Share

Bab 7 Permintaan Jason

Penulis: Jackie Boyz
last update Terakhir Diperbarui: 2025-09-12 11:23:22

Caterina pergi menemui Kendric di lobi perusahaan, dia melihat pria itu sedang duduk di kursi ruang tunggu. Tidak ada asisten di sampingnya artinya pria itu datang menemuinya bukan untuk membahas pekerjaan.

Caterina datang mendekatinya, Kendric berdiri dan menyapa.

“Selamat pagi, Nona!” ekspresi wajah Kendric terlihat serba salah.

“Ya, pagi, ada apa Tuan datang pagi-pagi ke sini? Anda tahu statusku dan semuanya akan menjadi rumit jika Tuan terlalu sering pergi menemuiku?” nada suara Caterina terdengar dingin.

Caterina memang tidak ingin terlibat lebih jauh dengan Kendric, pria ini sudah menghancurkan masa depannya dan dia tidak bisa melupakan keputusan Kendric ketika menuliskan rekam medis palsu itu untuknya.

“Tidak masalah!” jawab Kendric. Dia tidak peduli dengan gosip dan kakeknya sudah membuatnya kehilangan kesabaran. Kendric mendapatkan tekanan dari Dominic sebelum masalah itu selesai dia juga tidak bisa tenang.

Caterina melotot dengan tidak percaya.

Apa dia sudah sinting? Dia bilang tidak masalah?!

Kendric menatap reaksi wajah Caterina, dia merasa aneh dengan cara Caterina menatapnya. “Aku datang untuk memenuhi keinginan Kakek, beliau mengundangmu untuk datang ke rumah!” ujarnya seraya menyodorkan kartu nama Dominic.

Di sana tertera alamat rumah dan bahwa Dominic Zegred merupakan ketua grup. Semua perusahaan itu adalah milik Dominic dan Kendric adalah cucunya, dia yang akan mewarisi beberapa harta Dominic suatu hari nanti. Hutang perhiasan yang dirusakannya waktu itu tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan kekayaan keluarga Kendric, Caterina pikir pria itu sangat perhitungan dan pelit.

“Nona?” Kendric terlihat tidak sabar untuk menunggu jawaban darinya.

“Tuan, Anda terlalu perhitungan, bagaimana kalau Anda hapuskan hutangku di masa lalu dan aku akan bersedia pergi menemui Tuan Dominic?”  tawarnya. Caterina hanya mencobanya dan jika Kendric menolaknya dia pun tidak perlu pergi menemui Dominic lagi.

Kendric tertawa, dia merasa Caterina cukup menarik dan sedikit membuatnya kesal. Tapi demi kakeknya dia tidak memiliki alasan untuk menolak tawaran Caterina.

“Oke!” ujarnya dengan tatapan dingin.

Caterina menelan ludahnya, kemarahan di kedua mata Kendric membuat bulu kuduknya berdiri.

“Ya, sore ini aku akan ke sana.” Caterina menyetujuinya.

Kendric tidak mengatakan apa pun dan langsung pergi keluar dari dalam gedung.

Caterina melihatnya berjalan dengan langkah lebar, sepertinya pria itu sangat sibuk dan memang tidak memiliki waktu untuk berbasa-basi.

Sampai di dalam mobil, Kendric segera menelepon Dominic. Dominic sangat senang ketika Kendric menelepon, dia yakin cucunya itu pasti akan berhasil membuat cucu menantunya datang.

“Cucuku! Bagaimana? Apa kamu sudah pergi menemuinya?”

“Dia akan datang sore nanti!”

“Bagus! Bagus! Lalu apakah kamu sudah melamarnya?”

Kendric meremas setir kemudi, dia menggertakkan giginya. Baginya tidak mungkin menikahi wanita keras kepala dan perhitungan seperti Caterina. Tidak ada di dalam kamusnya untuk menikahi wanita dengan tipe dan model seperti itu.

“Kek, wanita itu hanya peduli dengan uang, dia sama sekali tidak menyukaiku, untuk apa aku menikahi wanita kasar dan cuek sepertinya?”

Maksud Kendric Caterina hanya peduli dengan cara melunasi hutang dan agar tidak berhubungan lagi dengan dirinya, Dominic mengartikan ke hal lain dan membuat Dominic salah memahami situasi.

“Dia suka dengan uang? Hahahaha! Baguslah! Kalau begitu aku akan menyiapkan banyak hadiah untuknya!” Dominic segera mengakhiri panggilannya.

“Kek!? Halo? Kakek?!” Kendric mengepalkan tangannya, dia memukul setir kemudi beberapa kali karena kesal dan marah.

