Share

KASUS PERTAMA, SELESAI

Author: Sara Lyse
last update publish date: 2026-07-29 21:57:34

“Memangnya ada cara lain untuk menyelesaikan ini, Arga?”

Darwin bertanya pada laki-laki di sampingnya yang masih menatap ke arah Budi dengan tenang. Hawa dalam ruangan terasa makin gerah, satu dua preman membenarkan posisi.

“Tidak semua hal harus diselesaikan dengan kekerasan, Darwin.”

Hening sejenak, kemudian Arthur menoleh pada Darwin dan melanjutkan, “Pilihlah yang paling menguntungkan bagimu.”

Darwin tersenyum kecut, sedikit merasa kesal.

“Memang bagianmana yang menguntungkan? Dia sudah ber
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI   BAB 127 — KONSOLIDASI

    Kemenangan mutlak di Mahkamah Arbitrase Global London (London Court of International Arbitration - LCIA) tidak membuat posisi Arthur Valerius dan Nadia melambat sedikit pun. Di level tertinggi dunia korporasi internasional, kehancuran sebuah raksasa finansial seperti Vanguard Global Holdings di Swiss langsung memicu efek domino yang masif di lantai bursa London dan Zurich. Kekosongan kekuasaan atas opsi komoditas energi dan material langka (rare earth elements) Sektor Barat Kalimantan kini menjadi magnet baru bagi para investor global di Eropa.Selasa pagi di Mayfair, London, suasana di dalam ruang kerja privat penthouse hotel bintang lima yang mewah tampak sangat tenang namun sarat akan frekuensi darurat yang tinggi. Nadia duduk di balik meja kayu ek kuno yang besar, mengenakan setelan blazer kustom berwarna hitam arang dengan kemeja sutra putih yang tanpa cela. Di kerah kirinya, pin emas putih berbentuk sayap elang pelindung berkilau tajam di bawah sorotan lampu ruangan, menegaskan

  • KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI   BAB 126 — MALAM PERAYAAN

    Rintik hujan khas musim gugur membasahi jalanan aspal di kawasan elite Mayfair, London, memantulkan pendaran cahaya kekuningan dari lampu-lampu jalan klasik yang elegan. Di dalam penthouse mewah sebuah hotel bintang lima tempat mereka menginap, atmosfer ketegangan hukum internasional dari gedung LCIA siang tadi telah melebur sepenuhnya. Ruangan berdesain klasik modern dengan perapian yang menyala hangat itu menyajikan ketenangan yang sangat privat, mengisolasi sepasang penguasa baru bursa komoditas global dari hiruk-pikuk dunia luar.Nadia melangkah keluar dari dalam kamar mandi utama, merasa seluruh otot tubuhnya yang tegang setelah penerbangan belasan jam dan sidang darurat maraton akhirnya rileks seutuhnya. Dia telah menanggalkan setelan blazer formal hitam arang dan pin emas sayap elang pelindung yang siang tadi membuatnya tampak begitu dingin di hadapan dewan hakim internasional. Malam ini, gaun tidur sutra panjang berwarna putih gading membungkus dengan lembut lekuk tubuh rampin

  • KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI   BAB 125 — LCIA

    Rencana pertempuran yang semula terfokus di yurisdiksi Asia Tenggara kini resmi melebarkan sayapnya melintasi batas benua. Keputusan telah diambil secara mutlak di dalam ruang komando tertinggi Valerius-Dirgantara Konsorsium. Hari Senin pagi [No Source], jet pribadi PK-AD1 kembali membelah langit, namun kali ini haluannya mengarah ke barat laut, menempuh penerbangan lintas benua menuju Bandara Luton, London. Setelah mematahkan sabotase siber maritim di Selat Malaka dan mengunci pendanaan segar tiga ratus juta Euro dari bank Eropa, Arthur Valerius dan Nadia tidak lagi bermain bertahan. Mereka datang ke jantung hukum finansial dunia untuk menghancurkan sisa-sisa kredibilitas Vanguard Global Holdings secara permanen.Di dalam kabin eksekutif yang senyap, Nadia duduk di depan meja lipat mahogani dengan laptop forensiknya yang terhubung ke jaringan enkripsi militer tiga lapis. Penampilannya memancarkan wibawa hukum yang sangat matang. Setelan blazer kustom berwarna hitam arang membungkus t

  • KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI   BAB 124 — MAKAN MALAM

    Rintik hujan tipis yang mengguyur ibu kota sejak tengah malam perlahan mereda, menyisakan embun pagi yang tebal dan aroma tanah basah yang menyelimuti paviliun pribadi kompleks perbukitan Sentul, Bogor. Tepat pukul 05.30 WIB, SUV hitam premium yang dikemudikan sendiri oleh Arthur Valerius memasuki gerbang kayu raksasa halaman belakang. Setelah maraton ketegangan siber yang memacu adrenalin di ruang komando Jakarta dari pukul tiga subuh tadi, sepasang pemimpin tertinggi itu akhirnya bisa pulang ke tempat perlindungan mereka yang paling aman.Nadia melangkah turun dari mobil dengan hela napas panjang yang sarat akan kelegaan murni. Langkah kaki telanjangnya yang beralaskan sandal santai mengetuk lantai teras kayu ulin paviliun dengan irama yang lambat. Setelan blazer kustom hitamnya telah dilepaskan di dalam mobil, menyisakan blus sutra rajut tipis berwarna putih gading yang melambai lembut diterpa angin pegunungan yang sangat dingin. Di dada kirinya, pin emas putih sayap elang pelindun

  • KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI   BAB 123 — SABOTASE

    Selasa subuh pukul 03.00 WIB, ruang komando utama Divisi Audit Internal Pusat di Jakarta mendadak diselimuti oleh kepanikan siber tingkat tinggi. Pendaran lampu neon ruangan diatur dalam mode darurat merah menyala, memantulkan bias cahaya yang tegang di atas puluhan layar monitor raksasa. Baru dua belas jam berlalu sejak kapal tanker raksasa MV Valerius Protector dilepas dengan megah dari Tanjung Priok, namun musuh luar dari Eropa tampaknya enggan membiarkan armada mandiri pertama konsorsium itu berlayar dengan tenang menuju Rotterdam.Nadia duduk di balik meja konsol kendali utama dengan ekspresi wajah yang dingin, jernih, dan terfokus sempurna. Gaun tidur apartemennya telah berganti dengan setelan blazer formal hitam kustom yang terpasang rapi, lengkap dengan pin emas putih sayap elang pelindung yang berkilau tajam di kerah kirinya. Jemarinya yang ramping menari dengan kecepatan luar biasa di atas papan ketik, memotong barisan kode enkripsi siber yang mencoba menerobos masuk. Di sam

  • KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI   BAB 122 — PELUNCURAN TERBARU

    Senin pagi di Pelabuhan Internasional Tanjung Priok, Jakarta, disambut oleh langit cerah bersemburat keemasan dan deru angin laut yang membawa aroma garam yang pekat. Di dermaga khusus milik Valerius-Dirgantara Konsorsium, sebuah monster besi raksasa setinggi gedung sepuluh lantai berdiri dengan megah. MV Valerius Protector, kapal tanker minyak dan material energi mentah (crude oil tanker) perdana seberat ratusan ribu ton milik konsorsium, telah bersiap untuk melakukan pelayaran perdananya membelah Selat Malaka menuju pelabuhan bongkar muat di Rotterdam, Eropa.Peluncuran ini bukan sekadar seremoni komersial biasa. Ini adalah demonstrasi kekuatan logistik maritim mandiri pertama yang dilakukan oleh Arthur Valerius dan Nadia setelah berhasil menyita galangan kapal rahasia Megantara di Batam minggu lalu. Jalur ekspor energi dari Sektor Barat Kalimantan kini sepenuhnya terintegrasi tanpa ada satu persen pun ketergantungan pada rantai pasok asing.Di atas podium utama yang menghadap langs

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status