LOGINMeet the Heroine Akshara Blanca Tanarya tidak pernah menyangka jika hubungannya dengan Dionisius Patradika yang sudah dijalin lebih dari satu dasawarsa harus berakhir begitu saja karena alasan perbedaan keyakinan. Di tengah rasa sedih dan kekecewaannya, hanya sang sahabat Adam Raharja yang selalu ada menemani Akshara dan selalu siap meminjamkan bahunya untuk tempat bersandar. Meet the Hero Adam Raharja tidak pernah menyangka jika ia harus menjalani blind date dengan beberapa anak teman Mamanya hanya karena sang Mama takut dirinya akan membujang seumur hidupnya. Untuk membuat sang Mama jera menjodohkannya dengan beberapa wanita, Adam selalu meminta Akshara membantunya. Hingga akhirnya tercetuslah sebuah ide gila yang bisa menguntungkan mereka berdua. *** Bagaimana Adam dan Akshara akan menjalani kehidupan mereka, apakah mereka akan menyadari perasaan satu sama lain ketika momment mereka sering bersama banyak tercipta. Karena bagi Adam, Akshara bukanlah tipe wanita idamannya untuk di jadikan pendamping hidup, sedangkan bagi Akshara, Adam adalah seorang wanita yang terjebak dalam tubuh seorang pria. ***
View MoreSudah tiga hari Adam dan Shara berada di Penang, Malaysia. Di hari pertama mereka tiba di Penang ini, Adam langsung mengajak Shara untuk mengunjungi Pantai Batu Ferringhi. Mereka menghabiskan waktu siang sampai sore hari di sana. Selesai itu, mereka kembali ke hotel tempat mereka menginap untuk beristirahat karena pagi harinya mereka harus melakukan medical check up di sebuah rumah sakit yang ada di sini. Jika doorprize pernikahan Angi dan Joe dulu bertabur hadiah mulai dari emas hingga sepeda motor, maka di pernikahan Robert dan Senja ini, hadiahnya adalah medical check up di rumah sakit yang ada di Penang. Bagi Adam hadiah ini cukup membuatnya senang karena toh ia yang paling malas untuk medical check up akhirnya mau tidak mau memeriksakan kondisi kesehatannya. Lagipula mulai saat ini dirinya harus berusaha menjaga kesehatannya karena dirinya memiliki anak yang harus ia dampingi hingga dewasa kelak. Untuk bisa melakukan semua itu, ia harus hidup sehat sejak saat ini. Apalagi umurnya
Acara kumpul keluarga serta teman-teman dekat setelah pemberkatan pernikahan Robert berjalan menyenangkan. Acara yang dikemas dengan santai dan banyak hiburan dari live music ini juga menjadi ajang kumpul-kumpul Robert dengan teman-teman sejawatnya. Meskipun Mama dan Papanya hadir kali ini, namun tak semeja dengan mereka pun Shara tetap menikmati acara. Entah kenapa ia merasa bersyukur karena jika ia satu meja dengan orangtuanya, ia seakan menjadi seorang yang tersesat di dalam hutan dan tak tahu arah pulang. Obrolan mereka begitu tidak nyambung karena ia bukan orang medis."Nyet, lo bilang dulu mau nyumbang lagu kalo Robert nikah. Buruan dong. Sudah dipersilahkan sama MC-nya," kata Nada yang satu meja bersama Adam dan Shara."Mau kasih lagu apa? Gue belum latihan piano apalagi suara.""Halah, Mas. Sefals-fals-nya suara lo, itu masih lebih enak didengar daripada suara Mbak Nada. Buruan sana maju," kata Caramel mempersilahkan Adam.Adam berpikir beberapa saat hingga akhirnya ia mencoba
Adam menghela napas panjang kala melihat Galen yang sudah duduk di kursi penumpang depan mobil dengan penampilan rapinya. Shara yang melihat kelakuan Adam ini justru tersenyum. Sejak mereka menikah, dirinya tak pernah duduk di kursi penumpang belakang lagi tetapi kondisi kali ini begitu lain. Tidak mungkin ia memangku Marrel di depan dan membiarkan Galen serta Edel duduk di belakang tanpa penjagaan sama sekali. Karena itu pula ia mengutus Galen untuk menemani Adam duduk di depan sedangkan dirinya, Marrel dan Edel ada di kursi penumpang belakang mobil."Pakdhe, ayo kita berangkat," ajak Galen dengan suara penuh semangat."Kenapa kamu enggak di belakang aja sih, Gal? Biar Budhe Shara yang duduk di dekat Pakdhe.""Budhe Shara yang minta aku duduk di sini. Katanya biar aku enggak nangis kalo dinakalin Edel."Adam menutup kedua matanya sekejap lalu membukanya lagi. Memang dua keponakannya ini selain bisa akur juga tidak kalah sering menjadi musuh dan Galen adalah pihak yang selalu menangis
Matahari pagi ini cukup hangat menyapa rumah keluarga Raharja. Tidak hanya hangatnya sinar matahari di luar rumah namun juga hangatnya perasaan mereka semua karena salah satu orang terdekat mereka akan melepas masa lajangnya hari ini. Ya, hari ini adalah hari pemberkatan Robert dan Senja di gereja. Mengingat Adam dan Shara memiliki bayi, maka mereka hanya akan menghadiri acara makan-makan setelah pemberkatan ini di salah satu ballroom hotel yang ada di pusat kota.Mengingat Robert adalah salah satu orang yang penting di hidup Nada sejak SMA, maka Nada sudah sibuk sejak kemarin karena ia dan Deva menjadi orang yang bertanggungjawab mengurus tempat acara makan-makan ini sedangkan Salma sibuk membantu di gereja. Memang pernikahan Robert dengan Senja sekarang belum memasuki resepsi karena keluarga Senja yang berada di luar negri belum bisa kembali ke Indonesia sehingga acara itu ditunda terlebih dahulu. Lagipula menurut Robert dirinya baru mulai bekerja kembali di rumah sakit dan sedikit
Group WhatsApp DeSaNaDeva :keajaiban dunia terjadi hari ini di depan mata gue.Salma :Lo heboh banget kenapa sih?Deva :si Bohay mana? Dia harus absen kehadiran dulu, baru gue
Adam duduk dengan malas sambil menatap perempuan yang ada di depannya dengan pandangan seksama. Ia memperhatikan wanita cantik ini. Cantik, tinggi semampai dan sepertinya gaya hidupnya membutuhkan uang yang tidak sedikit. Entah kenapa ada rasa ingin tau di diri Adam kenapa wanita secantik ini mau
Shara menatap serius rumahnya yang tampak rapi tapi berdebu setelah ia meninggalkan rumah itu selama tiga minggu. Badannya yang lelah setelah penerbangan lama dari Jerman hingga ke Indonesia membuatnya memilih untuk memanggil jasa bersih-bersih rumah. Sambil menunggu kedatangan mereka, Shara memi
Shara menatap Angi yang terlihat gelisah kali ini setelah mengetahui jika dirinya memposting foto mereka berdua ketika berada di tempat ini. Foto mereka berdua mengenakan bikini yang sebenarnya hanya setengah badan saja dan lebih fokus ke wajah mereka berdua yang sedang tersenyum lepas ke arah ka
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews