Se connecterCaterina memutuskan untuk tinggal di rumah dinas seperti keinginan Wiliam Anson sang ayah. Dia memberikan alamat yang dituju pada sopir taksi dan di perjalanan menuju ke alamat tujuan dia tertidur karena sangat kelelahan.
Di rumah sakit, Kendric dan Dominic sudah berhenti beradu mulut, kakek dan cucunya itu menatap ke arah pintu. Dominic memikirkan kondisi Caterina, dia pikir Caterina mungkin menunggu di kursi luar ruangan karena mereka terlalu berisik. “Kendric, coba kamu keluar dan lihatlah bagaimana keadaan Caterina!” perintahnya seraya mengedikkan kepalanya ke arah pintu. “Kek, dia sudah dewasa, wanita itu pasti bisa mengurus dirinya sendiri! Kakek tidak perlu terus khawatir tentangnya.” Dominic merasa kesal jadi dia berniat turun dari atas ranjang, lagi pula dia tidak benar-benar sakit. Semua yang dia lakukan hari ini agar Kendric setuju dengan perjodohan yang dia rencanakan. “Dasar! Kamu cucu kurang ajar yang tidak bertanggungjawab! Aku membawanya ke sini dan memintanya untuk menemaniku, aku memintamu untuk melihat keadaannya tapi kamu malah menolak! Apa kamu tidak tahu rasa terima kasih!? Siapa yang mendidikmu menunjukkan sikap buruk seperti itu!” keluh Dominic. Kendric kaget melihat kakeknya turun dari ranjang. “Kek, Kakek mau ke mana?” tanyanya seraya mengikutinya. Dominic membuka pintu dan tidak melihat siapa pun di luar sana. “Gadis malang itu, ke mana perginya?” Kendric menggaruk keningnya sendiri lalu ikut melihat ke luar. “Kek, mungkin dia pulang ke rumahnya, sudahlah, Kakek jangan cemaskan dia lagi!” Dominic menatap wajah Kendric dari dekat lalu bicara dengan wajah emosi. “Dia diusir oleh ayahnya! Jika bukan karena kamu hidupnya tidak akan hancur seperti ini! Kamu sebagai dokter sudah membuat laporan palsu! Gunakan otakmu, Ken! Apa yang bisa dia lakukan di masa depan? Apakah ada orang yang mau menikahinya setelah dia diceraikan dengan alasan tidak perawan?” Kendric menelan ludahnya sendiri, dia menundukkan kepalanya. Entah kenapa dia memutuskan menggantikan Glen untuk memeriksa Caterina hari ini. Pikirnya itu hanya masalah sepele saja, lagi pula Caterina sepertinya bukan tipe orang yang akan mementingkan sebuah hubungan yang tidak sehat. Dia tahu Caterina merupakan sosok yang gigih dan akan berjuang untuk meningkatkan kariernya di masa depan. “Kamu harus bertanggung jawab pada wanita itu! Aku tidak ingin melihat wajahmu lagi sebelum kamu membawanya ke hadapanku!” Tegas Dominic. Kendric menarik napas berat. Dia tidak mencintai Caterina dan tidak memiliki perasaan sedikit pun padanya. Mereka dekat selama ini juga karena urusan desain, tender itu sudah dimenangkan perusahaan Monstar. Caterina juga terikat janji untuk membayar hutang padanya untuk mengganti rugi desain perhiasan miliknya yang pernah rusak akibat tabrakan ketika mereka bertemu pertama kali di lokasi stan waktu itu. Kendric berusaha meneleponnya tapi Caterina tidak menerima panggilannya, Caterina langsung tidur di sofa ketika tiba di rumah dinas. Lokasinya tidak terlalu jauh dari perusahaan, dia merasa lebih nyaman tinggal di sana untuk sementara waktu. *** Keesokan paginya, Kendric harus menghadapi amarah kakeknya, Dominic terus mengeluh dan memintanya untuk membawa Caterina. Dominic ingin bertemu dengannya. “Aku dengar dia tinggal di rumah dinas! Kamu panggil dia untuk datang ke rumah ini!” perintahnya pada Kendric. Kendric memiliki kediaman pribadi, selama ini kakeknya hanya tinggal sendiri dan hanya ditemani oleh para