Share

Bab 484

Penulis: Musim Gugur
Setelah minum beberapa gelas, wajah Kelly pun mulai merona, dan dia pun tersenyum lebar. “Tentu saja karena kalian merayakan ulang tahunku!”

Kali ini raut wajah Jason tidak sedingin tadi lagi. “Minumnya yang pelan. Nanti dikira kami yang mabukin kamu!”

Suasana di dalam ruangan tidak setegang tadi lagi. Mereka semua mengobrol seperti ketika di Imperial Garden dulu.

Beberapa saat kemudian, Kelly merasa sedikit mabuk. Dia berdiri hendak ke toilet, Sonia pun langsung mengikutinya.

Sewaktu di korido
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Nah Loh? Ternyata Frida 1 frekwensi dgn Sonia, wkwkwk ... Malu Lu, Johan !!! Ngapain Tantrum² gak jelas? Kamu akan lebih MALU lagi jika Tau bahwa Sonia itu BOS kamu sendiri di Aplikasi Misi Rahasia !!!
goodnovel comment avatar
Ros Dianie
Johan sotoy banget. Sonia hrs bilang sm Reza secepat nya, bahwa dia wanita yg dinikahi dl. Dan mudah2an Sonia hamil. Biar mrk Resmi jd suami istri. Biar Gina dan Johan terjun kelaut.
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2935

    Lysa baru memahaminya. Dia tersenyum dan tidak berbicara.…Di sisi lain, Jovita sedang menggunakan undangan palsunya untuk menghadiri acara. Dia bukan hanya datang sendiri, dia juga sudah memanggil beberapa teman yang berhubungan baik dengannya. Dia mengatakan kepada mereka bahwa dirinya ingin memberikan sebuah kejutan kepada Keluarga Angsara.Lantaran takut ketahuan oleh Hallie, Jovita sengaja mengganti model rambutnya dan mengenakan kacamata hitam. Dia berharap tidak ketahuan oleh Hallie.Setelah memasuki aula, Jovita dan yang lain mencari tempat yang agak terpencil untuk duduk. Dalam sekilas tatap, Jovita bisa menyadari meja utama di depan sana. Hallie sedang berdiri di samping Aska. Dia memalingkan kepalanya melihat beberapa temannya sembari memamerkan, “Dia itu Nona Hallie, calon istrinya Roger!”Perhatian Jovita hanya tertuju pada diri Hallie. Dia pun tidak menyadari sosok Theresia yang duduk di kursi.Seorang wanita berkata, “Sebelumnya kita pernah bertemunya saat ulang tahun N

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2934

    Sonia masih seperti sebelumnya. Dia mengenakan kemeja sederhana. Kelima indranya kelihatan indah. Tatapannya dingin, tetapi terasa berkilauan. Dia pun tersenyum sembari berjalan maju. “Mana mungkin aku nggak pulang untuk menghadiri acara yang diadakan Pak Guru?”Theresia berpelukan sejenak dengan Sonia. Senyuman lebar terlukis di wajahnya. “Sonia, aku benar-benar merasa gembira bisa bertemu kamu lagi!”“Selamat!” Sonia tersenyum lembut.“Terima kasih!”Ranty berkata dengan tidak puas, “Kamu cuma gembira ketika bertemu Sonia, jadi kamu nggak gembira ketika bertemu aku? Padahal aku sengaja bawa Sonia kemari untuk beri kamu kejutan!”Theresia membalas dengan tersenyum, “Tentu saja gembira!”Ranty mengulurkan tangannya. “Tunggu apa lagi. Cepat peluk aku!”Kedua mata indah Theresia berkilauan. Dia berjalan pergi memberi sebuah pelukan besar untuk Ranty.Rose memeluk lengan Juno sembari tersenyum bodoh di samping.Sonia menyapa yang lain, “Pak Guru, Kakek, Kak Morgan, Bibi Julia!”Julia mera

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2933

    Besok adalah acara penyambutan Theresia kembali ke keluarga. Malam harinya, semua orang pun merasa sangat antusias. Sekarang sudah larut malam, tetapi semuanya masih tidak ingin tidur.Julia turun tangan sendiri untuk memasak. Semua orang duduk bersama sembari mengobrol.Aska mengingatkan dengan tidak tenang, “Apa undangan sudah dibagi semuanya? Apa ada yang ketinggalan?”Julia berkata dengan tersenyum, “Iya, tidak ada yang ketinggalan. Aku sudah memeriksa tiga kali. Selain itu, aku juga mengundang beberapa teman yang berhubungan dekat denganku. Selama beberapa tahun ini, mereka terus membantuku untuk mencari informasi Jeje.”“Kalau begitu, memang mesti dibagi undangan!” Aska mengangguk.Saat semua orang sedang berbicara, Morgan menyadari Theresia sedang melamun. Dia mengangkat tangannya untuk menuangkan segelas jus buah untuk Theresia, lalu berkata dengan nada ringan, “Apa yang lagi kamu pikirkan?”Theresia mengangkat kepalanya dengan kaget. Dia sempat melirik Morgan dengan terbengong

