Share

Bab 2918

Author: Musim Gugur
Theresia terbengong. Dalam seketika, dia pun merespons, lalu berkata dengan nada datar, “Aku beri tahu Ibu, aku akan pulang malam ini.”

Morgan mengeluarkan ponselnya. “Aku telepon Bibi Julia.”

Mata indah Theresia sedikit terbuka. Dia segera berkata, “Sebenarnya saat meninggalkan Nine Street Mansion, aku sudah kirim pesan kepada Ibu. Sekarang sudah terlalu malam, aku tinggal satu malam di Apartemen Tribeca.”

Morgan melirik Theresia sekilas. Setelah itu, dia memalingkan kepalanya memandang malam d
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2919

    Saat mendengar ucapan Ingga, Arvan kepikiran kondisi semalam dan dia juga merasa sangat khawatir. Setelah memutuskan panggilan, dia segera menghubungi Theresia.Setelah Theresia mengirim pesan kepada Ingga, dia kembali tidur. Suara dering ponsel mengacaukan pemikirannya. Dia mengulurkan tangannya untuk mengambil ponselnya, lalu mengangkatnya. “Tuan Arvan?”Arvan tertegun sejenak. Dia merasa sedikit canggung. “Maaf, sudah mengganggumu di pagi hari!”Theresia merasa mengantuk. Dia membalas dengan mata disipitkan. “Nggak apa-apa. Ada urusan apa?”Arvan bertanya dengan nada mengetes, “Nona Theresia, apa kamu baik-baik saja?”Theresia mengerti maksud Arvan. Nada bicaranya terdengar datar. “Nggak kenapa-napa. Kamu nggak usah khawatir!”“Baguslah kalau begitu!” Arvan merasa agak lega. “Kalau begitu, aku akhiri panggilan dulu.”“Sampai jumpa.”Theresia meletakkan ponselnya. Lengan yang merangkul pinggang Theresia semakin erat lagi. Dia memasukkan Theresia ke dalam pelukannya, lalu menempel era

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2918

    Theresia terbengong. Dalam seketika, dia pun merespons, lalu berkata dengan nada datar, “Aku beri tahu Ibu, aku akan pulang malam ini.”Morgan mengeluarkan ponselnya. “Aku telepon Bibi Julia.”Mata indah Theresia sedikit terbuka. Dia segera berkata, “Sebenarnya saat meninggalkan Nine Street Mansion, aku sudah kirim pesan kepada Ibu. Sekarang sudah terlalu malam, aku tinggal satu malam di Apartemen Tribeca.”Morgan melirik Theresia sekilas. Setelah itu, dia memalingkan kepalanya memandang malam di luar mobil. Jelas sekali terlihat rasa menyindir di dalam tatapannya.Daun telinga Theresia seketika memerah. Dia diam-diam merasa kesal. Jika ingin membahas soal keteguhan hati, Theresia kalah telak daripada seseorang!Pintu vila dilengkapi teknologi pemindaian inframerah. Begitu mobil Morgan mendekat, pintu itu otomatis terbuka. Mobil Maybach hitam masuk ke halaman vila. Lampu-lampu taman pun menyala dalam seketika, seperti cahaya bulan yang hangat, tersembunyi samar di antara bayangan pepoh

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2917

    Sopir hotel mengendarai mobil mereka ke depan. Arvan menyapa Theresia, “Nona Theresia, kamu naik mobilku saja. Aku bawa kamu pulang dulu.”Morgan bersuara dengan datar, “Tidak usah. Kami searah. Biar aku saja yang mengantarnya!”Arvan malah merasa agak khawatir. Dia menghalangi Theresia di belakang tubuhnya, bersikap seperti sedang melindungi Theresia. “Mana mungkin aku merepotkan Tuan Morgan untuk mengantarnya. Aku yang membawa Nona Theresia kemari. Biarkan aku saja yang mengantarnya pulang!”Baru saja kenal, malah ingin mengantarnya pulang. Meskipun Theresia bersedia, Arvan merasa dirinya juga bertanggung jawab untuk melindungi Theresia.Sementara itu, Theresia malah berjalan keluar dari belakang. Sepertinya dia tidak sedikit pun ragu untuk berjalan ke sisi Morgan. Dia memalingkan kepalanya untuk berkata pada Arvan, “Aku nggak minum. Aku bisa nyetir untuk antar Tuan Morgan pulang. Semuanya harap tenang!”Arvan tidak berhenti memberi isyarat mata kepada Theresia. Hanya saja, dia melih

