공유

Bab 470

작가: Darrel Gilvano
Saat Jimmy tiba, acara pertunangan sudah berjalan setengah.

Broto awalnya ingin menempatkan Jimmy di meja tamu utama, tapi Jimmy tidak duduk di sana, dia memilih duduk satu meja dengan Zisel dan yang lainnya. Orang-orang di meja itu memang tidak semuanya akrab dengannya, tapi setidaknya semua pernah saling bertemu.

Argani juga ada di sana.

Saat ini Argani sedang sangat sibuk, tapi tetap datang menghadiri pertunangan Felix dan Noella. Bisa dibilang, ini sudah sangat menghargai Broto.

"Urusan pema
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 649

    Sukro juga merasakan ketakutan yang begitu besar. Namun, dia tidak akan menyerah begitu saja!Mereka masih punya sandaran! Diego yang berada di belakang Basuki adalah sandaran terbesar mereka!Basuki merupakan orang kepercayaan Diego. Kini, salah satu tangannya ditebas putus oleh orang lain. Tidak mungkin Diego hanya diam dan membiarkan hal itu terjadi.Selama Diego turun tangan, sekalipun pihak lawan memiliki kemampuan setinggi langit, mereka tetap pasti mati!"Minggir!" Basuki mendorong Sukro dengan wajah penuh amarah.Dia menggertakkan gigi erat-erat agar tidak mengeluarkan jeritan menyedihkan, sementara matanya yang merah karena darah memandang Yunan seperti ular berbisa.Meskipun serangan pedang tadi datang begitu tiba-tiba, dia tetap sempat melihatnya. Pedang yang menebas putus tangannya itu berasal dari wanita itu.Dalam mimpi pun dia tidak menyangka bahwa wanita dingin dan cantik yang sejak awal diabaikannya ternyata adalah seorang ahli yang menyembunyikan kekuatannya.Menghada

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 648

    Kesombongan paling besar adalah pukulan paling telak!Begitu kata-kata Jimmy selesai diucapkan, suasana langsung hening total. Semua anggota Keluarga Enggana menatap Jimmy dengan tercengang. Dalam hati mereka bercampur keterkejutan dan kegembiraan.Harus diakui, nyali orang ini memang luar biasa besar. Di hadapan Basuki, dia masih berani sesumbar seperti ini!Namun, mereka justru berharap Jimmy makin arogan. Makin parah dia menyinggung Basuki, makin mengenaskan pula nasibnya nanti!Setelah sempat tertegun sesaat, anggota Keluarga Enggana mulai berteriak-teriak lagi."Berani sekali kamu bicara seperti itu kepada Tuan Basuki!""Kamu meremehkan Tuan Basuki ya?""Orang bodoh memang nggak tahu takut! Memangnya kalian mampu menyinggung Tuan Basuki?""Benar-benar cari mati!"Wajah mereka penuh penghinaan, sambil terus menjilat Basuki. Istilah "anjing yang mengandalkan kekuasaan tuannya" benar-benar tergambar sempurna pada diri mereka.Namun, tampaknya Basuki tidak menyukai sanjungan mereka. A

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 647

    Namun, itu sudah merupakan kehormatan yang sangat besar bagi Keluarga Enggana!Pada saat itu, Basuki kembali bertanya dengan nada datar, "Orang yang kamu sebutkan itu, apakah masih berada di hotel? Kalau masih di hotel, kita langsung ke sana saja. Aku bekerja dengan mengutamakan efisiensi dan nggak suka bertele-tele.""Seharusnya sudah nggak di hotel lagi," jawab Sukro segera."Orang itu sangat sombong. Dia bahkan bilang akan datang ke Keluarga Enggana. Saat ini, kemungkinan dia sudah tiba di rumah kami."Sudut bibir Basuki sedikit terangkat.Dengan nada penuh kesombongan, dia berkata, "Bagus. Jadi aku nggak perlu buang-buang waktu."Mendengar perkataan Basuki, Sukro langsung sangat gembira.Langit benar-benar berpihak kepada Keluarga Enggana! Selama Pak Basuki bersedia turun tangan, orang-orang itu pasti tidak akan berakhir baik! Dendam putra dan cucunya akhirnya bisa terbalaskan! Nanti dia harus berterima kasih dengan sungguh-sungguh kepada Basuki.Selama mereka bisa bergantung pada

