Masuk"Sebutkan di mana letak keadilan Surga kalian saat pusaran lautku meremukkan Dantian murni kalian!"
BZZZZTTT! KRAAAKKK!Enam sulur air hitam berputar layaknya mata bor melesat menembus tulang selangka belasan kultivator Ortodoks. Tulang rusuk mereka patah berderak, mencuat menembus jubah suci yang bersimbah darah. Darah keemasan menyembur liar, langsung mendidih bersentuhan dengan udara yang berbau bangkai ikan dan belerang."Uwaaaarghhh! Meridianku... Inti Emasku dRaja Iblis Tianmo memuntahkan darah hitam kental dari paru-parunya. Tulang ekornya patah berderit saat akar-akar energi hitam yang mencuat dari celah tanah langsung melilit meridiannya dengan kekuatan mutlak. Tanah obsidian di bawah mereka tidak lagi terasa padat, melainkan mendidih layaknya kuali raksasa yang mencerna daging hidup-hidup. Bau magma inti bumi dan darah busuk seketika membakar rongga hidung, meniadakan sisa oksigen di udara yang semakin menipis.Lu Chen tidak menarik cakarnya sedikit pun. Ia memutar pergelangan tangannya sembilan puluh derajat ke kanan tepat di dalam kerak bumi yang merebus.DUAAAAARRRRRRR!Ribuan pilar cahaya hitam meledak serentak dari perut bumi dalam radius ribuan mil! Pilar-pilar itu melengkung di udara, mengunci seluruh dimensi Neraka layaknya kandang burung raksasa. Tidak ada satu pun celah ruang yang tersisa untuk pelarian spasial. Gaya tarik gravitasi langsung terbalik seketika; alih-alih menekan ke bawah,
Raja Iblis Tianmo memuntahkan tiga teguk darah esensi jantungnya langsung ke atas sebuah tameng kuno yang terbuat dari tengkorak dewa langit. Adipati Zang merobek dadanya sendiri, mengeluarkan lonceng emas hitam yang berdenyut memancarkan hawa penahan ruang, sementara Adipati Ming dan Li membakar seluruh meridian mereka untuk mengaktifkan Formasi Payung Nirwana.Empat pusaka tingkat Setengah Dewa Puncak itu meledak terang di udara hampa, membentuk kubah energi berlapis-lapis setebal ratusan depa yang memancarkan cahaya ortodoks dan kutukan secara bersamaan. Bau darah yang dibakar paksa dan logam surgawi yang mencair menyengat rongga hidung, menolak tekanan dari bayangan telapak tangan raksasa seukuran benua yang meluncur turun dari atas langit."Mustahil! Formasi pusaka itu bisa menahan hantaman planet yang jatuh!""Bahkan Dewa Langit tidak akan bisa menembus gabungan empat artefak absolut Neraka!"Jeritan sisa-sisa jenderal iblis di bawah bergeta
"Tarik kembali darah esensimu, Lu Chen! Jantung fanamu akan meledak menjadi serpihan debu!" "Tutup mulutmu dan rasakan aliran nadinya, Qingyu!"BZZZZTTT! DUAAAAARRRRRRR!Darah esensi perak keemasan yang menetes di atas dada telanjang Lu Chen mendidih menguapkan genangan lahar di bawahnya. Segel Teratai Hitam di kulitnya bereaksi gila. Suara daging terkoyak dan dijahit kembali dalam milidetik bergema menjijikkan. Kelima kelopak hitam bergetar hebat, memancarkan resonansi spiritual yang secara brutal menarik jiwa Ye Qingyu dan Lin Ruyan yang berada ribuan tombak jauhnya.KRAAAKKK! KRAAAKKK!Di atas pualam yang hancur, dada Qingyu dan Ruyan melengkung paksa ke atas. Mereka memuntahkan darah hitam dari paru-paru mereka, namun rasa sakit itu seketika ditenggelamkan oleh gelombang vitalitas Setengah Dewa murni yang membanjiri meridian mereka.Di dada mereka bertiga, dengan dentuman kosmik yang menghentikan rotasi waktu sesaat, Kelopak Keenam me
"Gila! Dia memegang kutukan ketiadaan itu dengan tangan kosong?!" "Tangannya... Lengan Iblisnya meleleh!" BZZZZTTT! KRAAAKKK! Bau daging gosong yang sangat memuakkan dan asap asam belerang langsung mencekik udara. Sisik-sisik keperakan di Lengan Iblis Lu Chen berderak pecah satu demi satu, terkelupas dari ototnya layaknya kulit kayu yang dibakar hidup-hidup. Darah perak pekat menyembur liar, namun sebelum tetesan darah itu sempat jatuh ke tanah, hawa kosmik dari Tombak Ketiadaan langsung menelannya menjadi ruang hampa mutlak. "Ughhh..." Lu Chen menggeram dari celah giginya yang retak berdarah. Tulang hasta dan pengumpil di lengan kanannya melengkung ke belakang dengan suara derak yang sangat memuakkan, nyaris patah menembus kulit. Energi fusi dari empat Setengah Dewa Puncak itu terlalu masif, terlalu liar untuk dihisap secara instan oleh rahang-rahang lintah gaib di lengannya. Setia
Panglima Chi Yan memuntahkan segumpal darah hitam tebal yang langsung mendidih di atas tanah. Tulang punggungnya berderak patah menjadi tiga bagian sekaligus saat gravitasi mutlak tiba-tiba menekan tanpa peringatan. Bebatuan di sekitarnya tidak hancur menjadi debu, melainkan langsung amblas paksa ke bawah, merobek daratan menjadi jurang-jurang gelap yang tak berdasar. Bau ozon terbakar, karat baja, dan belerang cair langsung merobek rongga hidung, meniadakan sisa oksigen yang bisa dihirup."Ini bukan sekadar tekanan Qi pembunuh! Hukum gravitasi dimensi Neraka dihancurkan lebur dari intinya!" jerit Lin Ruyan. Ia memaksakan Mahkota Kristal Ungunya berpendar maksimal hanya untuk menahan agar lututnya tidak hancur menabrak tanah kapur yang retak."Kau terlalu rakus menelan takhta, Manusia Keparat! Hari ini, kesombongan fanamu akan dikubur bersama sepertiga planet ini!"Suara gemuruh itu tidak datang dari satu arah, melainkan meledak memekakkan telinga lan
Kulit luar Adipati Gu Wang meledak hancur, menyemburkan lendir hijau pekat yang langsung mendidihkan lantai tulang di bawahnya. Wujud manusianya robek berkeping-keping layaknya kertas basah, digantikan oleh manifestasi asli Sang Raja Serangga: Monster Lipan Emas Raksasa sepanjang puluhan bukit! Jutaan kaki tajam berbulu racun berderak mengerikan saat merayap di atas puing-puing altar, sementara kepalanya yang dipenuhi ribuan mata majemuk meneteskan bisa hitam korosif yang melubangi dimensi.Suara dengungannya yang sangat tinggi menggetarkan pita suara setiap iblis mutan di sekitarnya hingga pecah berdarah.Awan kuning kehijauan yang luar biasa pekat menyembur dari rahang lipan raksasa itu. Bau asam belerang, bangkai busuk yang membusuk selama sejuta tahun, dan debu vulkanik seketika menyumbat rongga hidung siapapun. Awan itu bukan sekadar racun biasa; itu adalah manifestasi kutukan kosmik murni yang bisa melebur tulang Setengah Dewa menjadi bubur nanah me







