Share

Bab 1788

Author: Imgnmln
last update publish date: 2026-04-15 23:17:52

Begitu tiba di halaman, Nathan dan Kuro langsung berdiri berhadapan, jarak di antara mereka tidak terlalu jauh. Namun tekanan yang tercipta sudah cukup membuat udara di sekitar terasa menegang.

Tanpa banyak bicara, Kuro perlahan mengangkat tangannya, dan dalam sekejap—

BAANG!

Ledakan aura yang luar biasa langsung meletus dari tubuhnya, menyebar ke segala arah. Seperti gelombang tsunami yang tak terlihat, menghantam ruang dengan kekuatan brutal yang membuat angin kencang berputar liar, tanah ber
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1985

    Saat kembali ke tempat Bonang menunggu, Nathan langsung disambut pertanyaan. "Bagaimana? Apa kamu berhasil menemukan Kunci Resonansi Dunia?"Nathan menggeleng pelan. "Belum, sepertinya kita hanya bisa memanfaatkan orang itu untuk masuk ke Sektor Bayangan. Untung tadi kamu menghentikanku, jadi Kaidar belum terbunuh."Bonang mengangguk sebelum kembali bertanya, "Lalu sekarang bagaimana?""Kita pulang dulu. Kalau ingin mendapatkan Kunci Resonansi Dunia, kita harus menunggu Garrick keluar dari pengasingannya."Nathan berhenti sejenak lalu melanjutkan, "Sementara itu, kita coba paksa Kaidar membuka jalur menuju Sektor Bayangan. Jika dia gagal, kita datang lagi ke Aula Seribu Relik."Setelah berkata demikian, Nathan langsung mengangkat tubuh Kaidar yang terkulai lemas.Dalam kondisi itu, Kaidar benar-benar terlihat seperti seekor anjing mati yang diseret tanpa daya.***Tak lama kemudian mereka kembali ke Moniyan.Meski tujuan utama belum tercapai, perjalanan kali ini jelas tidak sia-sia. S

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1984

    Namun Nathan tidak mundur sedikit pun.Raungan naga menggema dari lengannya ketika Taiju berkumpul di kedua tinjunya."Lenyaplah…"Rooaaaarrr—!Satu pukulan dilayangkan dan energi naga emas langsung menerjang ke depan.Roarr—! Roaarrr—! Rooaaarrr—!Setiap tinju yang dilepaskannya berubah menjadi naga emas yang mengaum ganas sebelum menghantam hujan cahaya ungu tersebut.Tabrakan dua kekuatan itu memekakkan telinga.Gelombang kejut yang tercipta menyapu seluruh Aula Seribu Relik hingga tanah berguncang hebat. Bangunan-bangunan di sekitar mulai retak sebelum runtuh satu demi satu, sementara lereng pegunungan di kejauhan ikut hancur akibat tekanan yang menyebar tanpa kendali.Batu-batu raksasa berguling turun dari puncak gunung, menciptakan suara gemuruh yang terus menggema di segala arah.Tak lama kemudian, wajah Halvar berubah pucat."GHAAAKK!"Seteguk darah segar menyembur dari mulutnya.Cahaya ungu yang menyelimuti Botol Porselen Hitam langsung meredup sebelum lenyap sepenuhnya.Nath

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1983

    Pintu sebuah ruangan terbuka dan Halvar segera melangkah keluar. Kerutan muncul di dahinya ketika melihat Magnus yang berlari dalam keadaan panik."Tuan Muda, apa yang sebenarnya terjadi?""Tetua Halvar, dia ingin membunuhku! Cepat selamatkan aku!" Magnus langsung bersembunyi di belakang lelaki tua itu seperti orang yang menemukan penyelamat terakhirnya.Tatapan Halvar kemudian beralih kepada Nathan. "Mengapa kamu menerobos Aula Seribu Relik dan menyerang Tuan Muda kami?"Nathan hanya melirik sekilas. Dari fluktuasi energinya saja, ia sudah dapat menilai bahwa kekuatan Halvar bahkan tidak lebih tinggi dibanding sebagian besar anggota Aula Seribu Relik yang baru saja ia kalahkan.Ia benar-benar tidak mengerti mengapa Magnus begitu percaya diri terhadap orang tua ini."Saya datang hanya untuk meminjam Kunci Resonansi Dunia. Tuan Tuan Muda kalian memilih bekerja sama dengan orang lain untuk menjebak dan membunuh saya. Karena mereka lebih dulu menyerang, jangan salahkan saya jika saya mem

