공유

KSP - 9

작가: Azitung
last update 게시일: 2026-07-24 14:23:10

Rehan menutup panggilan telepon dari Bagito, dengan tangan yang bergetar hebat.

Ponsel di genggamannya hampir saja lolos dari jemari yang mendadak mati rasa. Wajahnya yang semula kemerahan penuh keangkuhan kini berubah pucat pasi, bagai mayat hidup.

"Rehan, kamu kenapa? Siapa yang menelepon? Kenapa wajahmu jadi seperti itu?" Ibu Rehan bangkit dari sofa, melangkah mendekati putranya dengan raut cemas.

Sisil yang baru saja kembali setelah membayar kurir makanan langsung meletakkan kantong plastik
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 12

    Amara menggeleng-gelengkan kepalanya, perlahan rasa syoknya berubah menjadi kekaguman yang luar biasa pada sahabatnya. "Jadi karena itu kamu bergerak secepat kilat pagi ini? Luar biasa. Lalu, apa Rehan sudah tahu kalau kamu tahu soal anak itu?""Tidak," Isyana menyesap jus jeruknya perlahan, lalu menatap Amara dengan kilat mata yang mematikan. "Tadi dia datang kelabakan ke ruanganku, mengamuk karena rekeningnya dibekukan. Dia mengira aku hanya tahu soal kelakuan ibunya dan masalah anggaran kantor. Aku sengaja menyembunyikan kartu as soal Sinta dan Rosy agar dia merasa di atas angin dalam ketidaktahuannya. Biarkan dia panik dengan urusan keuangan dan pemecatan adiknya dulu."Amara mengepalkan tangannya di atas meja, ikut merasakan kepedihan sekaligus amarah sahabatnya. "Lalu, apa langkah kita selanjutnya, Isyana? Sebagai pengacaramu, aku sudah merapikan semua dokumen kepemilikan saham dan aset pribadimu sejak beberapa bulan lalu. Kapan kita layangkan gugatan cerai?"Isyana menatap Amar

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 11

    "Kantor ini berdiri di atas tanah keluargaku, dibangun dengan modal penuh dari asetku, dan 70 persen sahamnya adalah milikku mutlak," Isyana menegakkan punggungnya, menatap Tio dengan sorot mata yang membuat pemuda itu mendadak ciut. "Dua tahun kamu menikmati posisi manajer tanpa kualifikasi yang jelas, hanya mengandalkan nepotisme kakakmu, dan berani memotong anggaran staf bawah untuk gaya hidupmu. Hari ini, semuanya berakhir."Isyana menggeser sebuah dokumen bermaterai ke ujung meja."Ini surat pemecatanmu secara tidak hormat. Dan Bagito sudah menyiapkan rincian pengembalian dana 1,2 miliar yang kamu selewengkan. Jika dalam waktu tiga hari uang itu tidak kembali ke kas perusahaan, Hendy akan langsung menyerahkan berkas ini ke kepolisian atas tuduhan penggelapan dalam jabatan.""Mbak Isyana!! Kau keterlaluan!! Aku ini adik suamimu!!" teriak Tio frustrasi, wajahnya memerah padam karena terkejut dan malu."Di dalam perusahaan ini, kamu hanya seorang karyawan yang tertangkap tangan menc

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 10

    Kau pikir aku bodoh, Mas?" Isyana bangkit dari kursinya, membuat tinggi mereka kini sejajar. Aura dominan Isyana seketika mengintimidasi Rehan, menekan pria itu hingga mundur setengah langkah. "Sepuluh tahun aku di rumah, bukan berarti otakku tumpul. Aku tahu setiap sen uang yang keluar dari perusahaan ini. Aku tahu kau menggunakan uangku untuk membiayai semua keluargamu bahkan sepupu-sepupumu, memanjakan mereka, dan memberi ibumu yang tidak pernah merasa cukup itu."Rehan membelalakkan matanya, rasa muak dan benci mendadak memenuhi dadanya melihat wajah Isyana yang begitu tenang tanpa cela.Dadanya sedikit lega karena Isyana tidak mengetahui tentang Sinta."Kau memata-mataiku?! Menjijikkan sekali kelakuanmu, Isyana! Kau wanita berhati batu! Ibu sedang sakit di rumah sakit, dan kau dengan teganya memotong biaya pengobatannya hanya karena egomu yang terluka?!"Isyana tidak marah mendengar makian itu. Di dalam hatinya, dia justru sedang bersorak sorai merayakan kemenangan babak pertama.

