공유

18

last update 게시일: 2022-07-12 22:23:19
Kucoba menyerang si kekar. Ia memang cukup kuat. Kami berbaku hantam cukup seru.

Sementara si kecil terus memburu dan memberondong si Harimau dengan peluru. Si Kuda yang bangkit kembali mencari celah dan menerjang pemberondong itu hingga terjatuh.

Si Harimau segera meloncat cepat merampas senjata si kecil. Teman-temanku memang tak kebal senjata api. Ia juga merenggut tas besar dalam tentengan lengan perampok itu. Sempat robek akibat cakar Harimau. Dan isinya berupa uang yang cukup banyak. Seba
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • KERIS MAN   131

    Tank-tank itu terhenti dan seperti menabrak sesuatu yang keras. Yah, para perusuh menahan kendaraan-kendaraan tempur itu dengan kekuatan super. Laju kendaraan tentara itu terhenti. Bagian depan terangkat ke atas dan sedikit rusak. Akhirnya mereka terjungkal dan terbalik. Seperti kecoa yang terhempas dan terjengkang tak bisa bangkit. Kendaraan tentara itu telah lumpuh. Terbalik dan meraung-raung seperti kura-kura yang panik dengan punggung berada di bagian bawah. Tentara yang tersisa terus berusaha menembaki para perusuh. Namun semua sia-sia. Sebagian melemparkan granat. Namun ledakan tak memberikan efek apapun pada para perusuh. Bahkan sebagian granat berhasil ditangkap. Lalu dilemparkan kembali pada para tentara yang berlindung. Duarr, duarr, duarr! Ledakan menewaskan beberapa tentara. Pasukan yang lain terpaksa mundur. Sebagian memasuki markas. Dan sebagian keluar area markas. Tembakan senapan otomatis terlihat dari dalam gedung. Rat tat tat tat! Keras dan melun

  • KERIS MAN   130

    Para perusuh terus melangkah lengang. Para polisi telah menyingkir karena ketakutan. Begitu juga para warga dan pekerja di sekitar. Para perusuh itupun terus menghancurkan berbagai fasilitas dan gedung-gedung yang mereka lewati. Baik gedung perkantoran maupun pertokoan dan pusat hiburan. Orang-orang berlarian panik. Mereka menyingkir ke tempat aman. Anak-anak, orang tua ataupun peliharaan yang mereka ajak sebisa mungkin mereka selamatkan. Kekuatan super para perusuh itu memang tak bisa dianggap remeh. Mereka mampu menghancurkan berbagai benda. Baik dengan hantaman langsung ataupun hentakan energi dari jarak jauh. "Astaga," ungkap staff yang lain di ruang monitor. "Kenapa?" tanya Dina. "Mereka juga menyerang markas tentara!" Terlihat di monitor lain, beberapa orang berpakaian serba hitam menyerang markas tentara. Mereka ditembaki dengan senapan laras panjang dan otomatis. Namun tak membuat mereka bergeming. Mereka terus melangkah maju. Sebagian mengeluarkan energi dari

  • KERIS MAN   129

    Yah, mereka kian tak tertandingi. Pasukan polisi itu kewalahan. Bahkan mobil-mobil mereka terhempas dan sebagian hancur. Mobil panser mereka pun tak bisa berbuat apa-apa. Diserang dengan kekuatan super para anggota kelompok Kerbau Merah. Dengan tangan kosong, salah satu di antara mereka menghentikan mobil perkasa itu. Bak atraksi adu balap, mobil itu tak bisa melaju ke depan meski sudah ditancap gasnya. Suara desing mesin, roda beradu dengan jalanan beraspal. Menimbulkan suara bising dan asap yang mengepul besar. Anggota kelompok Kerbau Merah yang lain mendekati mobil itu dan memukul dari samping. Membuat kerusakan parah pada sang kereta besi. Sebuah lubang menganga dengan penyokan yang cukup besar terlihat. Anggota polisi yang berada di dalam mobil itu terperangah. Kesombongan mereka selama ini dalam melawan rakyat kecil dengan panser luluh seketika. Baru kali ini ada orang yang mampu merusak keperkasaan penguasa itu. Dengan hantaman-hantaman keras berikutnya, mobil itu