“Caterina, wanita itu lebih tidak suka disuap! Dia memiliki harga diri yang sangat tinggi! Aku yang memiliki jabatan dan wajah tampan masih dia abaikan. Memangnya apa yang bagus dari Jason si sialan yang berselingkuh darinya?” Kendric terus mengomel sepanjang jalan sampai dia tiba di perusahaannya.

Di sisi lain, Dominic meminta asistennya untuk menyiapkan banyak hadiah mahal. Dia meminta pihak ke tiga untuk mengirimkannya ke rumah dinas di mana Caterina tinggal sekarang. Semua barang-barang itu memenuhi beranda kediaman kecilnya.

***

Saat jam makan siang, Caterina pergi ke kantin perusahaan. Di sana Jason tiba-tiba muncul tanpa sebab yang jelas, pria itu masuk ke dalam kantin dan langsung menarik tangannya.

“Ja-jason? Apa yang kamu lakukan di sini?” tanyanya.

“Hahahaha! Aku mendengarmu bertemu Kendric dengan terang-terangan di perusahaan! Apa kamu tidak tahu malu, hah? Kemarin aku baru mengirimkan surat cerai padamu dan kamu sudah tidak sabar ingin tidur dengannya! Dia yang memeriksamu dan dia yang mengambil keperawananmu!” teriaknya dengan lantang di depan semua orang.

Caterina sangat malu sampai ingin merobek kulit wajahnya sendiri, Jason sengaja datang untuk menuduhnya.

“Jason! Cukup! Aku sudah mengabulkan keinginanmu untuk bercerai, kamu bisa menikahi Salsa, sekarang apa lagi maumu? Berhenti menghinaku di depan semua orang!”

Jason menarik lengannya dan membawanya pergi keluar dari kantin. Di luar gedung samping, dia menekan bahu Caterina di dinding.

“Berikan tender itu padaku! Berikan padaku!” perintahnya dengan tatapan mata berapi-api.

Caterina merasa kedua bahunya sangat sakit sekali, dia menggelengkan kepalanya.

“Aku tidak bisa, aku berhutang pada perusahaan TRUTH, jika mereka tahu aku menyerahkan tender pada AMOUR, mereka akan menuntutku!”

“Dasar pembohong! Kamu sengaja menggunakan alasan ini agar aku tidak mengambilnya darimu! Apa aku perlu datang pada Papamu untuk memintanya langsung? Jangan salahkan aku kalau aku datang padanya dan meminta tender itu!”

Caterina mengepalkan tangannya, dia ingin sekali memukul kepala Jason tapi niat itu dia tahan sebisanya.

“Minta saja! Mintalah pada Papa! Aku juga ingin melihatnya apakah dia akan memberikan jerih payahku padamu! Jason, kamu memang menantu yang dihargai oleh Papaku! Tapi perusahaan MONSTAR tidak ada hubungannya denganmu!”

“Hahahaha! Apa kamu lupa Salsa akan menikah denganku? Dia akan menjadi pemilik MONSTAR generasi selanjutnya, Papamu hanya memanfaatkanmu untuk menaikkan harga saham, Caterina, Papamu akan lebih memilih Salsa, bagi Papamu dia lebih dari putri kandung dan usahamu selama ini sama sekali tidak ada artinya!”

Caterina merasa hatinya hancur berkeping-keping, dia tidak ingin bicara lagi dengan Jason. Pria itu masih menggenggam bahunya dan melihat air matanya mengalir.

“Kau! Kamu sudah berselingkuh dan kamu tidak minta maaf padaku, aku masih menghargai dan menghormatimu sebagai teman masa kecilku, kamu sangat kejam dan jahat! Jason, luka ini pasti akan aku ingat sampai mati!”

“Hentikan omong-kosong itu! Kamu yang tidak perawan, dan kamu yang mengkhianatiku lebih dulu, jangan berdalih dan menyalahkan orang lain!”

Caterina menepis tangan Jason dari bahunya tapi pria itu terus mencengkeramnya dengan lebih erat dan meremasnya dengan lebih keras.

“Caterina, kamu hanya wanita rendahan yang tidak berharga!” ujarnya tepat di depan wajah Caterina.

Sebenarnya dalam hati Jason, dia tidak percaya Caterina memiliki hubungan dengan pria lain secepat itu, sejak Salsa menunjukkan gambar-gambar Caterina dengan Kendric ketika mereka bertemu di stan pameran, sejak saat itu hati dan perasaannya goyah. Dia tidak menyangka akan dikhianatinya, dia masih mempertimbangkan hubungan pernikahan mereka berdua. Salsa yang merencanakan semuanya hingga dia berubah menjadi seperti kerbau yang dicocok hidungnya.