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 9

    Rehan menutup panggilan telepon dari Bagito, dengan tangan yang bergetar hebat.Ponsel di genggamannya hampir saja lolos dari jemari yang mendadak mati rasa. Wajahnya yang semula kemerahan penuh keangkuhan kini berubah pucat pasi, bagai mayat hidup."Rehan, kamu kenapa? Siapa yang menelepon? Kenapa wajahmu jadi seperti itu?" Ibu Rehan bangkit dari sofa, melangkah mendekati putranya dengan raut cemas.Sisil yang baru saja kembali setelah membayar kurir makanan langsung meletakkan kantong plastik di meja. "Iya, Rehan. Uangku sudah terpakai dua juta. Mana transferannya? Kok belum masuk ke rekeningku?"Rehan menelan ludah dengan susah payah. Dia menatap ibunya, Sisil, dan Sinta bergantian dengan pandangan kosong."Semua rekeningku... dibekukan.""Apa?!" Sisil berteriak histeris. "Dibekukan bagaimana? Jangan bercanda, Rehan! Kamu kan bos di Pilar Corporation!""Ini pasti ulah Isyana," desis Rehan, suaranya parau penuh amarah yang mulai membakar dadanya. "Manager keuangan baru saja bilang,

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 8

    Ibu Rehan langsung menggenggam tangan Sinta dengan erat. "Jangan bicara begitu, Sinta. Kamu itu menantu idaman Ibu yang sebenarnya. Ramah, tahu cara menyenangkan suami, dan sudah memberi Rehan anak perempuan yang cantik. Ibu pasti akan membantumu mendapatkan posisi yang seharusnya. Biarkan saja Isyana mendekam di rumah besarnya itu sampai Rehan berhasil mengalihkan semua saham perusahaan atas namanya. Setelah itu, kita tendang dia keluar."Rehan tersenyum puas mendengar dukungan keluarganya. Dia merasa langkahnya sudah sangat tepat. Dia mendekati ranjang, mengecup kening Rosy yang mulai terlelap."Kalian tenang saja. Taktik pengalihan aset sudah berjalan. Sinta juga rutin menerima suntikan dana operasional bulanan lewat kontrak fiktif yang kubuat. Isyana yang bodoh itu tidak akan pernah menyadarinya.""Baguslah kalau begitu," Sisil menimpali sambil meregangkan tubuhnya. "Oh ya, Rehan. Perutku sudah keroncongan dari tadi. Ibu juga belum makan siang, kan? Sinta pasti lapar karena menjag

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 7

    Rani ikut melirik ke arah Tio, lalu menghela napas pendek dengan wajah serba salah, seolah takut salah bicara. "Oh, itu... itu Pak Tio, Ibu. Beliau menjabat sebagai Manajer Operasional di divisi ini.""Manajer Operasional?" Isyana menaikkan sebelah alisnya, nadanya terdengar datar namun menuntut penjelasan. "Setahu saya, posisi itu membutuhkan kualifikasi tinggi dan pengalaman minimal lima tahun. Kapan dia mulai bergabung?""Beliau sudah bekerja di sini sekitar dua tahun, Ibu," jawab Rani dengan suara yang sengaja diperkecil. "Tepat setelah lulus kuliah, Pak Rehan langsung membawa beliau masuk dan menempatkannya di posisi manajer. Seluruh keputusan operasional tingkat bawah harus melalui persetujuan beliau."Isyana membatin, sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman dingin yang sangat tipis. 'Luar biasa. Dua tahun lalu, saat aku sibuk merawat Abim yang sedang sakit sakitan, Rehan diam-diam memasukkan adiknya sendiri dan memberinya jabatan empuk. Pantas saja laporan efisiensi operasi

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status