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 646

    Dalam perjalanan menuju Keluarga Enggana, Sukro terus menyusun kata-kata di dalam pikirannya. Dia memikirkan bagaimana cara menjelaskan kesulitan yang sedang dihadapi keluarganya kepada Basuki.Basuki sudah menebak bahwa Sukro memiliki sesuatu yang ingin disampaikan. Dia pun menutup mata dan berkata dengan nada tidak senang, "Kalau ada yang ingin dikatakan, katakan langsung. Aku nggak suka orang yang berbelit-belit atau menyembunyikan sesuatu dariku!"Mendengar perkataan itu, hati Sukro langsung bergetar. Setelah terdiam sejenak, dia memasang senyum penuh sanjungan. "Pak Basuki benar-benar jeli. Aku merasa kagum ....""Cepat masuk ke inti masalahnya!" potong Basuki dengan tidak sabar.Sukro tampak sedikit canggung, lalu berkata dengan hati-hati, "Terus terang saja, Keluarga Enggana sedang menghadapi sedikit masalah. Dengan kemampuan keluarga kami, aku khawatir kami nggak mampu menyelesaikannya.""Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Basuki tanpa membuka matanya.Sukro segera menjawab, "

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 645

    "Kalau mereka benar-benar ingin meminta maaf, mereka seharusnya sudah datang sejak setelah kejadian semalam. Untuk apa menunggu sampai kita yang datang sendiri ke sini?"Jimmy tersenyum tipis."Lagi pula, kalau mereka benar-benar takut sama kita, dengan penampilan pengecut seperti itu, mereka seharusnya sudah kabur sejak lama. Mana mungkin mereka malah duduk diam menunggu kita datang mencari masalah?""Hm?"Mendengar perkataan itu, kedua wanita tersebut langsung hanyut dalam pemikiran sendiri.Beberapa saat kemudian, secercah pemahaman muncul bersamaan di mata mereka.Benar! Membuat kita masuk ke dalam jebakan!Keluarga Enggana pasti sudah menyiapkan kartu cadangan untuk menghadapi mereka!Tetua keluarga itu kemungkinan besar tidak sedang dirawat di rumah sakit, melainkan pergi mencari bala bantuan. Sikap rendah hati yang mereka tunjukkan sekarang tidak lebih dari upaya untuk menenangkan mereka sementara waktu.Setelah memahami hal itu, keduanya tidak berkata apa-apa lagi.Tak lama kem

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 644

    Sekitar pukul setengah 11 pagi, Jimmy membawa Sabrina dan Yunan ke kediaman Keluarga Enggana. Bahkan sebelum turun dari mobil, mereka sudah melihat anggota Keluarga Enggana berdiri berjajar di depan gerbang."Ini lagi nyambut kita?" tanya Sabrina dengan heran sambil melemparkan senyum menawan kepada Jimmy.Apakah sikap Keluarga Enggana ini berarti mereka sudah menyerah? Namun setelah dipikir-pikir, hal itu juga tidak terlalu aneh.Setelah peristiwa semalam, jika Keluarga Enggana masih tidak menyadari bahwa mereka telah menyinggung orang yang tidak seharusnya disinggung, maka mereka pasti terlalu sombong atau terlalu bodoh."Siapa yang tahu?" Jimmy mengangkat bahu. "Nanti kita tanya saja."Sabrina tersenyum dan tidak berkata apa-apa lagi. Tak lama kemudian, mobil berhenti di depan gerbang Keluarga Enggana. Melihat ketiga orang yang turun dari mobil, seluruh anggota Keluarga Enggana langsung merasa jantung mereka berdegup kencang.Mereka datang! Mereka benar-benar datang!Sebelum Sukro b

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 96

    Penipu? Mukhtar menatap Endaru dengan ekspresi bingung. Dia melihat kemampuan Jimmy dengan mata kepala sendiri. Bagaimana mungkin Jimmy adalah penipu?"Jadi kamu memang penipu ya!" Robin menepuk tangan sambil tertawa terbahak-bahak, menatap Mukhtar dengan wajah penuh ejekan. "Mukhtar, penglihatanmu

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 93

    "Nggak mau!" Zisel mengangkat dagunya. "Bagaimanapun juga, statusmu sebagai kakak ipar cuma nama doang. Aku bakal merebutmu dan menjadikanmu suamiku!"Jimmy terdiam sejenak. Wajahnya penuh kebingungan saat menatap Zisel. Wanita ini benar-benar punya pikiran jahat seperti itu?Kadang dia memang punya

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 87

    Argani tidak melanjutkan kata-kata selanjutnya dan memang tidak perlu dijelaskan lagi.Beberapa orang khawatir Argani kembali ke Keluarga Pratama, karena itulah mereka ingin mengambil nyawanya. Pertarungan internal dalam keluarga-keluarga besar seperti ini benar-benar berdarah dan kejam.Jimmy hanya

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 86

    Jimmy mengikuti Sabrina menuju ruangan tempat Argani berada.Begitu masuk, tercium bau obat yang menyengat. Saat melihat Argani, barulah Jimmy mendapati bahwa tangannya dibalut perban. Sementara itu, Jaka bertelanjang dada. Punggung dan dadanya juga dibalut kain kasa.Jelas, keduanya sama-sama terlu

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status