“Oke, aku memang tidak ada artinya di matamu, sekarang lepaskan bahuku!” perintahnya pada Jason.

Amarah Jason sedikit reda, dia menatap kedua mata Caterina dan dia melepaskan genggaman tangannya dari bahunya. Jason pernah mencintai Caterina tapi semenjak Salsa menjadi dekat dia merasa hubungannya dengan Caterina terasa lebih hambar dibandingkan dengan kehangatan dan sikap manja Salsa di dekatnya.

“Aku lapar! Buatkan aku beberapa makanan, aku tidak akan membahas tender lagi untuk sementara waktu!”

Caterina mengembuskan napas kasar, dia sama sekali tidak berminat untuk menuruti keinginannya. Pria itu menarik tangannya ke rumah dinas dan mengambil bahan yang sudah dia beli dari bagasi mobil.

Caterina berdiri di sampingnya, sebelumnya mereka pernah piknik dan bermalam di sebuah vila. Mereka hanya mengobrol dan makan bersama, Salsa juga ikut pergi waktu itu. Caterina memasak untuk mereka dan ketika Caterina resmi menikah pada malam hari Jason malah tidur memeluk Salsa.   

 

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal    Bab 89 Dua cucuku yang sedang jatuh cinta

    Kendric mengerutkan keningnya, dia baru saja bicara panjang lebar tapi tidak mendengar sahutan Caterina dari seberang sana. Ketika menatap layar ponselnya ternyata panggilannya terputus. Kendric sangat marah dan salah menekan tombol di layar. Dia sendiri yang sudah memutuskan panggilannya.Dengan frustrasi dia melemparkan benda pipih itu di atas meja. Satu jam kemudian, asistennya datang mengetuk pintu.“Masuk!” serunya dari dalam ruangan. “Presdir, ada kiriman dari kurir untuk Anda,” asisten Kendric membawakan bungkusan masuk ke dalam lalu meletakkannya di meja.“Apa isinya?” tanya Kendric dengan malas. Dia bersandar di kursi ruangan kerjanya tanpa berniat melihat ke dalam bungkusan.“Saya tidak tahu, Presdir,” “Apa kamu tahu siapa yang mengirimnya?” tanyanya.“Saya tidak tahu, saya akan membacanya, sebentar,” asisten tersebut mulai memeriksa siapa yang sudah memesan bungkusan itu. Kedua matanya berbinar ketika melihatnya. “Bu Caterina!”“Bukalah, lihat apa yang dia kirimkan untuk

  • Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal    Bab 88 Kamu harus datang

    Caterina sangat kelelahan, ponselnya berdering di atas meja dan lengan Kendric masih memeluknya sejak mereka kembali berhubungan intim di meja.Ponsel itu terus berdering dan menimbulkan suara berisik. Caterina melepaskan pelukan Kendric dari pinggangnya lalu bergeser menjauh dan duduk di tepi ranjang. Sinar matahari menerobos melalui kaca jendela di dalam kamar.“Sudah pagi?” gumamnya. Caterina terlihat sangat kelelahan, dia meraih teleponnya dan melihat nama Jason tertera di layar.“Kenapa Jason terus menelepon sejak semalam?” Jarinya bergeser menggulir layar, membuka kotak pesan di sana. ‘Kenapa kamu tidak datang? Aku dan keluargaku menunggumu sangat lama, kami selalu berharap kamu masih bisa memiliki hubungan baik dengan kami. Caterina, jawablah! Kenapa kamu hanya membaca pesanku tanpa menjawabnya? Apakah terjadi sesuatu padamu?’Caterina meletakkan kembali di meja lalu bersiap-siap, dia harus kembali ke gedung yang dia sewa untuk melanjutkan renovasi. Caterina sudah selesai m

  • Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal    Bab 87 Demam di dalam dan luar

