Share

Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali
Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali
Author: uni

Bab 1

Author: uni
"Besok adalah pesta ulang tahunmu yang ke-20. Sudah kamu putuskan mau menikah sama tunangan yang mana? Apa pun pilihanmu, kami akan membuatnya mewarisi kedua keluarga dan menjadi bos besar yang memimpin seluruh kekaisaran mafia."

Saat aku membuka mata lagi, terlihat ada dua foto yang muncul di hadapanku. Itu adalah dua tunangan yang dipersiapkan oleh orang tuaku untukku sejak kecil.

Satu adalah Damian dan satu lagi adalah Kayson.

Di kehidupan sebelumnya, aku sangat mencintai Damian. Tanpa ragu aku memilih menikah dengannya, tetapi pada akhirnya malah disiksa sampai mati olehnya.

Setelah terlahir kembali, tanpa ragu aku menunjuk foto yang lain, Kayson.

Karena Damian tidak ingin menikah denganku, maka kali ini aku akan mengabulkan keinginannya.

....

Aku datang ke bar milik keluargaku untuk merayakan kelahiranku kembali. Namun, aku tidak menyangka akan bertemu Damian bersama teman-temannya.

Melihat kemunculanku, teman-teman Damian langsung bersorak mengejek, "Damian, bukankah itu pengikutmu? Kenapa dia ada di sini?"

"Sepertinya dia benar-benar nggak bisa jauh darimu sedetik pun. Begitu tahu kamu mengadakan pesta, dia langsung datang sendiri!"

Saat melihatku, Damian langsung mengerutkan kening. "Pesta malam ini aku adakan untuk Alice. Untuk apa kamu datang? Jangan-jangan kamu mau cari masalah dengan Alice? Cepat pergi!"

Di kehidupan sebelumnya, sikapnya padaku memang selalu tidak sabar seperti ini, seolah memperlakukanku seperti pelayan paling rendah. Lucunya, aku baru melihat wajah aslinya saat menjelang kematian.

Aku tidak mengikuti perintahnya. Dengan dingin aku berkata, "Ini bar milik keluargaku. Kenapa aku nggak boleh muncul di sini?"

Semua orang tampak terkejut.

Bagaimanapun juga, semua orang tahu sejak kecil aku sangat mencintai Damian, bahkan bisa dibilang selalu menuruti apa pun yang dia katakan. Ini adalah pertama kalinya aku berani melawannya di depan umum.

Damian juga tertegun, ekspresinya penuh ketidakpercayaan.

Pada saat itu, Alice muncul. Dia mengenakan kemeja yang sudah pudar karena terlalu sering dicuci, terlihat begitu polos dan sederhana. Begitu melihatku, wajahnya langsung dipenuhi kepanikan dan ketakutan.

"Annie, kenapa kamu datang? Hari ini ulang tahunku. Damian hanya ingin mengadakan pesta untuk merayakannya. Kalau kamu nggak suka, aku akan pergi sekarang. Tolong jangan sampai memengaruhi hubungan kalian."

Setelah berkata demikian, dia berbalik hendak pergi, tetapi tiba-tiba kakinya terkilir dan dia menjerit pelan.

Damian segera memeluk Alice ke dalam pelukannya, nada bicaranya penuh rasa sayang. "Kamu cuma pelayan di rumahnya, bukan budaknya. Nggak perlu takut sama dia!"

Sambil berkata demikian, dia menatapku dengan tajam dan berkata dengan tidak puas, "Lihat? Karena kemunculanmu, Alice bahkan nggak berani merayakan pesta ulang tahunnya sendiri, sampai hampir terkilir. Kamu masih bilang kamu nggak datang untuk membuat masalah?"

Melihat keintiman mereka, hatiku sama sekali tidak bergejolak. "Aku nggak tertarik membuat masalah. Hari ini aku datang ke sini hanya untuk merayakan bahwa aku akan segera mengakhiri masa lajangku."

"Mengakhiri masa lajang? Kamu?" Nadanya penuh keraguan.

Aku menjelaskan dengan tenang, "Karena besok adalah pesta ulang tahunku yang ke-20. Orang tuaku akan mengumumkan siapa calon suamiku di pesta itu."

Begitu kata-kata itu diucapkan, semua orang terkesiap. Jelas mereka teringat pada identitasku.

Ayahku adalah bos besar Keluarga Madiun dan ibuku adalah pemimpin Keluarga Kaliba.

