Share

Bab 1069

Author: Finella Zakaria
Di Jalan.

Nayla teringat sesuatu, dan dirinya pun perlahan menjadi tenang.

Dia menelepon seseorang.

Setelah memberikan perintah, raut wajahnya menjadi tenang.

Amanda baru saja mengirimi pesan yang mengatakan bahwa tangannya terluka dan pendarahannya tidak kunjung berhenti.

Amanda khawatir terinfeksi, bertanya apa yang harus dia lakukan.

Amanda juga mengatakan bahwa jika dia terinfeksi, dia tidak ingin hidup lagi.

Nayla tadi sangat panik hingga bahkan tidak memanggil pengawalnya.

Kurang dari sete
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1343

    Ekspresi Liliana membeku.Sambil menatap matanya, dia merasakan penolakan yang jelas dari Nayla.Dia menundukkan kelopak matanya sebentar, lalu memaksakan senyuman. "Kami mohon, Nyonya Nayla, tolong sampaikan niat baik Melanie, tolong beri sedikit keringanan.""Melanie juga pasti akan kuminta datang sendiri meminta maaf kepada Nona Amanda."Sikap Liliana benar-benar sempurna tanpa cela.Dia bukan orang yang tidak mau mengalah meski benar, sehingga sikapnya sedikit melunak, dan dia mengangguk pelan."Kalau begitu, tergantung seberapa tulus niat kalian."Melihat Nayla telah setuju, Liliana menghela napas lega. Dia berdiri, tersenyum dan mengangguk padanya, lalu pamit.Begitu dia pergi, Nayla segera menghubungi Amanda, memberitahunya untuk bersiap-siap, menunggu Keluarga Senja datang untuk membicarakan kompensasi.Amanda sebenarnya masih kesal dalam hatinya. "Sok-sokan bilang tulus, padahal nggak lebih dari menawarkan uang untuk ganti rugi.""Semuanya ingin diselesaikan dengan uang, sama

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1342

    Jadi, sebenarnya ada orang lain yang menyelamatkan Amanda."Melanie, kalau dia bisa bertahan hidup di tempat seperti itu, berarti dia nggak punya kemampuan apa-apa. Mungkin ada masalah dengan orang yang bekerja sama denganmu?" tanya Sandra sambil mengamati wajahnya.Melanie sendiri juga sudah memikirkan hal itu. Dia menyipitkan mata dan berkata sambil mengertakkan gigi, "Kalau masalah ini sudah mereda, aku pasti akan menyelidikinya dengan menyeluruh. Tapi untuk saat ini, masalah Amanda sudah nggak ada jalan keluar lagi.""Jangan gugup, kesehatanmu yang paling penting. Istirahat dulu, besok aku jenguk lagi.""Oke."Sandra seperti kakak perempuan yang pengertian, menepuk tangan Melanie dua kali dan tersenyum lembut padanya, lalu berbalik meninggalkan bangsal.Begitu berbalik, raut wajahnya langsung berubah muram.Awalnya, dia mengira bisa mengandalkan Melanie untuk memberi pelajaran kepada Amanda, tapi ternyata gagal.Apakah wanita itu memang beruntung, ataukah dia benar-benar tidak bisa

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1341

    Mario tersenyum mengerti.."Kamu tahu apa yang paling aku kagumi darimu?""Apa?" tanya Amanda ingin tahu.Pipinya memerah, dan matanya menatapnya dengan sorot penasaran.Dia sangat ingin tahu."Kamu sangat terus terang soal dendam dan kebaikan."Mario berhenti sejenak, jakunnya bergerak-gerak, lalu mengucapkan dengan suara yang memikat, "Kamu yang seperti itu sangat memesona dan menawan."Amanda terkejut.Dalam ingatannya, ini kali pertama Mario benar-benar memujinya.Amanda mengedipkan mata dua kali, bibir merahnya perlahan terukir dengan senyuman yang menawan. "Terima kasih, kamu juga keren."Segala hal yang dia lakukan untuknya sangat menyentuh hatinya.Setidaknya, hatinya yang semula bimbang kini menjadi teguh, seolah ada suara di benaknya yang berkata.Dialah orangnya.Dia layak dicintai.Amanda mengangkat gelasnya, bersulang dengannya, lalu minum.Malam itu, di bawah cahaya lampu, wajah-wajah mereka dipenuhi kebahagiaan.Seolah tidak ada lagi rintangan di depan.Sementara itu, Me

