Share

Bab 431 Alibi Raka

Penulis: Dhesu Nurill
last update Tanggal publikasi: 2024-11-12 20:20:54

Adiba terkekeh pelan. Dia benar-benar malu mendengar perkataan Lusi. Walaupun sebenarnya memang itu harus dilakukan sedari dulu, tetapi karena dia memilih untuk memendam dan menjauh, malah menjadi luka batin yang tak terobati sampai saat ini.

"Nanti sajalah, yang penting Alia dulu."

"Tapi, Adiba. Kalau kamu seperti ini terus, kamu akan menyakiti diri sendiri. Apakah kamu tidak kasihan pada dirimu sendiri? Mungkin kalau kamu bisa ke psikiater, kamu bisa mencurahkan segalanya dan mendapatkan so
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 707 Rubah Wanita

    Masih tidak ada suara dari depannya. Mila mulai kebingungan bercampur takut, apa yang sebenarnya terjadi sampai sosok di depannya ini tidak mengatakan apa-apa? Tiba-tiba saja wanita itu berpikiran, mungkinkah yang tadi berjalan itu adalah hantu? Wajah sang wanita hamil berubah pucat. Dia menjadi ketakutan; menurutnya hantu jauh lebih menakutkan dibandingkan manusia. Kalau manusia, masih bisa dikelabui dengan kata-kata manis dan janji palsu yang sering Mila ucapkan. Tapi kalau hantu, urusannya akan lebih repot lagi. Masalahnya, dia bahkan tidak hafal Ayat Kursi. Memalukan, ya, sangat memalukan. Sedari kecil, hal yang dibicarakan oleh kedua orang tuanya hanya uang, uang, dan uang. Jadi, dalam hal agama, Mila benar-benar minus. Berbeda dengan Maura yang dulu sering mengaji di masjid. Walaupun sekarang semua itu sudah menguap, setidaknya dalam hal agama, Maura lebih tahu daripada Mila. 'Tunggu, jangan-jangan yang di depanku ini hantu?' batin Mila.Pikiran itu masih terdengar oleh Aldo

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 706 Pembuktian

    Wajah keterkejutan masih terlihat jelas pada Aldo. Pria itu masih belum bisa mencerna apa yang baru saja dia dengar dan lihat. Padahal sebelumnya, dia mengira kalau Mila memang perlu ditolong karena ada anak yang sedang dikandungnya. Namun, semua ini sudah cukup membuatnya percaya bahwa Mila memang wanita yang tidak bisa dianggap remeh, terlebih dengan pemikiran liciknya. David sudah mengetahui kalau gelagat Aldo tidak seperti biasanya. Dulu, saat David memerintahkan sesuatu, Aldo pasti akan segera melaksanakan tanpa bertanya ataupun menunjukkan ekspresi ragu. Tetapi akhir-akhir ini, Aldo terlihat sangat bingung jika mendapatkan perintah dari David. Jadi, David ingin membuktikan apakah benar perkiraannya bahwa Aldo menaruh rasa iba kepada wanita seperti Mila. David tidak butuh aksi apa-apa, cukup pembuktian bahwa ucapannya benar. Sekarang, David bisa semakin leluasa mengendalikan Mila, terlebih Aldo pasti sudah tidak percaya lagi kepada wanita hamil itu. "Sialan! Susah banget sih bu

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 705 Taktik dan Intrik

    Sementara itu di tempat lain, saat ini Mila sedang terduduk di kasur king size dengan mata tertutup dan lengan terikat. Jantungnya berdegup dengan sangat kencang. Ini adalah kali pertama dia harus kembali ke dunia gelap dalam kondisi hamil. Entah sudah berapa lama dia duduk di sini, rasanya sudah berjam-jam berlalu, tapi tidak ada satu pun orang yang berbicara.Padahal, dia tidak tahu saja kalau di sana ada David dan juga Aldo sedang mengamatinya. Mereka sebenarnya sedang mengawasi keberadaan Mila. David sudah ingin memanggil klien yang telah membayar untuk tidur dengan Mila, tetapi entah kenapa pria itu tiba-tiba saja mengulur waktu. Aldo yang tidak paham dengan pemikiran David hanya bisa diam menunggu perintah selanjutnya.Cukup lama David terdiam. Dia meneliti wajah Mila. Wanita itu tidak memberikan reaksi apa-apa, tidak mengucapkan sepatah kata pun. Hal ini membuat Aldo semakin bingung dengan sikap David yang tiba-tiba diam dan menelisik Mila sedemikian rupa. Mungkinkah bosnya me

