Share

179.

last update publish date: 2026-04-23 09:37:19
KAMU YANG KUCINTAI

- 67 Ravensa

Roda pesawat menyentuh landasan pacu Juanda jam sembilan pagi. Di dalam kabin Arsel menatap ke arah deretan hanggar di luar sana. Hatinya lega, sebentar lagi akan bertemu dengan keluarga kecilnya. Tiga hari di Kuala Lumpur membuat kangennya tak terbendung.

Papa dan anak itu berjalan beriringan dari garbarata menuju area pengambilan bagasi. Banyak yang mereka beli untuk oleh-oleh.

Saat mereka melangkah keluar ke terminal kedatangan, hiruk-pikuk suara penj
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (23)
goodnovel comment avatar
Helmy Rafisqy Pambudi
eee zonk ya pak Fardhan ..pengen banget nimang sang cucuk malah keinget ma Bu isa
goodnovel comment avatar
~kho~
saat itu pak fardhan msh cinta sm bu isa.. sdh dipersilahkan nikah lg tp gak mau.
goodnovel comment avatar
Lis Susanawati
mari kita tunggu bab selanjutnya 🫢
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Kamu yang Kucintai   196.

    "Aku sudah tahu semuanya. Tentang kamu dan Kimmy," jawab Zareen yang membuat Arsel langsung paham apa tujuan wanita itu datang menemuinya. Ia sudah tahu, cepat atau lambat Zareen pasti akan mendengar kabar itu.Arsel tidak menghindar. Ia menatap Zareen dengan sorot mata yang tenang, tapi sarat akan rasa bersalah yang mendalam. "Aku minta maaf, Reen," ujar Arsel rendah. Suaranya bariton dan penuh penyesalan.Zareen tersenyum getir. "Aku nggak nyangka, jadi selama tiga tahun kita menjalin hubungan, selama aku membayangkan masa depan denganmu, kamu diam-diam menjalin asmara dengan adik tirimu sendiri? Jadi ini yang kamu maksud kesalahan yang nggak bisa kamu jelaskan padaku."Tidak," jawab Arsel tegas. "Aku tidak pernah menjalin asmara dengan Kimmy saat aku masih bersamamu. Aku tidak pernah berniat mengkhianatimu.""Kamu pinter juga berkelit, Sel," ucap Zareen dengan suara lirih yang pedih. "Katanya kalian sudah lama saling mencintai dan akhirnya menikah diam-diam dan punya anak. Aku suda

  • Kamu yang Kucintai   195.

    "Dari kerabat jauh keluarga mereka, Bu. Semua kerabat sudah tahu dan nggak mungkin ini berita bohong. Mereka bilang kalau Pak Arsel sudah punya anak. Seorang bayi laki-laki, usianya hampir tiga bulan."Zareen terkesiap. Pukulan kali ini rasanya begitu telak. Ia merasa seolah-olah seluruh oksigen di ruangan itu baru saja disedot keluar. Paru-parunya sesak. Bayangan kejadian beberapa waktu lalu di tempat praktik psikolog mendadak terputar kembali di kepalanya.Sosok wanita berhijab yang saat itu tidak bisa ia lihat wajahnya dan bayi mungil yang digendongnya, ternyata dia Kimmy. Jadi apa yang dilihat Linda waktu itu juga benar. Perempuan berhijab itu Kimmy. Akhirnya rasa penasarannya kala itu terjawab sudah. Mata Zareen memerah, napasnya tersengal. Rasa sakitnya kali ini lebih dahsyat lagi dibandingkan saat Arsel memutuskannya sepihak. Luka yang berusaha ia sembuhkan, kini berdarah-darah lagi. Bahkan lebih parah."Jadi selama ini aku dikhianati?" suara Zareen meninggi dan mulai tidak st

  • Kamu yang Kucintai   194.

    KAMU YANG KUCINTAI - 72 Zareen Langit yang baru selesai mandi, duduk di sofa tunggal dalam kamarnya. Ia memperhatikan kotak yang sudah terbungkus kertas kado di meja kamarnya. Itu hadiah ulang tahun yang ia persiapan untuk Kimmy berbulan-bulan lalu. Namun benda itu tidak akan pernah sampai ke tangan Kimmy. Langit tidak mungkin memberikannya."Harusnya kado ini sudah sampai di tanganmu, Kim. Kamu pasti menyukainya."Hatinya bergejolak. Jika saja Arsel ini seorang bajingan yang melarikan diri setelah berbuat salah, atau pria brengsek yang hanya mengincar raga Kimmy, Langit akan memiliki alasan untuk menghancurkan pria itu. Ia akan merebut Kimmy kembali. Namun kenyataannya jauh lebih menyakitkan. Arsel sosol pria yang bertanggung jawab. Dia melakukan kesalahan, tapi dia juga berdiri tegak melindungi korbannya. Memberikan kehidupan dan cinta yang sempurna untuk menebus dosanya.Langit menarik napas panjang, berusaha mengusir sesak di dadanya. Bayangan Kimmy melintas. "Semoga kamu bahag

  • Kamu yang Kucintai   193.

