Início / Fantasi / Jenius yang Disingkirkan / Bab 95. Pertunjukan Politik.

Compartilhar

Bab 95. Pertunjukan Politik.

Autor: Zayn Z
last update Data de publicação: 2026-07-19 21:38:10

Bab 95. Pertunjukan Politik.

Perbincangan di bawah pohon besar itu mendadak terhenti ketika dari arah pintu masuk kawasan makam terdengar suara terompet pendek yang diikuti derap langkah puluhan orang. Hampir seluruh kultivator yang sedang beristirahat spontan menoleh ke arah yang sama.

Tatapan mereka segera tertuju pada dua rombongan besar yang berjalan berdampingan menuju tenda utama Kerajaan Shui.

Barisan pertama mengenakan jubah merah tua berpadu hitam pekat. Pada bagian dada kiri terukir
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 170. Iblis Kecil Itu Ternyata…

    Bab 170. Iblis Kecil Itu Ternyata…Baru saja pertanyaan Tian Fan mengenai keberadaan Si Iblis Kecil terucap, ia tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh dari kedalaman Menara Kegelapan. Langkahnya yang semula hendak bergerak mendekati Shandian perlahan terhenti. Alisnya sedikit berkerut ketika kesadaran spiritualnya menyapu seluruh lantai kedua puluh. Ada sebuah aura yang samar, sangat lemah, tetapi terasa begitu familiar hingga membuat pikirannya langsung tertuju kepada satu sosok yang telah lama tidak ditemuinya.Tian Fan berdiri diam beberapa saat, membiarkan kesadaran spiritualnya menyebar lebih jauh. Semakin dalam ia merasakan aura tersebut, semakin jelas pula perasaan familiar yang muncul dalam benaknya. Namun anehnya, aura itu tidak sepenuhnya sama dengan aura yang pernah ia rasakan sebelumnya. Ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang jauh lebih murni dan lebih dalam, seolah sumber aura tersebut telah mengalami perubahan besar.“Ini apa? Aku merasakan aura yang sangat familiar dari

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 169. Pertemuan dan perbedaan.

    Bab 169. Pertemuan dan perbedaan.Setelah pergulatan panjang dengan kedua keindahan Kerajaan Shui itu akhirnya berakhir, Tian Fan memperoleh hasil yang jauh lebih besar daripada yang ia perkirakan. Di dalam dantiannya, Inti Matahari Yang dan Inti Es Abadi Yin yang sebelumnya memiliki ukuran sangat berbeda kini telah mencapai keseimbangan sempurna. Kedua inti yang dahulu satu berukuran kecil dan satu jauh lebih besar kini telah berubah menjadi dua inti dengan ukuran yang sama. Keseimbangan tersebut membuat fondasi kultivasinya yang sebelumnya kacau perlahan kembali stabil, bahkan kekuatannya mengalami lonjakan besar. Jika sebelumnya kultivasinya hanya naik satu tingkat kecil, dari Ranah Rajabumi tingkat menengah menuju tingkat atas, kini kekuatannya telah melompat jauh hingga mencapai Ranah Kaisar tingkat menengah. Memang, kekuatan tersebut masih belum kembali ke ranah aslinya, tetapi bagi Tian Fan, pencapaian itu sudah lebih dari cukup untuk menghadapi banyak situasi yang mungkin m

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 168. (21+) Rasa Ranah Langit

    Bab 168. (21+) Rasa Ranah LangitPendaran cahaya perak dan emas yang sebelumnya membubung perlahan memudar, meninggalkan keheningan yang syahdu di atas podium bundar danau wisteria. Ketiganya duduk bersila dalam keheningan total guna merajut kembali aliran meridian dan memadatkan fondasi yang baru saja melompati batas kodrat. Di atas puncak kepala Mu Xueyan dan Yue Qing’er, kabut spiritual samar perlahan berputar membentuk bulatan cahaya padat yang berdenyut selaras dengan detak jantung mereka; pertanda mutlak bahwa Banlu spiritual mereka tengah dibangkitkan menuju wujud sempurna. Tian Fan perlahan membuka kedua kelopak matanya, menatap sepasang gadis di hadapannya yang kini telah resmi memijakkan kaki di Ranah Langit tingkat awal,sebuah pencapaian agung yang biasanya menuntut pertaruhan darah dan waktu puluhan tahun. Ketika memeriksa kondisi dantiannya sendiri, senyum tipis terukir di sudut bibirnya; meski pemurnian ganda tiga arah ini memberi penguatan besar, kenaikannya tertahan