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1340

    Dia tersenyum, mengangkat pandangan untuk menatapnya. "Kamu memang, sangat keras kepala. Persis sama."Matanya dalam dan gelap, seperti laut tanpa dasar.Amanda mengernyit heran. "Apa?"Sebersit kesedihan melintas cepat di mata Mario, lalu sudut bibirnya terangkat. "Tanyakan saja, apa pun yang ingin kamu tanyakan."Amanda sejenak merasa tatapan Mario kepadanya seolah-olah sedang menatap orang lain.Mungkin ada hubungannya dengan tatapan muram di matanya.Amanda tidak terlalu memikirkannya. "Ada apa sebenarnya? Kalian semua tadi pergi ke rumah sakit. Nayla dan Simon juga di sana. Apa yang terjadi? Beri tahu aku, jangan biarkan aku menebak-nebak sendirian."Mario menatapnya selama beberapa detik, suaranya sedikit serak. "Nggak ada apa-apa."Amanda tidak percaya dan sedikit cemas. "Bisa nggak kamu berhenti bohong padaku? Apa yang sebenarnya terjadi?"Dia tidak memberi Mario kesempatan untuk terus berbohong. "Aku tahu kamu. Kamu nggak seperti biasanya. Kalau nggak ada apa-apa, kamu nggak m

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1339

    Hingga suara Nayla terdengar."Entah itu orang biasa atau orang kaya, semua harus mematuhi aturan dan menggunakan hukum untuk melindungi diri.""Amanda, kita sedang menggunakan hukum untuk membela diri. Penderitaan yang kamu alami akan ditangani secara adil dan jujur."Nayla mengucapkan setiap kata dengan tegas. Suaranya lembut dan tenang, seperti sinar matahari hangat di bulan Maret yang mengusir hawa dingin dan menenangkan hati.Amanda pun tersadar kembali.Benar juga, Nayla berasal dari keluarga kaya, tapi tidak pernah sombong atau merendahkan siapa pun.Yang salah itu orangnya, bukan statusnya.Hati Amanda terasa tersentuh. "Nayla, bertemu denganmu adalah keberuntungan terbesar dalam hidupku.""Bersamamu, aku sudah cukup, dan tentu saja sangat bahagia."Nayla bisa merasakan suasana hatinya membaik, lalu tersenyum lembut dan berkata dari lubuk hatinya, "Aku juga.""Amanda, aku akan selalu berada di pihakmu."Amanda mempercayainya sama seperti dia mempercayai dirinya sendiri.Meskipu

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1338

    Pikiran Melanie kacau balau, tidak bisa berkata apa-apa untuk membantah saat itu juga.Wajah Nayla mendadak muram. "Atau mungkin, di lubuk hatimu, kamu sangat tahu kalau orang dalam video itu memang kamu.""Dan kamu adalah pelaku utama di balik penculikan Amanda, bahkan menyuruh orang untuk melecehkannya!""Melanie, kamu sudah mempermalukan nama Keluarga Senja!"Suara Nayla menjadi tajam, menggelegar, dan penuh amarah.Bagaimana mungkin dia biarkan orang-orang tercintanya terluka, apalagi Amanda!Bukan hanya Keluarga Senja. Bahkan jika harus bermusuhan dengan seluruh dunia, dia akan berjuang sekuat tenaga untuk menegakkan keadilan bagi Amanda.Kesombongan Melanie lenyap seketika, dan dia tidak berani menatap mata Nayla.Raut wajahnya yang gelisah membuat Hanung langsung menyadari bahwa dia berbohong."Melanie!"Melanie menggigil ketakutan, menatap Hanung dengan penuh ketakutan. "Ayah ..."Nenek Ratna tidak menyangka Nayla akan sekeras ini. Bahkan ketika diberi jalan keluar pun, dia tid

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status