  • KERIS MAN   128

    Dengan terhempasnya para tukang parkir dan satpam, para perusuh itu semakin leluasa melamcarkan aksi mereka. Tak ada yang bisa menghentikan mereka. Serangan mereka terus meraja-lela. Gedung-gedung lain jadi sasaran. Terutama pusat-pusat bisnis di sekitarnya. Para pembeli berhamburan. Beberapa yang sok jago berusaha melawan. Barangkali mereka telah mempelajari ilmu bela diri. Mereka maju dibantu oleh beberapa pegawai toko atau kantor dan satpam. Dengan peralatan satpam sederhana, juga beberapa senjata yang ada, seperti kayu atau helm, mereka berusaha menyerang. Lagi-lagi dengan mudah mereka dikalahkan. Kayu-kayu tak mampu melukai gerombolan Kerbau Merah itu. Dengan mudah patah atau hancur. Dan tak butuh usaha keras, mereka dikalahkan dan terhempas kesana-kemari. Bahkan terluka parah atau pingsan. Semakin banyak orang yang nekat dan berani untuk melawan. Mereka maju dengan menggunakan senjata yang ada. Bahkan sebagian melemparkan apa saja yang mampu melukai musuh. Dengan

  • KERIS MAN   127

    Penjahat makin garang. Mereka menyerang dan mengobrak-abrik kawasan perbelanjaan dan sekitarnya. Orang-orang makin ketakutan dan berlarian. Para polisi kewalahan dan terpuruk. Tak ada yang bisa menghentikan mereka. Sebagian orang nekat melawan, namun mereka dihajar dan terhempas tak berdaya. Yang lain pun kian ketakutan dan berlarian. Panggilan permintaan superhero datang dari aplikasi. Tertera pada layar monitor di ruang kontrol. "Banyak sekali panggilan!" terang salah seorang staf yang mengawasi. Dina hanya bisa menghela nafas. Begitu juga denganku dan bos. "Ada peristiwa lain," ujar pegawai menunjukkan layar pada bagian lain perkotaan. "Itu kantor polisi?!" tanya Dina. "Yah," jawab staf. Terlihat di layar, para perusuh lain menyerang kantor polisi. Para aparat yang berjaga berusaha menghalau merek. Namun berhasil dikalahkan dan terlempar jauh. Pasukan yang berjaga pun menembaki para perusuh itu. Namun hujan peluru tak mampu menembus tubuh mereka. Yah, mereka be

  • KERIS MAN   126

    Monitor kami terhadap kelompok Kerbau Merah belum juga membuahkan hasil. Beberapa layar petunjuk belum bisa mencari keberadaan mereka ataupun teman-teman yang diculik. Tiba-tiba salah seorang staf berkata, "Apakah mereka kelompok Kerbau Merah?!" Kami lihat di layar. Hal mengejutkan terjadi. Terjadi penyerangan ke sebuah pusat perbelanjaan. Beberapa orang berpakaian serba hitam pelakunya. Mata mereka merah menyala. "Itu mereka!" kesahku. "Kenapa mereka menyerang pusat perbelanjaan?!" gumam Dina, "Hendak merampok?" "Aku harus menghadapi mereka!" kataku geram. "Jangan Kris!" cegah Dina, "Terlalu berbahaya!" "Dari mereka bisa kucari tahu dimana teman-teman!" kukuhku. "Kamu satu-satunya superhero yang tersisa!" jawab Dina, "Mungkin ini untuk memancingmu ke sana!" Aku menghela nafas dalam. "Lalu kita harus diam saja?" kesahku. "Sepertinya polisi berdatangan!" ungkap salah seorang staf. Kami lihat di layar. Beberapa mobil polisi memang terlihat berdatangan ke lokasi.

  • KERIS MAN   58

    Kami pun terus berlari mengikuti petunjuk Dina. Sebisa dan secepat mungkin untuk keluar kota dan menuju persembunyian pesawat. Lorong-lorong kota yang cukup sempit kami lewati untuk menghindari kejaran para tentara. Sebagian masyarakat yang memapasi kami pun terlihat bingun dan terbengong-bengong. B

  • KERIS MAN   57

    Apa, kerbau merah?! Mereka ada di Myanmar?! Apa yang sebenarnya terjadi ini?! Apakah jangan-jangan mereka dibentuk di sini? Atau jaringannya sampai kemari?! Dan tentu menghadapi mereka tak bisa sembarangan. Mereka cukup kuat. Tanpa kekuatan super mereka susah dikalahkan. Tapi apakah mereka juga memi

  • KERIS MAN   56

    Penjaga tak juga datang. Kami pun jadi sedikit panik. Tirtasari dengan tangkas memukul kepala dokter itu.Buakk! Pria itu pingsan seketika. Nampak seperti adegan film konyol. Aku dan High Quality Man memandangi Tirtasari tertegun. "Ayo, cepat cari!" ajak perempuan itu mulai melangkahkan kaki. High Qu

  • KERIS MAN   55

    Astaga, Dina mendengar percakapan kami. Mungkinkah ia cemburu? Padahal ia tahu jika aku berpacaran dengan Selly. Untung saja ia tak tahu kejadian semalam dengan Tirtasari. Atau ia sudah tahu dari lokasiku? Sampai kapan ia akan mengetahuinya? Dan jika itu terjadi, apakah ia akan marah? Wanita memang

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status