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 167. (21+) Buka Segel

    Bab 167: (21+) Buka SegelMau tidak mau Tian Fan menyetujui keinginan kedua gadis itu, karena selain permintaan langsung dari mereka, hadiah makam kuno tersebut memang hanya dapat dipicu seutuhnya jika kultivasi dilakukan bersama sang pemenang makam kuno. Di balik persetujuannya, benak Tian Fan terus berputar mencurigai seluruh rangkaian peristiwa ini hanyalah rekayasa licik Si Iblis Besar, namun ketiadaan petunjuk alternatif membuatnya tidak memiliki ruang untuk menghindar. "Jadi, bagaimana cara kita pergi ke tempat yang dimaksud oleh suara misterius itu? Apakah suara itu menjelaskan mengapa harus di tempat tersebut, bagaimana gambarannya, dan apakah tidak bisa dilakukan di tempat lain saja?" tanya Tian Fan beruntun berusaha mencari celah logika yang bisa dieksploitasi. Yue Qing’er menggeleng pelan seraya menjawab, "Tempat itu akan terbuka dengan sendirinya saat kita bertiga mengalirkan qi secara bersamaan ke dalam bola hitam ini, tidak ada penjelasan lebih jauh mengenai bentuk te

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 166. Aku, Kau dan Dia?

    Bab 166. Aku, Kau dan Dia?Ruangan VIP 3 mendadak terasa jauh lebih sunyi setelah Tian Fan mengetahui maksud sebenarnya dari hadiah ketiga yang diberikan Si Iblis Besar. Mu Xueyan dan Yue Qing’er masih duduk di hadapannya dengan wajah memerah, sementara Tian Fan sendiri bersandar di kursinya sambil menatap keduanya dengan ekspresi yang sulit dijelaskan. Ia sebenarnya tidak pernah membayangkan bahwa perjalanan ke makam kuno akan berakhir dengan situasi seperti ini. Namun setelah semuanya terbuka, Tian Fan merasa tidak ada gunanya lagi menghindar. Jika ia memilih salah satu dari mereka, masalah baru justru akan muncul dan kemungkinan besar akan membuat semuanya semakin rumit. Pada akhirnya, ia hanya bisa menarik napas panjang dan menerima kenyataan bahwa dirinya sudah terlanjur berada di tengah situasi yang sangat aneh ini.“Kalau memang sudah seperti ini, aku akan menyetujuinya. Semuanya sudah terbuka sekarang, dan aku tidak ingin memilih salah satu dari kalian hanya untuk membuat m

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 165. Hadiah Ketiga itu adalah….

    Bab 165. Hadiah Ketiga itu adalah….Tidak lama setelah Xiao Long membawa Yin Canghe dan Yin Ruxia keluar dari Ruangan VIP 3, keduanya akhirnya tiba di sebuah ruangan khusus yang berada di bagian belakang Balai Lelang Bulan. Ruangan itu cukup luas dan memiliki formasi kedap suara yang membuat percakapan di dalamnya tidak mungkin terdengar dari luar. Empat orang telah menunggu di sana, masing-masing mewakili salah satu Ruangan VIP yang sebelumnya disebutkan Tian Fan.Orang pertama adalah seorang lelaki tua berusia sekitar enam puluh tahun dengan rambut putih yang disisir rapi dan tatapan tajam namun tenang. Ia adalah Jin Ru, kepala Klan Jin yang berasal dari Kota Kekaisaran sekaligus kakek Yin Ping dari pihak ayahnya. Di sebelahnya duduk seorang pria paruh baya dengan wajah tegas dan aura bangsawan yang kuat. Ia adalah Cao Pi, perwakilan Klan Cao dari Kekaisaran Cao. Dari Kekaisaran Tang hadir Tang Yulong, seorang pria berusia sekitar empat puluh tahun yang memiliki tatapan dalam dan s

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 05. Dimulai.

    Bab 05. Dimulai.Dua tahun berlalu.Lembah Kematian tak lagi seperti dahulu yang penuh dengan kematian dan penyakit aneh. Semua telah berubah sejak kemunculan dua kelompok baru.Dari sekian banyak kelompok dan klan yang lahir dan tenggelam di tanah penuh darah itu, dua nama baru muncul dan langsung

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 07. (21++) Digagahi.

    Bab 07. (21++) Digagahi.Nafas wanita bercadar mulai sedikit tidak teratur,tangannya perlahan menyentuh tubuh Tian Fan dengan gugup namun penuh keberanian.Tak berhenti sampai sana, kini jemarinya merayap ke bawah menyentuh bagian bawah tubuh Tian Fan yang ada di selangkangannya.Tubuh wanita berca

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 06. Perjalanan Berdarah

    Bab 06. Perjalanan BerdarahAngin dingin berhembus pelan di atas tebing tandus Lembah Kematian. Disana satu sosok berjubah hitam berjalan sendirian di antara kabut tipis yang menyelimuti jalur berbatu.Tian Fan, ia berjalan tanpa pengawal, tanpa tunggangan dan tanpa membawa simbol kekuasaan apa pun

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 01. Jenius  yang Disingkirkan.

    Bab 01. Jenius yang Disingkirkan. Di bawah cahaya lilin yang redup di lorong istana, seorang remaja berjalan menuju Balai Ramuan Agung Sekte Raja Obat. Langkahnya tegas, namun dipenuhi ketenangan yang sulit digoyahkan. Sesampainya di Balai Ramuan Agung Sekte Raja Obat, ia melangkah masuk ke dala

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status