Sejak kecil mereka telah memilihkan dua tunangan untukku dan menyatakan bahwa siapa pun yang kupilih untuk dinikahi pada pesta ulang tahunku yang ke-20, dialah yang akan mengambil alih kedua keluarga dan menjadi bos besar yang memimpin seluruh kekaisaran mafia.

Tanpa ragu, mereka langsung memberi selamat kepada Damian.

"Damian, sepertinya kamu sebentar lagi akan mewarisi Keluarga Madiun dan Keluarga Kaliba. Selamat ya."

"Nanti kalau kamu sudah menguasai seluruh kekaisaran mafia, jangan lupakan kami!"

Wajah Damian juga terlihat membaik. Namun saat melihat Alice yang tampak menyedihkan di pelukannya, dia tetap menatapku tajam dan memperingatkan, "Kalaupun nanti kamu menikah denganku, jangan pernah berpikir untuk menindas Alice. Kalau nggak, aku nggak keberatan membiarkan tragedi itu terulang lagi!"

Membiarkan tragedi itu terulang lagi?

Hatiku bergetar. Aku tidak menyangka Damian akan mengatakan hal seperti itu.

Jangan-jangan dia juga terlahir kembali?

Setelah berkata demikian, Damian tidak lagi memedulikanku. Dia langsung menggendong Alice dan pergi. Aku memandang punggungnya yang menjauh, lalu tersenyum dingin.

Tenang saja, Damian. Aku nggak akan membiarkan tragedi itu terulang lagi. Karena di kehidupan ini, sejak awal aku memang tidak berniat menikah denganmu.
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali   Bab 9

    Tak lama kemudian, tibalah hari konferensi pers.Saat dia mendorong semua kesalahan kepada Alice dan menuduh bahwa mental Alice bermasalah sehingga berkhayal pernah berhubungan dengannya, tiba-tiba sebuah video yang telah diedit dengan rapi muncul di layar, menampilkan berbagai foto mesranya bersama Alice!Ekspresi Damian langsung berubah. Dia segera memutus aliran listrik. Sayangnya, sudah terlambat.Ponsel semua wartawan yang hadir berturut-turut berbunyi. Begitu mereka membukanya, masing-masing langsung terkejut dan menarik napas tajam.Hati Damian seketika diliputi firasat buruk. Tanpa sadar, dia juga membuka ponselnya dan segera melihat berita tentang dirinya sedang tersebar di seluruh internet.Bukan hanya foto-foto mesranya dengan Alice, bahkan bukti-bukti dirinya menerima suap, membocorkan rahasia dagang, serta melakukan persaingan curang demi menjatuhkan lawan pun ikut dipublikasikan ....Detik berikutnya, polisi tiba-tiba menerobos masuk ke lokasi konferensi pers dan menunjuk

  • Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali   Bab 8

    "Nggak! Ini nggak mungkin!" Melihat Damian melamarku, Alice menjerit.Awalnya dia mengira dirinya akan menjadi pengantin yang membuat semua orang iri. Namun tak disangka, orang yang dilamar Damian bukanlah dirinya, melainkan aku!"Damian! Pasti ada yang salah, 'kan? Annie sudah lama mengkhianatimu dan memilih Kayson sebagai suaminya. Pengantin yang seharusnya kamu nikahi adalah aku!" Alice mencengkeram lengan Damian erat-erat, berharap dia berubah pikiran.Namun, Damian sangat marah."Omong kosong apa yang kamu katakan? Annie memilih Kayson cuma karena merajuk padaku! Cuma dia yang berhak menjadi istriku. Sedangkan kamu, nggak lebih dari seorang pelayan di sisi Annie. Dengan status serendah itu, kamu juga ingin menikah denganku? Jangan mimpi!""Pelayan?" Wajah Alice langsung memucat. Dia tak kuasa berteriak."Damian, apa maksudmu? Bukannya kamu bilang kamu nggak pernah meremehkan statusku sebagai pelayan dan merasa aku yang pantas kamu lindungi? Kamu juga pernah bilang kamu benci Annie

  • Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali   Bab 7

    Mataku terasa panas. Tak kusangka sampai sekarang pun dia masih memikirkanku.Aku langsung memeluk Kayson. "Tenang saja, aku sudah lama nggak menyukai Damian. Karena aku sudah memilihmu, kamu adalah suamiku selamanya. Itulah keputusanku."Tubuh Kayson sempat menegang. Dia lalu bertanya, "Kamu nggak takut menyesal?""Aku nggak akan nyesal!" Mendengar jawabanku yang tegas dan tanpa ragu sedikit pun, Kayson memeluk pinggangku erat-erat, akhirnya memperlihatkan rasa posesifnya terhadapku."Annie, sebaiknya kamu ingat kata-kata yang kamu ucapkan hari ini. Setelah menikah denganku, jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku."Setelah memilih gaun pengantin, aku kembali ke vila Keluarga Madiun. Baru sampai di luar gerbang, aku mendapati tempat itu sudah dipenuhi orang, tampak sangat ramai."Katanya hari ini ada orang kaya yang mau melamar secara terbuka di sini! Benaran?""Tentu saja! Orang kaya itu bahkan mengundang semua media di kota! Sepertinya dia ingin semua orang menjadi saksi cintany

  • Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali   Bab 6

    Tak lama kemudian, Damian diseret pergi dan aula kembali hening.Orang tuaku menyerahkan cincin yang melambangkan dua keluarga besar itu ke hadapan Kayson."Mulai sekarang, kamu pemegang kekuasaan Keluarga Madiun dan Keluarga Kaliba. Kami harap kamu nggak mengecewakan Annie. Kalau nggak, kami nggak akan pernah mengampunimu."Kayson menatapku dalam-dalam, lalu berkata dengan sungguh-sungguh, "Aku nggak akan pernah mengecewakan Annie. Kalaupun harus membayar dengan nyawaku, aku akan melindunginya sampai mati."Jantungku berdegup keras. Jika pria lain yang mengatakan kata-kata seperti itu, mungkin hanya rayuan manis. Namun, aku tahu apa yang dikatakan Kayson adalah ketulusan.Di kehidupan sebelumnya, saat aku hampir disiksa sampai mati oleh Damian, Kayson yang menerobos masuk ke ruang medis dan membawaku pergi.Kemudian, dia memelukku dan mencarikan dokter terbaik untuk menyelamatkanku. Namun pada akhirnya, aku tetap tak tertolong dan meninggal.Di saat jantungku berhenti berdetak, jiwaku

  • Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali   Bab 5

    Aku tanpa ragu mengulurkan tanganku, tersenyum padanya sambil berkata, "Aku tentu sudah siap."Dia seolah-olah menghela napas lega, lalu memasangkan cincin itu ke jari manisku.Entah hanya perasaanku atau bukan, Kayson yang biasanya membunuh tanpa ragu sedikit pun, saat memakaikan cincin untukku, kedua tangannya justru sedikit gemetar.Semua orang di bawah panggung menyaksikan adegan itu. Wajah mereka penuh ketidakpercayaan."Ada apa ini? Bukannya suami yang Annie pilih seharusnya Damian? Kenapa malah Kayson?""Ya Tuhan, ini pasti salah, 'kan? Siapa yang nggak tahu Annie mencintai Damian setengah mati, sejak kecil sudah bersumpah nggak akan menikah dengan siapa pun selain dia. Gimana mungkin dia tiba-tiba milih menikah dengan pria lain? Apalagi pria itu adalah Kayson yang seperti iblis!""Sialan. Kalau suami yang Annie pilih bukan dia, gimana Damian bisa punya muka menerima hadiah-hadiah itu?"Sekelompok orang berbisik-bisik. Pandangan mereka sekali lagi tertuju pada Damian.Orang-oran

  • Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali   Bab 4

    Melihat kemunculan Kayson, orang-orang di sekitar menunjukkan tatapan penuh hormat dan tanpa sadar mundur beberapa langkah. Bahkan Damian pun tertegun, kilatan ketakutan melintas di matanya.Bagaimanapun juga, semua orang tahu betapa kejamnya cara Kayson bertindak.Namun ketika teringat bahwa dia sebentar lagi akan mewarisi Keluarga Madiun dan Keluarga Kaliba, dia menekan rasa gentarnya dan membentak, "Kayson, atas dasar apa kamu menghalangiku?"Kayson sama sekali tidak berniat menjawabnya. Dia hanya menoleh dan menatapku. "Kamu nggak apa-apa?" Aura kekuasaan yang menekan terpancar dari dirinya, suaranya terdengar dingin.Pertanyaan yang terdengar seolah biasa saja itu malah membuat hatiku bergetar.Aku teringat kehidupan sebelumnya, saat aku mengalami kesulitan melahirkan. Damian memindahkan semua sumber daya medis dan mengurungku di ruang perawatan untuk menungguku mati.Saat aku hampir mati, Kayson-lah yang menerobos masuk ke ruang perawatan dan membawaku pergi untuk dirawat. Sayang

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status