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2916

    Morgan melirik sekilas, lalu membalas dengan nada datar, “Tuan Kelvin tidak usah sungkan. Lebih baik kamu simpan sendiri saja!”“Barang sebagus ini barulah bernilai kalau diberikan kepada orang yang paham seperti kakekmu. Aku juga tulus untuk memberikannya kepadamu.” Ekspresi Kelvin kelihatan tulus.Morgan tersenyum tipis. “Justru karena barang bagus, lebih baik Kelvin menyimpannya saja. Kalau bejana perunggu ini sampai ke tangan kakekku, dia hanya akan menjadikannya sebagai wadah untuk menaruh pakan ikan atau wadah untuk memelihara bunga teratai saja.”Kelvin terdiam. Sepertinya dia masih kurang memahami Keluarga Bina.Setelah Charlie melihat situasi ini, dia segera berkata dengan tersenyum, “Lebih baik Tuan Kelvin menyimpannya saja. Waktu kita masih panjang. Kamu masih ada waktu untuk mencari barang kesukaan Tuan Jemmy.”“Iya!” Kelvin tersenyum. Dia menyerahkan bejana perunggu kepada asistennya, lalu membawanya pergi.Arvan sedang menyaksikan lelucon dari sebelah. Dia pun berkata pad

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2915

    Theresia merasa agak terharu. “Terima kasih atas perhatian Tuan Arvan, tapi masalah nggak seserius yang kamu pikirkan. Aku tahu batasan.”Kening Arvan berkerut. “Tadi saat melihat Tuan Morgan, aku merasa dia seperti terlahir dari keluarga militer saja. Wibawanya sangat elegan. Aku kira dia itu pengecualian. Aku tidak menyangka dia akan begitu cepat turun tangan sama kamu.”Theresia ingin tertawa, tetapi dia tidak berani. Dia melirik pria yang sedang duduk di sofa dengan rasa bersalah, lalu menjelaskan dengan tersenyum, “Semua itu atas kemauanku sendiri. Aku sendiri yang mengagumi Tuan Morgan.”Arvan menatap Theresia dengan kaget.Theresia mengangguk. “Aku benar-benar merasa Tuan Morgan cukup oke. Aku ingin mencoba untuk mengejarnya, siapa tahu dia bisa jadi kekasihku? Makanya, Tuan Arvan nggak perlu merasa bersalah. Aku masih harus berterima kasih kepada Tuan Arvan karena sudah memberiku kesempatan ini!”Arvan pun dikagetkan dengan ucapan Theresia. Dia berkata dengan nada rendah, “Nona

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2914

    Pria itu memegang erat gelas teh di tangannya. Alhasil, teh di dalam gelas sedikit bergerak. Dia meletakkan gelas, lalu memalingkan kepalanya. Sepasang tatapan mendalam melihat ke sisi wanita di dalam pelukan Morgan.Satu tangan Theresia menahan pundak Morgan, lalu saling bertatapan dengannya. “Tuan Morgan yang bijaksana jangan sampai masuk ke dalam jebakan provokasi orang lain, ya.”Tatapan Morgan semakin tajam. “Aku hanya percaya dengan apa yang aku lihat.”“Apa yang kamu lihat?” Theresia memiringkan kepalanya bersandar di atas pundak Morgan sembari berbicara. Napasnya diembuskan ke atas dagu Morgan. Mata indahnya kelihatan sedikit berkilauan. “Lebih penting yang kamu lihat atau yang kamu rasakan?”Morgan tidak berbicara.Theresia mendengus dingin. Terdengar sedikit rasa tidak berdaya dan kesal di dalam nada bicaranya. “Kalau nggak, aku akan korek hatiku untuk diperlihatkan kepadamu. Biar kamu lihat ada orang lain atau nggak?”Morgan memiringkan sedikit tubuhnya, menindih Theresia di

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2386

    “Emm?” ucap Rose dengan penasaran, “Salah paham apa?”Ronald menunjuk alkohol di hadapan mereka berdua. “Kamu habisi alkoholnya. Nanti aku beri tahu kamu!”Rose tahu bahwa botol alkohol itu baru dibuka. Itulah sebabnya dia tidak memiliki pertimbangan apa-apa, langsung mengambil gelas dan meneguknya.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2499

    Para warganet yang dipermainkan pun merasa murka. Mereka memaki kasar Stephen dan Moana. Ada juga beberapa warganet yang keluar untuk menyanjung. [ Apa kataku, mana mungkin akan terjadi masalah seperti ini di studionya King? Makanya sejak awal, aku nggak pernah percaya dengan berita itu! ]Ada juga

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2390

    Aura dingin dan penuh wibawa pria itu mengejutkan semua orang. Jedar melirik Rossa dan bertanya, "Siapa dia?"Rossa juga terlihat kebingungan. "Tidak tahu. Aku belum pernah melihatnya. Apa mungkin dia itu pacar Rose?"Saat melihat wajah tenang dan dingin pria itu, kilatan kecemburuan melintasi mata

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2443

    Rose kepikiran suatu hal lagi. “Oh, ya, sebelumnya sewaktu di Kota Kibau, aku beli syal buat Pak Guru. Waktu itu, aku lupa bawa saat ke rumah Pak Guru. Kamu antar aku ke rumah dulu buat ambil syal itu.”Sebelumnya Rose duluan kembali ke Kota Jembara demi menghindari Juno. Lantaran tidak fokus, dia p

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status