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2932

    Theresia duduk di atas ranjang dengan patuh. Saat angin hangat berembus kemari, dia juga dapat merasakan jari tangan panjang dan bertenaga si pria sedang menekan-nekan kepalanya. Tenaga jari tangan itu tidak tergolong terlalu ringan dan tidak terlalu kuat, sangatlah pas, membuat Theresia merasa nyaman dan relaks. Dia spontan memejamkan matanya, bahkan ingin tidur dengan bersandar di atas tubuh Morgan.“Apa aku unggul sekali?” Theresia memejamkan matanya, lalu bertanya dengan tiba-tiba.Morgan tersenyum. “Orang yang mengeringkan rambutmu itu aku. Kalaupun rambutmu kering, itu juga usahaku, kenapa jadi kamu yang unggul?”Bulu mata Theresia kelihatan lentik. Bibir delimanya menggoda. Dia berbicara dengan nada sedikit bangga, “Nggak ada orang di Benua Delta mendapat perlakuan sepertiku, bukannya aku unggul?”Morgan pun tersenyum lantaran Theresia begitu bersikeras menganggap dirinya unggul. Pada akhirnya, dia mengangguk dengan perlahan. “Unggul!”Theresia mengangguk dengan puas. “Akhirnya

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2931

    Tatapan Theresia melirik bagian kemeja hitam basah Morgan. Dia pun berkata, “Hari ini aku mesti kembali ke Apartemen Tribeca sebentar. Aku mau pulang untuk cari dokumen.”Morgan mengangguk. “Kalau begitu, kita pergi makan dulu. Nanti kita baru pergi ambil dokumen setelah makan.”Theresia tidak berpendapat lain.Morgan memutar bola matanya dan bertanya, “Apa masih mau makan steamboat?”Theresia melihat hujan di luar sana. Bola mata indahnya berkilauan. Dia berkata dengan tersenyum, “Makan masakan lokal Jembara saja. Aku bawa kamu ke tempat yang enak.”Suasana dan lingkungan di restoran ini sangat cocok untuk menikmati hujan. Morgan mengangkat kepalanya. “Kamu bantu aku navigasi.”Theresia mengeluarkan ponsel untuk mencari letak restoran.Mereka berdua merasa sangat beruntung. Mereka memang telat, tetapi mereka menemukan sebuah tempat yang cukup bagus. Lingkungan ini terasa elegan, bisa melihat seluruh pemandangan Kota Jembara.Di malam hujan Kota Jembara, kabut dan awan tampak berpadu,

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2930

    Semua orang yang memiliki hubungan dekat dengan Keluarga Angsara berangsur-angsur mendapatkan kartu undangan.Hari demi hari berlalu. Masih ada dua hari sebelum acara jamuan dimulai.Gara-gara Hallie, Jovita sangat memperhatikan masalah Keluarga Angsara, jadi pagi hari tadi dia sudah mencari tahu masalah jamuan Keluarga Angsara dari orang lain.Jovita menghubungi Hallie dengan antusias, “Hallie, dengar-dengar Tuan Aska mau mengadakan acara pengenalan untuk kamu. Nanti, aku pasti akan ke sana. Aku dan ayahnya Roger akan hadir.”Hallie merasa panik, lalu berusaha untuk menenangkan dirinya. “Bibi dan Paman nggak boleh ke sana.”Jovita berkata dengan kaget, “Kenapa tidak boleh ke sana?”“Apa Bibi punya undangan dari kakekku?” tanya Hallie.Jovita berkata dengan canggung, “Tidak punya.”Hallie menganalisis dengan serius, “Kalau nggak punya undangan dan kamu tiba-tiba muncul, gimana aku perkenalkan kalian nantinya? Aku nggak bisa berbohong, tapi kalau aku jujur, Kakek pasti akan marah. Apala

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2477

    Kalau soal ini, tentu saja boleh diberi tahu!Juno mengangkat tangannya untuk menepuk keningnya. Dia tertawa hingga pundaknya sedikit bergetar. Rose tidak pernah melihat Juno tertawa seperti ini. Wajahnya pun semakin merona lantaran merasa malu. Dia pun berkata dengan ketus, “Jangan ketawa!”Juno m

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2404

    Entah kenapa Rose malah merasa gugup.Biasanya Juno bisa menelepon Rose berkali-kali dalam sehari, bahkan mengirim pesan yang sangat banyak. Hanya saja, Rose tidak pernah bersikap seperti sekarang ini.Saat suara dering ponselnya hampir putus, Rose baru mengangkat panggilan, “Halo?”Suara Juno terde

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2427

    Juno pun terbangun. Dia segera memalingkan kepalanya. Bola mata hitam yang baru bangun itu terlihat sedikit linglung dan gugup ketika melihat Rose.Bola mata Rose juga ikut bergerak. Dia bertanya dengan suara kecil, “Apa aku sudah tidur lama? Sudah jam berapa?”Akhirnya tatapan Juno berubah tenang.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2382

    Rose mengangkat tangannya untuk mengambil kulit jeruk. Dia spontan tertawa, lalu mengesampingkan kulit jeruk. Dia makan sembari berjalan ke dalam kamar.Rose masih tidak terbiasa untuk mengenakan terusan. Tadinya dia ingin mengganti pakaian sebelum keluar, tiba-tiba dia kepikiran dengan ucapan Juno

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status