kerja, Theresia memikirkan kembali semua yang terjadi di siang hari tadi. Dia merasa semuanya memang terla

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2893

    Hallie datang kemari bersama dengan Jovita.Ketika Jovita melihat kondisi Roger, dia langsung menyalahkan Theresia dengan murka, “Dasar pembawa sial! Bisa tidak kamu jauhi putraku? Bukannya kalian sudah putus? Kenapa kamu masih mengganggu putraku? Kamu malah menggoda pria dengan mengandalkan wajahmu. Apa kamu tidak tahu malu?”Di dalam rumah sakit, Theresia tidak ingin berdebat dengan wanita yang “tidak waras", dia pun membalikkan tubuhnya untuk berjalan keluar.Jovita masih mengejar. Dia meraih erat tangan Theresia, lalu memperingati dengan ekspresi galak, “Asal kamu tahu, kekasihnya Roger itu Hallie. Kalau kamu berani mengganggunya lagi, aku pasti akan beri pelajaran sama kamu!”“Aku mau semua orang tahu betapa murahannya kamu, malah menggoda kekasih orang lain. Aku pasti akan biarkan kamu tidak bisa tinggal lama di Kota Jembara!”Hallie berdiri di belakang Jovita. Dia berlagak melihat ponselnya tanpa berbicara sama sekali, malahan polisi yang berdiri di samping tidak bisa menahan di

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2377

    “Apa sekarang kamu merasa Juno memperlakukanmu lebih baik daripada ibu kandungmu sendiri? Makanya hargai dia!” Sarima mendengus dingin.Kening Rose berkerut. “Sejak kapan aku nggak hargai? Semalam ketika dikasih bakso goreng, bukannya aku langsung kepikiran untuk kasih dia?”Sarima berkata dengan ma

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2512

    Juno mengambil pengering rambut, lalu duduk di samping ranjang. Dia mengeringkan rambut Rose dengan perlahan. Rose memejamkan matanya. Dia merasa sangat nyaman karena kepalanya dipijat oleh Juno. Belum sempat rambutnya kering, dia pun sudah ketiduran.Juno menyimpan pengering rambut. Dia menyelimuti

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2376

    Mata Theresia seketika merona. Ujung matanya seolah-olah ada setetes darah bercampur air mata. Bulu matanya yang panjang setengah terkulai terus bergetar. Theresia menggeleng pelan. “Nggak, dia nggak pernah janji apa-apa sama aku. Dia nggak pernah bersalah sama aku.”Theresia paling mengerti dengan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2508

    Rose memiringkan kepalanya untuk bersandar di atas pundak Juno. Air matanya pun membasahi kemeja Juno. Dia berkata dengan terisak-isak, “Kamu saja nggak kasih tahu aku apa yang sudah terjadi, malah langsung nggak ladeni aku. Apa kamu tahu betapa aku mencemaskanmu? Kamu tahu nggak sih, aku benar-bena

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status