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1982

    Ia mengangkat kaki dan bersiap menginjak kepala Kaidar. Dengan kondisi Kaidar saat ini, satu injakan saja sudah cukup untuk menghancurkan kepalanya hingga berkeping-keping.“Nathan, tunggu!”Suara Bonang tiba-tiba terdengar.Nathan menghentikan gerakannya lalu menoleh. “Ada apa?”Bonang segera mendekat dan membisikkan sesuatu ke telinganya.Setelah mendengarkan beberapa saat, Nathan mengangguk pelan. “Baik, kalau begitu kau yang mengawasinya.”Bonang menghela napas lega.Nathan kemudian berbalik dan mengalihkan pandangannya kepada Magnus. Tatapan dingin itu membuat tubuh Magnus langsung menegang.“Di mana Kunci Resonansi Dunia?” Suara Nathan terdengar datar, tetapi tekanan yang terkandung di dalamnya membuat Magnus sulit bernapas.“A-Aku tidak tahu...” jawab Magnus terbata-bata. “Benda itu disimpan ayahku. Aku benar-benar tidak tahu lokasi pastinya.”Nathan melangkah maju. “Kalau begitu bawa aku menemui Garrick Vaylor.”Wajah Magnus langsung berubah. “Ayahku sedang menjalani pengasing

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1981

    “Hari ini aku akan memperlihatkan kepadamu kekuatan sejati Entitas Abyss!” Kaidar meraung keras sambil mengangkat kedua tangannya.Lautan api yang menyelimuti tubuhnya tiba-tiba berputar semakin cepat hingga membentuk pusaran raksasa. Dalam hitungan detik, seluruh kobaran itu memadat menjadi bola api berwarna merah kehitaman yang memancarkan suhu mengerikan.“MAJULAH!”Whooosshh!Bola api itu melesat menembus udara dan menerjang Nathan dengan momentum yang mampu melelehkan bebatuan di sekitarnya.Namun Nathan tetap berdiri tenang. Kedua tangannya masih berada di belakang punggung, sementara tatapannya terlihat datar seolah serangan yang datang hanyalah pertunjukan biasa.“Tubuh apa pun yang kau banggakan tidak berarti apa-apa di hadapanku!”Begitu kalimat itu selesai, cahaya keemasan langsung meledak dari tubuhnya.Sisik-sisik emas bermunculan dan menutupi seluruh tubuh Nathan. Dalam sekejap, Tubuh Vajra Naga Emas aktif sepenuhnya.Raungan naga menggema di udara.Roooaaarrr!Seekor na

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1980

    Ia menatap Nathan seolah sedang melihat sesuatu yang tidak masuk akal. Selama ini, ia rela menjalani latihan yang hampir merenggut nyawanya demi satu tujuan, yaitu membunuh Nathan dengan tangannya sendiri. Setelah memperoleh kekuatan Entitas Abyss dan berhasil menembus ranah Sovereign, ia yakin tidak ada lagi yang mampu menghalanginya.Namun kenyataan yang ada di depan mata justru menghancurkan seluruh keyakinannya. Pukulan yang seharusnya mampu merobohkan gunung bahkan gagal membuat Nathan mundur setengah langkah.“Kenapa...” Kaidar menggertakkan gigi. “Kenapa aku masih tidak bisa melukainya?”Nathan hanya menatapnya dengan tenang. “Kau benar-benar mengira seorang Sovereign adalah puncak dunia bela diri?” ujarnya sambil menggeleng pelan. “Pemikiranmu terlalu sempit. Kau tidak lebih dari katak dalam tempurung yang menganggap langit hanya sebesar lubang tempatnya hidup.”Nada suaranya terdengar santai, tetapi setiap kata yang keluar menghantam harga diri Kaidar tanpa ampun. “Jangankan

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1288

    "Ah, jangan terburu-buru," kata Irarki sambil menunjuk ke kursi di hadapannya. "Duduk dulu, kita ngobrol sambil minum teh. Aku sudah siapkan teh terbaik khusus untukmu."Sheerena duduk, tapi ia tidak menyentuh cangkir tehnya. Perasaannya sedikit tidak enak. "Sebaiknya kau langsung saja ke intinya,

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1220

    Seluruh tubuh Nathan kini telah berubah menjadi merah kusam. Cahaya keemasan agungnya telah padam, digantikan oleh aura beracun yang mematikan.Kerumunan terkesiap. Kemenangan yang baru saja mereka saksikan ternyata hanyalah ilusi. Ini adalah jebakan sejak awal."Kau tidak perlu menatapku seperti i

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1283

    "Lihat dirimu! Ketua Martial Shrine, tapi kelakuan seoerti bos preman, mainnya keroyokan. Kau bilang anti-kultivator hitam, tapi? Apa kau tidak malu? Jika arwah orang tuamu lihat kelakuanmu sekarang, mereka mungkin minta dilahirkan kembali jadi anjing karena malunya!"Sancho melongo. Seluruh anak b

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1277

    Wajah Sancho pucat pasi. Ia jatuh kembali ke kursinya, kalah telak. Skenario yang sudah ia bangun dengan susah payah hancur berkeping-keping hanya dengan satu lambaian tangan Ryujin.‘Kalau bukan dirasuki, lalu bagaimana mungkin kekuatan anak ini?’Di sisi lain ruangan, hanya Jazer yang tersenyum t

    last updateLast Updated : 2026-03-31
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status