    Caterina membeku, dia tidak bisa mengatakan apa pun. Mungkin semua yang Kendric benar dan tepat mengena di dalam hatinya. Beberapa saat kemudian pelayan datang dan mengantarkan pesanan mereka berdua. Caterina menikmati buburnya tanpa bicara, sementara Kendric sejak tadi lebih banyak memperhatikan Caterina dibandingkan menyuap bubur ke dalam mulutnya sendiri. “Uhuk! Uhuk!” Kendric terbatuk-batuk.Caterina meletakkan sendoknya lalu menatapnya, Kendric terus batuk dan tidak berhenti.“Makanlah pelan-pelan,” ujarnya seraya menyodorkan kotak tisu ke depan Kendric.Kendric mengambilnya satu helai lalu menyeka bibirnya. “Sepertinya aku meriang, badanku terasa sangat tidak nyaman,” Kendric menatap Caterina, berharap Caterina bersedia pulang ke rumah bersamanya malam ini.Caterina menatap tubuh Kendric, pria ini memiliki tubuh berotot dan tidak memiliki banyak lipatan lemak di pinggang seperti pria seusianya. Wajahnya tirus dan masih sama seperti saat mereka berdua bertemu beberapa tahun ya

  • Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal    Bab 86 Aku selalu jujur dengan hatiku, bagaimana denganmu?

    Caterina hanya bisa menganggukkan kepalanya seraya mengukir senyum di bibirnya, dia menatap semua orang untuk menyatakan persetujuannya atas keputusan yang dibuat Kendric barusan.Kendric merasa pertemuan hari ini sudah cukup.“Rapat selesai, lanjutkan pekerjaan kalian seperti biasa!” ujar Kendric.Semua orang bergegas berdiri dari kursi masing-masing lalu kembali bekerja. Salsa sudah mendengar semua yang Kendric katakan dari luar dinding ruang rapat, meski tidak begitu jelas, intinya dia mengetahui bahwa Kendric berniat memberikan kursinya untuk Caterina. Salsa pikir Caterina yang sudah memaksa Kendric sampai mengambil keputusan sejauh ini.“Caterina ini, dia hebat sekali! Bagaimana dia bisa menjinakkan seekor serigala licik seperti dia? Ini mustahil! Apakah dia melakukan sihir?” tanya Salsa pada dirinya sendiri.Melihat semua orang sudah keluar dari dalam ruang rapat, Salsa segera meninggalkan posisinya. Dia tidak ingin kepergok sedang mengintip dan menguping. Saat Caterina berjal

  • Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal    Bab 85 Aku bisa mengabulkan keinginanmu

    Sama sekali tidak ada titik terang dalam percakapan mereka berdua. Kendric memilih diam sampai mereka berdua tiba di TRUTH.Di TRUTH, Salsa sejak pagi menunggu Kendric. Semua karyawan mengucilkannya dan tidak menganggapnya ada. Di dalam ruangan kerjanya Salsa hanya menganggur dan tidak diberi pekerjaan sama sekali oleh karyawan lain.“Kenapa Kendric lama sekali? Apakah dia tidak akan datang ke perusahaan hari ini?” tanyanya pada diri sendiri. Saat makan siang tiba, Salsa pergi ke kantin dan dia mendengar orang-orang mulai begosip.“Aku senang akhirnya Bu Caterina kembali dengan Presdir,”“Ya, mereka sangat cocok!”“Sejak awal aku sudah berpikir tidak mungkin CEO bercerai dengan Presdir,”“Masalah sekarang sudah selesai, mereka tidak akan bercerai sampai kapan pun!” Salsa mengerutkan keningnya. Dia ingin tahu apa yang sedang mereka bicarakan. “Eh, apa yang kamu katakan tadi? Aku ingin tahu!” tanyanya pada sekumpulan karyawan yang sedang menikmati makan siangnya.“Apa kamu tidak men

  • Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal    Bab 84 Kita sama sekali tidak cocok

    Kendric buru-buru mengambil mangkuk tersebut dari atas nampan, dia duduk di kursi dan mulai menikmatinya. Caterina berjalan mendekat lalu duduk di sampingnya.“Pertemuanku dengan Jason akhir-akhir ini bukan ideku, dia datang menemuiku dengan niat memperkerjakanku sebagai desainer di AMOUR, selain membahas pekerjaan dia tidak membahas apa pun, jika kamu masih tidak percaya-”“Aku percaya,” Kendric sudah menghabiskan supnya, dia meletakkan mangkuk kosong di atas nampan dalam genggaman Caterina. Caterina mengangguk, ekspresinya tampak canggung. Dia segera berdiri dan bersiap keluar dari dalam ruangan. “Sup buatanmu, sangat enak....” ujar Kendric.Langkah Caterina terhenti sejenak, dia menoleh dan dia melihat Kendric tersenyum.Caterina tidak mengatakan apa pun, dia keluar dari dalam kamar Kendric begitu saja. Dia pergi ke dapur, pelayan di kediaman Kendric mengambil nampan dan mangkuk dari tangannya.Caterina menarik kursi di ruang makan, duduk di sana dalam waktu lama. Dia masih memik

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status