LOGINKeris Man adalah salah seorang superhero yang memiliki kekuatan super keris sakti. Senjata itu menyatu dengan tubuhnya. Saat dibutuhkan, ia bisa keluar dalam bentuk kekuatan api, air atau angin. Kekuatan super itu mampu mengalahkan berbagai kejahatan. Namun, ia terhimpit dalam kerasnya hidup, persaingan perusahaan aplikasi dan kekejaman para penjahat yang kian hebat. Yah, untuk menertibkan superhero yang kian banyak bermunculan, pemerintah membuat peraturan agar mereka tergabung dalam aplikasi online. Selain mengatur kinerja mereka, juga untuk memudahkan masyarakat dalam memesan 'jasa' para pahlawan itu.
View MoreTank-tank itu terhenti dan seperti menabrak sesuatu yang keras. Yah, para perusuh menahan kendaraan-kendaraan tempur itu dengan kekuatan super. Laju kendaraan tentara itu terhenti. Bagian depan terangkat ke atas dan sedikit rusak. Akhirnya mereka terjungkal dan terbalik. Seperti kecoa yang terhempas dan terjengkang tak bisa bangkit. Kendaraan tentara itu telah lumpuh. Terbalik dan meraung-raung seperti kura-kura yang panik dengan punggung berada di bagian bawah. Tentara yang tersisa terus berusaha menembaki para perusuh. Namun semua sia-sia. Sebagian melemparkan granat. Namun ledakan tak memberikan efek apapun pada para perusuh. Bahkan sebagian granat berhasil ditangkap. Lalu dilemparkan kembali pada para tentara yang berlindung. Duarr, duarr, duarr! Ledakan menewaskan beberapa tentara. Pasukan yang lain terpaksa mundur. Sebagian memasuki markas. Dan sebagian keluar area markas. Tembakan senapan otomatis terlihat dari dalam gedung. Rat tat tat tat! Keras dan melun
Para perusuh terus melangkah lengang. Para polisi telah menyingkir karena ketakutan. Begitu juga para warga dan pekerja di sekitar. Para perusuh itupun terus menghancurkan berbagai fasilitas dan gedung-gedung yang mereka lewati. Baik gedung perkantoran maupun pertokoan dan pusat hiburan. Orang-orang berlarian panik. Mereka menyingkir ke tempat aman. Anak-anak, orang tua ataupun peliharaan yang mereka ajak sebisa mungkin mereka selamatkan. Kekuatan super para perusuh itu memang tak bisa dianggap remeh. Mereka mampu menghancurkan berbagai benda. Baik dengan hantaman langsung ataupun hentakan energi dari jarak jauh. "Astaga," ungkap staff yang lain di ruang monitor. "Kenapa?" tanya Dina. "Mereka juga menyerang markas tentara!" Terlihat di monitor lain, beberapa orang berpakaian serba hitam menyerang markas tentara. Mereka ditembaki dengan senapan laras panjang dan otomatis. Namun tak membuat mereka bergeming. Mereka terus melangkah maju. Sebagian mengeluarkan energi dari
Yah, mereka kian tak tertandingi. Pasukan polisi itu kewalahan. Bahkan mobil-mobil mereka terhempas dan sebagian hancur. Mobil panser mereka pun tak bisa berbuat apa-apa. Diserang dengan kekuatan super para anggota kelompok Kerbau Merah. Dengan tangan kosong, salah satu di antara mereka menghentikan mobil perkasa itu. Bak atraksi adu balap, mobil itu tak bisa melaju ke depan meski sudah ditancap gasnya. Suara desing mesin, roda beradu dengan jalanan beraspal. Menimbulkan suara bising dan asap yang mengepul besar. Anggota kelompok Kerbau Merah yang lain mendekati mobil itu dan memukul dari samping. Membuat kerusakan parah pada sang kereta besi. Sebuah lubang menganga dengan penyokan yang cukup besar terlihat. Anggota polisi yang berada di dalam mobil itu terperangah. Kesombongan mereka selama ini dalam melawan rakyat kecil dengan panser luluh seketika. Baru kali ini ada orang yang mampu merusak keperkasaan penguasa itu. Dengan hantaman-hantaman keras berikutnya, mobil itu
Dengan terhempasnya para tukang parkir dan satpam, para perusuh itu semakin leluasa melamcarkan aksi mereka. Tak ada yang bisa menghentikan mereka. Serangan mereka terus meraja-lela. Gedung-gedung lain jadi sasaran. Terutama pusat-pusat bisnis di sekitarnya. Para pembeli berhamburan. Beberapa yang sok jago berusaha melawan. Barangkali mereka telah mempelajari ilmu bela diri. Mereka maju dibantu oleh beberapa pegawai toko atau kantor dan satpam. Dengan peralatan satpam sederhana, juga beberapa senjata yang ada, seperti kayu atau helm, mereka berusaha menyerang. Lagi-lagi dengan mudah mereka dikalahkan. Kayu-kayu tak mampu melukai gerombolan Kerbau Merah itu. Dengan mudah patah atau hancur. Dan tak butuh usaha keras, mereka dikalahkan dan terhempas kesana-kemari. Bahkan terluka parah atau pingsan. Semakin banyak orang yang nekat dan berani untuk melawan. Mereka maju dengan menggunakan senjata yang ada. Bahkan sebagian melemparkan apa saja yang mampu melukai musuh. Dengan
Kutelusuri terus jalanan yang mungkin dilalui para penculik itu. Entah jalan yang benar atau bukan. "Masih belum ada petunjuk?" tanyaku pada Dina di kantor. "Belum Kris," jawab sekertaris itu, "kami masih mencoba!" Sial! Kucoba untuk menelusuri dan menghubungi Tirtasari serta High Quality Man
"Ada apa?" tanya Anginia dan Cahayani. "Kantor diserang!" jawabku cemas. "Astaga, kita harus bagaimana?" balas Anginia. "Kita harus ke sana!" sahut Cahayani, "Hadapi penyerangnya!" "Jangan," cegahku, "Terlalu berbahaya! Sebaiknya kalian di sini! Aku yang akan ke sana!" "Kami akan membantu
"Yah, sepertinya aku juga pernah lihat," imbuhku memperhatikan layar. "Astaga, mereka kembali?!" sambungku. "Teman-temanmu kan, mereka Kris?!" tanya Anginia. "Yah," jawabku menghela nafas, "kenapa mereka muncul kembali?!" "Karena superhero tak ada yang online!" timpal Cahayani. Terlihat d
Akupun bersikeras untuk menjaga Anginia dan Cahayani.. "Biar kujaga kalian di sini," kataku. "Terserah kau saja Kris," jawab mantan bos pasrah dan lelah. Akupun tinggal di kantor lama untuk menjaga kedua target baru itu. Kuhubungi Tirtasari untuk mengatakan bahwa untuk sementara aku masih berad
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.