pelayan. Kakeknya suka dengan ketenangan, Kendric memiliki banyak urusan dan terkadang dia harus mengadakan rapat dadakan. Demi kenyamanan kedua belah pihak, Kendrik memutuskan untuk tinggal sendiri. *** Di kediaman Jason. Salsa baru melepaskan pelukannya dari pinggang Jason. Mereka berdua masih telanjang. Sejak Caterina meninggalkan kediaman itu, Jason dan Salsa lebih leluasa melakukan hubungan badan di tempat mana pun yang mereka inginkan. Pelayan di kediaman itu juga diusirnya pergi. Biasanya ketika Caterina masih tinggal di sana, pagi-pagi seperti ini pelayan sudah menyiapkan sarapan di meja makan. Karena mereka diusir pergi oleh Salsa kemarin, saat ini di meja makan tidak ada sesuatu apa pun untuk dimakan. “Salsa, kamu buatkan aku sarapan! Aku harus pergi ke kantor!” perintahnya. Salsa enggan turun dari ranjang, selama ini dia tidak pernah pergi ke dapur. Dia sama sekali tidak bisa memasak. “Kak Jason, bayiku membuat tubuhku sangat lelah, aku juga sudah melayanimu sepanjang malam dan aku tidak bisa berdiri terlalu lama. Kakiku sakit sekali rasanya, sebentar lagi pelayan akan datang untuk memasak, kamu juga tidak akan kelaparan lagi,” rayunya sambil memeluk pinggang Jason lagi. Salsa menyentuh sisi intim Jason dan menciumi bibirnya agar pria itu tidak marah. “Ah, Salsa, kamu sangat manja dan membuatku tidak sabar!” Jason menarik selimut dan kembali berpacu di atas tubuh Salsa. “Ah, ah, ah, Kakak ....” Salsa memeluk tengkuk Jason. Dia sangat senang karena dimanjakan olehnya. “Salsa, kamu belajarlah memasak, aku ingin mencicipi masakanmu, sayang!” Salsa cemberut dan memukul dada Jason. “Aku tidak suka memasak, bumbu dapur membuat tubuhku bau! Kak Jason, aku hanya akan melayanimu di ranjang, apakah Kak Jason tidak puas?” tanyanya dengan nada manja. Jason menghela napas panjang, perutnya sangat lapar. Dulu saat Caterina masih tinggal di kediaman yang sama dengannya. Caterina akan mengatur semua tugas di kediaman, para pelayan itu juga sangat patuh pada Caterina. Jason tidak pernah kelaparan seperti sekarang. Masalah dia tidak tidur bersama itu karena Salsa terus merayunya dan Caterina selalu sibuk sendiri dengan urusan pekerjaan di perusahaan untuk menggantikan Wiliam. *** Di rumah dinas .... Pagi itu Caterina bangun pagi-pagi untuk membersihkan rumah yang baru dia tempati. Semalam dia sangat lelah dan tidak sempat membereskannya. Baju-bajunya juga masih berada di dalam koper. Dia hanya membersihkan beberapa ruangan karena harus pergi ke perusahaan untuk bekerja. Setelah bersiap-siap, Caterina hanya perlu berjalan beberapa ratus meter untuk tiba di perusahaan Monstar. Di perusahaan, ketika ia menginjakkan kakinya di lobi semua orang menatapnya dengan tatapan penuh tanda tanya. Tentu saja kabar perceraiannya dengan Jason pasti sudah didengar oleh semua orang. Caterina merasa hatinya terbakar ketika melihat sinar mata semua orang. Beberapa dari mereka menatapnya dengan pandangan merendahkan. Bahkan yang lainnya sengaja berkata dengan terang-terangan. Caterina baru menjabat sebagai pemimpin selama beberapa tahun dan posisinya di perusahaan sama sekali tidak membuat orang-orang itu menghormatinya. Amber – ibu Salsa lebih dihargai dibandingkan Caterina. “Aku dengar CEO Caterina sudah diceraikan?” “Pak Jason memutuskan bercerai dengannya karena CEO berselingkuh dan tidak suci lagi!” Caterina mengepalkan tangannya mendengar perkataan itu. Dia tidak ingin mengambil hati semua ucapan itu, ada yang lebih penting untuk dia lakukan hari ini dan semua orang sudah menunggunya untuk rapat. Caterina pergi ke ruang rapat, selama dua jam dia membahas masalah untuk memulai mengerjakan tender. Jika mereka bisa menyelesaikan semuanya tepat waktu maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan besar. Pada saat sedang serius membahas masalah itu, pintu ruangan rapat diketuk dari luar. Seorang karyawan yang bertugas menjaga meja resepsionis datang memanggilnya. Bela berjalan mendekat ke meja Caterina lalu berbisik di telinganya. “Bu Caterina? Tuan Kendric datang, dia sepertinya sedikit kesal dan meminta saya untuk segera memanggil Anda keluar untuk bertemu dengannya!” “Kendric?” Caterina membelalakkan matanya. Dia segera berdiri dari kursinya, jika karyawan melihatnya ada di perusahaan Monstar maka gosip tentang perselingkuhan mereka berdua hingga menyebabkan dirinya diceraikan akan dibenarkan oleh semua orang. “Kalian lanjutkan dulu rapatnya, ada hal penting yang harus aku urus!” pamitnya.Sejak kejadian di kediaman Dominic, pengaduan Cery pada Frank tidak lagi digubris. Masalah Cery masih bersedia untuk bekerja di TRUTH juga sudah bukan urusannya lagi. Menurut Frank tindakannya kemarin terlalu gegabah, masalah hubungan bisnis tidak bisa diputuskan hanya karena pengaduan Cery. Ditambah lagi Caterina adalah orang penting di hati Dominic. Frank bisa melihatnya dengan jelas ketika semua orang berkumpul dalam perkumpulan keluarga beberapa hari yang lalu.Sementara itu, Salsa terus berusaha membuat Caterina menaruh curiga pada Kendric. Namun usahanya tidak pernah berhasil.***Di sisi lain, Jason memutuskan untuk mencari tahu hubungan Caterina dan Kendric di TRUTH, dia kembali merayu Salsa dan meminta Salsa untuk mencari tahu dengan alasan untuk bekerja sama dengan Caterina dalam proyek. Jason pergi ke kediaman Wiliam untuk berbicara dengan Salsa. “Aku ingin kamu pulang ke rumah, Salsa kita sudah menikah dan tidak baik jika kamu menetap di kediaman Papa dan Mamamu,” ujarnya
Di kediaman Dominic, Caterina bersikap dengan tenang tanpa rasa takut sedikit pun. Dalam pertemuan tersebut, Cery duduk di samping Frank dan terus melotot kesal ke arah Caterina.Satu jam sebelumnya ....Cery bicara empat mata dengan Frank, mereka dalam perjalanan menuju ke kediaman Dominic. “Pa, kamu harus membantuku untuk menyingkirkan wanita rendahan itu! Namanya Caterina, dia sangat tidak tahu malu! Sebelumnya dia pernah menikah dengan pria arogan lalu diceraikan dan mantan suaminya lebih memilih menikahi saudari tirinya! Sekarang dia ingin berebut denganku.”Frank tidak tahu alasan Cery begitu membencinya, sebelumnya putrinya itu sama sekali tidak pernah peduli dengan hal-hal sepele. Sekarang sikapnya sudah berubah dan sangat jauh dari tahun-tahun lalu.“Apa maksudmu? Kenapa kamu membencinya? Bukankah dulu kamu juga dekat dengan Kendric tapi tidak pernah emosional seperti ini?”“Pa, dulu Kendric tidak pernah mengabaikanku! Sekarang setelah menikah kemarin dia menolak mengantarku
“Wanita sombong! Lihat saja! Aku akan membuatmu diceraikan oleh Kendric! Asal kamu tahu saja di dalam keluarga Zegred posisiku sangat penting dibandingkan dengan orang asing sepertimu! Aku akan menghancurkanmu!” teriaknya.Cery sangat marah, dia mengambil tasnya dan langsung pergi meninggalkan gedung TRUTH. Tentu saja dia mengadu pada Frank tentang perlakukan Caterina yang kasar dan tidak sopan. Cery meminta Frank untuk membahas masalah itu secara langsung dengan Dominic walau sebenarnya Cery sendiri tidak yakin apakah masalah itu akan mempengaruhi bisnis keluarganya atau tidak.Pertemuan Caterina dengan pihak klien berjalan lancar, semuanya dia selesaikan dengan baik. Bahkan pihak klien tidak menyangka Kendric memiliki seseorang yang sangat ahli dan memiliki pemahaman mendalam tentang desain. Mereka sangat mengagumi karakter Caterina yang profesional dan cerdas.Sore itu Kendric datang ke TRUTH, sebelumnya dia bilang ingin menjemputnya. Ketika tiba di per
