Share

Cincin berlian

Tepat pukul 19.00 mobil Niko sudah masuk ke halaman rumah Hani.

"Hani, nak Niko sudah datang, cepatlah keluar."

Pinta ibu sambil mengetuk pintu kamar Hani berulang kali.

Ceklek

Pintu kamar Hani terbuka.

Melihat Hani keluar dari kamar membuat bapak dan ibu takjub.

Hani mengenakan gaun berwarna hitam panjang, dengan belahan samping hingga sampai di paha. Memperlihatkan pahanya yang putih dan mulus. Gaun yang sangat pas di tubuh ramping miliknya. Polesan make up yang sedikit berbeda malam ini membuat penampilannya semakin memukau.

"Cantik sekali putri ibu," ucap ibu memuji putrinya.

"Bapak mengira kamu ini bidadari nak. Kamu cantik sekali." Bapak juga tak ingin kalah, memuji penampilan putrinya.

"Jika Niko melihat kamu, bapak yakin dia tak akan mengantarkan kamu pulang nak. Bisa gawat ini."

Ucap bapak berkelakar.

Membuat ibu dan Hani tertawa.

"Sudah pak, cukup guyonannya. Kasihan nak Niko kalau menunggu terlalu lama di luar." Ucap ibu meminta berhenti.

Bapak dan ibu mengantar Hani keluar
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status