로그인“Yang Mulia Ibu Suri! Nona Kelima, eh Nyonya muda menindas kami terutama Kakak Yun dengan kekuasaannya. Dia bahkan menampar ku dan kakak Yun, serta mematahkan jari kakak Yun. “ Ucap gadis yang pertama ditampar oleh Xu Qingyu. “Apakah ini benar, Nyonya muda Adipati Yunwan? “ Tanya Ibu Suri menoleh padanya. “Menjawab Ibu Suri, benar bahwa hamba yang melakukan semua ini namun hamba tidak berani menutupi masalah ini sedikitpun dari Ibu Suri. Hamba melakukan semua ini demi melindungi martabat Kekaisaran. “Jawab Xu Qingyu. “Martabat Kekaisaran? Jelaskan. “ Ucap Ibu Suri. “Nona Li menyebarkan ucapan omong kosong yang mengatakan bahwa gadis yang terlambat hamil adalah orang dengan latar belakang yang tidak baik. Namun Ibu mertua hamba selalu mengatakan bahwa hal ini sama sekali bukan penentu. “Jawab Xu Qingyu. “ Ibu mertua hamba mengatakan bahwa dirinya juga tidak langsung hamil, Yang Mulia Ibu Suri juga mengalami hal yang sama. Tindakan tidak sopan dari Nona Li ini memicu kemarahan hamb
“Selain itu Nona Li, kamu mengatakan jika seseorang yang tidak langsung hamil adalah gadis yang tidak baik maka kamu seharusnya dihukum berat untuk itu. “Ucap Xu Qingyu dengan sombong. “Apakah orang lain tidak boleh berkomentar? Keturunan keluarga Kekaisaran berkaitan dengan masa depan Kekaisaran ini, apakah orang lain tidak boleh bertanya dan berharap?” Tanya Li Yun mencoba berkelit. “Tentu saja wajar jika orang orang bertanya tanya namun mengharapkan keturunan dengan merusak reputasi seorang gadis baik adalah hal yang berbeda. “ Jawab Xu Qingyu tidak gentar. “Nona Li mengatakan bahwa aku dan kakakku bukan wanita baik baik tanpa bukti, kalau begitu maka izinkan aku bertanya. Apakah Ibu mertuaku adalah seorang wanita yang mulia? “ Tanya Xu Qingyu. “Tentu saja! Putri Huailing adalah adik Yang Mulia, hidupnya mulia dan seluruh dirinya adalah penutan semua orang. “ Jawab Li Yun tanpa keraguan. “Kebetulan sekali bahwa Ibu mertuaku hamil setelah satu tahun dua bulan pernikahan, apakah
Xu Qianyi ingin marah namun Xu Qingyu menggelengkan kepalanya, pihak sebelah adalah Li Yun, putri dari Guru Agung Kekaisaran. Ayahnya memiliki reputasi yang sangat baik terutama di kalangan para sarjana, sangat dihormati dan dihargai sebagai seorang guru. Jika menyinggung nya tanpa alasan penting maka tidak ada gunanya, pada saat itu maka hanya akan menambah masalah. Xu Qingyu tidak tahu kenapa Li Yun ini ingin menyinggungnya, padahal mereka tidak pernah bertemu sebelumnya . Mereka juga tidak pernah saling bersinggungan sebelumnya, jadi terasa aneh sekali bahwa mereka harus tiba di posisi yang canggung ini. Namun, selama Li Yun tidak berani menyebutkan nama maka Xu Qingyu akan memejamkan sebelah mata dan menganggap bahwa dia tidak mendengarkan dan menyadari sindiran Li Yun. “Orang yang buruk selalu berkumpul menjadi satu karena mereka akan saling mengenali sejenis mereka. “ Ucap Li Yun. “Benar sekali, Kakak Yun benar benar sangat cerdas tidak seperti Nona Xu itu. Oh salah… Nyon
Chang Xue tampaknya terkejut kala mendengarkan tawaran darinya namun dengan cepat menyesuaikan dirinya. “Tentu, Nyonya muda adalah orang yang luar biasa. Bisa berteman dengan Nyonya muda adalah keberuntungan bagi Chang Xue. “ Ucap Chang Xue. “Jika sudah berteman maka rasanya tidak pantas jika memanggil dengan sebutan Nyonya muda, kamu panggil aku Qingyu saja. “ Balas Xu Qingyu dengan lembut. “Qingyu… nama yang sangat indah. Kalau begitu maka kamu panggil aku Xue saja, dengan begini kita adalah teman. “Ucap Chang Xue ikut bahagia. Xu Qingyu tersenyum dan mengamati Chang Xue ini, tampaknya Chang Xue ini memang benar benar seorang gadis yang polos. Sikapnya sederhana dan tidak terlihat licik, tampaknya layak untuk dijadikan sebagai teman. “ Xue, apakah kamu datang sendirian ? “Tanya Xu Qingyu duduk di samping Chang Xue. “ Tidak, ada adikku yang akan datang namun mungkin terlambat. Tadi kondisinya kurang baik sehingga dia perlu pergi ke toilet terlebih dahulu. “Jawab Chang Xue deng