Cery merasa telah meremehkan Caterina. Sekarang Cery tahu alasan Dominic sangat menghargai cucu menantunya tersebut, bahkan pernikahan Kendric sengaja diatur oleh Dominic sendiri. Padahal selama ini Dominic tidak pernah membiarkan Kendric mengabaikannya sedikit pun. Cery merasa tidak punya sandaran lagi yang bisa dia andalkan di sana. “Apakah aku harus mengadukan masalah ini pada Papa?” tanyanya pada diri sendiri.Jery di sampingnya bisa mendengar keluhan Cery. Dia merasa Cery sangat kekanakan. “Hahaha!”“Apa yang kamu tertawakan?!” ketusnya.“Cery, di zaman modern ini mana ada gadis kecil dengan pola pikir sepertimu?”“Dasar Jery tua! Apa kamu tahu kenapa aku marah?!”“Ya-ya! Aku tahu kenapa kamu marah, karena Kendric tidak menggubrismu? Apa kamu tidak pernah tahu bagaimana Kendric meluangkan waktunya untukmu selama ini? Dia selalu mengusahakan apa pun untukmu, aku sendiri kadang heran. Awalnya dulu aku pikir Kendric dan kamu dijodohkan.”“Aku juga berpikir begitu, meskipun dulu kam
Caterina masuk ke dalam taksi, dia melihat tatapan dingin dari Kendric melalui kaca spion mobil. Di belakangnya, mobil Kendric mengikuti.Caterina tidak ingin memedulikannya, pikirnya dia tidak perlu banyak bertanya padanya. Lagi pula tidak ada gunanya bertengkar, Caterina mengabaikan curiga dalam hatinya, mengabaikan perasaan cemburunya, dan hal-hal itu membuatnya teringat dengan kejadian yang menimpa di masa lalu. Ditambah lagi kali ini Cery tidak hanya datang sehari dua hari tapi gadis itu akan tinggal di kota yang sama dengannya. Serta dia akan menjadi sekretaris Kendric di TRUTH.Kali ini Caterina tidak pulang ke rumah Kendric melainkan ke kediaman yang diberikan Dominic untuknya. Ketika dia tiba, Kendric juga turun dari dalam mobil. Pria itu menyusulnya masuk ke dalam rumah. “Caterina, aku bisa menjelaskannya padamu!”“Ken, aku pikir kita tidak perlu membahasnya, masalah ini sama sekali tidak penting. Aku sudah lelah, aku harus tidur agar bisa bangun besok pagi. Kamu pulanglah,
Pada pagi hari, Caterina mendapati Kendric memeluknya dari belakang. Tubuhnya terasa hangat. Dia bergerak dan Kendric tahu Caterina sudah bangun.“Tidurmu sangat nyenyak semalam,” ucapnya.Caterina tidak menjawab, dia berniat memindahkan lengan Kendric ke samping karena ingin bangun. Kendric sengaja menahannya untuk tetap pada posisinya.“Apa ada jadwal yang sangat mendesak? Kenapa harus bersiap-siap pagi-pagi?”“Ken, MEZEL baru saja berdiri, aku pemimpin di sana. Aku tidak ingin karyawan berpikir aku bermalasan di rumah. Setidaknya aku harus menunjukkan sikap disiplin di depan semua orang,”Kendric mencium pipinya. “Baiklah, setelah sarapan bersama aku akan mengantarkanmu, oke?” tawarnya.Caterina tidak memiliki alasan untuk menolaknya, jika dia terus menolaknya sepertinya Kendric akan terus bertanya di mana letak kesalahannya.“Ya.”Mereka bersiap-siap dan sarapan bersama. Suasananya menjadi lebih hangat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Caterina bisa merasakan perubahan hubungan m







