Home / Fantasi / Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota / Bab 1215: Riak yang Menghempas Grandmaster

Share

Bab 1215: Riak yang Menghempas Grandmaster

Author: Rianoir
last update publish date: 2026-09-04 17:57:31
Detik berikutnya, seluruh halaman markas Sindikat Yamura dipenuhi empat belas tekanan yang menyesakkan.

Udara terasa berat, seperti langit mendung yang hampir runtuh sebelum badai turun.

Anggota sindikat yang masih tersisa langsung terhuyung. Sebagian jatuh terduduk sambil mencengkeram dada, sedangkan sebagian lain mundur dengan wajah pucat.

Kaca-kaca jendela di gedung utama retak satu demi satu. Debu di halaman terangkat, berputar menjadi pusaran-pusaran kecil yang kacau tanpa arah.

"Bunuh
Rianoir

Ini bab bonus Gem Akumulasi Gem: 0/15 (reset) Akumulasi Hadiah: 10/100 Yuk tambah Gem atau Hadiah untuk bab bonus (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 8
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1478: Nama Pinjaman

    Ryan mengernyit ketika menyadari ada sesuatu yang berbeda pada dirinya. Ia menunduk dan mendapati pakaian yang dikenakannya sudah berganti. Jubah lamanya entah berada di mana, sedangkan sekarang tubuhnya dibalut jubah putih bersih yang mengeluarkan aroma lembut, samar-samar menyerupai wangi yang biasa melekat pada pakaian perempuan.'Siapa yang mengganti pakaianku?' batinnya.Ryan baru hendak bangkit ketika kereta kuda mendadak berhenti. Suara langkah kaki terdengar dari luar, semakin dekat ke arahnya. Sesaat kemudian, tirai biru di pintu kereta tersibak dan wajah seorang gadis muncul dari baliknya.Gadis itu mengenakan gaun panjang berwarna biru muda. Wajahnya oval dengan pipi agak berisi, sepasang mata berbentuk biji almond, serta alis tipis yang melengkung seperti daun dedalu. Usianya mungkin baru tujuh belas atau delapan belas tahun. Penampilannya manis, meski sorot matanya memperlihatkan sifat yang agak penakut.Di tangannya terdapat rantang bersusun tiga. Uap tipis masih men

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1477: Selamat dari Celah Dimensi

    Ketika seluruh dunia mengira Ryan Hartono sudah tewas, lelaki itu sebenarnya masih hidup. Di sebuah tempat asing yang tak dikenalnya, ia terbaring tak bergerak di atas tanah, dengan tubuh penuh luka.Semua bermula ketika Tavian Suira dan Silas Stein mendorongnya keluar dari kapal hantu. Begitu terlempar, Ryan langsung disambut kabut hitam yang menyelimuti kapal. Makhluk-makhluk di dalamnya segera menyerbu, menggigit dan berusaha merobek tubuhnya.Namun, tubuh fisik Ryan jauh lebih kuat daripada yang mereka sangka. Gigi-gigi makhluk itu hanya bergemeretak ketika mengenai kulitnya, seakan sedang menggigit baja. Tak satu pun berhasil mencabik dagingnya.Setelah Ryan mengerahkan aura Kaisar, keadaan langsung berubah. Makhluk-makhluk kegelapan itu menjauh dan tidak berani mendekat hingga jarak satu meter darinya.Justru pada saat itulah Momon, kera kecil yang selama ini bersembunyi di tubuh Ryan, tiba-tiba melompat keluar.

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1476: Duka di Keluarga Hartono

    Xara membaca pesan di tangannya berulang kali. Namun sebanyak apa pun ia membacanya, gadis itu tetap tidak bisa menerima kenyataan yang tertulis di sana. Dadanya terasa sesak hingga menarik napas pun menjadi sulit.Bagaimana mungkin Ryan Hartono telah meninggal?Lelaki itulah yang pernah dicintainya, yang menghancurkan Desa Suku Hitam dan menembus langit untuk membantai naga. Ryan pula yang menyelamatkan ribuan warga Desa Suku Putih dari penderitaan, mengubah nasib mereka selamanya.Sejak saat itu, Xara telah menyerahkan seluruh hidupnya untuk mengabdi kepada Ryan. Namun orang yang begitu dihormati dan dicintainya kini dikabarkan telah tiada.Di belakang Xara, Nenek Elvira berdiri dengan bertumpu pada tongkat kayu. Perempuan tua berlengan satu itu memandangi Xara dengan wajah getir, tetapi tidak mengucapkan sepatah kata pun.Xara meremas kertas pesan itu hingga kusut. Setelah cukup lama te