Setelah menghabiskan waktunya bersama dengan Selir Wen, akhirnya Xu Qingyu memutuskan untuk menanyakan hal yang sudah terlintas di benaknya sejak awal . Xu Qingyu menilai situasi sebelum akhirnya menanyakan tentang hal ini. “Bibi, Istana ini tidak memiliki banyak Pangeran dan Putri namun ada begitu banyak Selir. Apakah ada alasan tertentu? “ Tanya Xu Qingyu dengan penasaran. Mendengar ini membuat Selir Wen terkekeh alih alih marah atau merasa tersinggung dengan pertanyaan sensitif ini. “Sejak masuk ke dalam neraka ini, meski kamu berusaha keras pun tetap tidak akan mencapai hasil yang baik. Kecuali kamu memiliki kemampuan untuk membalikkan keadaan, menahan ombak yang datang menerpa. “Ucap Selir Wen dengan agak sedih. Xu Qingyu samar samar paham bahwa masalah kehamilan ini telah disabotase oleh para Selir tingkat tinggi untuk menekan angka saingan. Karena itu hanya ada tiga Pangeran dan dua putri, sisanya tidak memiliki anak. Kemungkinan besar para Selir dipaksa untuk minum sesua
Selir Terhormat Yu mau tidak mau melepaskan selir yang dipaksa nya untuk berlutut itu, kemudian Xu Qingyu pun dengan cepat bergerak maju dan membantu selir itu untuk berdiri. “Bangunlah, Selir. “ Ucap Xu Qingyu mengulurkan tangannya. “Terima kasih, Nyonya muda. “ Balas Selir itu dengan penuh hormat. “Bagaimana jika Nyonya muda duduk sebentar di halamanku? “ Tanya Selir itu. “Tentu saja. “ Jawab Xu Qingyu tidak menolak. “Selir Terhormat Yu biasanya arogan dan keras kepala, Nyonya muda menegurnya hari ini mungkin akan membuatnya tidak bahagia di masa depan. “ Ucap Selir itu di perjalanan. “Tidak bahagia atau bahagia bukanlah urusanku, aku hanya mengatakan apa yang aku ketahui. Apakah hal ini salah menurut Selir? “ Tanya Xu Qingyu dengan lembut. “Tidak, Nyonya muda memang sangat baik. Namun kenapa Nyonya muda memutuskan untuk terlibat dalam masalah ini dan membantuku? “ Tanya selir itu dengan penasaran. “Selir mungkin tidak tahu, namun secara kekerabatan kita masih merupakan kera
Pria tua itu berulang kali menggumamkan kata kata bahwa dirinya telah melakukan kesalahan, seolah olah itu adalah kesalahan yang tidak memiliki jalan mundur lagi. “Tepatnya bulan lalu, putriku menikah dengannya dan putriku ikut pergi ke kampung halaman bajingan itu. ““Namun hingga satu bulan pun
“Apa? *Tanya Xu Jian dengan terkejut sementara Xu Yin masih terdiam dan kaku seperti boneka kayu. Xu Jian langsung mencengkram tangan Xu Yin dan dengan paksa menyingkap lengan pakaiannya hanya untuk melihat banyak sekali bekas luka. Ada beberapa memar yang akan hilang dalam beberapa hari dan ada
Pada saat itulah sebuah memar samar tampak jelas di kulit pucat pasi milik Xu Yin dan Xu Qingyu menghela napasnya. “Kakak kedua, jika ada masalah maka kamu bisa mengatakannya kepada kami. Kami akan selalu mendukungmu di saat seluruh dunia mengarahkan pisau kepadamu. “Ucap Xu Qingyu secara tiba tib
“Apakah ada sebuah masalah? “ Tanya Xu Qingyu dengan bingung. “Tidak ada… hanya penyesuaian saja. Biasa dilakukan setiap awal bulan namun bulan ini agak tertunda sebentar. “Jawab Ling Shang. “ Hm, baiklah. Jika ada sesuatu maka kamu harus memberitahunya kepadaku. Ingatlah bahwa kita berdua adalah