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 704 Mulai Berulah

    "Kamu jangan buat kami pusing! Apa maksud kamu 'kenal nggak kenal'?" ucap Susi dengan alis yang saling bertautan. Dia kesal karena jawaban gadis ini sangat ambigu. Seharusnya, Imel langsung saja to the point, tanpa perlu menggunakan kata-kata yang berbelit."Iya, kamu ngomong apa, sih? Jangan buat kami pusing!" tambah Sari, mendukung perkataan Susi.Imel berusaha untuk tenang. Dia sebenarnya takut jika berada di posisi seperti ini; merasa dikeroyok atau dilabrak karena melakukan sesuatu yang salah, padahal dia tidak tahu apa-apa. Kalaupun tahu, Imel merasa tidak perlu ditarik masuk ke dalam masalah ini."Gini, Mbak-mbak sekalian. Sebenarnya saya tahu Mbak Maura itu karena dia tinggal di rumah Pak Raka sama Bu Mila. Kebetulan waktu itu kan saya membantu Bu Mila di rumah, jadi saya tahu," jelas Imel.Mendengar itu, Susi dan Sari saling pandang. Mereka tampak terkejut. "Berarti benar, Mbak, kalau si Maura itu bukan selingkuhannya Pak Raka?" ucap Susi mengambil kesimpulan.Sari terdiam. S

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 703 Keputusan Raka yang Salah

    "Perhatian semuanya, saya punya pengumuman penting," ucap Raka beberapa menit sebelum jam istirahat.Semua karyawan berkumpul di sana, termasuk Imel yang merasa syok melihat Maura berdiri di sebelah Raka. Begitu pula dengan Sari, wanita itu jauh lebih kaget lagi. Perasaannya campur aduk melihat seseorang berdiri begitu dekat di samping Raka, apalagi dia baru saja dimarahi habis-habisan oleh Raka karena perbuatannya tadi. Dalam hati Sari menggerutu, dia ingin tahu siapa wanita itu sebenarnya. Kalau memang saudara, apakah harus sedekat ini?"Perkenalkan, namanya Maura. Dia adalah saudara saya. Dia akan menjadi asisten saya menggantikan Ibu Mila untuk sementara waktu," lanjut Raka.Mendengar itu, karyawan yang lain langsung berbisik-bisik. Mereka kaget karena tiba-tiba saja Raka menarik orang yang sama sekali tidak mereka kenal. Mereka merasa ini tidak adil. Jika ingin menarik asisten, harusnya orang yang sudah berpengalaman di bidangnya, terutama yang sudah lama bekerja di tempat ini.

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 702 Ternyata Semudah Ini

    Raka diam sejenak. Dia tampak berpikir keras, sementara itu Maura terus meneliti wajah pria itu. Dia mencoba menebak-nebak apa yang sekiranya sedang terlintas di pikiran Raka. Maura takut jika dirinya ditolak. Kalau sudah begini, dia harus memikirkan seribu cara lain agar bisa masuk ke tempat ini dan mengambil semua miliknya. Walaupun Raka adalah suami Mila, pernikahan mereka tidak sah secara hukum—hanya nikah siri. Jadi, menurut Maura, yang berhak atas kekayaan kakaknya adalah dirinya sendiri sebagai keluarga.Selama lima menit kemudian, Raka menghela napas panjang, membuat jantung Maura berdegup kencang. Dia seperti sedang menunggu kejutan yang tak terduga."Baiklah, aku akan menerimamu bekerja di sini."Mendengar itu, hati Maura terasa sangat senang. Jantungnya berdetak kencang karena rasa bahagia yang memuncak. Dia tidak menyangka Raka akan menerimanya, padahal sebelumnya wanita itu sudah menduga kalau Raka akan menolak kedatangannya karena alasan Mila. Namun, ternyata semua itu h

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 243 Pelakon Handal

    "Kamu yakin dengan kata-katamu? Aku melakukan ini karena belas kasihanmu, tidak mau sampai ada korban Devan lagi." Lusi membacanya pun tampak membayangkan. Hati yang berusaha untuk percaya dan tidak begitu saja termakan dengan omongan dari orang yang tak dikenal itu, mulai meragukan kepercayaannya s

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 223 Calon Perundung

    Arya akhirnya menyetujui usulan yang diberikan oleh Raka. Memang tidak ada cara lain, lebih banyak orang yang gabung dalam misi mereka itu lebih baik. Ini demi kelancaran balas dendamnya atas sepupu yang sudah meninggal. Di sekolah, Maura pun berusaha belajar dengan baik. Dia tidak mau berurusan den

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 250 Sebaiknya Kita Putus!

    Tiba-tiba saja Adiba mencengkram kedua pipi Anaya, membuat gadis itu terkesiap. Rani yang melihatnya pun kaget bukan main. Adiba mendekat pada Anaya, wajah mereka hanya berjarak beberapa sentimeter, sampai gadis itu pun membisikan sesuatu kepada Anaya. Tubuh Anaya begitu bergetar mendengarnya. "Lo t

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 184 Adiba, Teman Masa Kecil

    "Ya Tuhan! Masa kamu lupa sama teman sendiri, sih? Mentang-mentang sekarang sudah sukses," ucap orang di seberang sana, membuat Lusi mendesah. Kenapa dia malah mengungkit masalah kesuksesan?"Iya, bukan masalah itunya. Cuma kan kalau kita sering ketemu, aku akan hafal. Tapi masalahnya aku tidak tahu

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-22
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status