    "Mas, kisahmu sudah seperti cerita serial saja. Paling di tunggu-tunggu setiap hari oleh tukang gosip," ujar Desta saat break siang itu."Biar saja," jawab Arsel tidak peduli. "Nanti kalau spekulasinya semakin ngawur dan ke mana-mana, mereka akan tahu rasa apa yang kulakukan. Mereka mungkin lupa selama ini berpenghasilan dari mana. Nanti kami stop, baru tahu."Desta terhenyak. Merinding juga dengan ucapan kakak sepupunya. Walaupun dia termasuk sosok yang tidak menjadikan cerita Arsel seperti aib. Desta menanggapinya dengan bijak. 🖤LS🖤Dua minggu kemudian cerita masih panas. "Jangan dengarkan mereka, Ma. Biar saja mereka mengoceh sesukanya. Yang penting keluarga kita sudah nyaman dan bahagia," kata Pak Fardhan sore itu setelah duduk di teras bersama istrinya.Bu Elok tidak mendengar langsung apa yang mereka bicarakan, tapi ada yang memberitahunya. Yaitu sepupu Pak Fardhan yang memang tidak membenci dan ikut menghakimi wanita itu.Sementara di apartemen, Kimmy tidak mendengar apa-ap

  • Kamu yang Kucintai   192.

    Melihat sorot mata Arsel yang dingin, Bu Fara memilih tidak mendebatnya lebih jauh.Pak Eko hanya diam, sesekali melirik bayi Ravi yang berada di pangkuan omanya. Sementara Bu Fara masih sibuk dengan pikirannya sendiri. "Terus, Mas Fardhan nggak ingin mengadakan resepsi? Pernikahan anak pertama masa nggak dirayakan," tanyanya penuh selidik sambil melirik pada Bu Elok."Tentu saja ada," jawab Pak Fardhan mantap. "Nanti saja, tunggu waktunya tepat. Sekarang kami hanya ingin menikmati waktu bersama cucu."Bu Fara mengangguk-angguk, meski otaknya masih berputar mencari celah dalam cerita itu. Baginya rahasia sang kakak selalu jauh lebih dalam dari apa yang terlihat di permukaan. Namun sore itu kenyataannya Kimmy sudah menjadi nyonya Arsel. Bisa-bisanya mereka begini.Beberapa menit kemudian, Bu Elok dan Kimmy pamitan untuk membawa Ravi ke kamar. Bayi itu sepertinya lelah terus dipangku. Mereka menaiki tangga ke lantai dua untuk ke kamar Kimmy. Sedangkan Arsel ke dapur minta dibuatkan kopi

  • Kamu yang Kucintai   191.

    KAMU YANG KUCINTAI - 71 Heboh "Ada Tante Fara, Pa," ucap Arsel lirih, masih memandang keluar. "Ya, biar saja. Kamu nggak usah ngomong, biar Papa yang bicara. Dan itu yang akan kita jelaskan pada siapa saja yang bertanya nantinya." Arsel mengangguk. Papa dan anak memandang pada dua orang yang turun dari mobil. Sedangkan Kimmy dan Bu Elok tidak menyadari kedatangan mereka. Dua orang itu asyik dengan Ravi yang baru selesai minum susu. "Ma, ada Fara dan suaminya. Nanti kalian berdua mendengarkan saja jika kami bicara," ucap Pak Fardhan pada Bu Elok dan Kimmy. Dua wanita itu sempat terkejut. Namun tatapan mata Arsel pada Kimmy seolah mengisyaratkan, tenang saja. "Assalamu'alaikum." Dua orang muncul di pintu dan mengucapkan salam. "Wa'alaikumsalam," jawab serempak keluarga Pak Fardhan. Langkah Bu Fara terhenti seketika, matanya membulat sempurna saat melihat Kimmy berdiri di dekat sang mama yang sedang memangku Ravi. Kimmy disusul Arsel maju dan menyalami Bu Fara dan Pak Ek

  • Kamu yang Kucintai   25. Keputusan 3

    Langkah Kimmy agak cepat. Ketika mencapai gerbang utama pemukiman elite itu, napasnya sudah ngos-ngosan. Semenjak hamil, dia merasa cepat sekali lelah.Kebetulan ada taksi yang lewat dan langsung di stop oleh Kimmy. "Terminal Bungurasih, Pak.""Nggih, Mbak," jawab driver setengah baya.Taksi melaju

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Kamu yang Kucintai   9. Testpack

    KAMU YANG KUCINTAI- 9 Testpack "Kimmy, kamu nggak kuliah pagi ini, Sayang?" tanya Bu Elok lembut, tangannya ragu untuk menyentuh bahu Kimmy yang duduk di dekat jendela kamar sambil memandang taman di luar.Kimmy hanya menggeleng pelan. Matanya tetap terpaku pada dahan pohon mangga yang bergoyang

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Kamu yang Kucintai   67. Kebersamaan 3

    Di sampingnya, Ettan duduk dengan santai. Tangannya merayap naik, melingkari bahu Salsa dan menariknya hingga tak ada lagi celah di antara mereka. Salsa tidak menolak. Ia justru menyandarkan kepalanya ke bahu Ettan, menghirup aroma parfum cedarwood yang dipakai cowok itu.Papanya tidak tahu kalau S

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • Kamu yang Kucintai   57. Sakit 2

    "Kalau begitu, ganti bajunya. Kausmu sudah basah oleh keringat, nanti malah makin menggigil," ujar Kimmy sambil meletakkan kaus bersih di pinggir ranjang.Arsel berusaha duduk, meski kepalanya terasa sangat sakit. "Iya, terima kasih, Kim."Saat Arsel membuka kausnya, Kimmy beranjak ke jendela dan m

    last updateLast Updated : 2026-04-01
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status