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1475: Gugurnya Sang Legenda

    Sore itu, sebuah kabar mengejutkan muncul hampir bersamaan di seluruh forum dunia kultivasi Garudapolis. Unggahan tersebut langsung disematkan di urutan paling atas, menarik perhatian ratusan ribu kultivator dari berbagai penjuru negeri. Judulnya ditulis menggunakan huruf merah darah. "Orang nomor satu di Kota Sentralis, orang nomor satu di Garudapolis, orang nomor satu di Timur, Ryan Sang Kaisar Iblis Gila dari Selatan yang tak pernah terkalahkan, telah wafat! Legenda satu generasi telah gugur!" Di bawah pengumuman itu tercantum berbagai pencapaian Ryan selama hidupnya. Mulai dari pertarungannya di Sungai Kristal, ketika ia seorang diri membunuh Wilhelm yang saat itu merupakan orang terkuat di Kota Sentralis, hingga keberhasilannya menundukkan negeri sakura dan negeri ginseng. Masih banyak peristiwa lain yang dicatat sebagai bukti betapa mengerikannya kekuatan Ryan. Begitu berita tersebut tersebar, dunia kultivasi Garudapolis langsung gempar. Di kedai-kedai teh dan padepokan

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1474 : Kabar Duka untuk Angus

    Dalam ingatan Emeric Tanner, sosok Ryan Hartono yang tampak kurus itu masih berdiri dengan angkuh di atas kapal hantu. Tubuhnya memang tidak terlihat mengesankan, tetapi tekanan yang dipancarkannya seolah mampu menindih seluruh dunia. Bahkan ketika menghadapi dua ahli kuat sekaligus, Ryan tidak mudah ditaklukkan. 'Kalau Ryan dan Silas tidak mati, keduanya pasti bisa mencapai Ranah Kaisar,' pikir Emeric. 'Mungkin mereka bahkan mampu melangkah lebih jauh. Saat itu, seluruh Tiga Alam Tertinggi pun belum tentu sanggup menghadapi mereka.' Setelah terdiam beberapa saat, Emeric kembali menoleh kepada Tavian Suira. "Menurutmu, anjing bernama Evan Sinclair itu sudah mati?" Tatapan Tavian langsung berubah dingin. Ia tidak segera menjawab. Niat membunuh yang muncul dari tubuhnya membuat udara di sepanjang lorong bergetar, bahkan kaca jendela di ujung sana sampai berderak pelan. "Begitu kembali nanti, aku akan langsung menjalani kultivasi tertutup," jawab Tavian akhirnya. "Aku tidak a

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1473 : Penyesalan yang Terlambat

    Hari ketiga setelah peristiwa kapal hantu. Dari sebuah vila di Metropolitan Alexandris, terdengar suara barang-barang dibanting. Sebuah meja terbalik, disusul kursi yang menghantam lantai hingga patah. "Keluar! Aku tidak mau melihatmu lagi! Seumur hidup aku tidak akan pernah memaafkanmu!" Tak lama kemudian, seorang lelaki tampan berjubah ungu terdorong keluar dari kamar. Pintu langsung dibanting tepat di depan wajahnya, meninggalkan serpihan kursi berserakan di sepanjang lorong. Tavian Suira berdiri mematung di depan pintu. Sebagai tokoh yang menduduki peringkat pertama Daftar Maestro, ia biasanya selalu terlihat tenang dan berwibawa. Namun sekarang, bahunya merosot dan wajahnya dipenuhi rasa bersalah. Seorang pemuda berpakaian hijau berjalan menghampirinya. Setelah melirik serpihan kursi di lantai, pemuda itu mengedipkan sebelah mata dan bertanya pelan, "Dia masih marah padamu?" Tavian menghela napas panjang. "Anak perempuan yang sudah besar memang sulit diatur." Pemud

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 3 - Penagih Hutang

    Wulan yang baru keluar dari dapur langsung pucat pasi. Tangannya yang memegang spatula gemetar hebat. Dia menatap Ryan dengan panik, bibirnya bergetar tapi tidak ada kata yang keluar.Ryan bangkit dari sofa, menatap ibunya dengan tatapan tenang. "Ibu, siapa mereka?""Ryan..." Wulan berbisik, suaran

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 5 - Alasan Berhutang

    Wulan mempersilakan Ryan duduk di sofa lusuh yang pegas-pegasnya sudah nyungsep di beberapa bagian. Lalu dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, dia mulai menceritakan semuanya.Ayahnya, Hendrik Hartono, bekerja sebagai buruh bangunan. Gajinya tidak besar, tiga juta GDP per bulan kalau lagi be

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 4 - Penagih Hutang (II)

    Gunawan merasakan sesuatu yang sangat menakutkan dari tatapan Ryan. Ini bukan tatapan manusia biasa. Ini tatapan seseorang yang pernah melihat kematian, yang pernah membawa kematian, berkali-kali lipat. Tatapan predator puncak yang tidak mengenal belas kasihan."L... lepaskan aku!" Gunawan mencoba

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 2 - Anak

    Ryan awalnya terkejut, lalu menatap gadis kecil itu dengan tak percaya.Nenek... Dia... dia adalah...Gadis kecil itu akhirnya menyadari kehadiran Ryan. Tangisannya berhenti seketika, dan secara naluriah dia bersembunyi di belakang Wulan, mengintip Ryan dengan mata penuh curiga.Ryan segera menatap

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status